... Panduan Lengkap: Ukuran Benang Sol Sepatu untuk Kerajinan Tangan DIY

Memahami Ukuran Benang Sol Sepatu - Panduan Praktis untuk Kerajinan Tangan dan DIY

Alasan Kenapa Sepatu Aerostreet Murah

Saya senang sekali saat sepatu Aerostreet yang saya pesan lewat Shopee datang kemarin. Saya sudah memantau-mantau brand ini dari lama dan baru berhasil memberanikan diri untuk membelinya. Butuh beberapa hari bagi sepatunya sampai karena saya berdomisili di Padang sedangkan gudang Aerostreet di Klaten, Jawa Tengah.

Hal yang membuat sepatu Aerostreet populer salah satunya adalah harganya yang murah. Namun tentu saja harga yang murah ini tidak bisa hadir begitu saja. Saya menduga ada beberapa alasan yang menyebabkan harganya sangat murah, bahkan cukup banyak yang di bawah 100 ribu.

Strategi perusahaan

Keputusan untuk menjual sepatu murah tentu tidak hadir begitu saja. Hal ini pastilah sudah jadi keputusan dari para pimpinan perusahaan mereka.

Menurut hemat saya, Aerostreet sengaja memproduksi sepatu dengan harga yang sangat terjangkau karena menyesuaikan target pasar mereka. Aerostreet terkenal di kalangan generasi muda yang memiliki selera fashion namun tidak memiliki banyak uang.

Meskipun mungkin profit yang produsen dapatkan kecil, tapi jika volume penjualan besar maka perusahaan bisa tetap untung. Pada akhirnya tidak berbeda jauh dengan sepatu yang harganya mahal tapi terjual sedikit. Omong-omong, varian sepatu Aerostreet yang saya beli sudah terjual dari 1.000 unit lebih.

Pemasaran online

Alasan lain mengapa sepatu Aerostreet murah adalah karena mereka mengandalkan kanal online atau daring untuk promosi. Perusahaan tersebut menekan ongkos promosi yang akan membuat ongkos produksi membengkak. Dengan demikian, mereka bisa membuat harga jual menjadi rendah.

Selain itu, produk murah yang bagus biasanya mendorong konsumen untuk mempromosikannya secara cuma-cuma. Aerostreet mendapatkan manfaat dari promosi gratis mulut ke mulut, story ke story dan sebagainya.

Subsidi silang

Selain itu, dikutip dari Tribunsolo, rendahnya harga jual sepatu Aerostreet juga disebabkan karena adanya subsidi silang.

Mengenal Jarum Rajut – Knitting and Crocheting

Jarum rajut secara umum adalah jarum yang digunakan untuk merajut/menyulam benang hingga menghasilkan kain rajutan. Pada umumnya, kegiatan rajut-merajut terdiri dari dua macam yaitu knitting dan crocheting. Knitting sering diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi “merajut”, sedangkan crocheting diterjemahkan “merenda”. Meskipun menurut saya penerjemahan crocheting menjadi “merenda” kurang pas rasanya, karena “renda” sebagian besar adalah berasal dari kegiatan crocheting, tapi tidak semua crocheting menghasilkan “renda”. Dalam bahasa Inggris pun, istilah yang umum digunakan untuk renda adalah “lace”. Tapi karena keterbatasan bahasa Indonesia, banyak yang menterjemahkan crochet dengan renda.

Karena knitting dan crocheting adalah dua hal yang berbeda, maka dari itu jarum yang digunakan berbeda pula. Jarum rajut untuk crochet memiliki ujung yang berkait. Nah, crochet sebenarnya paling tepat diterjemahkan dengan mengait, yang mana semakin tidak populer penggunaannya, karena kata “kait” berkonotasi dengan pancing. Hihihi. Negara jiran Malaysia lah yang menggunakan istilah “kait” ini untuk crochet.

Dalam referensi rajut berbahasa Inggris sangat mudah membedakan antara jarum crochet dan knitting. Jika menggunakan istilah “hook”, berarti yang dimaksud adalah hakpen/crochet. Sedangkan untuk knitting, istilah yang digunakan adalah “needle”.

Alat-Alat Membuat Sepatu

Dalam pembuatan sepatu, terdapat beberapa alat yang digunakan untuk memudahkan proses pembuatan. Salah satu alat yang paling penting adalah mesin jahit. Mesin jahit digunakan untuk menjahit bagian-bagian sepatu secara rapi dan kuat. Selain itu, pemotong kulit dan gunting juga merupakan alat yang penting dalam proses pembuatan sepatu. Pemotong kulit digunakan untuk memotong kulit menjadi berbagai bentuk, sedangkan gunting digunakan untuk memotong kain, dinding sepatu, dan bahan lainnya.

Selain itu, pembuat sepatu juga membutuhkan alat yang disebut last. Last adalah cetakan yang digunakan untuk membentuk dan memberikan bentuk pada sepatu. Ada berbagai jenis last yang digunakan tergantung pada jenis sepatu yang akan dibuat, seperti last untuk sepatu pria, sepatu wanita, atau sepatu anak-anak. Selain last, pembuat sepatu juga menggunakan alat seperti paku sepatu, sikat, dan alat pembentuk untuk membentuk sepatu dengan rapi dan presisi.

Macam-Macam Jenis Sol Sepatu

Sol sepatu diketahui memiliki berbagai macam jenis dan bahan yang digunakan. Simak di bawah ini untuk mengetahui beberapa jenisnya!

1. TPU (Thermoplastic Poly-Utherane)

Salah satu sol yang paling sering ditemukan adalah yang berbahan TPU. Ini sering kali ditemukan pada sepatu running atau lari.

Sol jenis ini berbahan dasar karet yang lentur, maka jangan heran bila sol TPU dijadikan sebagai pilihan utama untuk sepatu olahraga. Bahkan beberapa brand ternama pun mengeluarkan sepatu khusus olahraga yang menggunakan bahan sol TPU atau PU ini.

Sol TPU diproses dengan cara yang cukup instan dan mudah dibanding jenis lainnya. TPU hanya perlu dipanaskan untuk dicairkan atau dilelehkan, kemudian langsung dibentuk sesuai cetakan sepatu.

2. Macam-macam jenis sol sepatu: Rubber sole atau sol karet

Bahan sepatu ini banyak digemari karena pemakaiannya yang nyaman, lentur, dan kuat. Selain itu, pabrik sepatu juga dapat menghemat biaya produksi untuk mencetak rubber sole.

Harga bahan untuk rubber sole sendiri terbilang cukup murah. Namun, jenis karet ini juga memiliki kelemahan seperti lebih licin atau lebih berat dari sepatu yang menggunakan sol lainnya.

3. Macam-macam jenis sol sepatu: Sponge sole

Jarum Rajut / Crochet Hook / Hakpen

Jarum rajut berkait ini juga populer dengan nama hakpen, ada juga yang menyebut hakken yang bahasa Inggrisnya adalah crochet hook. Anyway busway, jarum rajut atau crochet hook memiliki ujung berkait yang panjang jarum keseluruhannya berkisar antara 13-15 cm. Jarum rajut ini memiliki ukuran yang bermacam-macam, sesuai dengan besar penampang benang yang digunakan untuk menghasilkan kreasi rajutan. Ukuran paling kecil yang pernah saya temui adalah 0,6 mm, sedangkan paling besar adalah 10mm. Ukuran tersebut dihitung berdasarkan lebar pengaitnya (lihat gambar). Untuk menghasilkan rajutan yang rapat, biasanya saya menggunakan ukuran jarum yang lebih kecil dari standar benangnya. Sebaliknya untuk menghasilkan rajutan yang renggang, saya gunakan jarum yang lebih besar daripada standar benang.

Jarum rajut yang beredar di pasaran biasanya terbuat dari bahan besi, stainless steel, aluminium dan bambu. Jenisnya ada dua, yaitu single pointed dan double pointed. Single pointed memiliki satu kait per jarum, sedangkan double pointed memiliki dua kait dengan ukuran yang berbeda pada tiap ujungnya.

Jarum rajut crochet yang kecil (lace) dengan ukuran di bawah 2 mm umumnya menggunakan bahan stainless steel atau besi yang kuat. Sedangkan yang lebih besar dari 2 mm menggunakan bahan aluminium karena lebih ringan jika untuk jarum besar.

Crochet hook tidak dibuat secara khusus untuk digunakan dengan tangan kanan atau tangan kiri. Cara memegangnya pun terserah kepada pemakainya, sesuai selera masing-masing. Namun demikian secara umum orang memegang hakpen dengan salah satu cara berikut:

  1. Gaya pensil. Memegang jarum seperti memegang pensil.
  2. Gaya pisau. Memegang jarum seperti menggenggam pisau untuk mengiris.

Tags: benang sepatu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia