... Panduan Membuat Lampu Hias Cantik dari Anyaman Bambu: Tutorial DIY

Keajaiban Cahaya - Lampu Hias Anyaman Bambu untuk Kesenangan dan Kecantikan Rumah

Kesimpulan

Bambu merupakan salah satu komoditas endemik Indonesia yang dapat diolah menjadi produk usaha berupa kerajinan yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat karena nilai ekonomisnya yang tinggi.

Salah satu produk kerajinan bambu yang paling diminati oleh masyarakat adalah lampu hias. Jika Anda berminat untuk menjalankan usaha produksi kerajinan dari bambu, Anda dapat memilih produk tersebut karena peluang usahanya yang sangat tinggi dengan keuntungan yang ditawarkan pun juga sangat menjanjikan.

Nah, untuk meningkatkan kemudahan usaha produksi kerajinan lampu hias dengan bahan dasar bambu tersebut, Anda dapat menggunakan rangkaian Mesin Pengolah Bambu dari CV. Rumah Mesin.

Mengapa menggunakan rangkaian alat tersebut?

Mengingat proses pembuatan kerajinan dari bambu memerlukan waktu yang cukup lama, Anda memerlukan suatu alat yang dapat mengoptimalkan efisiensi waktu produksi Anda, bukan?

Dengan menggunakan rangkaian alat tersebut, Anda dapat menghasilkan produk kerajinan bambu yang berkualitas secara efesien. Sehingga, Anda akan mendapatkan keuntungan yang berlipat dengan menggunakan alat tersebut pada proses produksi Anda.

Karakteristik Bambu

Seperti jenis tanaman pada umumnya, bambu juga memiliki beberapa karakteristik yang dapat membedakannya dengan jenis tumbuhan lain, antara lain :

1. Bentuk Batang

Batang bambu memiliki bentuk silinder yang memanjang dan beruas. Batang ini tumbuh dari akar rimpang pada bambu yang berongga dan lama kelamaan berubah menjadi keras.

Bagian pada bambu yang satu ini umumnya diselimuti oleh daun-daun yang akan berguguran ketika mulai mengering.

2. Dimensi dan Ukuran

Tanaman bambu, pada umumnya memiliki tinggi mulai dari 30 cm hingga 30 meter yang tergantung pada jenis dan usia bambu. Besaran diameter batang bambu umumnya berkisar antara 0,5 cm hingga 25 cm dengan ketebalan dinding batang yang dapat mencapai 25 mm.

2. Bentuk Daun

Daun bambu memiliki bentuk runcing dengan tepi daun yang rata. Daging daun bambu memiliki tekstur layaknya kertas yang diselimuti dengan bulu halus.

3. Bentuk Akar

Akar yang dimiliki oleh bambu merupakan akar dengan jenis rimpang beruas yang ujungnya berbentuk lebih lebar jika dibandingkan dengan pangkalnya. Pada setiap ruasnya, akar bambu memiliki kuncup yang nantinya akan tumbuh menjadi rebut dan berkembang menjadi batang bambu yang kokoh.

Memulai Cara Membuat Kerajinan Lampu Hias dari Bambu

Cara yang akan kita bahas kali ini akan menghasilkan lampu hias yang pastinya akan membuat teman-temanmu yang berkunjung ke rumah menanyakan, “Eh kok bagus? Beli di mana??”

Kamu bisa jawab dengan mantap, “Bikin sendiri kok!” Jadi, daripada banyak ba-bi-bu, lebih baik langsung disimak saja langkah-langkah berikut ini:

Bahan Cara Membuat Kerajinan Lampu Hias dari Bambu

Sebelum kita memulai membuat lampu hias-nya, ada baiknya kamu persiapkan lebih dahulu bahan-bahan dan peralatan berikut ini:

  • Batang bambu 1-3 meter
  • Lampu hemat energi 5 watt dengan warna sesuai selera anda (merah, kuning, putih, biru, dll)
  • Kabel lampu secukupnya
  • Kuas cat
  • Cat warna sesuai selera anda atau pelitur jika anda menginginkan warna natural bambu
  • Cat clear
  • Semen
  • Amplas
  • Gunting/cutter
  • Gergaji
  • Alat Pahat

Cara Membuat Kerajinan Lampu Hias dari Bambu

Kalau bahan-bahannya sudah siap semua, sekarang kita bisa mulai. Perhatikan langkah-langkah berikut dengan seksama ya!

Habitat dan Sebaran Bambu

Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh di berbagai macam kondisi iklim, mulai dari daerah yang memiliki iklim tropis hingga daerah yang memiliki iklim dingin. Oleh karena itu, bambu dapat kita temukan dengan mudah di mana saja karena habitatnya yang tersebar di seluruh dunia.

Untuk dapat menjaga kelestarian bambu, diperlukan pembudidayaan bambu di seluruh daerah Indonesia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Hal ini dikarenakan oleh sifat bambu yang dapat tumbuh secara optimal dalam berbagai macam kondisi lahan, baik basah maupun kering.

Jenis bambu yang dapat ditanam pada lahan kering salah satunya adalah kelompok Gigantochloa. Sedangkan untuk jenis yang dapat ditanam pada lahan kering adalah kelompok Bambusa.

Nah, sebelum dapat membudidayakan kedua jenis kelompok bambu tersebut, Anda perlu melewati proses persiapan penanaman terlebih dahulu.

Tahapan persiapan budidaya bambu yang pertama adalah proses pembersihan lahan dari berbagai jenis tumbuhan yang sebelumnya tumbuh di lahan tersebut seperti semak belukar, alang-alang, ataupun tumbuhan yang lainnya.

Bibit bambu yang digunakan biasanya berasal dari stek batang dalam polybag dengan usia sekitar 4 hingga 5 bulan dan memiliki tinggi yang cukup. Jika batang bibit bambu yang akan ditanam dirasa terlalu tinggi, maka pangkas bibit bambu hingga menyisakan tinggi maksimal sekitar 1 meter saja.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bambu dengan kualitas yang baik. Sehingga, jika bambu akan dijadikan sebagai komoditas perdagangan, bambu tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bambu yang tumbuh secara liar.


Tags: kerajinan dari lampu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia