Seni Menyulam - Solusi Cantik untuk "Sulam Bibir Warna Tidak Masuk"
Apa Risiko Efek Samping Sulam Bibir?
Keputusan untuk melakukan sulam bibir memang merupakan pilihan masing-masing individu, risikonya pun tentu sudah dipikirkan sebelumnya. Nah, bagi Anda yang hendak melakukannya, ketahuilah risiko efek samping sulam bibir berikut ini:
1. Reaksi Alergi
Bibir merupakan bagian tubuh dengan kondisi kulit yang cukup sensitif, penggunaan lipstik yang tidak cocok saja bisa menyebabkan gatal dan tidak nyaman. Apalagi jika benda asing (pigmen warna) dimasukkan secara sengaja ke lapisan kulit bibir, tentu berisiko menyebabkan reaksi alergi.
Booking Klinik Perawatan Bibir via HonestDocs
Dapatkan diskon hingga 70% paket bibir hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!
Meskipun beberapa bahan pigmen seperti iron oxide diketahui cukup aman dan sangat jarang menyebabkan efek samping. Namun penggunaan pigmen dari bahan organik tersebut malahan berisiko menyebabkan reaksi alergi yang berbahaya untuk bibir.
Untuk itu, sebaiknya tanyakan dengan jelas kepada praktisi dimana Anda akan melakukan sulam bibir untuk memastikan keseluruhan bahan dan prosesnya aman. Perlu diketahui bahwa alergi hanya terjadi pada orang yang rentan saja.
2. Munculnya Granuloma dan Keloid
Reaksi lain yang mungkin muncul akibat sulam bibir adalah munculnya granuloma atau massa yang terbentuk di sekitar pigmen yang ditanamkan di lapisan kulit. Selain it,u keloid juga mungkin muncul, pertumbuhan berlebih jaringan kulit bibir ini biasa disebut jaringan parut.
Namun keloid biasanya lebih sering muncul pada proses penghapusan sulam bibir yang dirasa hasilnya tidak sesuai. Baca juga: Cara Menghilangkan Keloid, Terbukti Efektif!
3. Infeksi Penyakit Menular
Sama halnya dengan pemasangan tato pada kulit, penggunaan peralatan yang tidak steril pada proses sulam alis dapat meningkatkan risiko infeksi penyakit menular seperti hepatitis C bahkan berisiko menularkan AIDS. Selain itu, penggunaan pigmen warna tertentu mungkin memberikan efek negatif jangka panjang.

11. Melakukan eksfoliasi bibir
Untuk mencerahkan bibir, Anda juga perlu melakukan pengangkatan sel kulit mati. Anda bisa melakukan eksfoliasi bibir setidaknya 2 kali dalam seminggu menggunakan scrub bibir berbahan lembut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Selain menerapkan gaya hidup sehat dan menggunakan cara alami di atas, perawatan medis dengan melakukan terapi laser juga bisa menjadi pilihan sebagai cara mencerahan bibir. Terapi laser dilakukan oleh dokter estetika atau dokter kecantikan dengan cara mengarahkan sinar khusus ke bibir.
Selain untuk mengembalikan warna alami bibir, terapi laser pada bibir juga berguna untuk menghilangkan bintik hitam, menghilangkan kelebihan melanin, menghilangkan kerutan di sekitar mulut, dan merangsang produksi kolagen.
Namun, perlu diingat bahwa terapi laser mungkin memberikan hasil yang berbeda pada tiap orang. Hasil prosedur ini tergantung pada warna dan kondisi bibir tiap orang.

Tags: sulam tidak bibir