Membuat Taplak Meja Rajutan Tangan - Panduan DIY untuk Keterampilan Merajut yang Indah
Monday, March 25, 2013
RAJUTAN/RENDA TAPLAK MEJA
Jarum knitting
Ilustrasi jarum knitting (pexels.com/pavel-danilyuk)
Jika crocheting hanya membutuhkan satu jarum hook atau hakpen, maka knitting menggunakan dua jarum untuk merajut. Jadi kamu akan menggunakan kedua tanganmu untuk menganyam benang. Jarum knitting atau disebut jarum breien berbentuk tumpul di ujungnya tanpa ada kait. Bahan dari jarum ini umumnya kayu, stainless, atau besi.
Produk yang dihasilkan dari jarum breien lebih halus sempurna dan rapat. Jarum breien umumnya lebih panjang dari hakpen dengan ukuran bervariatif, mulai dari 1,25 mm sampai 20 mm. Sama dengan hakpen, ukuran jarum knitting harus disesuaikan dengan benang.
Editor’s picks
SOSIAL KHANSA
Sudah menjadi tradisi yang turun-temurun di lingkungan keluarga dan sebagian warga di daerah Cisarua sebagai pengrajin kerajinan tangan “Rajutan” yang menghasilkan produk Rajutan berupa “ Renda”. Meskipun dari jumlah pengrajin terus berkembang tetapi proses pemasaran masih secara individu dan sederhana. Selain itu, kemampuan produksi masih sangat terbatas, baik secara kuantitas maupun variasi produk masih minim. Pada akhirnya, kami memandang masih banyak hal yang belum optimal dan masih sangat memungkinkan untuk dapat dioptimalkan.
Seiring berjalannya waktu, maka usaha ini dibentuk dengan tujuan untuk lebih melebarkan sayap, terutama dalam hal peningkatan produksi, peningkatan variasi produk dan pemasaran serta tidak lupa untuk meningkatkan taraf hidup para pengrajin.
Usaha ini bernama “Rajutan Khansa”.
1. Melestarikan tradisi
2. Menjadi produsen & distributor Renda terbesar
3. Meningkatkan kesejahteraan segenap aspek yang bersangkutan
1. Meningkatkan promosi tradisi merajut melalui produk rajutan berkualitas
2. Meningkatkan produksi, variasi dan pemasaran
3. Meningkatkan timbalbalik bagi para pengrajin
Nama Usaha : Rajutan Khansa
Jenis Usaha : Produsen dan Distributor Renda
Nama Pemilik : Heni Sri Handayani, SE
Penasihat : Iing Sobhan, SE
Alamat : Cisarua Puncak Kab. Bogor
WA : 0857 7621 7839
TELP : 0896 0870 7220
Sepatu Rajut
Kalau Anda sudah bosan tampil gaya dgn syal rajut atau kaos. Bagaimana kalau sekarang Anda tampil gaya dgn sepatu rajut ? Unik dan berkesan gaya.
Sepatu rajut juga hadir dgn warna-warni menarik, karena itu penggemarnya pun makin banyak. Bagi yg bisa merajut, tentu tidak masalah membuat sepatu rajut. Banyak buku atau sumber di internet yg memberikan pola rajut untuk membuat sepatu rajut.
Karena tidak digunakan berjalan di luar, bukan berarti Anda dapat mengabaikan perawatan sepatu rajut Anda. Permukaan lantai yg berdebu dapat membuat alas sepatu cenderung cepat kotor. Karena itu cuci sepatu rajut secara rutin. Jangan gunakan sikat karena dapat merusak permukaan benang rajutnya.
Jemur hingga kering. Jangan membiasakan memakai sepatu rajut yg masih basah karena dapat menjadi media pertumbuhan jamur. Resiko yg ditimbulkan adalah dapat menimbulkan bau pada kaki Anda.
Karena selalu bergesekan dgn permukaan lantai, alas sepatu rajut biasanya cenderung akan lebih mudah aus. Karena itu jika Anda merajut sepatu, pilih benang yg kuat dan tidak gampang aus. Demikian pula ketika Anda membeli sepatu rajut. Pilih sepatu rajut yg terbuat dari benang yg kuat. Jangan memilih sepatu rajut yg terbuat dari kain wol biasa
Benang rajut
Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)
Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.
Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.
Tags: tangan