"Kreativitas Berkilau di Pameran Kerajinan dari Limbah Keras"
4 Tahapan Pembuatan Kerajinan dari Limbah Keras
Sebutkan 4 tahapan pembuatan kerajinan dari limbah keras. Sumber: unsplash.comSeperti yang diketahui bahwa penumpukan limbah secara terus menerus tentunya dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan keberlangsungan alam. Makanya, kini mulai banyak orang yang peduli terhadap lingkungan dan berinovasi dengan membuat kerajinan dari limbah. Contohnya adalah kerajinan dari limbah keras yang ternyata bisa menjadi barang bernilai ekonomis tinggi.
Lantas, bagaimana menjawab pertanyaan sebutkan 4 tahapan pembuatan kerajinan dari limbah keras? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya yang dikutip dari buku Limbah Pelepah Kelapa Sawit sebagai Material Dasar Pembuatan Produk Kerajinan karya Dita Andansari, Dwi Cahayadi, dan Hidayat A. Marlang (2022:20).
A. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras
Bahan limbah merupakan bahan yang sangat potensial untuk dijadikan bahan pembuatan kerajinan.
Limbah keras adalah limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah.
Limbah umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domistik yaitu dari sampah rumah tangga.
Contohnya: cangkang kerang, tampurung kelapa, sisik ikan, kaleng bekas, botol, plastik, karet sintetis, potongan atau pelat dari logam, berbagai jenis batu-batuan, pecah-pecahan gelas, tulang-belulang, stereofoam dan lain-lain.
Limbah organik biasanya didaur ulang menjadi pupuk tanaman sampai dengan bahan bakar biogas.
Limbah keras yang ada di lingkungan masyarakat terlebih dahulu dilakukan pengolahan melalui beberapa cara diantaranya:
Limbah keras relatif sulit terurai, dan mungkin beberapa bisa terurai tetapi memerlukan waktu yang lama.
Penggolongan hasil limbah keras dilihat dari kondisi wilayahnya.
- Daerah pesisir pantai/laut: Limbah keras yang banyak tersedia seperti cangkang kerang, tempurung kelapa, sisik ikan, dan tulang ikan.
- Daerah pegunungan: Limbah keras yang banyak dihasilkan di daerah ini adalah limbah kayu pinus, kayu abasia, dan kayu kamper.
- Daerah pertanian: Limbah keras yang didapat di daerah ini adalah tulang-tulang hewan ternak seperti tulang sapi, kerbau, kambing, ayam, serta tulang ikan.
- Daerah perkotaan: Limbah keras yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya berupa pecahan kaca, pecahan keramik, potongan logam, dan aneka plastik bekas perabot.
Pengolahan limbah keras maupun organik memiliki prinsip sistem 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle.
Proses recycle yaitu mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan dapat membantu menyelesaikan masalah lingkungan tersebut.
| Download Rangkuman Materi Pelajaran Tingkat SMP dan SMA |
|---|
Tags: kerajinan bahan limbah keras