Vitamin yang Dibutuhkan Setelah Melakukan Sulam Alis - Menjaga Kesehatan Kulit dan Alis Anda
Konsumsi makanan bergizi tinggi
Tidak hanya dari luar, perawatan rambut alis harus diimbangi dari dalam. Untuk menjaga alis agar tetap sehat, Anda perlu menyeimbangkan asupan gizi harian Anda.
Ada beberapa zat gizi yang terbukti bantu rangsang pertumbuhan rambut alis dan memperkuat helainya, yakni:
- biotin atau vitamin B7,
- vitamin D,
- vitamin E,
- zinc,
- zat besi,
- protein, dan
- asam amino.
Apabila Anda belakangan ini mengalami kerontokan alis, cobalah konsumsi berbagai zat gizi penting tersebut sebagai cara merawat alis secara alami.
Air hangat dapat membantu membuka pori-pori lebih lebar sehingga mempermudah proses pencabutan alis.
Mandi air hangat juga bisa melembutkan folikel rambut alis sehingga membuat area kulit di sekitarnya terhindar dari kemerahan dan iritasi.
Secara keseluruhan, penggunaan air hangat dapat meredakan rasa sakit selama pencabutan alis.
Gunakan serum penumbuh alis
Jika cara merawat alis dengan alami justru membuat Anda repot, kini Anda tak perlu khawatir.
Ada berbagai produk serum yang mampu memicu pertumbuhan alis. P ilihan serum yang mengandung kandungan aktif seperti minoksidil dan bimatoprost .
Riset yang terbit pada The Journal of Dermatology (2014) menemukan bahwa minoksidil sebesar 2% mampu memperbaiki kondisi penipisan alis pada pemilik hypotrichosis, salah satu gangguan pertumbuhan rambut .
Minoksidil bekerja dengan cara mempercepat proses peremajaan sel-sel helai rambut alis. Zat aktif ini juga memperkuat kolagen pembentuk rambut alis.
Sementara itu, bimatoprost bekerja dengan mempercepat rambut memasuki fase pertumbuhan (anagen), sekaligus memperpanjang fase tersebut.
Dengan begitu, bimatoprost dapat mempertebal dan memanjangkan rambut alis.
Meski terkesan sepele dan sering dilupakan, cara merawat alis tetap perlu dilakukan.
Alis yang lebat, tidak mudah rontok, dan lembut menunjukkan ciri-ciri alis yang sehat .
Segera berkonsultasi dengan dokter lebih lanjut jika Anda mengalami kerontokan alis hingga menyebabkan penipisan.
Apa itu sulam alis?
Sulam alis adalah prosedur kosmetik untuk mengisi alis dengan menanamkan pigmen berwarna.
Pigmen ini memiliki tekstur menyerupai rambut asli dan dipasang mengikuti jalur pertumbuhan rambut asli, alias feathering .
Dalam teknik feathering , Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada teknisi untuk mendapatkan pigmen warna yang senada dengan warna rambut alis asli Anda.
Dengan begitu, prosedur sulam akan menghasilkan bentuk alis baru yang terlihat lebih alami.
Mengutip situs The Society of Permanent Cosmetic Professionals , tidak seperti tato alis yang menembus lapisan kulit yang dalam, sulam alis hanya memengaruhi lapisan terluar kulit, yakni epidermis.
Itu sebabnya hasil sulam umumnya hanya bertahan hingga dua tahun dengan touch-up rutin.
Sulam alis akan memudahkan Anda mengganti model alis sesuai dengan keinginan Anda. P rosedur ini juga cocok bagi Anda yang ingin alis tipis atau memberikan warna yang lebih gelap agar alis terlihat lebih jelas.
Apa saja hal yang harus diperhatikan pada tindakan sulam alis?
Agar hasil sulam alis sesuai seperti yang Anda harapkan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Pilih klinik dengan reputasi baik
Seperti prosedur kosmetik pada umumnya, sulam alis aman jika dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat khusus di bidangnya.
Pastikan klinik tersebut menyediakan sesi konsultasi sebelum menjalankan prosedur sulam.
Anda tidak hanya harus cermat memilih warna dan bentuk alis yang sesuai, tapi juga memperhatikan risiko efek samping seperti bengkak dan kemerahan.
Jangan ragu untuk meminta teknisi Anda untuk menunjukkan portofolio hasil “sebelum dan sesudah” dari klien-klien sebelumnya.
Selain itu, akan lebih baik lagi bila Anda pun melihat sendiri sertifikasi yang mereka pegang.
2. Perhatikan ruangan dan peralatan yang digunakan
Pada hari dilakukannya prosedur, pastikan bahwa peralatan yang akan digunakan steril. Pastikan mata pisau bedah dan jarum yang digunakan merupakan sekali pakai.
Mintalah teknisi untuk membuka segel di depan Anda sebelum memulai prosedur.
Mata pisau sekali pakai dan steril penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit melalui darah, seperti hepatitis B dan C, serta HIV. Pasalnya, prosedur ini melibatkan pengirisan kulit terbuka.
3. Pilih teknisi berpengalaman
Masalah umum lainnya yakni bentuk alis baru Anda tidak sesuai dengan lajur otot alis asli Anda. Inilah yang membuat alis tampak aneh ketika digerakkan.
Namun, Anda bisa menghindari risiko ini dengan mengandalkan teknisi yang berpengalaman. Anda juga bisa memastikan hal tersebut dengan sebuah cara mudah.
Tags: sulam alis setelah