Kekurangan Bahan Plastisin dalam Pembuatan Kerajinan DIY - Tantangan dan Solusinya
Membuat Kerajinan dari Plastisin yang Mudah
Membuat kerajinan dari plastisin cukup mudah, lho! Moms bahkan tidak membutuhkan tutorial khusus untuk membuat kerajinan tangan yang satu ini.
Hal yang perlu Moms lakukan adalah berimajinasi dan mulai membentuk plastisin sesuai dengan yang ada di dalam kepala.
Membuat model dari plastisin juga tak perlu sempurna dan bisa dilakukan sesuka hati.
Jika tidak punya ide, Moms bisa mengunjungi barbarareid.ca dan melihat tutorialnya tentang bagaimana ia membuat ilustrasinya.
Ada berbagai video untuk membuat kerajinan dari plastisin yang bisa Moms tonton bersama Si Kecil untuk membantu mencari ide dan mengembangkan imajinasi.
Moms juga bisa mengembangkan ide dan imajinasi untuk membuat kerajinan plastisin yang mudah lewat beberapa ide berikut.
1. Ukiran, Pembuatan Topeng, Animasi
Seperti diketahui, plastisin adalah tanah liat plastik yang menjadi media seni yang bisa digunakan untuk membuat ukruan pembuatan topeng, pembuatan cetakan, efek khusus, dan animasi tanah liat.
Tanah liat ini tidak kering yang berarti dapat dimodifikasi atau digunakan kembali. Roma Plastolina adalah pilihan populer bagi pematung profesional di seluruh dunia.
Tanah liat Roma Plastilina hadir dalam beberapa tingkat kekerasan di hampir semua aplikasi.
Barang-barang seperti plastisin menarik bagi animator karena bahannya mudah digunakan sehingga cukup fleksibel untuk membuat karakter.
Tanah liat ini juga cukup fleksibel sehingga memungkinkan permukaan bergerak ke berbagai arah. Saat dibentuk pun ia tidak meleleh di bawah pencahayaan studio yang panas karena cukup padat.
Cara Membuat Plastisin dengan Bahan Aman
Bermain plastisin dapat meningkatkan daya imajinasi anak, mengasah kemampuan analisisnya hingga melatih problem solving sejak dini. Khusus pada anak-anak di bawah usia 6 tahun atau bukan usia sekolah. Tekstur dari plastisin unik dan memiliki warna khas yang beragam, membuat anak-anak penasaran dan memasukan plastisin ke dalam mulut.
Sayangnya, plastisin yang biasa dijual bebas bukanlah plastisin yang terbuat dari bahan food grade dan dapat membahayakan pencernaan atau dapat menyebabkan anak keracunan. Untuk menghindari hal tersebut, Grameds bisa membuat sendiri plastisin dengan bahan-bahan yang aman apabila termakan.
1. Membuat Plastisin dari Tepung
Cara membuat plastisin dengan mudah dan aman apabila termakan oleh anak-anak yang pertama adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di rumah dan sangat mudah didapatkan, seperti tepung.
Karena Grameds ingin membuat plastisin yang aman apabila tidak sengaja termakan, maka Grameds juga perlu memperhatikan jenis pewarna makanan yang digunakan. Alangkah baiknya, gunakan pewarna makanan dan tidak menggunakannya dalam jumlah banyak.
Tidak kalah penting, apabila Grameds memiliki buah hati yang alergi terhadap bahan-bahan tertentu, maka sebaiknya pilih bahan pengganti yang lebih aman. Contohnya bisa menggunakan rempah seperti kunyit untuk memberikan warna kuning, beet untuk warna merah dan lain sebagainya.
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
- Tepung terigu 2 gelas
- Garam dapur halus 4 sendok teh
- Air 1 gelas
- Minyak goreng 2 sendok makan
- Pewarna makanan (pastikan bahan atau komposisinya lebih dahulu)
- Alat yang dibutuhkan:
- 2 buah mangkuk atau baskom untuk mengaduk seluruh bahan
- 1 mangkuk untuk mengaduk bahan-bahan dasar sebelum dicampur
- 1 mangkuk untuk memberikan warna, agar tidak bercampur
- Pengaduk atau sendok
- Gelas
Tags: kerajinan dari bahan produk adalah