Panduan Mudah Membuat Hiasan Dinding Macrame - Tutorial DIY yang Memukau
Cara Membuat Makrame Paling Simpel
Nah, sudah tahu kan jenis-jenis tali yang cocok untuk menerapkan cara membuat makrame seperti apa? Sekarang saatnya kamu mengetahui cara membuat makrame yang simple untuk hiasan deh, yuk intip di sini:
- Tali (bisa memilih jenis katun braid, ukuran 6 mm, 14 buah) Untuk menghasilkan karya dengan ukuran satu meter, biasanya membutuhkan tali kira-kira 5-7 kalinya.
- Tongkat/ranting kayu besar
- Gunting
- Meteran
(Baca Juga: Tips Menghias Kamar Kos Bergaya Estetik)
Nah, sudah tahu kan bagaimana cara membuat makrame paling simpel? Dengan mempelajari langkah-langkah ini, kamu sendiri tidak hanya bisa mendapatkan kerajinan untuk digunakan sendiri, akan tetapi juga bisa juga untuk dijual.
Ada banyak produk makrame yang sedang disukai, bahkan sedang menjadi tren di kalangan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja, untuk menghias ruang tamu dan kamarnya.
Nah, karena banyak peminatnya, kamu pun bisa memanfaatkannya menjadi peluang usaha baru. Adapun beberapa kerajinan makrame, yang bisa kamu jadikan bisnis di antaranya adalah:
- Wall Hanging (pajangan dinding)
- Gantungan Pot
- Tas
- Gantungan kunci
- Gelang
- Sarung bantal/taplak meja/tirai dan lain-lain
Sejarah Singkat Macrame Wall Hanging
Source : Freepik
Jejak pertamanya dapat ditemukan pada zaman Mesir Kuno dan Suku Bangsa Arab. Pada abad ke-13, seni macrame menyebar ke Spanyol melalui pengaruh Arab, dan pada abad ke-17, ia tiba di Eropa, menemukan popularitasnya dengan mempercantik pakaian dan furniture.
Di era Victoria pada abad ke-19, teknik macrame terus berkembang, menarik minat bangsawan dan masyarakat menengah atas. Namun, ketenarannya mencapai puncaknya pada tahun 1960-an dan 1970-an selama gerakan Hippie, ketika Macrame wall hanging menjadi simbol dari gaya hidup “Boho Chic”.
Karya seni ini kembali populer pada tahun 2010-an dan tetap menjadi salah satu tren dekorasi rumah yang menarik perhatian dengan berbagai motif dan desain yang unik, memberikan sentuhan alami dan artistik pada ruang-ruang modern.
Hiasan dinding dari sisa amplop
Hari raya seperti Lebaran, Natal, ataupun Imlek biasanya diisi dengan saling berbagi amplop hari raya atau angpao. Nah, jangan langsung buang amplop-amplop sisa dari acara tersebut. Amplop tersebut dapat digunakan kembali sebagai hiasan dinding di kamar. Cara membuat hiasan dinding dari kertas amplop tak jauh berbeda dengan cara menggantungkan tanaman kering. Anda bisa mulai dengan menyiapkan ranting kayu dan tali tambahan. Lalu, setiap amplop diikat dengan tali dan dipasangkan ke ranting kayu. Buat berjarak dan dua tingkat. Terakhir, gantungkan kayu yang berisi tirai amplop di dinding kamar Anda.
Demikianlah 6 cara membuat hiasan dinding kamar buatan sendiri. Mudah diikuti, bukan? Temukan pula berbagai artikel up to date lainnya seputar arsitektur, desain interior, produk, hingga material bangunan hanya di Archify.
Cara membuat hiasan dinding dari kertas tak terpakai
Tak melulu harus membeli hiasan dinding kamar dengan harga yang mahal. Anda bisa memanfaatkan barang-barang di rumah yang sudah tak lagi terpakai untuk dijadikan hiasan dinding, salah satunya kertas tak terpakai. Selain kamar akan terlihat lebih cantik, kertas-kertas juga tak lagi membuat rumah berantakan serta tak sia-sia dibuang begitu saja.
Cara membuat hiasan dinding dari kertas tak terpakai pun tidaklah sulit. Ambilah kertas lalu pilih yang memiliki warna sama atau senada. Kemudian, buatlah bentuk kerucut seperti terompet. Tentukan titik dari dinding yang mau dipasang hiasan, lalu tempelkan kumpulan kertas yang sudah dibuat kerucut pada titik di dinding tersebut. Buat seperti rangkain bunga yang semakin ke luar semakin membesar. Satukan kertas dan tempel dengan double tape. Sangat mudah, bukan, cara membuat hiasan dinding dari kertas tak terpakai ini?
Tags: dinding hiasan tutorial