... Sumber Daya Penting untuk Usaha Kerajinan: Yang Harus Anda Siapkan!

"Keperluan Sumber Daya dalam Bisnis Kerajinan - Apa Saja yang Dibutuhkan?"

2. Money (Sumber Daya Berupa Uang)

Sebagai pengusaha tentu membutuhkan uang, misalnya untuk modal usaha, pendanaan, pendapatan, dan yang lainnya.

Pengusaha memerlukan modal untuk membiayai kebutuhan awal, misalnya pembelian peralatan, belanja bahan baku, sewa tempat, promosi, dan lain-lain.

Selain itu, pengusaha juga memerlukan uang untuk menjalankan operasional sehari-hari bisnis. Hal ini termasuk membayar gaji karyawan, biaya sewa, pembelian bahan baku, utilitas, asuransi, dan berbagai pengeluaran rutin lainnya.

Penggunaan uang dalam usaha juga untuk membiayai pertumbuhan dan ekspansi bisnis, misalnya untuk pembelian aset baru, perluasan fasilitas, pengembangan produk, pemasaran, serta ekspansi ke pasar baru.

Uang juga dapat digunakan untuk melakukan berbagai investasi yang strategis dalam bisnis, misalnya untuk mengembangkan sistem teknologi baru, pengembangan produk, atau yang lainnya.

Investasi ini akan sangat membantu dalam meningkatkan daya saing sehingga bisa memberikan keuntungan jangka panjang bagi bisnis.

Dana darurat atau cadangan keuangan yang cukup juga dapat membantu menangani kemungkinan kerugian, misalnya pada saat penurunan penjualan, kegagalan proyek, atau keadaan darurat.

Pemasaran dan Promosi juga membutuhkan uang. Secara terperinci pengusaha memerlukan uang untuk memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan produk atau layanan kepada pelanggan potensial, dan lainnya.

4 Kelompok Sumber Daya Usaha

Dalam ruang lingkup bisnis, ada 4 kelompok sumber daya usaha, yakni:

1. Sumber Daya Manusia

Pertama adalah sumber daya manusia, yakni kelompok sumber daya yang memiliki sifat perorangan dalam bentuk pendidikan/ pelatihan dari manajemen. Adapun pelatihan ini diberikan perusahaan berdasarkan data dari kinerja karyawan itu sendiri.

2. Sumber Daya Finansial

Berikutnya adalah sumber daya finansial, ini mencakup dana atau modal usaha. Selain jumlahnya yang menentukan bagaimana bisnis akan dijalankan, cara mengelolanya juga sangat perlu diperhatikan. Sebab, akan sangat percuma jika memiliki modal besar tanpa memiliki manajemen keuangan yang baik.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud, mencatat semua transaksi pembelian dan penjualan, membantu Anda mengontrol stok barang, menghitung harga jual, hutang/piutang, laporan keuangan dan masih banyak lagi secara realtime dan bisa diakses dari mana saja dan kapan saja dengan hasil akurat. Klik banner di bawah ini dan dapatkan gratis uji coba sekarang juga!

3. Sumber Daya Material

Selanjutnya, sumber daya material mencakup segala bahan atau barang yang digunakan dalam proses produksi atau kegiatan usaha. Ini melibatkan semua aspek bahan baku, produk setengah jadi, hingga barang jadi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan atau konsumen.

Manajemen yang efektif terhadap sumber daya ini mencakup pengadaan yang tepat, pengelolaan persediaan yang efisien, dan pemilihan penyedia bahan yang handal untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Manajemen sumber daya informasi melibatkan pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan informasi untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, dan daya saing perusahaan.

6M Sumber Daya Usaha

Mengutip dari Modul Bahan Ajar SMA/SMK Manajemen Sumber Daya Usaha yang disusun oleh Diana Oktorina (2018), ada 6M Sumber daya usaha terdiri dari Man, Money, Material, Machine, Method dan Market.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Man (Manusia)

Ilustrasi sumber daya manusia (SDM) bekerja untuk memajukan usaha (Credit: Freepik.com)

Man atau manusia ini umum disebut dengan istilah sumber daya manusia (SDM), dalam ilmu ekonomi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam produksi selain modal, tnh dan keterampilan.

Ruang lingkup dari perencanaan SDM secara garis besar dikelompokkan menjadi 4, yakni

  • Organisasi, merinci kebutuhan pegawai dari manajer hingga staff, harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
  • Departemen/Unit, fokus pada kebutuhan pegawai dalam setiap departemen, diselaraskan dengan tujuan spesifik departemen tersebut.
  • Tim Kerja, mengoptimalkan kinerja tim dengan penekanan pada aspek teknis.
  • Individu, menitikberatkan pada kebutuhan organisasi terhadap individu pegawai, termasuk deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.

Menurut Rivai dan Sagala (2009) ada beberapa tujuan dalam perencanaan SDM, diantaranya untuk menyesuaikan kualitas dan kuantitas, menjamin ketersediaan tenaga kerja, menghindari hilangnya fungsi manajemen, memudahkan koordinasi dan sejenisnya.

2. Money (Uang)

Berikutnya adalah money atau uang, komponen ini menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan karena akan sangat menentukan besar atau kecilnya kegiatan bisnis yang dijalankan.

Secara pengertian uang adalah alat diikat dan alat untuk mengukur nilai dari barang atau jasa. Dengan uang ini juga perusahaan bisa membiayai gaji tenaga kerja, membeli alat-alat, dan menentukan hasil yang dicapai oleh organisasi.

Bahan Baku Produk Kerajinan

Dengan penggunaan bahan yang berbahan dasar dari alam, tentu semakin dapat meberikan nilai tambah untuk produk tersebut. Saat ini, produk produk kerjajinan ini banyak diminati, dari luar negeri dan dalam negeri. Hal tersebut, dapat dilihat dari banyaknya pemberitaan pameran produk dan meningkatnya kebutuhan akan produk tersebut.

Di pandemi ini pun, dari berbagai pihak pun, menyelenggarakan pameran baik di dalam negeri maupun di luar negeri secara virtual. Hal ini, menjadikan sahabat wirausaha untuk memulai menjual di toko online luar negeri. Wah, ini merupakan peluang baru ya, yang tentunya masih sangat terbuka untuk siapapun mencobanya.

Membahas tentang bahan baku produkk kerajinan tidak hanya terbuat dari bahan alam saja, ada juga yang menggunakan bahan lain contohnya menggunakan bahan daur ulang sampah plastik. Sampah plastik ini dapat di daur ulang menjadi aksesoris, tas, dan dekorasi rumah seperti vas bunga, dan tempat lampu.

Jadi, dapat dikatakan produk kerajianan ini, merupakan kategori bisnis yang cukup luas dan memerlukan kreatifitas dan inovasi dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan unik. Keunikan pada produk kerajinan diperlukan, untuk memberi nilai tambah, memberikan keunggulan produk tersebut, dan dapat juga digunakan dalam membuat konsep sebuah ciri khas produk kerajinan. Bagaimana, apakah sudah terbayang ingin memulai bisnis kerajinan?

Perencanaan Pemasaran Usaha

Indonesia sangat kaya baik dari kekayaan alam maupun budayanya. Komoditas
produk kerajinan negara Indonesia banyak dikenal di mancanegara. Banyak sekali
pengusaha asal Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari usaha kerajinan tersebut, baik yang sifatnya lokal maupun yang sudah go international. Apalagi di daerah sekitar lokasi pariwisata sudah bisa dipastikan banyak warga Indonesia yang berjualan produk kerajinan. Indonesia memiliki banyak tempat wisata dan menjadi prospek bisnis kerajinan yang sangat baik.

Apabila seseorang sudah memutuskan menjadi wirausaha maka dia harus segera memikirkan tentang rancangan pemasaran produk yang akan dijual. Philip Kotler dan Gary Amstrong dalam bukunya Dasar -Dasar Pemasaran mendefinisikan
pemasaran sebagai proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dengan tujuan menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalannnya. Dengan demikian, pemasaran tidak hanya bagaimana memasarkan produk supaya laku, tetapi juga harus memiliki nilai lebih
bagi pelanggannya.

Beberapa hal penting yang berkaitan dengan aspek pemasaran sebagai berikut.

a. Memahami seni menjual
Bagian penjualan merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan tenaga jual yang profesional. Harus pula
diingat bahwa penjual itu tidak hanya menjual produk atau bisnisnya saja, tetapi
juga menjual kualitas produk tersebut.

b. Menetapkan harga jual
Menjual produk dengan harga mahal akan berisiko produk tidak laku dijual. Sebaliknya, menjual dengan harga murah juga akan berdampak pada persepsi
konsumen terhadap kualitas produk. Untuk itu penetapan harga harus disesuaikan
dengan target pasar, segmen pasar, dan posisi produk di pasar. Sebelum menentukan harga produk di pasar, perlu mempertimbangkan faktor utama dari jenis biaya yang akan menentukan harga. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga sebagai berikut.


Tags: kerajinan yang usaha sumber

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia