...
Disebut teknik menuang berulang kali bivalve , karena dengan menggunakan dua keping cetakan yang terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan bi berarti dua dan valve berarti kepingan.
Bahan keras alam adalah bahan untuk karya yang diperoleh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan di alam, misalnya kayu, bambu, batu, rotan dan sebagainya yang berada di bentang alam Indonesia.
Karena plastisin dibuat dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar Grameds atau mungkin sudah tersedia di rumah, seringkali plastisin buatan sendiri menjadi lebih mudah kering atau bahkan menjadi berjamur.
Diharapkan kalian dapat mengenali, mengeksplorasi tentang unsur estetika dan ergonomis serta mengembangkan produk-produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang ada di daerahmu dan di wilayah nusantara.
Perencanaan produk kerajinan umumnya menitik beratkan pada nilai estetika, keunikan, keterampilan, dan efisiensi dan dari segi fungsi, lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang bersifat fisik, misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang.
Adapun pencegahan agar furniture bambu ini tidak diserang oleh rayap adalah dengan menyemprotkan cairan garam ke bambu, melapisi bambu dengan cairan finishing, dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung dan air hujan.
Salah satu jenis Kerajinan yang dihasilkan dari Bahan Alam adalah keramik, karena keramik terbuat dari tanah liat, Nah untuk itu pada kesempatan kali ini akan dibahas bagaimana membuat Kerajinan yang terbuat dari tanah liat.
Artinya, kerajinan adalah proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional kegunaan serta memiliki nilai keindahan.
Contoh benda hiasan adalah patung-patung yang diukir berdasarkan dewa-dewa yang dipercayai dalam kebudayaan lokal, lukisan yang berisikan upacara kebudayaan, kerajaan-kerajaan kuno seperti Mataram, Majapahit, Demak, dan sebagainya , tarian tradisional, rumah tradisional, dan yang menggambarkan kegiatan suku-suku Indonesia.
Perencanaan produksi kerajinan umumnya lebih dititikberatkan pada nilai-nilai keunikan dan estetikanya, semantara dalam pemenuhan fungsinya lebih ditekankan pada fungsi pakai yang lebih bersifat pada fisik, misalnya benda-banda pakai, perhiasan, furnitur, sandang, dan sebagainya.