"Seni Tali Katun Macrame - Karya Seni yang Memukau!"
Bahan Pembuatan Makrame
Bahan yang dapat digunakan untuk membuat makrame antara lain adalah benang katun, linen, rami, kulit, dan nilon. Tali pusat diidentifikasi berdasarkan konstruksinya, seperti tali pusat 3 lapis, terbuat dari tiga lembar serat yang dipilin menjadi satu.
Perhiasan makrame sering kali dibuat dengan kombinasi simpul dan berbagai manik-manik (kaca, kayu, dan sebagainya), liontin, hingga kerang. Untuk potongan dekoratif yang lebih besar, seperti hiasan dinding atau gorden penutup jendela, makrame dapat dimulai pada batang kayu atau logam sebagai intinya.
Kriteria memilih bahan yang tepat untuk proyek makrame Anda didasarkan pada kualitas berikut ini yang patut Anda ketahui:
Kekuatan makrame sangat bergantung pada proses pembuatannya, apakah masing-masing benang yang digunakan untuk membuat bahan tersebut dipelintir atau dikepang. Beberapa bahan yang paling kuat untuk membuat kerajinan makrame adalah rami, kulit, dan nilon.
Anda pasti tak ingin membuat makrame dengan bahan yang kasar di kulit, apalagi jika Anda membuat perhiasan makrame. Rami adalah bahan yang sangat baik karena cenderung melunak saat digunakan. Katun dan kulit juga merupakan pilihan lain yang bisa digunakan.
Bahan makrame juga harus cukup fleksibel untuk ditekuk. Jika Anda ingin membuat perhiasan, rami dan cotton adalah pilihan lembut dan sangat fleksibel. Jika Anda berencana menggunakan kulit, pastikan lebarnya kurang dari 2 mm.
Saat membeli benang makrame, Anda akan menemukan ketebalan-ketebalannya ditunjukkan dalam skala milimeter (mm). Pilih ketebalannya dengan hati-hati, terutama jika Anda menggunakan kancing, manik-manik, dan hiasan lainnya untuk membuat karya makrame.
Pengertian Tali Natural
Tali natural adalah sejenis tali yang terbuat dari bahan serat alami, biasanya dari serat tanaman. Seperti halnya pada pembuatan tali rami atau tali manila , beberapa bahan pembuat tali, diantaranya seperti dari rami, tanaman merambat, alang-alang air, rambut binatang hingga kulitnya pun digunakan untuk membuat tali. Tentu saja sebelum dikenalnya tali sintetis seperti saat ini.
Jenis-jenis tali natural dalam berbagai bentuk sudah digunakan sekitar 20.000 tahun lebih. Baik tali rami atau tali jute dan lainnya, memiliki peranan penting bagi kehidupan sehari-hari dan kerap dimanfaatkan oleh tentara, petani, pemburu, pedagang hingga pekerja kerajinan untuk berbagai kebutuhan yang berbeda. Selain itu, jenis-jenis tali natural diantaranya termasuk tali cotton, tali jute, tali rami, tali sisal dan tali manila.
Asal-usul Seni Makrame
Makrame adalah suatu bentuk tekstil yang diproduksi dengan menggunakan teknik simpul. Makrame diyakini berasal dari penenun Arab abad ke-13. Para perajin mengikat kelebihan benang di sepanjang tepi kain tenun tangan mereka menjadi pinggiran dekoratif.
- Momen Jenderal Bintang Dua Polri Sedekah ke Sosok Tak Terduga, Aksinya Banjir Pujian
- Momen Kedekatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Bareng Prajurit Hasanuddin, Joget Asyik Beri Tos
- Dua Putra Batak Jenderal TNI Polri Bertemu, Sama-Sama Marga Simanjuntak dan Berkarier Moncer
- Asramanya Dikunjungi Jenderal Bintang 4, Potret Senyum Lepas Anak Prajurit TNI Digendong Kasad Maruli Simanjuntak
- Ini Rute Riau Bhayangkara Run, Perbaikan Jalan Rusak Dikebut
- Kasus 7 Bocah Bekasi Dicabuli, Pelaku Sengaja Rekam Diduga Video Dijual ke Forum Pornografi
Kata 'makrame' dalam bahasa Spanyol berasal dari bahasa Arab migramah (مقرمة), yang artinya “handuk bergaris”, “pinggiran hiasan”, atau “kerudung bordir”.
Makrame diperkenalkan ke Inggris di istana Mary II pada akhir abad ke-17. Ratu Mary pun mengajarkan seni makrame kepada dayang-dayangnya.
Para pelaut membuat makrame di waktu senggang mereka saat berada di laut, dan menjual atau menukarnya saat mereka mendarat sehingga menyebarkan karya seni ini ke tempat-tempat seperti Tiongkok dan Dunia Baru.
Pelaut Inggris dan Amerika abad kesembilan belas membuat tempat tidur gantung, pinggiran lonceng, dan ikat pinggang dari makrame. Makrame paling populer di era Victoria. Sylvia's Book of Macramé Lace (1882) menjelaskan kebanyakan rumah bergaya Victoria dihiasi oleh kerajinan ini. Makrame digunakan untuk membuat barang-barang rumah tangga seperti taplak meja, seprai dan tirai.
Makrame adalah Seni Kerajinan dari Tali, Ini Asal-usul dan Jenisnya
Apa yang ditemukan di makam selain kerangka? Di situs tersebut terdapat empat lubang besar yang berisi kerangka tiga pria dan satu wanita yang dikremasi, bersama dengan berbagai persembahan untuk mendampingi mereka ke akhirat, seperti bejana tanah liat, kaca dan perunggu, dudukan lampu lengkap dengan lampu minyak perunggu, lentera perunggu, senjata, perhiasan, dan kotak kayu.
Apa makna dari "umroh mabrur"? Makna kata "mabrur" dalam konteks Islam merujuk kepada perbuatan yang diterima atau diterima dengan baik oleh Allah SWT.
Kapan makam tersebut ditemukan? Makam ini ditemukan 2004 selama proyek pembangunan di daerah yang dikenal sebagai pemakaman Romawi kuno di timur kota Ovilava (kini Wels di Austria Hulu).
Apa yang dimaksud dengan kata majemuk? Kata majemuk adalah bentuk kata yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih kata dasar.
Apa yang dimaksud dengan kalimat majemuk campuran? Kalimat majemuk campuran adalah gabungan kalimat majemuk setara atau rapatan dengan kalimat majemuk bertingkat di dalamnya.
Apa yang dimaksud dengan "makruh" dalam Islam? Makruh adalah dalam Islam merujuk kepada perbuatan yang dianjurkan untuk ditinggalkan, meskipun tidak sampai menjadi sesuatu yang diharamkan.
Makrame adalah seni yang tekniknya sudah ada sejak zaman kuno, dan kembali populer sebagai tren seni kerajinan tangan modern.
Dengan menggunakan simpul dan anyaman khusus, para pengrajin makrame menciptakan berbagai macam barang, mulai dari hiasan dinding dan gantungan pot tanaman hingga tas dan aksesori fashion.
Jenis Jenis Tali Berdasarkan Warnanya
Jenis jenis tali juga dapat dibedakan berdasarkan warnanya, diantaranya sebagai berikut
19. Tali Berwarna Putih
Tali berwarna putih mudah terlihat terutama di lokasi tertentu. Biasanya warna putih membuat tali menali pada perahu terlihat lebih bersih dan cerah, namun mudah ternoda saat digunakan untuk aktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama.
20. Tali Natural
Tali menali dengan warna natural seperti warna cokelat memang sulit dikenali di lingkungan alam. Sisi baiknya, tali ini sangat baik untuk tali menali dengan tujuan dekoratif dan mempunyai daya tarik klasik.
21. Tali Berwarna
Berbeda dengan tali natural, tali color atau warna mudah dilihat. Biasanya tali ini sering digunakan dalam aktivitas tali menali olahraga air. Di samping itu,t ali ini juga membantu membatasi area yang aman di danau. Tali berwarna ini biasanya terdiri dari beberapa warna.
Dengan jenis jenis tali di atas, tentu saja membuat Anda lebih memahami perbedaan tali yang dijual di pasaran serta manfaat tali tersebut untuk banyak kebutuhan tali menali.
Tags: