"Gagalnya Sulam Lipatan Mata - Mengapa dan Bagaimana Mengatasinya"
Lipatan Mata Yang Bagus Dan Yang Paling Sempurna
Menurut kebanyakan orang, khususnya wanita, lipatan atau kelopak mata tidak hanya dapat mempercantik tampilan wajah, tetapi juga melindungi mata dari partikel debu, benda asing, dan keringat. Oleh karena itu, banyak orang di seluruh dunia, salah satunya adalah wanita Korea Selatan yang ingin memiliki kelopak mata ganda atau sekarang disebut dengan double eyelid karena dianggap sebagai standar kecantikan dengan lipatan mata yang bagus.
double eyelid adalah lipatan ganda pada kelopak mata atas. Orang Asia (Jepang, Korea dan China) kebanyakan tidak memiliki lipatan kelopak mata.
Dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan double artinya jenis yang memiliki dua lipatan. Tipe ini merupakan tipe yang paling sempurna.
Menurutnya, perawatan yang paling umum dan sering digunakan adalah membuat lipatan pada mata atau yang biasa dikenal dengan kelopak mata ganda.
Kelopak mata adalah lipatan kulit yang terdiri dari lipatan atas dan bawah, dimana kulit merupakan bagian tubuh yang paling tipis dan otot – otot yang terhubung dengan kelopak mata untuk membuka dan menutup secara sadar atau tidak sadar (berkedip).
Banyak pasien yang datang untuk meminta dibuatkan lipatan mata atau meminta untuk memperbaiki lipatan mata. Pasien yang datang sangat beragam, ada yang datang dengan mata sipit tanpa lipatan dan ingin membuat lipatan mata agar mata terlihat lebih besar, ada yang datang karena sudah membuat lipatan mata di tempat lain tapi gagal dan mau diperbaiki.
Selain itu, ada juga yang datang karena mata tidak simetris sejak lahir dan ingin dibuat lebih simetris. Kemudian ada juga pasien yang sudah tua dan kelopak mata atasnya jatuh, sehingga perlu diperbaiki agar matanya menjadi lebih baik.
Adakah komplikasi dari operasi kelopak mata?
Komplikasi dari operasi kelopak mata jarang terjadi. Namun dibandingkan dengan operasi plastik lainnya, blefaroplasti lebih berisiko karena pembedahan dilakukan di area mata.
Pada dasarnya, semua prosedur pembedahan memang memiliki risiko.
Blefaroplasti umumnya menimbulkan beberapa efek samping, tapi bersifat sementara, sehingga masih dapat diatasi dengan pengobatan pasca operasi.
Beberapa efek samping blefaroplasti adalah:
- sulit menutup mata,
- kebas sementara pada kulit,
- mata kering atau berair,
- penglihatan kabur, dan
- pembengkakan kelopak mata bawah.
Sementara itu, menurut American Academy of Ophthalmology berikut ini adalah risiko komplikasi (dampak yang lebih serius) dari operasi kelopak mata, yaitu:
- perdarahan di belakang bola mata,
- infeksi luka operasi,
- penggumpalan darah yang berujung pada komplikasi jantung,
- posisi kelopak mata bawah tertarik ke bawah,
- mata cekung jika lemak yang diangkat terlalu banyak, dan
- kelopak mata terbalik atau berkantung.
Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan mematuhi anjuran persiapan dari dokter sebelum melakukan operasi guna mencegah komplikasi.
Bila Anda mengalami efek samping yang berlangsung jangka panjang, segera berkonsultasilah dengan dokter.
Jika ingin melakukan blefaroplasti demi tujuan kecantikan, pastikan Anda memiliki ekspektasi yang realistis dan benar-benar mengetahui risiko dari operasi kelopak mata ini.
Tags: sulam