... 5 Penyebab Sulam Lipatan Mata Gagal dan Cara Mengatasinya: Panduan DIY

"Gagalnya Sulam Lipatan Mata - Mengapa dan Bagaimana Mengatasinya"

Kenali Bentuk Mata anda

Untuk mengetahuinya, aspek utama yang bisa Anda perhatikan adalah: apakah ada lipatan di kelopak mata Anda? Jika tidak, maka tipe mata Anda adalah:

1. Monolid Eyes

Tanda utama dari jenis bentuk mata ini adalah tidak adanya lipatan di atas mata (kelopak mata) atau adanya sedikit garis lipatan pada kelopak mata tetapi tidak menonjol. Umumnya, bentuk mata monolid dimiliki oleh orang Asia.

2. Double Eyelids

Jika Anda memiliki lipatan yang terlihat menonjol di atas mata Anda, maka Anda memiliki mata dengan kelopak mata ganda. Jenis bentuk mata ini juga dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Round Eyes

Untuk melihat apakah Anda memiliki mata bulat, lihat saja lurus ke depan. Jika bagian putih mata Anda terlihat di bawah iris (bagian berwarna dari mata Anda), Anda memiliki mata bulat.

2. Almond Eyes

Berbeda dengan mata bulat, orang dengan mata almond tidak memiliki bagian putih yang terlihat di bawah iris. Secara sederhana, bentuk mata ini menyerupai buah almond.

3. Hooded Eyes

Hooded atau biasa disebut kelopak mata berkerudung memiliki bentuk mata yang memiliki lipatan mata, namun tidak terlalu terlihat atau tenggelam saat Anda membuka mata.

4. Downturned Eyes

Anda memiliki mata yang turun ketika ujung luar mata Anda cenderung lebih rendah dari ujung dalam (dekat hidung). Sederhananya, Anda hanya membayangkan ada garis lurus di sepanjang mata Anda. Jika sudut luar mata Anda turun ke bawah, maka mata Anda adalah mata yang turun.

5. Upturned Eyes

Kebalikan dari Downturned Eyes, mata dengan bentuk mata terbalik mengarah ke atas jika diukur dengan garis lurus. Sudut luar mata Anda akan lebih tinggi dari sudut dalam mata Anda.

Adakah komplikasi dari operasi kelopak mata?

Komplikasi dari operasi kelopak mata jarang terjadi. Namun dibandingkan dengan operasi plastik lainnya, blefaroplasti lebih berisiko karena pembedahan dilakukan di area mata.

Pada dasarnya, semua prosedur pembedahan memang memiliki risiko.

Blefaroplasti umumnya menimbulkan beberapa efek samping, tapi bersifat sementara, sehingga masih dapat diatasi dengan pengobatan pasca operasi.

Beberapa efek samping blefaroplasti adalah:

  • sulit menutup mata,
  • kebas sementara pada kulit,
  • mata kering atau berair,
  • penglihatan kabur, dan
  • pembengkakan kelopak mata bawah.

Sementara itu, menurut American Academy of Ophthalmology berikut ini adalah risiko komplikasi (dampak yang lebih serius) dari operasi kelopak mata, yaitu:

  • perdarahan di belakang bola mata,
  • infeksi luka operasi,
  • penggumpalan darah yang berujung pada komplikasi jantung,
  • posisi kelopak mata bawah tertarik ke bawah,
  • mata cekung jika lemak yang diangkat terlalu banyak, dan
  • kelopak mata terbalik atau berkantung.

Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan mematuhi anjuran persiapan dari dokter sebelum melakukan operasi guna mencegah komplikasi.

Bila Anda mengalami efek samping yang berlangsung jangka panjang, segera berkonsultasilah dengan dokter.

Jika ingin melakukan blefaroplasti demi tujuan kecantikan, pastikan Anda memiliki ekspektasi yang realistis dan benar-benar mengetahui risiko dari operasi kelopak mata ini.


Tags: sulam

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia