Keajaiban Cahaya - Lampu Hias Anyaman Bambu untuk Kesenangan dan Kecantikan Rumah
Kerajinan Lampu Hias dari Bambu
Cara membuat kerajinan lampu hias dari bambu ini dapat kamu gunakan agar rumahmu terlihat lebih menarik dan estetis. Keindahan interior rumah bisa dicapai tanpa perlu modal yang besar.
Lampu hias dari bambu semacam ini dapat kamu letakkan di berbagai sudut ruangan, di atas meja, atau bahkan di luar rumah. Kamu bisa baca 7 kerajinan tangan dari bambu ini untuk ide-ide menghias tamanmu dengan kerajinan dari bambu.
Jika kamu ingin menjadikan lampu hias dari bambu ini sebagai penerangan outdoor, kami sarankan untuk memastikan kelistrikan lampu aman dari hujan. Hal ini bisa kamu pastikan dengan meletakkan kaca atau plastik di bagian atas lampu bambu.
Jika cara membuat kerajian lampu hias dari bambu ini masih belum memuaskanmu, kamu bisa mencoba cara membuat kerajinan dari bambu ini untuk membuat lonceng angin agar rumahmu makin indah dan damai.
Vikra Alizanovic
Saya adalah penulis di databisnisekonomi.com dan saya sangat tertarik dengan perkembangan teknologi, terutama di bidang IT. Selain itu, saya senang belajar hal-hal baru dan berbagi informasi seputar bisnis serta tips terbaru kepada pembaca kami.
Lampu Hias dari Bambu Unik dan Cara Pembuatannya Sederhana
Lampu hias dari bambu merupakan salah satu kerajinan dari akar kayu yang sering diminati oleh beberapa kalangan. Pembuatan lampu hias dari bambu unik ini terbilang cukup mudah dan sederhana, dengan fokus dan ulet sangat bisa kita buat serta alat bahannya yang mudah didapat cocok untuk kita buat sendiri. Alat-alat yang dipakai untuk membuat lampu hias dari bambu umumnya grenda, gergaji, peralatan tulis, dan sebagainya. Pastinya sangat mudah didapatkan.
Habitat dan Sebaran Bambu
Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh di berbagai macam kondisi iklim, mulai dari daerah yang memiliki iklim tropis hingga daerah yang memiliki iklim dingin. Oleh karena itu, bambu dapat kita temukan dengan mudah di mana saja karena habitatnya yang tersebar di seluruh dunia.
Untuk dapat menjaga kelestarian bambu, diperlukan pembudidayaan bambu di seluruh daerah Indonesia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Hal ini dikarenakan oleh sifat bambu yang dapat tumbuh secara optimal dalam berbagai macam kondisi lahan, baik basah maupun kering.
Jenis bambu yang dapat ditanam pada lahan kering salah satunya adalah kelompok Gigantochloa. Sedangkan untuk jenis yang dapat ditanam pada lahan kering adalah kelompok Bambusa.
Nah, sebelum dapat membudidayakan kedua jenis kelompok bambu tersebut, Anda perlu melewati proses persiapan penanaman terlebih dahulu.
Tahapan persiapan budidaya bambu yang pertama adalah proses pembersihan lahan dari berbagai jenis tumbuhan yang sebelumnya tumbuh di lahan tersebut seperti semak belukar, alang-alang, ataupun tumbuhan yang lainnya.
Bibit bambu yang digunakan biasanya berasal dari stek batang dalam polybag dengan usia sekitar 4 hingga 5 bulan dan memiliki tinggi yang cukup. Jika batang bibit bambu yang akan ditanam dirasa terlalu tinggi, maka pangkas bibit bambu hingga menyisakan tinggi maksimal sekitar 1 meter saja.
Hal ini bertujuan untuk mendapatkan bambu dengan kualitas yang baik. Sehingga, jika bambu akan dijadikan sebagai komoditas perdagangan, bambu tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bambu yang tumbuh secara liar.
Fungsi dan Kegunaan Bambu
1. Sebagai Makanan Hewan
Tunas bambu muda yang masih empuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan utama berbagai jenis hewan yang ada di dunia. Hewan-hewan tersebut misalnya, Panda, Lemur bambu, gajah, dan Simpanse.
2. Sebagai Bahan Masakan
Sedangkan, di Indonesia sendiri, rebung biasanya diiris tipis dan dimasak bersama dengan santan untuk dibuat sebagai gulai rebung.
3. Sebagai Alat Masak dan Alat Makan
Selain itu, bambu juga dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam jenis alat makan seperti sumpit, piring, dan sendok. Alat makan yang terbuat dari bambu biasanya banyak di pilih karena sifatnya yang tahan panas dan awet.
4. Sebagai Material Konstruksi Bangunan
Bambu merupakan salah satu material alami yang paling umum digunakan sebagai bahan bangunan oleh masyarakat dunia. Hal ini disebabkan oleh kekuatannya dan kelenturan bambu yang sangat baik.
Selain itu, bambu juga memiliki karakter kokoh yang tahan dengan gempa bumi. Oleh karena itu, bambu juga kerap digunakan sebagai material alternatif pengganti besi beton.
5. Sebagai Material Konstruksi Jembatan
Di daerah pedesaan, hulu, ataupun hilir sungai, batang bambu biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat jembatan penyebrangan darurat. Pada kondisi tersebut, biasanya digunakan bambu yang berukuran besar dan memiliki sifat kokoh, sehingga bambu dapat menopang beban yang berat.
6. Sebagai Alat Musik
Seperti yang kita ketahui bersama, terdapat beberapa alat musik tradisional Indonesia yang dibuat menggunakan bahan dari bambu. Salah satunya adalah angklung.
Angklung dibuat dari bambu yang dilubangi dan dirangkai sedemikian rupa hingga dapat menghasilkan suara yang cukup nyaring.
7. Sebagai Bahan Kerajinan
Bambu juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan seperti anyaman, patung, bahkan lampu hias.
Kerajinan tangan dari bambu ini biasanya dijadikan sebagai buah tangan khas Indonesia yang banyak diminati oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Tips Memilih Bambu untuk Lampu Hias
Untuk dapat membuat lampu hias dari bambu yang berkualitas, tentu Anda harus memperhatikan penggunaan bambu yang tepat, bukan? Oleh karena itu, berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda gunakan dalam proses pemilihan bambu untuk membuat lampu hias yang berkualitas.
Penggunaan bambu basah sebagai bahan utama untuk membuat kerajinan seperti lampu hias merupakan suatu langkah yang salah. Hal ini dikarenakan bambu basah merupakan salah satu material dengan kadar air yang cukup tinggi. Sehingga, hasil kerajinan yang dibuat menggunakan material ini akan mudah rusak dan berjamur.
Oleh karena itu, pastikan bambu yang akan Anda gunakan sebagai bahan untuk membuat kerajinan berupa lampu hias sudah benar-benar kering agar produk buatan Anda menjadi awet dan tahan lama.
2. Pilih Bambu dengan Serat yang Kuat
Kekuatan bambu merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses pemilihan bahan. Pilihlah bambu dengan serat yang kuat dan tidak mudah putus. Hal ini bermaksud agar produk lampu hias yang dihasilkan dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak.
3. Pilih Bambu yang Lentur namun Kokoh
Jangan memilih bambu yang terlalu kaku agar proses pemotongan dapat dilakukan dengan mudah. Namun, jangan pula memilih bambu yang terlalu fleksibel karena hal tersebut menandakan usia bambu yang dipilih masih terlalu muda.
Pilihlah bambu yang lentur namun kokoh, sehingga Anda tetap dapat memproduksi produk dengan mudah dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
4. Pilih Bambu dengan Ukuran yang Sesuai.
Perhatikan diameter bambu yang akan Anda gunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan jenis produk yang akan Anda buat. Biasanya, bambu memiliki diameter antara 0,5 cm hingga 25 cm.
Tags: kerajinan dari lampu