"Keunikan dalam Kesenian Dua Dimensi"
Media, Bahan, dan Teknik Berkarya Seni Rupa
1. Media dan Bahan Karya Seni Rupa
Membuat karya seni rupa membutuhkan bahan, media, dan teknik yang sesuai. Pengeahuan alat dan bahan ini sangat penting sebab dengan pengetahuan tentang karakter bahan dan cara menggunakannya seorang perupa dapat membuat karya seni rupa yang baik. Oleh sebab itu, pemahaman dan keterampilan menggunakan alat dan bahan harus dikuasai oleh seorang perupa.
Media merupakan bahan yang menjadi alat konkret untuk menyatakan gagasan yang bersifat abstrak. Karya seni rupa diungkapkan melalui berbagai media, antara lain kertas (gambar), tanah liat (keramik), batu atau kayu (patung), bahan bangunan (arsitektur), cetakan (grafis), dan lain-lain. Pemilihan bahan harus tepat karena fungsinya sebagai wahana mengkomunikasikan sebuah gagasaan. Selain itu, pemilihan media harus diikuti teknik, prosedur, dan keahlian berkarya agar karya yang dihasilkan memiliki nilai seni yang tinggi.
Media berkarya seni rupa dua dimensi meliputi bahan dan alat untuk menggambar. Beragam pilihan media berkarya seni rupa dua dimensi, antara lain sebagai berikut.
2. Teknik dan Prosedur Karya Seni Rupa
Teknik adalah cara yang digunakan untuk berkarya sesuai dengan media yang dipilih. Penentuan teknik bergantung pada media yang digunakan, misalnya media logam dan keramik memerlukan teknik khusus dan peralatan yang tepat agar benda yang dibuat hasilnya sesuai keinginan. Membicarakan bahan, media, dan teknik berkaitan dengan prosedur. Prosedur adalah tata cara berkarya yang dimulai dari ide hingga terciptanya karya. Dalam seni rupa ada beberapa proses berkarya yang harus diikuti secara bertahap sesuai prosedur dan tidak dapat dilakukan sembarangan.
Teknik pembuatan seni rupa dua dimensi, antara lain sebagai berikut.
Teknik ini dapat menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas, kain, atau bidang lain. Bila menggunakan bidang gambar berupa kertas, dapat menggunakan cat air, cat poster, atau tinta bak. Hasilnya berupa gambar yang transparan karena menggunakan sapuan tipis dalam menggores.
Medium dan Bahan Karya Seni Rupa 2 Dimensi
Bahan berkarya seni rupa adalah material habis pakai yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa tersebut. Sesuai dengan keragaman jenis karya seni rupa, bahan untuk berkarya seni rupa ini juga banyak macam dan ragamnya, ada yang berfungsi sebagai bahan utama (medium) dan ada pula sebagai bahan penunjang.
Bahan karya seni rupa adalah material pakai yang dapat habis ketika digunakan untuk menciptakan karya seni. Seperti jenisnya yang beragam, bahan untuk berkarya seni juga sangat beranekaragam. Ada yang berfungsi sebagai bahan utama atau disebut medium, ada juga bahan yang menunjang.
Contohnya, karya seni lukis dibuat menggunakan kanvas dan cat sebagai bahan utama, kemudian kayu dan paku sebagai bahan penunjang. Kayu digunakan sebagai bahan bingkai pembentang kanvas dan biasa disebut dengan spanram (stretch board).
Berdasarkan sifat materialnya, bahan berkarya seni rupa ini dapat juga dikategorikan ke dalam bahan lunak, keras, bahan cair dan padat, dan sebagainya.
Ciri-ciri gambar dua dimensi
- Hanya memiliki ukuran panjang dan lebar.
- Tidak menempati ruang.
- Hanya bisa dinikmati dari 1 arah.
- Medium pembuatannya berupa bidang datar.
- Memiliki dimensi luas.
1. Gambar dua dimensi pemandangan.
Untuk membuat gambar dua dimensi hanya membutuhkan kertas gambar, pensil, dan pewarna seperti krayon atau pensil warna. Seperti yang tampak pada gambar berikut ini.
Tema pemandangan digunakan untuk menunjukkan objek yang digambar transportasi tradisional menjadi objek utama, yaitu menggunakan tenaga hewan yang banyak ditemui di pedesaan.
2. Gambar dua dimensi anak SD
Gambar bagi anak-anak merupakan suatu bentuk media ekspresi. Melalui kegiatan menggambar, anak dapat menuangkan imajinasi, ekspresi, dan emosi mereka di setiap goresan yang dihasilkan baik di atas kertas, tembok, atau papan.
Anak sekolah dasar cenderung menggambar objek yang mereka lihat berdasarkan pengetahuan dan lingkungan sekitar mereka. Ayam berwarna merah cerah ini adalah perwujudan yang dilihat sehari-hari kemudian dalam bentuk gambar.
3. Gambar 2D hewan
Hasil karya dua dimensi memerlukan objek. Mudah sekali untuk mendapatkan inspirasi objek yang akan digambar, karena bisa didapatkan dari lingkungan sekitar atau seniman berpengalaman.
Keberagaman flora, fauna, alam, dan benda yang dapat dijadikan pilihan objek yang dapat dieksplorasi dalam menggambar. Harimau yang sedang duduk ini contohnya, meskipun tanpa warna.
Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi, Pengertian, Cabang, Unsur, Objek, Media dan Bahan Seni Rupa Dua Dimensi
Halo sobat.. Artikel Pandai pada kesempatan kali ini akan membahas pelajaran seni budaya "Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi". Dalam pembahasan ini kita diharuskan memahami konsep, prinsip, bahan, dan teknik dalam berkarya seni rupa, memahami karya seni rupa berdasarkan jenis, tema, dan nilai estetisnya, membuat karya seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai media dan teknik dengan melihat model.
Unsur-unsur Seni Rupa 2 Dimensi
Titik adalah unsur seni rupa paling fundamental dari seni rupa 2 dimensi. Kumpulan titik-titik akan membentuk garis. Titik-titik yang dikumpulkan dengan warna berbeda akan menimbulkan kesan yang berbeda dalam karya seni rupa 2 dimensi.
Garis adalah kumpulan titik yang terbentuk melalui goresan atau tarikan dari titik satu ke titik lainnya. Contoh garis meliputi panjang, tips, pendek, tebal, melengkung, lurus, berombak, atau patah-patah.
Bidang adalah kumpulan beberapa garis yang membentuk bangun datar. Kumpulan bidang akan membentuk suatu ruang. Ruang ini kita kenal sebagai dimensi, seperti dimensi panjang dan lebar.
Gabungan dari unsur bidang akan menciptakan bentuk. Bentuk secara bahasa berarti bangun (shape) atau bentuk plastis (form). Sementara bangun adalah bentuk benda yang terlihat oleh mata seperti bulat, persegi, tak teratur, dan lainnya.
Warna adalah unsur yang penting dalam sebuah karya seni. Warna memberikan rasa dan pesan dalam sebuah karya seni yang ingin disampaikan oleh pelukis sehingga sesuai dengan gambaran kenyataan yang ada.
Warna dibagi menjadi lima jenis, yaitu warna primer (merah, kuning, biru), sekunder (warna campuran), tersier, analogus, dan komplementer.
Gelap terang timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Unsur gelap terang memberikan kesan dan kedalaman dalam sebuah karya seni.
Unsur ini berkaitan dengan unsur gelap terang. Dengan memberikan kesan gelap terang pada sebuah lukisan seperti cembung, menjorok, atau jauh akan menciptakan kedalaman yang sifatnya semu akibat dari ilusi mata.
Tags: kerajinan dari yaitu