Karya Seni Rajutan dan Kerajinan DIY dari Bahan Keras
Produk Kerajinan Bahan Keras Untuk Rumah Lebih Estetik
Kerajinan bahan keras bisa menjadi komponen dalam menghias rumah, lho.
Nah, kami punya rekomendasi kerajinan bahan keras yang bisa jadi inspirasi, seperti berikut ini. Simak yuk!
1. Ukiran Kayu
Ruppers, kamu bisa memasang ukiran kayu estetik untuk dekorasi ruang tamu dan kamar tidur.
Pilihlah jenis ukiran kayu yang kamu suka sesuai dengan nuansa yang ingin kamu ciptakan.
2. Batu Taman
Kerajinan bahan keras yang satu ini bisa kamu tempatkan di halaman-halaman terbuka rumah, seperti taman dan teras rumah. Agar terlihat nyaman, pilihlah ukuran batu taman yang sesuai dengan halaman mu, ya!
3. Vas Bunga
Vas bunga bisa menjadi pilihan lainnya untuk menata ruang tamu dan keluarga.
Saat ini, vas bunga memiliki banyak variasi bentuk, mulai dari yang simpel, berbentuk kotak, hingga yang berulir seperti dibawah ini. Kalau Ruppers suka yang seperti apa?
4. Hiasan Dinding
Seperti yang kita tahu bahwa hiasan dinding bisa terbuat dari bahan keras jenis apa pun.
Untuk menampilkan kesan tradisional, kamu bisa memilih hiasan dinding dengan bahan kayu atau rotan.
Namun, jika kamu ingin menampilkan nuansa modern pada rumah, kamu bisa menggunakan hiasan dinding dengan bahan logam ataupun kaca.
Aneka Produk Kerajinan dari Bahan Lunak dan Contohnya
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanKerajinan bahan lunak adalah produk yang terbuat dari bahan-bahan bersifat lunak, lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Biasanya, kerajinan tangan dari bahan lunak dibuat oleh orang-orang yang memiliki keterampilan khusus.
Mengutip buku Prakarya oleh Suci Paresti dkk (2017: 4) ada dua jenis bahan lunak yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan bahan lunak, yaitu bahan lunak alam dan buatan.
Bahan lunak alam berasal dari tumbuhan dan hewan ataupun lapisan bumi yang bersifat lunak tanpa campuran bahan buatan. Berbeda dengan bahan lunak buatan yang sudah melewati proses kimia, sehingga menjadi lunak.
7.Perencanaan Proses Produksi Kerajinan dari Bahan Keras
Perencanaan produk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada nilai-nilai keunikan (uniqueness) dan estetika (keindahan), sementara dalam pemenuhan fungsinya lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik (fisiologis), misalnya: benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang.
a. Pengelolaan Sumber Daya UsahaPengelolaan sumber daya usaha yang meliputi enam tipe sumber daya (Man, Money, Material, Maching, Method, dan Market).
b. Menentukan Fungsi dan Kualitas Produk KerajinanKualitas karya kerajinan ditentukan oleh kualitas bahan, teknik pengerjaan, desain, dan nilai fungsi.Pemilihan bahan sangat penting karena bahan memiliki kekuatan, bentuk yang bervariasi, tekstur, serat, pori-pori, yang semua ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang kualitas bentuk dan estetik karya kerajinan.Teknik penciptaan yang baik dapat menentukan kesempurnaan bentuk karya.Aspek fungsi dapat menambah kenyamanan dan keamanan penggunaan produk kerajinan (ergonomi).Nilai estetik karya kerajinan dapat menambah kepuasan rasa indah bagi pemilik atau pemakai.Kerajinan mempunyai fungsi ganda selain fungsi praktis sekaligus sebagai fungsi hiasan.
c. Menentukan Segmentasi PasarSecara ekonomi kerajinan cukup menjanjikan dan memiliki peluang pasar yang menggembirakan.Apalagi ditunjang dengan melimpahnya bahan baku, tenaga kerja yang relatif murah dibandingkan dengan hal yang sama di negara lain, sehingga dapat menekan biaya produksi.Penambahan ragam hias dan warna yang beraneka ragam menambah nilai estetik dan sekaligus dapat meningkatkan nilai ekonomi produk tersebut.Sentuhan estetik pada produk kerajinan sangat diperlukan untuk mengangkat citra kerajinan.Untuk menentukan produk kerajinan yang akan diproduksi, kita harus memperhatikan selera pasar.
d. Menentukan Bahan/Material Produksi KerajinanPemilihan bahan/material dalam pembuatan karya kerajinan sangat penting karena material akan mendukung nilai bentuk, kenyamanan terutama dalam menggunakan benda terapan dan juga akan mempengaruhi kualitas barang tersebut.
Bahan Lunak yang Digunakan untuk Kerajinan
Tanah lait jadi salah satu bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan. Foto: UnsplashUntuk membuat aneka kerajinan, ada beberapa bahan lunak yang bisa dimanfaatkan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahan lunak berasal dari tumbuhan dan hewan yang bersifat lunak tanpa campuran bahan buatan.
Berikut beberapa bahan lunak yang digunakan untuk kerajinan, seperti yang dikutip dari buku Terampil Berkreasi karangan Nandang Subarnas.
1. Tanah liat
Tanah liat adalah salah satu bahan lunak yang paling sering digunakan untuk dibuat kerajinan. Tanah liat sendiri merupakan bahan alami.
Tanah liat dapat digunakan untuk membuat karya seni berupa vas bunga, guci, piring, tembikar, dan sebagainya.
2. Parafin
Parafin adalah bahan lunak yang diperoleh dari hasil olahan minyak bumi. Bentuk parafin biasanya berupa lempengan. Namun, ada juga parafin yang berbentuk butiran.
3. Sabun
Kerajinan bahan lunak yang selanjutnya adalah menggunakan sabun. Kerajinan ini biasanya diciptakan dengan sabun batangan. Nantinya, sabun akan diukir kemudian dibentuk sesuai keinginan, seperti motif kaligrafi atau bunga.
Tags: kerajinan dari bahan produk keras yaitu