Sulam Eyeliner - Solusi dan Tips Mengatasi Gagal dalam Dunia Sulaman dan DIY
Apa itu sulam alis?
Tidak seperti tato alis permanen tradisional, ‘sulam alis’ (eyebrow embroidery) dirancang sebagai metode mempercantik alis dengan tampilan atau rambut semi-permanen seperti guratan, yang bisa dibilang terlihat lebih alami dan realistis.
Pada intinya sulam alis atau kerap disebut juga dalam istilah ‘microblading’, biasanya dilakukan dengan alat genggam untuk membuat sayatan kecil pada alis, yang kemudian akan diisi dengan pigmen untuk membuat guratan seperti rambut kecil.
Jenis sulam alis
Perbedaan utama antara metode semi permanen microblading alis dengan tato alis permanen adalah seberapa dalam tinta disuntikkan ke dalam kulit. Tato alis tradisional dimaksudkan untuk bertahan, sedangkan sulam alis akan memudar pada periode waktunya, yang biasanya perlu di-retouch.
Sementara ‘microfeathering’ adalah variasi microblading, yang mana biasanya mengoptimalkan rambut atau bentuk alis yang ada sebagai alas dan mengisinya sesuai kebutuhan, untuk menambah tekstur dan dimensi pada alis.
Sedangkan ‘microshading’ adalah variasi lain dari microblading, dengan hasil akhirnya tidak terlihat sekeras microblading. Biasanya digunakan untuk membuat tampilan lembut dan alami, yang terlihat seperti bedak alis (eyebrow powder).
Apa saja hal yang harus diperhatikan pada tindakan sulam alis?
Agar hasil sulam alis sesuai seperti yang Anda harapkan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Pilih klinik dengan reputasi baik
Seperti prosedur kosmetik pada umumnya, sulam alis aman jika dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat khusus di bidangnya.
Pastikan klinik tersebut menyediakan sesi konsultasi sebelum menjalankan prosedur sulam.
Anda tidak hanya harus cermat memilih warna dan bentuk alis yang sesuai, tapi juga memperhatikan risiko efek samping seperti bengkak dan kemerahan.
Jangan ragu untuk meminta teknisi Anda untuk menunjukkan portofolio hasil “sebelum dan sesudah” dari klien-klien sebelumnya.
Selain itu, akan lebih baik lagi bila Anda pun melihat sendiri sertifikasi yang mereka pegang.
2. Perhatikan ruangan dan peralatan yang digunakan
Pada hari dilakukannya prosedur, pastikan bahwa peralatan yang akan digunakan steril. Pastikan mata pisau bedah dan jarum yang digunakan merupakan sekali pakai.
Mintalah teknisi untuk membuka segel di depan Anda sebelum memulai prosedur.
Mata pisau sekali pakai dan steril penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit melalui darah, seperti hepatitis B dan C, serta HIV. Pasalnya, prosedur ini melibatkan pengirisan kulit terbuka.
3. Pilih teknisi berpengalaman
Masalah umum lainnya yakni bentuk alis baru Anda tidak sesuai dengan lajur otot alis asli Anda. Inilah yang membuat alis tampak aneh ketika digerakkan.
Namun, Anda bisa menghindari risiko ini dengan mengandalkan teknisi yang berpengalaman. Anda juga bisa memastikan hal tersebut dengan sebuah cara mudah.
Atasi Sulam Alis Gagal dengan Picosure Laser dan 3 Harga Treatment-nya di Klinik Kecantikan
Sulam alis gagal dapat mengganggu penampilan dan menurunkan kepercayaan diri. Kegagalan prosedur ini dapat terjadi salah satunya karena dilakukan oleh orang yang tidak profesional. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena sulam alis gagal dapat diatasi dengan perawatan picosure laser.
Picosure laser merupakan perawatan kecantikan yang sedang naik daun karena beragam manfaat yang dapat ditawarkkan. Perawatan ini dapat memberikan manfaat mulai dari mengurangi hiperpigmentasi pada kulit, menghilangkan bekas jerawat, dan tentunya memudarkan, bahkan menghilangkan hasil sulam alis gagal.
Picosure laser bekerja dengan memancarkan cahaya laser dalam waktu yang sangat cepat, yakni dalam 1/1000 detik saja. Sinar tersebut nantinya akan ditargetkan pada area kulit tertentu dan dapat menghilangkan pigmentasi atau warna yang tidak diinginkan pada kulit, salah satunya pada sulam alis gagal.
Sulam eyeliner gagal
https://assets.dnainfo.com/generated/photo/2014/02/chromat-13921501469458.jpg/extralarge.jpgSulam alis gagal memang seperti nightmare, ya. Mau cantik, malah bentuknya tidak sesuai keinginan atau iritasi bahkan luka. Well, jika sudah terlanjut terjadi, berikut 5 cara mengatasi sulam alis gagal yang bisa kamu lakukan.
Tren alis tebal dan ‘on fleek’ ala selebritas Hollywood maupun Korea masih digandrungi sebagian besar wanita di Indonesia. Tak heran jika banyak wanita melakukan sulam alis alias microblading untuk mendapatkan alis yang on point. Tak ada yang salah dengan perawatan ini, namun tak jarang juga terdapat berbagai kasus sulam alis gagal yang malah berakibat fatal, lho. Konon, kegagalan tersebut biasanya terjadi karena dilakukan oleh salon atau klinik kecantikan sulam alis Jakarta yang bertarif murah.
Salon atau klinik kecantikan sulam alis yang menawarkan harga miring memang perlu dipertimbangkan lagi, dari segi keamanan maupun kebersihan alat dan produk. Belum lagi tahapan prosedur yang belum tentu tepat. Hasil kegagalannya pun bukan hanya mengganggu secara estetis, namun bisa juga berupa kulit yang beruntusan, iritasi dan luka pada kulit sekitar alis akibat alergi. Seram, ya!
Dengan adanya kasus tersebut, pasti banyak dari Beautynesian yang bertanya-tanya, apakah sulam alis yang gagal masih bisa diperbaiki? Dilansir dari berbagai sumber, sulam alis gagal ternyata masih bisa diperbaiki selama hasil sulam belum begitu gelap dan bentuknya tidak begitu besar maka masih bisa diperbaiki agar menjadi lebih indah dan terlihat seperti sulam alis natural.
Well, jika memang sudah terlanjur terjadi, berikut 5 cara untuk mengatasi sulam alis gagal.
Bahaya dan efek samping microblading alis
Berikut ini adalah beberapa bahaya atau efek samping microblading alis bagi kesehatan yang bisa menjadi catatan kamu sebelum melakukan sulam alis:
Bisa terasa menyakitkan dan perlu waktu untuk sembuh
Tidak dapat digosok dengan sabun, terkena riasan wajah, atau keringat berlebih, sekitar tujuh hari pertama. Kamu bisa bicara dengan ahli atau teknisi sulam alis untuk memastikan cara sembuh terbaik.
Risiko alergi bagi kulit sensitif
Jika kamu memiliki kulit sensitif atau reaksi alergi terhadap tinta dan bekas luka, kamu perlu memeriksakan diri terlebih dahulu dengan dokter atau spesialis kulit, sebelum melakukan sulam alis.
Konsultasikan juga kepada ahli atau teknisi sulam alisnya tentang proses penyembuhan, terutama jika kamu memiliki kulit sensitif atau alergi tertentu.
Efek sulam alis yakni adanya risiko infeksi
Infeksi pada kulit akibat iritasi atau reaksi alergi dari pigmen adalah kemungkinan efek samping microblading alis.
Rasa sakit dan ketidaknyamanan selama prosedur adalah hal yang wajar, dan kamu mungkin akan merasakan sedikit sisa perih sesudahnya. Namun, bisa dibilang tidak normal jika kamu mengalami berlarut-larut merasakan nyeri parah di area sulam alis.
Perhatikan area alis tersebut untuk melihat apakah menjadi bengkak atau menonjol. Jika ada keluar cairan berwarna kuning atau kemerahan yang berlebihan, bisa menjadi tanda awal infeksi.
Risiko terkena penyakit
Seperti prosedur tato lainnya, sulam alis adalah prosedur invasif yang melibatkan pengelupasan kulit dan penggunaan tinta. Jika peralatan sulam alis tidak steril, maka ada risiko juga dalam penularan penyakit infeksi, seperti HIV, hepatitis B dan C, serta infeksi kulit.
Potensi jaringan parut
Meski sulam alis awalnya terasa baik-baik saja, seiring waktu misalnya dua tahun kemudian, umumnya perlu retouch atau perbaikan, dan bisa jadi dengan cara berbeda untuk dampak minimum pada kulit.
Tags: sulam eyeliner