Tahapan-Tahapan Memperindah Keterampilan Jahit Menjadi Kerajinan yang Indah
CARA MENGUKIR KACA GRAFIR
1. Pembuatan Sketsa
Tahap pertama membuat kaca grafir sama seperti pembuatan jenis kaca hias lainnya: Pembuatan desain atau motif yang diinginkan.
Pengrajin akan membuat sketsa dari kaca grafir yang akan dibuat. Bisa berupa sketsa kasar ataupun langsung sketsa jadi dengan skala 1:1 (sesuai ukuran asli kaca grafir nantinya).
Walaupun sekedar membuat sketsa berskala 1:1, tapi ada berbagai berbagai cara yang bisa dilakukan.
Cara yang paling mudah adalah sketsa ada ditampilkan pada proyektor/LCD untuk memperbesar ukuran desain. Atau jika pengrajin sudah berpengalaman, bisa langsung menggambarnya secara manual (dikira-kira sesuai ukuran yang diinginkan).
Seiring dengan kemajuan zaman, desain kaca patri sekarang juga bisa dibuat terlebih dahulu menggunakan komputer. Lalu tinggal dibawa ke percetakan untuk dicetak persis seukuran kaca yang ingin dibuat.
2. Pemotongan Sketsa
Proses ini cukup sulit, karena perlu disesuaikan dengan proses ukirnya yang diinginkan. Hal ini membuat bagian yang perlu dipotong bisa berbeda-beda. Jika hanya desain sederhana, bisa saja gambar motif tadi dipotong semuanya sekaligus.
Tapi jika menginginkan kaca grafir 3d atau desain ukir yang rumit, sketsa tadi akan dipotong sedikit demi sedikit.
Tahap-tahap Proses Pembuatan Keramik
Ada beberapa tahapan proses yang dilakukan unutk membuat suatu keramik yaitu:
1. Pengolahan bahan
Tujuan pengolahanan adalah untuk megnolah bahan baku dari material yang belum siap pakai menjadi bahan keramik plastik yang siap pakai. Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah atau kering, baik secara manual atau masinal.
- Pengurangan ukuran butir
- Penyaringan
- Pencampuran dan pengadukan
- Pengurangan kadar air
- Pengulian
2. Pembentukan
Tahap ini adalah tahap proses mengubah bongkahan badan tanah liat plastis menjadi benda-benda yang diinginkan. Terdapat tiga teknik utama dalam membentuk benda keramik, yaitu:
- Pembentukan tangan langsung (handbuilding)
- Teknik putar (throwing)
- Teknik cetak (castin)
3. Pengeringan
4. Pembakaran
Pembakaran merupakan inti dari pembuatan keramik, di mana proses ini merubah massa yang rapuh menjadi massa yang padat, keras, dan kuat. Pembakaran dilakukan sebuah tungku dengan suhu tinggi.
Pada pembakaran tahap pertama, keramik yang sudah kering akan menuju tungku pembakaran. Suhu yang digunakan yaitu 700 derajat hingga 1.000 derajat celcius.
5. Pengglasiran
Pengglasiran merupakan tahap sebelum dilakukannya pembakaran glasir. Keramik biskuit dilapisi glasir dengan cara dicelup, dituang, dan disemprot. Glasir berfungsi untuk menambah keindahan, agar lebih kedap air dan menambahkan efek-efek tertentu.
6. Pendekorasian
Pendekorasian berfungsi untuk mempercantik keramik yang sudah dibuat, terdapat beberapa teknik dekorasi keramik diantaranya.
- Dekorasi ukir.
- Dekorasi toreh.
- Dekorasi melubangi.
- Dekorasi cap atau stempelan.
- Dekorasi tempel.
- Dekorasi lukis.
- Dekorasi sablon.
- Dekorasi stiker
Teknik Pembuatan Kerajinan Logam
Dalam seni kerajinan atau kriya logam terdapat beberapa teknik pembuatan yang dapat Anda pilih. Berikut ini ulasan lengkap mengenai beberapa teknik pembuatan kerajinan logam yang perlu Anda ketahui.
1. Teknik Trap-trapan
Teknik trap-trapan adalah teknik penyusunan kawat atau benang dalam kerajinan berbahan perak. Pada teknik ini, kerajinan dibuat pada bentuk tertutup sebagai kerangka produk, lalu mengisinya dengan kawat benang yang lebih kecil sebagai ornamen hiasnya.
2. Teknik Las
Pengelasan atau welding merupakan teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa logam penambah lain sehingga menghasilkan logam yang kontinyu.
3. Teknik Drag
Pada pembuatan kerajinan logam, beberapa proses pembuatannya memerlukan cetakan. Adapun cetakan terdiri dari kup dan drag. Kup yaitu cetakan yang terletak pada bagian atas, sedangkan drag yaitu cetakan yang terletak pada bagian bawah.
Hal yang harus Anda perhatikan pada kup dan drag yakni dalam penentuan permukaan pisah yang sesuai. Rangka cetak bisa terbuat dari kayu atau logam untuk memadatkan pasir cetak yang sebelumnya sudah Anda letakkan pada pola di dalamnya.
Pada proses pengecoran, Anda akan memerlukan dua rangka cetak, yaitu rangka cetak untuk kap dan juga rangka cetak untuk drag.
4. Teknik Grafir
Teknik grafir adalah teknik membuat cetakan dari pelat logam yang dirancang dengan alat potong yang disebut burin. Biasanya teknik ini hampir selalu dibuat dari pelat tembaga. Prosesnya juga biasa disebut dengan pengukuran pelat tembaga.
5. Teknik Cor
Tags: kerajinan tahap