... Aneka Produk Kerajinan DIY dari Bahan Keras: Ide Kreatif untuk Hobi Sulam

Karya Seni Rajutan dan Kerajinan DIY dari Bahan Keras

D. Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Keras

1. Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik

a. Kerajinan Limbah Cangkang Kerang

Bahan pembuatan kerajinan dari cangkang kerang yaitu dari kerang, seperti kerang darah, kerang hijau, kerang lokan, kerang remis, dan kerang tiram.

Alat pembuatan kerajinan cangkang kerang di antaranya amplas, kikir, dan lem tembak. Ada juga yang menggunakan mesin gerinda untuk menghaluskan atau membuang bagian yang tidak perlu.

Proses Pengolahan Cangkang Kerang

Proses pembuatan kerajinan dari limbah cangkang kerang

  • Pilih cangkang kerang yang akan digunakan.
  • Beri lem untuk merekatkan cangkang kerang.
  • Tempelkan cangkang kerang satu per satu.
  • Bentuk kerang seseuai keinginan seprti boneka atau hewan.
  • Tempelkan gantungan kunci di bagian atas, dengan dilubangi terlebih dahulu.

Produk kerajinan dari limbah cangkang kerang

  • pelapis tempat sabun,
  • penghias frame foto atau cermin,
  • kap lampu, kotak perhiasan,
  • aneka lampu.
  • tirai,
  • replika hewan,
  • bunga,
  • miniatur bangunan.
b. Kerajinan Limbah Sisik Ikan

Bahan pembuatan kerajinan limbah sisik ikan di antaranya, sisik ikan, pewarna, jeruk nipis, natrium benzoat, semprot clear, dan aneka pernak-pernik aksesoris seperti peniti bros, kawat anting-anting, tali kalung, penjepit rambut, dan sirkam.

Alat pembuatan kerajinan limbah sisik ikan yang digunakan adalah tang lancip, panci, spatula, dan kompor.

Bahan Lunak yang Digunakan untuk Kerajinan

Tanah lait jadi salah satu bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan. Foto: Unsplash

Untuk membuat aneka kerajinan, ada beberapa bahan lunak yang bisa dimanfaatkan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahan lunak berasal dari tumbuhan dan hewan yang bersifat lunak tanpa campuran bahan buatan.

Berikut beberapa bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan, seperti yang dikutip dari buku Terampil Berkreasi karangan Nandang Subarnas.

1. Tanah liat

Tanah liat adalah salah satu bahan lunak yang paling sering digunakan untuk dibuat kerajinan. Tanah liat sendiri merupakan bahan alami.

Tanah liat dapat digunakan untuk membuat karya seni berupa vas bunga, guci, piring, tembikar, dan sebagainya.

2. Parafin

Parafin adalah bahan lunak yang diperoleh dari hasil olahan minyak bumi. Bentuk parafin biasanya berupa lempengan. Namun, ada juga parafin yang berbentuk butiran.

3. Sabun

Kerajinan bahan lunak yang selanjutnya adalah menggunakan sabun. Kerajinan ini biasanya diciptakan dengan sabun batangan. Nantinya, sabun akan diukir kemudian dibentuk sesuai keinginan, seperti motif kaligrafi atau bunga.

4.Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Keras

Dalam perkembangannya produk kerajinan dari bahan keras tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya.Sentuhan-sentuhan estetik sangat penting untuk mewujudkan karya kerajinan atraktif dan bernilai ekonomis.Pada produk kerajinan, aspek fungsi menempati porsi utama.Maka, karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis yang meliputi: kenyamanan, keamanan, dan keindahan (estetika).

Produk kerajinan dari beberapa daerah di Indonesia sudah dikenal di mancanegara sejak zaman dahulu kala.Keanekaragaman produk kerajinan tersebut memiliki motif dan ragam hias yang khas di setiap daerah.Setiap motif dan ragam hias mempunyai nilai keindahan dan keunikan serta makna simbolis yang penuh perlambangan dan juga nasihat.Beberapa daerah yang terkenal ukiran atau pahatannya adalah Jepara, Yogyakarta, Cirebon, Bali, Toraja, Palembang, Kalimantan, dan masih ada daerah lainnya.

Apa itu Kerajinan Bahan Keras ?

Kerajinan bahan keras merupakan hasil karya buatan pengrajin yang berbahan dasar keras, kuat, padat, kokoh, tahan lama, dan tidak berubah bentuk. Bahan tersebut diolah sesuai kebutuhan fungsional konsumen yang memiliki nilai artistik pada kebudayaan tertentu. Contohnya bahan kayu diolah menjadi hiasan dinding.

Menurut keberadaan asal bahannya, kerajinan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerajinan alami dan kerajinan buatan. Apa saja, sih ? Ini penjabarannya:

1. Kerajinan Bahan Keras Alami

Ini adalah produk buatan pengrajin yang menggunakan bahan dasar berasal dari alam sekitar. Bahan tersebut umumnya dapat Anda temui di area hutan, perairan, maupun tempat tinggal Anda. Misalnya bambu, rotan, kayu, dan lainnya. Berikut macam-macam bahan keras alami:

1. Bambu

Bambu merupakan bahan dasar yang kokoh dan kuat. Tapi juga punya kelemahan jika kena air secara terus-menerus. Karena akan menyebabkan pelapukan pada batang bambu tersebut. Karakteristik bambu lainnya adalah memiliki rongga berukuran diameter 1-20 cm dan memiliki ruas batang yang unik.

Pada proses pembuatanya akan terlihat keunikannya melalui sayatan ataupun bentuk utuh dari batang bambu yang teksturnya halus. Contoh kerajinan benda berbahan dasar bambu, meliputi:

Alat musik ini menggunakan bahan utama bambu yang berusia 5 tahun, supaya tidak rapuh dan keras. Teknik pembuatan angklung menggunakan metode memilah bambu dan proses penyeteman. Proses penyeteman adalah proses menyelaraskan suara ke alat tuner.

Caping merupakan topi petani yang berbahan dasar bambu. Proses pembuatannya menggunakan teknik anyaman yang kuat dan kokoh. Bertujuan untuk melindungi dari teriknya cuaca ketika bertani.

2. Rotan

Ketahanan batang rotan yang lebih kuat daripada bambu terdapat pada bagian serat batang. Anda dapat menemukan rotan pada tumbuhan yang merambat. Adapun karakteristik rotan, yaitu memiliki ruas batang, tekstur batang halus, dapat membentuk sebuah sayatan maupun bentuk utuh.


Tags: kerajinan dari bahan produk keras yaitu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia