Toko Benang Sulam Dekat - Temukan Sumber Inspirasi untuk Karya Sulaman Anda!
Batik Danar Hadi Semarang
Batik Danar Hadi Semarang merupakan sebuah toko batik yang lengkap, tersedia kain meteran dengan berbagai jenis teknik seperti printing, cap, dan juga batik tulis. Selain itu, terdapat juga batik pakaian pria dan wanita seperti baju, hem, kemeja, gaun, kebaya, daster, pakaian santai, kaos, celana, dan lain sebagainya.
Batik Jayakarta terletak di jalan Setiabudi Semarang, ini merupakan sebuah toko batik lengkap dengan berbagai macam motif, model, dan warna. Mau cari batik apapun tersedia di sini, terutama kain khas Jawa mulai dari batik Pekalongan, Cirebonan, dan jenis-jenis batik dari daerah yang jarang kita dengar.
Untuk harganya juga kompetitif, tempatnya nyaman untuk berbelanja dengan lokasi yang mudah dijangkau. Parkirannya pun luas dijamin lega.
Harga Benang Sulam
| Merek Benang Sulam | Harga (Rp) |
| Benang Sulam Embroidery | 1.150 |
| Benang Sulam Rose | 2.500 |
| Benang Sulam Lokal Umbrella | 4.000 |
| Benang Sulam Golden Star | 4.500 |
| Benang Sulam CMC | 5.900 |
| Benang Sulam Bluemoon 158 | 8.999 |
| Benang Sulam DMC art 117 | 10.750 |
| Benang Sulam Anchor FastColour | 17.000 |
| Paket Benang Sulam Merek Pony isi 36 | 120.000 |
Produk benang sulam terpantau mengalami perubahan hampir setiap tahun. Tercatat pada 2019, benang sulam merk Rose dijual seharga Rp1.500 per ikat, benang sulam DMC Art 117 bahan cotton embroidery floss yang terdiri dari 454 warna solid dan 18 variegated colors seharga Rp8 ribuan, dan benang sulam merek Anchor seharga Rp13 ribuan. Lalu pada 2020, harga ketiga produk tersebut naik menjadi Rp2 ribuan untuk benang sulam Rose, Rp10 ribuan untuk benang sulam DMC, dan Rp16 ribu untuk benang sulam Anchor.
Memasuki 2021, ada merek benang sulam yang harganya terpantau naik dibandingkan 2020. Misalnya, Paket Benang Sulam Merek Pony isi 36 yang semula dijual seharga Rp95 ribu, sekarang naik menjadi Rp110 ribu. Sedangkan untuk beberapa produk benang sulam lainnya masih relatif stabil.
Kenaikan harga benang sulam kembali terjadi di tahun 2022. Sebagai contoh, paket benang sulam merek Pony isi 36 yang dibanderol Rp110 ribu tahun 2021, naik menjadi Rp120 ribu tahun 2022.
Sejarah [ sunting | sunting sumber ]
Pada awalnya, selendang bersulam Koto Gadang hanya dipakai oleh orang Koto Gadang dan tabu apabila dipakai oleh orang di luar Koto Gadang. Bahkan, keterampilan menyulam tidak diajarkan kepada orang yang bukan asli Koto Gadang. Sulaman Koto Gadang mulai terkenal sejak berdirinya Kerajinan Amai Setia pada 1911. Didirikan oleh Roehana Koeddoes, sekolah tersebut mengajarkan berrnacam-macam keterampilan rumah tangga untuk perempuan, termasuk menyulam, baik untuk perempuan Koto Gadang maupun dari luar Koto Gadang. Lama kelamaan, selendang bersulam Koto Gadang dikenal oleh orang dan bahkan banyak pesanan akan selendang tersebut. Salah seorang rekan Roehana yang seorang saudagar, Hadisah memasarkan hasil sulaman Koto Gadang ke istri pejabat-pejabat Belanda untuk dipakai atau dikirimkan ke kolega mereka di luar Minangkabau, yakni Eropa. [13] [2] Sementara itu, rekan Roehana yang lain, Rukbeny memperkenalkan selendang bersulam Koto Gadang ke luar daerah Sumatera Barat. [14]
Sejak Kerajinan Amai Setia berdiri, kegiatan menyulam menjadi pekeijaan yang digemari perempuan Koto Gadang. Selain dapat menghasilkan uang, pekerjaan menyulam bagi perempuan dianggap sebagai pekerjaan yang mulia. [13] Perempuan dapat bekerja di dalam rumah sambil mengurus keluarga. Saat ini, sulaman Koto Gadang menjadi produk yang diincar perempuan Paris dan Belanda. Meski tak seperti abad ke-19, perempuan Koto Gadang masih menghasilkan kain bersulam aneka motif dan cara pengerjaan. [2]
Penyebutan sulaman kadang disamakan dengan bordir karena memiliki persamaan. Perbedaannya terletak pada hasil dan cara pengerjaannya. Menurut Ernatip, peneliti Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Padang, penyebutan bordir di Minangkabau identik dengan sebuah kain yang memiliki hiasan yang dibuat oleh teknologi mesin, sedangkan apabila hiasan dikerjakan dengan keterampilan tangan rnaka lebih dikenal dengan sebutan sulaman. [13] Baik sulaman maupun bordir masih tetap eksis dalam masyarakat Minangkabau sebagai salah satu warisan masa lampau. [7]
Batik Keris Nonongan
Batik Keris Nonongan menjadi tempat favorit bagi pencinta batik yang berkunjung ke Surakarta. Selain menawarkan aneka ragam batik, mulai dari kain, pakaian jadi, hingga berbagai aksesoris, toko ini menyuguhkan suasana yang luas, bersih, dan tentunya nyaman.
Pengunjung pun bisa menjelajahi dua lantai penuh keindahan batik. Lantai pertama menyuguhkan kain dan pakaian batik, sementara di lantai kedua, pengunjung bisa menemukan aksesoris, kerajinan tangan, dan toilet untuk kenyamanan mereka.
Tidak hanya itu, Batik Keris Nonongan juga menambahkan sentuhan modern dengan adanya mini cafe di bagian depan toko. Membuat pengalaman berbelanja batik menjadi lebih menyenangkan dan lengkap. Bahkan, bagi yang ingin memberikan batik sebagai kado, toko ini menyediakan kotak yang elegan untuk kemasannya.
Selain keunikan produk dan kenyamanan tempat, lokasi toko ini sangat strategis dan mudah dijangkau. Dengan area parkir yang luas dan gratis, pengunjung tak perlu khawatir mencari tempat untuk kendaraannya. Ditambah lagi dengan pelayanan yang ramah dan harga yang sesuai dengan kualitas, membuat Batik Keris Nonongan menjadi salah satu destinasi wajib saat berada di Surakarta.
Tags: benang sulam terdekat toko