Karya Seni Rajutan dan Kerajinan DIY dari Bahan Keras
Aneka Kerajinan dari Bahan Lunak
Terdapat berbagai aneka kerajinan dari bahan lunak yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar kita, di antaranya:
1. Tanah Liat
Tanah liat merupakan salah satu jenis kerajinan dari bahan lunak yang kerap ditemui di sekitar masyarakat. Tanah liat bertekstur lembut dan mudah dibentuk.
Umumnya, tanah liat berwarna cokelat, baik cokelat muda, tua, keabu-abuan, ataupun keputihan yang bergantung pada kandungan masing-masing tanah tersebut.
Tanah liat mudah hancur jika tidak melalui proses pembakaran. Jika dibakar, jenis kerajinan ini disebut keramik.
2. Kulit
Kulit berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak, sehingga mudah dibentuk. Namun kulit tidak tahan air, apabila terkena air, struktur kulit akan rusak.
Selain kulit alami, kulit buatan yang biasa kita sebut dengan kulit sintetis juga kerap digunakan. Biasanya, kulit digunakan sebagai bahan utama produk-produk fashion.
3. Fiberglass
Fiberglass terbuat dari bahan buatan dan memiliki struktur cair yang apabila mengering akan menjadi keras. Kerajinan fiberglass biasanya dibuat dengan cara dicetak atau dicor.
Kelebihan fiberglass lebih tahan lama dan kuat. Karena itu, kerajinan fiberglass bisa digunakan sebagai pelengkap bangunan rumah. Selain itu, fiberglass juga kerap dijadikan bahan utama aksesori.
4. Gips
Asbak jadi salah satu hasil dari kerajinan bahan lunak. Foto: UnsplashGips merupakan bahan mineral yang tidak dapat larut dalam air pada waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Ketika sudah mengeras, gips akan mudah pecah sehingga harus berhati-hati saat menggunakannya.
5. Lilin dan Parafin
Lilin dan parafin merupakan bahan yang berwujud padat, tetapi ketika dipanaskan akan mencair. Membuat kerajinan dari lilin dan parafin dapat menghemat biaya karena lelehan lilin atau parafin yang terbuang dapat dipanaskan dan dicetak kembali.
Produk Kerajinan Bahan Keras Untuk Rumah Lebih Estetik
Kerajinan bahan keras bisa menjadi komponen dalam menghias rumah, lho.
Nah, kami punya rekomendasi kerajinan bahan keras yang bisa jadi inspirasi, seperti berikut ini. Simak yuk!
1. Ukiran Kayu
Ruppers, kamu bisa memasang ukiran kayu estetik untuk dekorasi ruang tamu dan kamar tidur.
Pilihlah jenis ukiran kayu yang kamu suka sesuai dengan nuansa yang ingin kamu ciptakan.
2. Batu Taman
Kerajinan bahan keras yang satu ini bisa kamu tempatkan di halaman-halaman terbuka rumah, seperti taman dan teras rumah. Agar terlihat nyaman, pilihlah ukuran batu taman yang sesuai dengan halaman mu, ya!
3. Vas Bunga
Vas bunga bisa menjadi pilihan lainnya untuk menata ruang tamu dan keluarga.
Saat ini, vas bunga memiliki banyak variasi bentuk, mulai dari yang simpel, berbentuk kotak, hingga yang berulir seperti dibawah ini. Kalau Ruppers suka yang seperti apa?
4. Hiasan Dinding
Seperti yang kita tahu bahwa hiasan dinding bisa terbuat dari bahan keras jenis apa pun.
Untuk menampilkan kesan tradisional, kamu bisa memilih hiasan dinding dengan bahan kayu atau rotan.
Namun, jika kamu ingin menampilkan nuansa modern pada rumah, kamu bisa menggunakan hiasan dinding dengan bahan logam ataupun kaca.
7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
1. Teknik Pahat atau Ukir
Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.
2. Teknik Anyaman
Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.
3. Teknik Patri
Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.
4. Teknik Cor
Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.
5. Teknik Las
Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.
6. Teknik Menempa
Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.
7. Teknik Bubut
Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.
Bahan Lunak yang Digunakan untuk Kerajinan
Tanah lait jadi salah satu bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan. Foto: UnsplashUntuk membuat aneka kerajinan, ada beberapa bahan lunak yang bisa dimanfaatkan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahan lunak berasal dari tumbuhan dan hewan yang bersifat lunak tanpa campuran bahan buatan.
Berikut beberapa bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan, seperti yang dikutip dari buku Terampil Berkreasi karangan Nandang Subarnas.
1. Tanah liat
Tanah liat adalah salah satu bahan lunak yang paling sering digunakan untuk dibuat kerajinan. Tanah liat sendiri merupakan bahan alami.
Tanah liat dapat digunakan untuk membuat karya seni berupa vas bunga, guci, piring, tembikar, dan sebagainya.
2. Parafin
Parafin adalah bahan lunak yang diperoleh dari hasil olahan minyak bumi. Bentuk parafin biasanya berupa lempengan. Namun, ada juga parafin yang berbentuk butiran.
3. Sabun
Kerajinan bahan lunak yang selanjutnya adalah menggunakan sabun. Kerajinan ini biasanya diciptakan dengan sabun batangan. Nantinya, sabun akan diukir kemudian dibentuk sesuai keinginan, seperti motif kaligrafi atau bunga.
Tags: kerajinan dari bahan produk keras yaitu