"Panduan Menentukan Upah Jahit Baju yang Adil dan Kompetitif"
Sistem gaji karyawan konveksi
Pabrik konveksi pada umumnya dikategorikan sebagai usaha kecil karena modal usahanya tidak lebih dari Rp5 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau omzet tidak melebihi Rp15 miliar dalam setahun.
Organisasi bisnisnya juga sederhana. Pemilik konveksi sekaligus berperan sebagai pemimpin usaha yang menjalankan bisnis dan mengatur semua urusan. Usaha ini bertumpu pada kegiatan produksi, seperti desain, cutting, sewing, finishing, dan quality control, sehingga tenaga kerja yang utama adalah karyawan produksi.
Di pabrik konveksi, skill dan pengalaman karyawan lebih diutamakan. Oleh sebab itu, ada jenis pekerjaan yang bisa dilakukan satu orang dari memotong, menjahit, hingga finishing pakaian.
Sistem upah karyawan pabrik konveksi dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni upah satuan waktu dan upah satuan hasil. Mari kita bahas perhitungannya satu per satu.
Upah satuan hasil
Upah satuan diterapkan untuk karyawan bagian produksi, misalnya penjahit atau pemotong kain. Ada dua cara menghitung gaji atau upah satuan konveksi, yakni:
- Upah per unit, yaitu upah yang ditetapkan untuk menyelesaikan 1 potong baju, celana, kemeja, atau lainnya. Dalam hal ini, karyawan mengerjakan keseluruhan proses produksi, dari memotong kain, membuat kerah, saku, lengan, memasang kancing, dan menyelesaikannya hingga berwujud pakaian.
Cara menghitung gaji konveksi berdasarkan satuan hasil adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:
Gaji karyawan = unit x rate
Misalnya, upah menjahit per potong kemeja adalah Rp10.000 dan karyawan sehari menghasilkan 15 potong, maka upah sehari karyawan adalah Rp150.000.
Pengertian Garmen
Ketika mendengar kata ‘garmen’, tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.
Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controlling misalnya, dilakukan oleh divisi quality control tersendiri.
Produk garmen berbeda dengan konveksi. Perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja. Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu, sehingga produk garmen tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.
PAKEJ TEMPAHAN BAJU KURTA
Kurta kami menawarkan rekaan yang trend dan klasik. Dengan pilihan warna yang pelbagai dan kualiti jahitan yang tinggi, anda pasti akan berkembang dalam setiap acara atau majlis.
TEMPAHAN BAJU KURTA CEKAK MUSANG
Tempahan Baju Kurta Lelaki: Gaya Moden & Selesa bermula dari RM75
Anda mencari kurta lelaki yang selesa dan bergaya untuk pelbagai acara formal dan kasual?
Mira Azli Tailors menawarkan pakej tempahan sepasang kurta lelaki dewasa bermula dari RM75. Untuk kurta budak bermula dari harga RM 65.
Rekaan kurta kami adalah lebih selesa dan simple, sesuai untuk pelbagai acara formal, menunaikan solat Jumaat tau pakaian ke pejabat. Potongan baju kurta terbahagi kepada dua jenis, iaitu labuh dan moden (dikenali sebagai slim fit).
Anda diminta untuk membawa kain sendiri.Ukuran baju boleh disesuaikan mengikut citarasa anda.Sama ada anda ingin ukuran baju disesuaikan dengan tailors kami atau mengikut baju contoh yang anda bawa, Mira Azli Tailors sedia membantu anda.
Jom buat tempahan baju kurta sekarang dan nikmati gaya yang unik!
Update Besaran dan Cara Menghitung Ongkos Jahit
Banyak orang bertanya, kenapa ongkos jahit baju tailor lebih mahal jika dibandingkan dengan ongkos jahit baju konveksi? Jawabannya karena menjahit baju satuan masuk dalam skala kecil, sedangkan menjahit baju di konveksi masuk dalam skala besar. Berikut adalah perbedaan ongkos jahit tailor dan konveksi yang sebaiknya Anda ketahui sebelum menggunakan salah satu jasa yang ditawarkan.
Konveksi adalah sebuah usaha jasa atau produksi pakaian dalam skala besar. Konveksi biasa mengerjakan pesanan jasa pembuatan pakaian seperti seragam sekolah, komunitas dan instansi pemerintahan dalam skala besar. Karena itu, konveksi memiliki setidaknya mesin jahit dengan specs tinggi yang mampu mengerjakan hingga ribuan pcs pakaian. Operator atau tukang jahit yang dimiliki juga sangat banyak, untuk mempercepat proses pengerjaan pembuatan pakaian.
Tidak hanya sebagai sebuah usaha yang bergerak dalam jasa pembuatan atau produksi jenis pakaian saja, konveksi juga mengerjakan banyak hal, seperti tas, topi, dan segala bentuk produk yang berhubungan dengan kebutuhan sandang. Konveksi merupakan istilah modern dari suatu tempat produksi fashion dengan minimal kuantitas biasanya lebih dari 1 lusin (12 pcs). Bisa dikatakan konveksi kaos dapat menerima pesanan dengan kuantitas lebih sedikit dari pabrik garmen.
Alat yang Dibutuhkan Tukang Jahit
Tidak hanya ketenangan jiwa, menjahit juga dapat membantu mengembangkan imajinasi dan kreativitas.
Terang saja, karena sebelum menjahit seseorang harus terlebih dahulu membuat pola.
Kemudian menentukan bahan yang akan digunakan, dan warna apa saja yang mampu membuat indah hasil karyanya.
Namun menjahit ini bukanlah pekerjaan mudah. Akan tetapi tahukah kamu ada beberapa alat yang dibutuhkan ketika mau memulai menjahit.
Kemudian diantara alat yang dibutuhkan untuk menjahit yaitu:
Jarum
Sebagaimana diketahui, jarum memiliki berbagai ukuran, karenanya jarum juga disesuaikan dengan kebutuhan apa yang akan kamu jahit.
Benang
Kedua barang yang dibutuhkan untuk menjahit adalah benang.
Kemudian, benang terdiri dari berbagai jenis warna, ukuran, serta brandnya, jadi sebelum menjahit kamu pastikan dulu benang yang digunakan sudah benar dan sesuai kebutuhan.
Pita Ukur
Selanjutnya peralatan yang dibutuhkan untuk menjahit adalah pita ukur. Biasanya pita ukur ini digunakan untuk mengukur badan.
Gunting
Sementara itu, hal yang penting ada ketika menjahit adalah gunting. Terutama gunting digunakan hendaknya gunting yang khusus kain, dan tidak dicampur dengan lainnya.
Tags: jahit baju