Mengetahui Ukuran Jarum yang Tepat untuk Mesin Jahit Portable - Panduan Terperinci
Jenis-Jenis Ukuran Jarum Mesin Jahit Portable dan Fungsinya
Jarum Universal
Jarum universal adalah jenis jarum mesin jahit portable yang paling umum digunakan pada mesin jahit portabel. Jarum ini dirancang untuk bekerja dengan berbagai jenis kain, mulai dari katun hingga campuran sintetis. Ujung jarumnya agak bulat sehingga dapat menembus kain tanpa merusaknya. Jarum universal sangat cocok untuk proyek-proyek jahitan umum sehari-hari.
Jarum Jeans
Jarum jeans, seperti namanya, dirancang khusus untuk menjahit kain yang tebal dan keras seperti denim. Jarum ini memiliki batang yang lebih kuat dan ujung yang tajam untuk menembus lapisan kain yang tebal tanpa patah. Ukuran jarum mesin jahit portable yang umum digunakan adalah 90/14 dan 100/16. Jarum ini sangat ideal untuk proyek-proyek seperti membuat celana jeans atau jaket denim.
Jarum Sutra
Jarum sutra dirancang untuk menjahit kain yang sangat halus dan tipis seperti sutra, satin, dan chiffon. Jarum ini memiliki ujung yang sangat tajam dan kecil, biasanya dengan ukuran 60/8 atau 70/10, untuk mencegah robekan pada kain yang lembut. Menggunakan jarum sutra akan membantu menghasilkan jahitan yang halus dan rapi pada bahan-bahan tipis.
Jarum Wol
Jarum wol memiliki ujung yang sedikit lebih bulat dibandingkan jarum lainnya, yang membantu menjahit benang wol atau bahan rajutan tanpa merusak seratnya. Jarum ini biasanya digunakan untuk menjahit bahan-bahan tebal dan elastis seperti sweater atau kain rajutan. Ukuran jarum mesin jahit singer yang sering digunakan adalah 80/12 hingga 100/16, tergantung pada ketebalan kain rajut yang dijahit.

Tips Jitu Memilih Jarum Jahit
Berbekal pengetahuan mengenai jenis-jenis jarum jahit dan penomoran jarum jahit, maka sekarang saatnya menyimak tips memilih jarum jahit. Adapun beberapa tips jitu yang harus diperhatikan dalam memilih jarum jahit antara lain:
1. Pilih jenis jarum yang sesuai dengan jenis mesin jahit Anda. Sebab, jenis jarum jahit untuk mesin obras dan mesin neci tentu berbeda dengan jenis jarum jahit untuk mesin jahit biasa.
2. Pilih jarum jahit kualitas terbaik. Alasannya, jarum jahit berkualitas lebih awet dan bisa berfungsi dengan baik. Untuk menghindari jarum jahit palsu, pastikan Anda membeli ditempat yang terpercaya dan teruji kualitasnya.
3. Pilih jarum jahit sesuai dengan jenis benang yang hendak dipakai untuk menjahit. Jika ingin menjahit bahan kain yang tebal, sebaiknya pakai jarum jahit bermata jarum besar untuk meloloskan benangnya. Sedangkan untuk menjahit bahan tipis seperti chifon dan satin, pilih jarum berukuran kecil.
4. Kenali pula beberapa pilihan jarum mesin jahit untuk menjahit baju atau kain dengan sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.
Jika jarum jahit besar, misalnya ukuran 14 dipakai untuk menjahit bahan halus, maka hasil jahitan akan berkerut dan menampakkan lubang besar pada bekas jahitan. Sebaliknya, bila jarum mesin jahit ukuran kecil, misalnya jarum jahit ukuran 9, digunakan untuk menjahit bahan tebal seperti drill, maka jarum jahit menjadi mudah patah dan benang sering putus.
Intinya, semakin halus jenis kain maka semakin kecil pula ukuran jarum yang harus digunakan. Sebaliknya semakin tebal jenis kain, maka semakin besar pula ukuran jarum jahit.
Berikut ini beberapa referensi yang bisa digunakan.
- Ukuran jarum jahit 9 untuk jenis kain sutra, chifon, voile, dan organdi.
- Ukuran jarum jahit 11 untuk kain paris, brokat halus, dan katun.
- Ukuran jarum jahit 13 untuk kain katun, shantung, tafeta, dan linen.
- Ukuran jarum jahit 14 untuk kain linen, poplin, semi wool, dan wool.
- Ukuran jarum jahit 16 untuk kain jeans tebal.
- Ukuran jarum jahit 18 dan 20 untuk terpal serta kain jok kursi.

Penomoran Jarum Jahit
Selain mengetahui jenis-jenis jarum jahit, kenali pula penomoran jarum jahit agar nantinya lebih mudah memahami tips memilih jarum jahit. Nomor-nomor khusus pada jarum jahit berfungsi menunjukkan ukuran jarum. Setidaknya ada dua cara penomoran jarum jahit.
1. Cara pertama
Menggunakan nomor metrik (Nm). Nomor ini mewakili diameter bagian runcing jarum dengan satuan milimeter. Diameter diukur tepat dari atas bagian cekung tetapi tidak termasuk bagian runcing jarum.
Jarum Nm 110, artinya jarum memiliki diameter 1,1 millimeter pada bagian runcing jarum.
Jarum Nm 50, artinya jarum memiliki diameter 0.5 millimeter pada bagian runcing jarum.
2. Cara kedua
Menggunakan sistem penomoran Amerika dan Eropa. Contoh, jarum ORGAN 80/12. “ORGAN” menunjukkan merk jarum, sedangkan “80/12” menunjukkan ukuran jarum. Angka “80” dan “12” sebenarnya merupakan satu ukuran yang sama. Angka “80” mengacu pada European size, sementara angka “12” merujuk pada American size.
marthastewart.com // tips memilih jarum jahit

Tags: jahit mesin jarum portable