... Cara Membuat Ukiran Bunga dari Kayu: Panduan DIY untuk Hobi Kerajinan Jarum

Seni Ukir Bunga Kayu - Kecantikan dalam Karya Jarum dan Kerajinan DIY

Pola Bujang

Bentuk ini berdiri terasing, bebas, dan tidak terikat, berkait atau bersambung-sambung. Biasanya bentuk ini menampilkan motif bulan, bintang, matahari, kuntuk bunga ataupun putik buah.

Bentuk ini menampilkan motif yang menggambarkan pergerakan sederhana dan tidak berbelit-berbelit. Bentuk ini mempunyai bingkai atau pemidang.

Ukiran-ukiran yang dibuat dalam bentuk ini diberi nama-nama yang menarik seperti itik pulang petang, badak mudik, setampuk manggis dan lain-lain. Biasanya Bentuk pemidang digunakan untuk jala-jala rumah serta benda-benda yang terdapat di dalam rumah seperti tepak sirih, almari dan dulang kayu.

Pola Lengkap

Bentuk ini menggabungkan ciri-ciri bentuk bujang dan bentuk pemidang. Bentuk ini menitikberatkan unsur tumbuh-tumbuhan, merangkumi akar, batang, buah, dahan, daun, putik dan sulurnya.

Alat-alat yang digunakan untuk seni ukiran
adalah seperti gergaji, ketam, tukul besi dan paling penting pahat.
Motif ukiran kayu orang Melayu terbahagi kepada beberapa jenis ,
  • Motif flora, sulur dan daun, tampuk manggis, bunga teratai, daun keladi dan bunga sukun.
  • Motif fauna, contohnya ayam, badak dan itik (ayam berlaga, badak mudik dan itik pulang petang)
  • Motif angkasa atau kosmos yang menerapkan gambaran awan larat seperti bintang, matahari, bulan dan bukit bukau
  • Motif Geometri menampilkan bentuk bulatan dan bentuk segitiga yang disusun berderet. Kadangkala bentuk segitiga ini dicantum dengan sulur-sulur tumbuhan. Biasanya, motif-motif ini terdapat pada alat-alat tembikar, sarung keris, tepak sirih dan barang-barang tembaga.

Teknik Seni Ukir

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemui beberapa teknik ukir, diantaranya :

Teknik Carving

Teknik carving atau memahat adalah teknik dalam seni pahat dikerjakan dengan memotong pada bagian tunggul pohon, kayu besar atau batu.

Biasanya untuk melakukan teknik carving menggunakan kapak dan pahat untuk membuat ukiran agar tampak dan bentuk ukiran menjadi tiga dimensi.

Teknik carving biasanya dilakukan menggunakan alat bantu seperti mesing potong, gergaji, palut, alat pahat, serta pisau ukir yang digunakan untuk memperjelas detail ukiran.

Dalam ukiran relief, pengrajin pahat kayu membuat gambar ukiran terlebih dahulu kemudian mengukir kayu hingga tampak bagian yang timbul seperti relief.

Teknik Chip C arving

Pada umumnya teknik chip carving digunakan pada potongan-potongan yang lebih besar dari pekerjaan seperti tunggul pohon atau kayu dengan menggunakan kapak dan alat pahat yang lebih besar.

Teknik ukir ini, menciptakan karya yang besar seperti patung dan melibatkan proses yang cukup rumit.

Teknik Pembakaran Kayu

Pembakaran kayu adalah teknik ukir utama yang dipakai untuk menambah desain atau finishing kayu.

Namun beberapa seniman memakai teknik ukir pembakaran untuk mengukir kayu kecil.

Kayu yang sudah dibakar akan menghitam di sekitar ukiran akhir dan memperjelas kesan sehingga tampak lebih hidup.

Teknik Mengerik

Teknik mengerik adalah cara lama dan paling sederhana dalam teknik mengukir bagi pemula. Bahan yang dibutuhkan dalam melakukan teknik mengerik ini hanya sepotong kayu dan pisau ukir sebagai alat pengeriknya.

Teknik ukir memang cukup rumit dan sulit walaupun tampaknya mudah. Bagi kalian yang masih pemula tapi mau belajar “mengerik” tentunya proses ini bisa menghabiskan waktu yang cukup lama.

Yuk Berbelanja Ukiran Bali yang Khas Ini

Ukiran Kayu Bali Arjuna Sinta 3 Dimensi Antik

Arjuna dan Sinta adalah dua tokoh pewayangan yang sangat tersohor. Arjuna adalah salah satu dari lima bersaudara Pandawa dalam kisah Mahabarata. Sementara itu, Sinta adalah tokoh utama dalam kisah Ramayana.

Miliki seni ukir yang menggambarkan tokoh ini. Seni ukir antik ini adalah asli buata Bali, dengan motif kedua tokoh tersebut secara terpisah. Ukiran Kayu Bali Arjuna Sinta 3 Dimensi Antik dengan berat 1 kg itu bisa dibeli di Tokopedia seharga Rp 1.000.000.

Dekorasi Rumah Tapakan Buddha Ukiran Kayu Oleh Oleh Khas Bali

Buddha adalah sebuah agama yang lahir di India, dan kini menjadi salah satu agama terpopuler di dunia. Agama ini diyakini sebagai penghasil filsafat, prinsip untuk mengejar kebahagiaan dalam hidup, dan membantu sesama untuk mendapatkan pencerahan. Tiongkok merupakan negara dengan penganut Buddhisme terbesar di dunia.

Sama seperti kepercayaan pada umumnya, Buddhisme juga sering dijadikan sebagai obyek karya seni ukir. Dekorasi Rumah Tapakan Buddha Ukiran Kayu Oleh Oleh Khas Bali ini misalnya. Tapakan Buddha yang terbuat dari kayu ini sangat cantik untuk dijadikan hiasan dinding. Ukiran berdimensi 40x15 cm ini bisa dibeli di Shopee seharga Rp 236.550.

Topeng kayu motif ukiran bali rangda home accessories

Kebudayaan dan legenda asal Bali juga banyak digunakan sebagai obyek dalam seni ukirnya. Seperti tokoh Rangda ini. Dalam mitologi Bali, Rangda merupakan ratu para leak yang sering menculik anak kecil dan pemimpin melawan Barong, tokoh protagonis dalam legenda yang sama.

Ada 3 jenis Rangda yang sering ditampilkan dalam seni ukir yaitu Nyinga, Nyeleme, dan Raksasa. Topeng Kayu Motif Ukiran Bali Rangda bisa jadi koleksi yang bagus untuk para penggemar seni ukir Bali. Terbuat dari kayu Albesia, hiasan ini memiliki ukuran 20x17x8 cm. Dapatkan hanya di Bukalapak seharga Rp 140.000 atau di Tokopedia seharga Rp 182.000.

Macam Macam Ukiran

Motif ukiran di Indonesia sangat beragam, biasanya motif ukuran antara daerah yang satu dengan daerah yang lain berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing.

Motif Ukiran Jepara

Motif ukiran Jepara memang sudah terkenal, ketika mendengar kata ukiran, bayangan kita langsung mengarah pada Jepara.

Jepara memang terkenal sebagai daerah yang mengolah berbagai jenis kayu, dari kayu jati hingga kayu mahoni. Hasil seni ukir jepara sudah terkenal pada aneka furniture atau peralatan rumah tangga.

Seni ukir Jepara diaplikasikan pada lemari dan tempat tidur.Di Jeparan juga ada suatu daerah yang menjadi pusat seni ukir dan pembuatan patung propesional.

Ciri Motif Ukiran Jepara

  • Ukiran daun berbentuk miring.
  • Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung.
  • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior.
  • Tangkai dari bentuk tanaman pada seni ukir Jepara dibuat melengkung dan rantingnya mengisi ruang.

Motif Ukiran Bali

Karya seni ukir Bali sudah sering di ekspor ke mancanegara, karena motif seni ukir Bali sudah sangat terkenal, terutama diluar negeri dan umat beragama Hindu dan Budha.

Banyaknya jenis ukiran yang melambangkan dan mengartikan dewa dewi dari dua agama tersebut menjadikan seniman Bali sangat terkenal.

Pada umumnya seniman Bali dalam mengukir menggunakan media utama yaitu kayu, khususnya kayu Jati.

Ciri-ciri motif seni ukir Bali diantaranya:

  • Angkup yang berikal pada ujungnya.
  • Semua bentuk ukiran daun, buah dan bunga berbentuk cembung dan cekung.
  • Benangnya berbentuk cembung dan miring sebagian tumbuh melingkar sampai pada ujung ikal.
  • Sunggar yang tumbuh dari ujung ikal benangan pada daun pokok.

Tags: dari kayu bunga ukiran

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia