"Panduan Menentukan Upah Jahit Baju yang Adil dan Kompetitif"
PAKEJ TEMPAHAN BAJU KURUNG
*Anda diminta untuk membawa kain sendiri untuk buat baju . Ukuran baju boleh disesuaikan dengan tailors kami atau ikuti saiz contoh baju yang anda bawa. Jadikan setiap detik istimewa dengan penampilan yang memikat.
Bersama kehebatan baju tradisi Melayu perempuan, Mira Azli Tailors
TEMPAHAN BAJU KURUNG PESAK GANTUNG
Kami di Mira Azli Tailors kini menerima tempahan eksklusif untuk Baju Kurung Pesak Gantung – Dewasa hanya RM 70 sepasang dan Baju kurung Pesak Budak hanya RM 50 . Kita kongsi keindahan pakaian tradisional Melayu.
Untuk membuat tempahan baju, kain anda sendiri sediakan. Ukuran baju boleh diukur dikedai dengan tailors kami atau ikuti saiz contoh baju yang anda bawa. Sertai kami untuk mencipta penampilan yang memukau.
Jom, buat tempahan Baju Kurung Pesak Gantung sekarang!
TEMPAHAN BAJU KURUNG PAHANG – RIAU
Kini, Mira Azli Tailors membuka servis tempahan istimewa untuk Baju Kurung Pahang atau Baju Kurung Riau Pahang yang hanya RM 70 dewasa dan RM 50 untuk saiz budak.
Kami menampilkan rekaan baju kurung Pahang – Riau yang klasik menjadikan anda nampak anggun dan menawan. Bahan yang digunakan adalah yang terbaik dan direka khas untuk membuat jahitan baju kurung yang berkualiti dan tahan lama.
Datang membuat tempahan baju ke MiraAzli dengan membawa kain sendiri, dan kami jahitkan baju kurung anda dengan ukuran tepat mengikut badan anda. Jadikan setiap acara istimewa dengan penampilan yang memikat.
Jom, buat tempahan Baju Kurung Pahang sekarang!
Sistem gaji karyawan konveksi
Pabrik konveksi pada umumnya dikategorikan sebagai usaha kecil karena modal usahanya tidak lebih dari Rp5 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau omzet tidak melebihi Rp15 miliar dalam setahun.
Organisasi bisnisnya juga sederhana. Pemilik konveksi sekaligus berperan sebagai pemimpin usaha yang menjalankan bisnis dan mengatur semua urusan. Usaha ini bertumpu pada kegiatan produksi, seperti desain, cutting, sewing, finishing, dan quality control, sehingga tenaga kerja yang utama adalah karyawan produksi.
Di pabrik konveksi, skill dan pengalaman karyawan lebih diutamakan. Oleh sebab itu, ada jenis pekerjaan yang bisa dilakukan satu orang dari memotong, menjahit, hingga finishing pakaian.
Sistem upah karyawan pabrik konveksi dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni upah satuan waktu dan upah satuan hasil. Mari kita bahas perhitungannya satu per satu.
Upah satuan hasil
Upah satuan diterapkan untuk karyawan bagian produksi, misalnya penjahit atau pemotong kain. Ada dua cara menghitung gaji atau upah satuan konveksi, yakni:
- Upah per unit, yaitu upah yang ditetapkan untuk menyelesaikan 1 potong baju, celana, kemeja, atau lainnya. Dalam hal ini, karyawan mengerjakan keseluruhan proses produksi, dari memotong kain, membuat kerah, saku, lengan, memasang kancing, dan menyelesaikannya hingga berwujud pakaian.
Cara menghitung gaji konveksi berdasarkan satuan hasil adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:
Gaji karyawan = unit x rate
Misalnya, upah menjahit per potong kemeja adalah Rp10.000 dan karyawan sehari menghasilkan 15 potong, maka upah sehari karyawan adalah Rp150.000.
Pengertian Garmen
Ketika mendengar kata ‘garmen’, tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.
Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controlling misalnya, dilakukan oleh divisi quality control tersendiri.
Produk garmen berbeda dengan konveksi. Perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja. Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu, sehingga produk garmen tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.
Perbedaan Tukang Jahit, Konveksi, dan Garmen
Dalam hal ini terdapat perbedaan mendasar apa itu, penjahit, konveksi, dan german. Selanjutnya, berikut ini perbedaan masing-masing, diantaranya:
Penjahit
Pertama adalah penjahit. Kemudian, Penjahit adalah sebutan yang diberikan kepada orang yang menekuni pekerjaan menjahit.
Berikutnya, biasanya penjahit hanya menerima pesanan dalam jumlah satuan. Namun, saat hendak mengerjakan pesanan, ia akan menyesuaikan dengan ukuran tubuh dari orang yang memesan.
Selanjutnya, bisa dikatakan layanan jahit ini sangat mementingkan kualitas. Oleh karena itu, beberapa layanan jahit akan memasang harga yang cukup tinggi.
Konveksi
Selanjutnya adalah konveksi. Sementara itu, dari ari skala yang dijangkau, konveksi merupakan industri produksi dengan skala yang masih kecil.
Biasanya konveksi kerap mengerjakan pesanan menengah hingga besar.
Oleh karena itu, konsumen lebih sering berasal dari kalangan komunitas atau perusahaan kecil yang menginginkan baju dengan identitas tertentu.
Garmen
Yang terakhir adalah garmen. Jika berbicara tentang garmen, itu artinya juga berbicara tentang pembuatan pakaian dengan jumlah produksi yang sangat besar.
Bahkan, garmen bisa mempunyai pekerja hingga ribuan orang, meskipun dalam satu kali masa produksi saja.
Kemudian garmen bisa mengerjakan hingga ratusan ribu produk yang sama yang kemudian akan didistribusikan ke beberapa department store, seperti supermarket, mall, atau diekspor ke luar negeri.
Tags: jahit baju