... Tutorial Kerajinan Rumah Tangga: Tas, Sepatu, Dompet, dan Jaket dari Hasil Karya Rajutan DIY

"Karya Seni - Tas, Sepatu Wayang, Dompet, dan Jaket sebagai Hasil Kerajinan"

Fungsi Seni Kriya

Seni kria diminati dengan tujuan yang berbeda-beda. Hal tersebut disebabkan kebutuhan setiap orang berbeda-beda pula Karena itu seniman-seniman kria sering membuat bermacam-macam jenis produk seni kria.

Secara garis besar fungsi seni kriya terbagi atas 3 golongan, yaitu:

Di lingkungan kita sehari-hari, sering kita temukan produk seni kriya yang berfungsi sebagai mainan. Hasil karya seni ini biasanya dibuat untuk konsumsi anak-anak. Pada umumnya hasil karya seni kriya yang berfungsi untuk mainan dibuat secara sederhana dengan harga yang relatif murah. Contoh hasil karya seni kriya yang berfungsi sebagai mainan antara lain, boneka, mobil-mobilan, pistol-pistolan, lego, papan dakon atau congklak, dan lain-lain.

Hasil karya seni kriya yang berfungsi sebagai dekorasi atau hiasan biasanya lebih mementingkan unsur keindahan dari pada fungsinya. Karena itu bentuk-bentuknya mengalami modifikasi. Bahkan tidak jarang benda jenis ini tidak dapat memenuhi fungsinya yang semestinya. Banyak produk seni kria yang berfungsi sebagai benda pajangan. Benda-benda seni kriya untuk dekorasi biasanya digunakan sebagai penghias dekorasi ruangan, seperti ruang kantor atau rumah.

Contoh hasil karya seni kriya yang digunakan sebagai dekorasi antara lain, wayang, payung hias, guci, relief, vas dengan bunganya, hiasan ukir kayu, dan lain-lain.

Contoh Kerajinan dari Kulit

">No">Hasil Kerajinan dari Kulit
">1">Kerajinan Alat Rebana Islami dari Kulit
">2">Kerajinan Bedug Masjid dari Kulit
">3">Kerajinan Helm dari Kulit
">4">Kerajinan Dompet dari Kulit
">5">Kerajinan Gantungan Kunci dari Kulit
">6">Kerajinan Gelang dari Kulit
">7">Kerajinan Ikat Pinggang dari Kulit
">8">Kerajinan Jaket dari Kulit
">9">Kerajinan Jok Kendaraan Bermotor dari Kulit
">10">Kerajinan Kaligrafi dari Kulit
">11">Kerajinan Sarung HP dari Kulit
">12">Kerajinan Sepatu dari Kulit
">13">Kerajinan Sofa dari Kulit
">14">Kerajinan Tas dari Kulit
">15">Kerajinan Tempat Korek Api dari Kulit

Apa itu Serat Alam?

Sebelum mengulas lebih dalam tentang serat alam, kita perlu tahu lebih dahulu pengertian dari serat alam itu sendiri. Serat alam merupakan benang-benang panjang yang dihasilkan oleh makhluk hidup.

Serat alam ada yang terbentuk dari selulosa, contohnya serat pada tumbuhan seperti rerumputan, daun, buah dan kayu. Ada pula yang terbentuk dari linen dan protein hewan seperti pada ulat sutra, wol, serta kulit sapi.

Serat alam memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Ramah lingkungan
  • Ringan
  • Kuat terhadap suhu (panas)
  • Hangat jika dikenakan
  • Daya serap air yang tinggi

Keren dan Artistik, Ini 12 Jenis Kerajinan Serat Alam khas Indonesia

Yuk, intip keunikan dan keindahan berbagai jenis kerajinan serat alam khas Nusantara!

Kekayaan sumber daya alam yang melimpah menjadi cikal bakal lahirnya keragaman produk kerajinan di Indonesia. Produk kerajinan yang menggunakan bahan alam sudah dikenal, bahkan sejak zaman nenek moyang. Salah satunya yaitu kerajinan serat alam yang hingga saat ini masih eksis.

Beberapa tahun belakangan, serat alam makin dilirik para pengrajin. Alasannya selain memiliki nilai estetis ketika digunakan sebagai bahan kerajinan, serat alam juga memiliki ketahanan yang tidak kalah dari kerajinan berbahan kayu.

Menariknya lagi, produk lokal berbahan serat alam kini sudah diakui berbagai kalangan di Mancanegara, lho. Ini membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi anak bangsa dalam menciptakan produk kerajinan bisa unggul dan bersaing dengan produk luar.

Seni Kriya Berdasarkan Teknik Pembuatannya

a. Seni Kriya Ukir atau Seni Kriya Pahat
Jenis, bahan, bentuk dan teknik dalam seni pahat sangatlah beragam, mulai dari jenis patung, ukiran
dan aneka kerajinan lainnya. Selain menggunakan kayu, seni pahat juga menggunakan aneka logam, batu, serta tulang dan kulit hewan sebagai bahan dasarnya. Bali merupakan salah satu daerah yang paling banyak menghasilkan seni pahat yang berupa patung, ukiran hingga berbagai macam barang kerajinan lainnya, salah sat hasil pahat dari bali adalah patung arca dengan bahan baku batu andesit.

b. Seni Kriya Batik
Proses pembuatan kain batik bisa dilakukan dengan berbagai macam tekhnik diantaranya adalah teknik cap, tulis, ikat celup dan teknik lukis. Teknik batik tulis adalah salah satu teknik membantik yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain di pulau jawa, batik juga terdapat di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Bali. Corak kain batik dari setiap daerah juga beraneka ragam. Corak batik jawa umumnya bergaya naturalis dengan sentuhan warna yang beragam.

c. Seni Kriya Tenun
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kain tenun terbesar di dunia terutama dalam hal keragaman corak hiasannya. Tenun terdiri dari dua jenis yaitu tenun songket, dan tenun ikat. Perbedaannya ada pada teknik pembuatan dan bahan yang digunakan. Tenun songket berupa benang perak, emas atau benang sutra. Daerah-daerah di Indonesia terkenal dengan penghasil tenun ikat adalah aceh, sulawesi tengah, bali, sumatra utara, toraja (sulawesi selatan), NTT, kalimantan timur, flores, dan kalimantan bvarat. Sedangkan daerah penghasil tenun songket adalah sumatra barat, aceh, riau, sumatra utara, lombok, palembang, sumatra barat, nusa tenggara dan maluku.

d. Seni Kriya Anyaman
Seni kriya anyaman adalah tehnik membuat dengan mengatur bahan-bahan dasarnya dalam bentuk yang tindih- menindih, silang-menyilang, dan lipat-melipat pakat dan lungsen dengan pola tertentu. Bahan-bahan yang digunakan dalam seni kriya anyaman adalah rotan, bambu, pandan, lontar, mendong, enceng gondok, kertas, plastik, dan tali. Pusat kerajinan anyaman yaitu di Bali, Sulawesi, Tasikmalaya, Kalimantan dan Papua.


Tags: kerajinan yang contoh sepatu hasil dompet

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia