Keajaiban Cahaya - Lampu Hias Anyaman Bambu untuk Kesenangan dan Kecantikan Rumah
Habitat dan Sebaran Bambu
Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh di berbagai macam kondisi iklim, mulai dari daerah yang memiliki iklim tropis hingga daerah yang memiliki iklim dingin. Oleh karena itu, bambu dapat kita temukan dengan mudah di mana saja karena habitatnya yang tersebar di seluruh dunia.
Untuk dapat menjaga kelestarian bambu, diperlukan pembudidayaan bambu di seluruh daerah Indonesia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Hal ini dikarenakan oleh sifat bambu yang dapat tumbuh secara optimal dalam berbagai macam kondisi lahan, baik basah maupun kering.
Jenis bambu yang dapat ditanam pada lahan kering salah satunya adalah kelompok Gigantochloa. Sedangkan untuk jenis yang dapat ditanam pada lahan kering adalah kelompok Bambusa.
Nah, sebelum dapat membudidayakan kedua jenis kelompok bambu tersebut, Anda perlu melewati proses persiapan penanaman terlebih dahulu.
Tahapan persiapan budidaya bambu yang pertama adalah proses pembersihan lahan dari berbagai jenis tumbuhan yang sebelumnya tumbuh di lahan tersebut seperti semak belukar, alang-alang, ataupun tumbuhan yang lainnya.
Bibit bambu yang digunakan biasanya berasal dari stek batang dalam polybag dengan usia sekitar 4 hingga 5 bulan dan memiliki tinggi yang cukup. Jika batang bibit bambu yang akan ditanam dirasa terlalu tinggi, maka pangkas bibit bambu hingga menyisakan tinggi maksimal sekitar 1 meter saja.
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bambu dengan kualitas yang baik. Sehingga, jika bambu akan dijadikan sebagai komoditas perdagangan, bambu tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bambu yang tumbuh secara liar.
Fungsi dan Kegunaan Bambu
1. Sebagai Makanan Hewan
Tunas bambu muda yang masih empuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan utama berbagai jenis hewan yang ada di dunia. Hewan-hewan tersebut misalnya, Panda, Lemur bambu, gajah, dan Simpanse.
2. Sebagai Bahan Masakan
Sedangkan, di Indonesia sendiri, rebung biasanya diiris tipis dan dimasak bersama dengan santan untuk dibuat sebagai gulai rebung.
3. Sebagai Alat Masak dan Alat Makan
Selain itu, bambu juga dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam jenis alat makan seperti sumpit, piring, dan sendok. Alat makan yang terbuat dari bambu biasanya banyak di pilih karena sifatnya yang tahan panas dan awet.
4. Sebagai Material Konstruksi Bangunan
Bambu merupakan salah satu material alami yang paling umum digunakan sebagai bahan bangunan oleh masyarakat dunia. Hal ini disebabkan oleh kekuatannya dan kelenturan bambu yang sangat baik.
Selain itu, bambu juga memiliki karakter kokoh yang tahan dengan gempa bumi. Oleh karena itu, bambu juga kerap digunakan sebagai material alternatif pengganti besi beton.
5. Sebagai Material Konstruksi Jembatan
Di daerah pedesaan, hulu, ataupun hilir sungai, batang bambu biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat jembatan penyebrangan darurat. Pada kondisi tersebut, biasanya digunakan bambu yang berukuran besar dan memiliki sifat kokoh, sehingga bambu dapat menopang beban yang berat.
6. Sebagai Alat Musik
Seperti yang kita ketahui bersama, terdapat beberapa alat musik tradisional Indonesia yang dibuat menggunakan bahan dari bambu. Salah satunya adalah angklung.
Angklung dibuat dari bambu yang dilubangi dan dirangkai sedemikian rupa hingga dapat menghasilkan suara yang cukup nyaring.
7. Sebagai Bahan Kerajinan
Bambu juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan seperti anyaman, patung, bahkan lampu hias.
Kerajinan tangan dari bambu ini biasanya dijadikan sebagai buah tangan khas Indonesia yang banyak diminati oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Karakteristik Bambu
Seperti jenis tanaman pada umumnya, bambu juga memiliki beberapa karakteristik yang dapat membedakannya dengan jenis tumbuhan lain, antara lain :
1. Bentuk Batang
Batang bambu memiliki bentuk silinder yang memanjang dan beruas. Batang ini tumbuh dari akar rimpang pada bambu yang berongga dan lama kelamaan berubah menjadi keras.
Bagian pada bambu yang satu ini umumnya diselimuti oleh daun-daun yang akan berguguran ketika mulai mengering.
2. Dimensi dan Ukuran
Tanaman bambu, pada umumnya memiliki tinggi mulai dari 30 cm hingga 30 meter yang tergantung pada jenis dan usia bambu. Besaran diameter batang bambu umumnya berkisar antara 0,5 cm hingga 25 cm dengan ketebalan dinding batang yang dapat mencapai 25 mm.
2. Bentuk Daun
Daun bambu memiliki bentuk runcing dengan tepi daun yang rata. Daging daun bambu memiliki tekstur layaknya kertas yang diselimuti dengan bulu halus.
3. Bentuk Akar
Akar yang dimiliki oleh bambu merupakan akar dengan jenis rimpang beruas yang ujungnya berbentuk lebih lebar jika dibandingkan dengan pangkalnya. Pada setiap ruasnya, akar bambu memiliki kuncup yang nantinya akan tumbuh menjadi rebut dan berkembang menjadi batang bambu yang kokoh.
Tags: kerajinan dari lampu