... It looks like your message didn't come through. Could you please try sending it again?

Mengenal Hifa - Inspirasi Benang Jamur dalam Kerajinan Tangan1 / 2

Ciri-ciri Fungi/Jamur

  1. Pada fungi multiseluler, tersusun atas benang-benang hifa dengan dinding sel terdapat kitin (polisakarida – nitrogen yang terdapat pada kerangka eksternal serangga maupun artropoda lainnya),
  2. Bersifat saprofit, mutualisme, maupun parasitisme
  3. Sebagian besar hidup di daratan dengan kondisi lembab
  4. Benang-benang hifa pada fungi multiseluler membentuk tubuh buah
  5. Dapat bereproduksi secara aseksual dan atau seksual
  6. Kelompok fungi tergolong uniseluler atau multiseluler.

Struktur tubuh fungi/jamur terbagi menjadi filamen miselium untuk multiseluler dan uniseluler untuk golongan khamir atau yeast. Tubuh fungi multiseluler tersusun dari filamen kecil yang disebut hifa (jamak hyphae). Hifa tersusun dari sel-sel yang berbaris dengan dinding sel berbentuk tabung dan membungkus membran plasma juga sitoplasma.

Pada sebagian besar fungi, hifa terbagi dari hifa septa dan hifa koenositik. Hifa septa merupakan sel-sel yang terpisah oleh dinding dan umumnya berpori-pori besar, memungkinkan ribosom, nukleus, dan mitokondria. Hifa yang tidak memiliki sekat disebut hifa koenositik. Terbentuknya hifa koenositik disebabkan pembelahan nukleus yang berulang tanpa sitokinesis (pembelahan sitoplasma). Beberapa fungi memiliki hifa terspesialisasi memungkinkan untuk menyerap nutrisi dari tubuh makhluk hidup.

Contoh tipe hifa yang terspesialisasi yaitu hifa haustoria. Hifa haustoria berfungsi menembus sel akar tumbuhan untuk mengekstraksi nutrien atau bertukar nutrien dengan inangnya. Hubungan tersebut disebut mikoriza “akar fungi.” Benang-benang hifa pada sebagian fungi membentuk tubuh buah dan beberapa berdiferensiasi menghasilkan spora (Urry dkk. 2017: 653—654). Bentuk struktur tubuh fungi dapat dilihat pada Gambar 1.

Yuk, Ketahui 4 Klasifikasi Jamur serta Ciri-Cirinya | Biologi Kelas 10

Siapa yang hobi makan jamur ? Kamu lebih suka hidangan jamur yang seperti apa, nih? Tumis jamur? Sup krim jamur? Atau jamur krispi?

Kalau aku sih, suka semua asalkan bukan jamur beracun hehehe..

Eits, tapi pernah nggak kamu berpikir, jamur itu masuk kategori tumbuhan atau bukan, ya?

Kalau kamu pikir jamur itu masuk kategori tumbuhan, jawabannya bukan ya, teman-teman! Jamur itu masuk ke dalam Kingdom Fungi. Kenapa? Karena jamur tidak mempunyai klorofil, sehingga tidak mampu menghasilkan makanannya sendiri. Kalau tumbuhan kan punya klorofil ya, makanya bisa melakukan fotosintesis. Nah, kalau jamur nggak punya klorofil, jadi nggak bisa melakukan fotosintesis. Oleh karena itu, jamur berbeda dari tumbuhan dan termasuk ke dalam Kingdom Fungi.

Ngomongin soal jamur, seperti apa sih, ciri-ciri jamur?


Tags: benang yang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia