Mengatasi Kegagalan dalam Proyek Menanam Benang Wajah - Tips DIY
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Tanam Benang
Tanam benang memang bisa membantu meremajakan kulit wajah. Ketimbang operasi plastik, mengencangkan wajah dengan cara ini masih dapat dikatakan terjangkau.
Namun, efek peremajaan kulit dengan metode tanam benang hanya bersifat sementara. Hasilnya hanya akan bertahan 12 tahun saja, sehingga Anda mungkin perlu untuk melakukan tanam benang kembali guna menjaga tampilan kulit tetap terlihat muda.
Karena hasil dari tanam benang terbilang natural dan hanya dapat menarik kulit sekitar beberapa milimieter saja, tanam benang idealnya dilakukan ketika usia mendekati 40 tahun.
Jika sudah menginjak usia 55 tahun ke atas, disarankan untuk melakukan perawatan lain yang cenderung memberikan hasil yang maksimal dalam mengencangkan wajah, misalnya facelift.
Itulah penjelasan singkat mengenai tanam benang yang perlu Anda ketahui. Bila Anda tertarik melakukannya, disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu, agar dokter dapat menilai apakah prosedur ini cocok diterapkan pada kondisi kulit Anda.
Jenis Prosedur Tanam Benang Wajah
Terdapat dua jenis prosedur yaitu NovaThreads dan Silhouette InstaLift. Kedua jenis prosedur disetujui oleh Food and Drugs Administration (FDA). Berikut ini penjelasannya:
- NovaThreads: Prosedur thread lift dengan efek pengencangan kulit yang lebih minim, namun menstimulasi kolagen sangat baik sehingga kandungan kolagen tersebut yang bekerja lebih maksimal untuk mengencangkan kulit.
- Silhouette InstaLift: Memberi efek pengencangan kulit lebih maksimal, namun hanya menstimulasi kolagen secara minim. Walaupun efek kolagen tetap ada dan lebih besar daripada saat tidak menggunakan thread lift.
- Minum dengan sedotan.
- Membungkuk atau posisi kepala terlalu menunduk lebih dari 45 derajat.
- Terkena air pada area kulit tersebut.
- Melakukan pijat selama 2-3 minggu pascaprosedur.
- Menggunakan produk kulit apa pun.
- Kontrol kulit sesuai jadwal.
Prosedur Perbaikan Tanam Benang Gagal
Berdasarkan penuturan dari Irena Sakura Rini, seorang Dokter ahli dalam bedah plastik rekonstruktif dan estetik. menjelaskan bahwa untuk merespons kasus ini, Irena menjelaskan bahwa solusinya tidak instan.
Pasien harus rutin merawat kulit dan memilih diet sehat. Dalam lima hari pertama pasca prosedur tanam benang, gejala seperti jerawat bisa muncul. “Jika jerawat merah tidak kunjung reda, itu tanda inflamasi,” ujarnya.
Selain itu, Irena menyatakan bahwa ia sering menangani kasus kegagalan pasca-prosedur kecantikan dari salon.
Berbagai faktor menyebabkan ini, termasuk infeksi akibat alat yang belum steril. “Walaupun proses tanam benang itu dilaksanakan di klinik yang terkemuka, risiko tanam benang gagal ini masih ada,” ujar Irena.
Penutup
Adalah penting untuk membicarakan rencana Tanam Benang Wajah dengan dokter atau ahli yang berpengalaman sebelum memulai prosedur kecantikan ini. Oleh sebab itu, diharapkan Kamu melakukan konsultasi terlebih dulu.
You Might Also Like
Perbedaan Double Eyelid dan Monolid
June 30, 2023
Filler Dagu: Pengertian, Manfaat dan Biaya
May 23, 2024
Tags: benang wajah