... It looks like your message didn't come through. Could you please try sending it again?

Mengenal Hifa - Inspirasi Benang Jamur dalam Kerajinan Tangan1 / 2

Pengertian Fungi

Jamur merupakan jenis organisme eukariotik dan termasuk dalam Kingdom Fungi. Selain itu, jamur berkembang biak dengan 2 cara, yakni secara aseksual dan seksual.

Jamur dapat hidup di tempat yang lembab, air tawar maupun air laut, tempat yang asam, serta bersimbiosis dengan ganggang sehingga tercipta lumut. Kemudian, jamur tidak memiliki klorofil, bersifat heterotrof, dan dinding selnya mengandung kitin, yakni komponen utama penyusun dinding sel jamur.

Nah, sifat heterotrof pada jamur artinya jamur tidak dapat memproduksi makanannya sendiri. Jadi, jamur hanya mengandalkan hidup dengan menyerap nutrisi dari organisme lainnya.

Cara hidup jamur bervariasi, misalnya melakukan simbiosis mutualisme. Artinya, organisme lain akan diserap oleh jamur untuk memperoleh makanan. Kemudian, jamur akan dapat menghasilkan zat tertentu yang berguna untuk simbionnya.

Ciri-ciri Fungi

Walaupun ada banyak spesies jamur/fungi, secara umum fungi memiliki beberapa karakteristik. Berikut beberapa karakteristiknya:

Habitat fungi bermacam-macam, begitu pula struktur tubuhnya, tergantung pada jenisnya. Namun, seluruh jamur tersusun dari hifa dan juga miselium. Berikut penjelasan hifa dan miselium yang wajib Sobat Pijar ketahui:

1. Hifa

Hifa adalah struktur pada tubuh jamur yang bentuknya mirip seperti benang dan tersusun dari dinding yang bentuknya menyerupai pipa. Dinding tersebut, melingkupi sitoplasma hifa dan juga membran plasma.

Sementara itu, dinding jamur tersebut terbentuk atas zat kitin yang sifatnya kuat namun fleksibel. Hifa jamur kemudian dibagi menjadi sel oleh dinding sel, yaitu septa.

Pada umumnya, septa memiliki pori-pori yang cukup besar sehingga mitokondria, ribosom, dan juga inti sel dapat mengalir dari satu sel ke sel lainnya. Namun, septa tidak dimiliki oleh semua hifa jamur. Hifa yang tidak memiliki septa disebut dengan hifa senositik.

2. Miselium

Sementara itu, hifa yang membentuk jaringan serta mempunyai cabang dinamakan dengan miselium. Miselium inilah yang menyusun jalinan-jalinan semu menjadi tubuh fungi.

Umumnya, miselium pada fungi tumbuh sangat cepat. Pasalnya, protein serta bahan yang disintesis oleh fungi bergerak ke ujung hifa yang bentuknya memanjang melalui aliran sitoplasma.

Nah, sebelum lanjut ke pembahasan klasifikasi fungi, coba simak materi biologi untuk mengasah pemahamanmu bareng Pijar Belajar, yuk! Coba klik banner di bawah ini, ya.

Simbiosis Fungi

Jika pernah melihat lumut kerak yang menempel pada pohon pinus, itu merupakan salah satu bentuk simbiosis jamur. Lalu, seperti apa saja simbiosis pada fungi? Di bawah ini adalah ulasannya:

1. Lichenes

Lichenes (lumut kerak) adalah satu bentuk simbiosis antara fungi dan ganggang. Jamur yang bersimbiosis dinamakan mikobion, sementara itu ganggang yang bersimbiosis dinamakan fikobion.

Hingga saat ini dikenal lebih dari 18.000 jenis lichenes atau lumut kerak yang tersebar luas di berbagai habitat, seperti bebatuan, kulit pohon, dan bahkan di atas tanah.

Lichenes kerap kali disebut dengan organisme perintis karena dapat hidup di mana organisme lain tidak bisa hidup. Reproduksinya berupa aseksual dengan membentuk soredia dan fragmentasi.

2. Mikoriza

Mikoriza adalah salah satu istilah yang sering digunakan dalam penyebutan fungi yang bersimbiosis dengan akar tanaman. Selain itu, mikoriza termasuk dalam simbiosis mutualisme.

Pasalnya, fungi mendapat zat organik serta nutrisi dan tanaman mendapatkan unsur hara serta air. Terdapat dua jenis mikoriza, yakni ektomikoriza dan juga endomikoriza.

Ektomikoriza adalah ketika hifa fungi hanya dapat hidup di daerah permukaan akar. Sementara itu, endomikoriza adalah ketika hifa jamur menembus akar dan dapat masuk ke jaringan korteks.

Fungi: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Struktur Tubuh, Simbiosis, Peran, dan Reproduksinya

Sobat Pijar, pernah tidak melihat roti tawar yang sudah ditumbuhi jamur karena sudah kedaluwarsa? Atau, pernah melihat kayu usang yang ditumbuhi jamur? Kenapa ya kedua jamur atau fungi yang ada di roti dan kayu itu berbeda?

Ternyata, spesies jamur sangatlah beragam, bahkan hingga 100.000 spesies, lho. Dari banyaknya spesies tersebut, dibagi lagi ke beberapa klasifikasi sehingga antara satu jamur dengan jamur lainnya berbeda. Jika ingin tahu lebih dalam mengenai fungi, simak ulasannya berikut ini ya, Sobat Pijar!


Tags: benang yang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia