... 7 Tips Sulaman Melekatkan Benang: Panduan Praktis untuk Seni Jahit DIY

Seni Mempererat Benang - Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Sulaman

Bahan [ sunting | sunting sumber ]

Benang diperbuat daripada pelbagai jenis bahan. Apabila benang lebih kuat daripada bahan yang digunakan untuk dicantum, jika jahitan dilakukan di bawah ketegangan, bahan itu mungkin koyak sebelum benang putus. Pakaian biasanya dijahit dengan benang yang lebih kecil kekuatannya daripada kain supaya jika ditekan, jahitan akan putus sebelum pakaian. Bahan berat yang mesti menahan tekanan yang besar seperti upolsteri, tempat duduk kereta, kain terpal, khemah dan pelana memerlukan benang yang sangat kuat. Percubaan pembaikan dengan benang ringan biasanya akan mengakibatkan kegagalan yang cepat, walaupun sekali lagi, menggunakan benang yang lebih kuat daripada bahan yang dijahit boleh menyebabkan koyak pada bahan tersebut sebelum benang itu sendiri putus.

Benang pintal poliester atau berteras poliester dibuat dengan membalut poliester ruji di sekeliling filamen poliester berterusan semasa berputar dan melapik benang ini ke dalam benang jahit.

Apa Itu Sulaman

Sulaman adalah salah satu hiasan yang melekat pada permukaan kain atau bahan dengan jarum dan benang jahit sehingga hal ini dapat memperindah kain yang akan di gunakan.

Banyak sekali macam macam jenis sulaman dengan dan cara membuatanya dengan keterampilan yang berbeda sehingga dapat dikembangkan tergantung pada lokasi dan negara.

Selain itu sulaman dapat menggunakan benang wol, linen, dan sutra, bordir katun atau viscose yang digunakan dalam sulaman modern dengan dasar jenis sulaman benang kain flanel, feston.

Karakteristik Sulaman

  1. Sulaman datar yang disulam dengan permukaan yang rata
  2. Sulaman Terawang sebagai hasil dari bordir dengan lubang-lubang pada kain.
  3. Sulaman yang dibuat dari hasil yang tergantung pada motifnya dengan membentuk tekstur pada permukaan kain.

Baca Juga: Birama 4/4

Tusuk Silang (kruisteek)

Tusuk Silang (cross stitch/kruisteek)

Tusuk hias ini dikerjakan silang menyilang menurut dua arah yang serong. Hendaknya dikerjakan pada kain bagi, yaitu kain yang benang tenunannya mudah dihitung, benang lungsin maupun benang pakan seperti bahan strimin, matting, lenan kasar dengan silang polos.

Karena tusuk silang ini bentuk dasarnya segi empat maka dalam mengerjakannya baik melebar maupun memanjang harus sama-sama simetris. Syarat utama pekerjaan tusuk silang ini adalah tusuk silang penutup atau tusuk silang yang tusukan keduanya di atas yang pertama, harus sama arahnya agar hasil seluruh pekerjaan itu tampak rapi. Tusuk silang dapat dikombinasikan dengan teknik lainnya yang khusus dikerjakan pada kain bagi seperti tusuk holbein, tusuk perzis ayour dan tapisseri.

Tusuk Silang A-simetris atau Tusuk Silang Slavia

Seringkali dipergunakan dalam sulaman asisi sebagai pengisi bidang yang merupakan latar belakang ragam hias.

Cek Hasil Akhir Bordir

Kriteria hasil bordiran bagus adalah sebagai berikut :

  • Keserasian dalam mengkombinasikan antara warna bahan dan warna benang
  • Tusuk-tusuk yang dihasilkan kelihatan baik dan rapi, tidak saling bertumpuk dan tidak melewati garis motif.
  • Arah loncatan benang sesuai dengan motif yang dibordir.
  • Bahan/benda yang di bordir tidak berkerut atau bergelombang. Benang bordiran tidak kendor atau terlalu kencang.
  • Benang bordiran tidak ada yang putus di tengah (motif),
  • Benang bawah tidak timbul atau kelihatan ke atas.
  • Bersih dari tiras-tiras benang.
  • wikipedia.com,
  • Teknik Bordir, Program Keahlian Tata Busana, ANTI ASTA VIANI

Tusuk Feston

Tusuk hias ini memungkinkan banyak variasi yang sangat dikenal antara lain:

  1. Tusuk Feston biasa atau tusuk selimut (blanket stitch)
  2. Tusuk Feston bersilang
  3. Tusuk Feston tertutup atau bentuknya segitiga
  4. Tusuk Feston berkelompok yang diikat
  5. Tusuk Feston kaki dua dan tusuk feston berganda
  6. Tusuk Feston berkelompok dengan antara
  7. Tusuk Feston naik turun
  8. Tusuk Feston dengan Sisipan. Dengan berbagai macam cara kita dapat menyisipi tusuk feston seperti dengan cara mengepang. Untuk ini kita dapat mempergunakan benang yang bermacam-macam tebalnya.
  9. Tusuk Feston dengan Buhulan. Dengan cara membuat sengkelit yang melingkari ibu jari, dengan mudah kita dapat membuat buhulan pada ujung kaki tusuk feston.
  10. Tusuk Feston yang dililit. Kalau kita melilit tusuk feston itu dari kiri ke arah kanan, akan memberi kesan lain daripada kalau kita melilit dari kanan ke kiri.
  11. Tusuk Feston sebagai Pengisi. Tusuk hias ini sebagian besar merupakan pengisi bidang yang letaknya bebas, dikerjakan setiap baris dengan cara dibolak-balik. Pada baris pertama setiap tusuk feston menyangkut sedikit kain dasar, pada baris-baris berikutnya hanya pada permulaan dan pada ujungnya atau akhir saja.

Tags: benang sulam

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia