... Kekurangan Bahan Plastisin dalam Kerajinan DIY: Solusi Terbaik untuk Hasil yang Lebih Tahan Lama

Kekurangan Bahan Plastisin dalam Pembuatan Kerajinan DIY - Tantangan dan Solusinya

30+ Kerajinan dari Plastisin yang Mudah dan Sederhana Dibuat

Kerajinan dari Plastisin – Semua orang pasti sudah pernah mendengar plastisin. Bahan lunak yang satu ini memang sangat sering digunakan untuk membuat berbagai macam produk kerajinan. Pengrajin dapat mengolah plastisin menjadi berbagai bentuk lucu hingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Kerajinan dari plastisin juga sangat disukai anak-anak. Sebenarnya, plastisin merupakan bahan pengganti tanah liat yang ditemukan oleh seorang guru seni bernama William Harbutt.

Kala itu, Harbutt berinovasi dan mencari alternatif untuk menunjang kreatifitas muridnya. Plastisin sangat mudah dibentuk karena bahannya yang lunak dan elastis.

Selain itu, plastisin juga didesain sedemikian rupa agar tidak cepat mengeras. Tak hanya pengrajin profesional, plastisin juga dapat dimainkan oleh anak-anak. Plastisin mampu melatih motorik dan kekuatan jari-jari anak.

Sifat lunak dari plastisin juga mampu membuat anak berpikir untuk menciptakan berbagai bentuk yang sesuai dengan imajinasinya. Bila ditekuni dengan sungguh-sungguh, kerajinan dari bahan plastisin ini dapat dijadikan sebagai ladang usaha.

Pasalnya, harga jualnya terbilang cukup tinggi. Ingin tahu apa saja bentuk kerajinan dari plastisin yang paling disukai anak-anak? Simak penjelasannya dibawah ini:

Berikut adalah Kerajinan dari Plastisin

Diatas sudah dijelaskan mengenai apa itu plastisin yang pada dasarnya merupakan salah satu bahan permainan anak-anak, dan bisa menjadi dasar kerajinan pula.

Selain dikenal sebagai salah satu jenis clay yang biasanya digunakan oleh anak-anak untuk bermain, tentu saja plastisin bisa digunakan sebagai kerajinan. Berbagai kerajinan dari plastisin ini sendiri bisa menjadi salah satu kerajinan untuk menghias rumah dengan bentuk lucu.

Inilah beberapa kerajinan dari plastisin yang memiliki berbagai bentuk, ukuran, warna dan bisa diaplikasikan dalam berbagai dekorasi. Termasuk berikut akan dijelaskan mengenai pengertian awal plastisin juga keuntungan untuk menggunakannya sebagai kerajinan rumahan. Nah berikut dibawah ini akan dijabarkan mengenai kerajinan dari plastisin yang bisa dijadikan hiasan rumah.

1. Kerajinan Bentuk Hewan

Sebagian besar anak kecil pasti sangat menyukai hewan. Mulai dari hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, atau hamster, hingga hewan buas, layaknya singa, macan, dan lain sebagainya. Pengrajin dapat membuat berbagai macam bentuk hewan sesuai dengan kreatifitasnya. Tidak ada batasan atau aturan dalam membuat kerajinan plastisin berbentuk hewan ini.

Agar mirip hewan yang asli, pengrajin dapat menggunakan plastisin berwarna serupa dengan warna aslinya. Sebagai contoh, pengrajin dapat menggunakan plastisin berwarna abu-abu untuk membuat bentuk gajah. Jika tidak ada, pengrajin dapat mencampurkan warna hitam dengan sedikit warna putih.

Pengrajin dapat menggunakan cara yang sama untuk membuat bentuk hewan lainnya. Yang terpenting adalah menyesuaikan warna dan bentuk dengan hewan yang asli. Kerajinan yang satu ini sangat difavoritkan anak-anak, loh!

2. Kerajinan Bentuk Kue Tart

Penutupan

Diatas adalah beberapa uraian dan contoh kerajinan berbahan plastisin yang cocok digunakan sebagai hiasan rumah dan tentunya mainan anak. Selain itu penggunaan plastisin diatas bisa dijadikan hiasan kamar anak agar semakin nyaman dengan kondisi kamarnya.

Kerajinan dari plastisin diatas selain bisa ditemukan pada toko mainan atau penjual kerajinan lainnya juga bisa dibuat sendiri dirumah. Membuat kerajinan plastisin ini bersama anak bisa menjadi salah satu kegiatan menyenangkan dan tentunya membuat anak semakin aktif.

Itulah 15 bentuk kerajinan dari plastisin yang paling disukai anak-anak. Masing-masing kerajinan tentunya memiliki nilai tersendiri. Jika dijalankan dengan sepenuh hati, produk kerajinan yang dibuat dapat sukses besar di pasaran dan mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia.

Plastisin adalah bahan pemodelan yang terbuat dari garam kalsium, asam alifatik serta petroleum jelly. Tidak seperti keramik, plastisin tidak akan mengeras ketika didiamkan, sehingga plastisin dapat dimainkan berkali-kali dan dibentuk sesuka hati.

Biasanya, plastisin digunakan sebagai mainan anak. Akan tetapi, plastisin tidak hanya berfungsi sebagai mainan saja. Sebab, sifat dari plastisin yang non drying, plastisin juga seri digunakan untuk membuat film stop motion, contohnya seperti Shaun the Sheep dan Wallace and Gromit yang dibuat oleh Nick Park.

Tidak hanya sebagai mainan saja, plastisin juga berfungsi sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Selain itu, bermain plastisin ternyata juga memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak. Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus

Ketika anak membuat berbagai bentuk dari plastisin yang ia mainkan, maka anak tersebut sedang melatih kekuatan otot kecil di tangan anak. Selain itu, ia juga melatih koordinasi tangan serta mata. Hal ini mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan sangat penting bagi tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi para orang tua memberikan plastisin yang aman untuk anak.

2. Memberi Efek Menenangkan pada Anak

Ketika akan membentuk plastisin, maka anak akan meremas serta memencet plastisin. Proses pembuatan berbagai bentuk dengan plastisin tersebut, dapat memberikan efek tenang bagi anak. Selain itu, bermain plastisin juga dapat menyalurkan emosi sang anak.

Tahap pertama dalam proses produksi kerajinan tangan adalah menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan.

Bahan yang dibutuhkan akan berbeda-beda tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat. Alat yang dibutuhkan juga akan berbeda-beda, tetapi beberapa alat yang umum digunakan adalah:

6. Pembuatan pola

Jika membuat pola dengan tangan, maka dapat menggunakan kertas atau kain sebagai medianya. Jika membuat pola dengan komputer, maka dapat menggunakan software desain grafis.

7. Pembentukan

Tahap selanjutnya adalah pembentukan. Pembentukan adalah proses mengubah bahan lunak menjadi bentuk yang diinginkan. Cara pembentukan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.

Misalnya, tanah liat dapat dibentuk dengan tangan, kulit dapat dibentuk dengan gunting, dan adonan tepung dapat dibentuk dengan rolling pin.

8. Pengeringan

9. Peng finishingan

Tahap terakhir adalah peng finishingan. Peng finishingan adalah proses memberikan sentuhan akhir pada kerajinan tangan agar terlihat lebih menarik. Cara peng finishingan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.

Misalnya, tanah liat dapat diwarnai dengan cat, kulit dapat dilapisi vernis, dan adonan tepung dapat dihias dengan permen.

Proses produksi kerajinan tangan dari bahan lunak dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain dapat menghasilkan produk yang indah, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan.

Sumber: KEMDIKBUD-RI.2017


Tags: kerajinan dari bahan produk adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia