Rencana Produk Kerajinan - Mengapa Fokus Pada Detil Membuat Perbedaan?
Unsur Ergonomis Karya Kerajinan
Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:
- Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
- Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi. - Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
b. Penyiapan tanah liat.
Penyiapan tanah liat agar memenuhi syarat untuk digunakan dapat dilakukan sebelum memulai praktik pembentukan benda keramik. Penyiapan tanah liat tersebut dilakukan dengan cara pengulian dan pengisiran.
Proses pengulian tanah liat dimaksudkan agar tingkat keplastisilan dan homogen merata serta bebas dari gelembung udara. Proses pengulian tanah liat dapat dilakukan dengan gerakan spiral seperti bertikut ini.
- tekan kebahah lalu kemudian didorong ke depan,
- lakukan beberapa kali hingga tanah liat becampur secara homogen,
- diangkat dan ditekan kebawah secara terus menerus (gerakan pengulian spiral),
- pengulian silang lapisan tanah liat yang bercampur dua atau lebih bahan yang berbeda.
- Tanah dipotong tengah menggunakan kawat pemotong,
- satu bagian tanah diangkat dan dibanting di atas potongan tanah lainnya,
- lakukan proses mengiris dan membanting secara berulang ulang, dan
- irislah tanah liat dan jika pada proses ini nampak bagus maka irisan tanah akan tampak merata dan bebas dari gelembung udara.
Demikian penjelasan singkat tentang Produksi kerajinan tanah liat tersebut diatas, semoga bermanfaat dan terimakasih.
Produksi kerajinan bahan lunak tanah liat.
Sistem produksi terdiri dari komponen Struktural yang membentuk sistem produksi yang terdiri atas: Material atau bahan, mesin dan peralatan, tenaga kerja, modal, energi, informasi, tanah, dan lainnya. Sedangkan komponen secara Fungsional, terdiri atas supervisi, perencanaan, pengendalian, koordinasi, dan kepemimpinan yang semuanya berkaitan dengan manajemen dan keorganisasian.
Produksi kerajinan dari bahan lunak pada umumnya diproduksi ulang atau diperbanyak dalam skala home industri yang maka dari itu, dibutuhkan persyaratan - persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dalam proses perencanan dan teknik produksi kerjainan yang diantanrya adalah sebagai berikut.
Produk kerajinan dari tanah liat biasanya berupa keramik yang beraneka ragam, baik secara bentuk, ukuran, fungsi, hiasan, atau pewarnaannya. Dalam proses produksi kerajinan tanah liat ini dibutuhkan keterampilan tangan mulai dari proses pengulian (melumatkan tanah), hingga penyelesaian akhir atua finishing. Pembentukan benda keramik dapat dilakukan dengan menggunakan tangan langsung atau dengan bantuan dari alat lain seperti alat putar, jigger-jolley alat cetak.
Peran Pemerintah dalam Memajukan Industri Gerabah di Yogyakarta
Industri gerabah di Yogyakarta bukan hanya sekadar seni kerajinan, melainkan pelestarian budaya dan tradisi yang memiliki nilai secara ekonomi. Sebab itu pemerintah daerah setempat mengambil peran dalam upaya mengembangkan dan memajukan sentra kerajinan gerabah Kasongan . Pemerintah mendukung dalam bentuk pemberian berbagai program pelatihan, promosi, dan bantuan teknis kepada para pengrajin.
Tak hanya itu, pemberdayaan masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul untuk meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat yang berkecimpung dalam industri gerabah. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan industri-industri kecil dengan memberikan kemudahan dalam proses pengajuan izin usaha, dan pembinaan secara intensif. Adanya peran dan dukungan pemerintah ini, diharapkan bisa meningkatkan laju pertumbuhan sektor industri gerabah.
Dukungan juga diwujudkan dalam bentuk pembukaan galeri seni dan pusat kerajinan tangan. Tujuannya tentu saja untuk memamerkan dan memasarkan aneka produk gerabah lokal, yang kualitasnya standar internasional.
Adanya potensi ekspor produk gerabah juga tidak luput dari perhatian pemerintah setempat. Hal ini dibuktikan dengan pemberian fasilitas bagi pengrajin gerabah yang ingin berpartisipasi dalam pameran seni dan festival budaya baik di dalam maupun luar negeri. Benar saja, produk gerabah Kasongan berhasil menembus pasar internasional seperti Australia, Eropa, dan Amerika Serikat.
Dalam penyelenggaraan program-program pelatihan, pemerintah menitikberatkan pada pembelajaran tentang teknik pembuatan gerabah, manajemen bisnis, dan strategi pemasaran. Dukungan pemerintah yang diberikan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dan kreativitas dari pengrajin gerabah. Selain itu, juga mampu menciptakan peluang ekonomi yang mendorong peningkatan kesejahteraan pengrajin para khususnya, dan masyarakat setempat pada umumnya.
Motif Ragam Hias
Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora, fauna,figuratif, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.
Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zigzag, garis silang, segitiga, dan lingkaran.
Pola bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur. Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias tak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan.
Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan bentuk visualnya, dibagi dalam klasifikasi sebagai berikut.
- Ragam hias geometris adalah ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku tertentu dengan ukuran tertentu dalam komposisi yang seimbang pada seluruh sisinya.
- Ragam hias Tumbuh-tumbuhan adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari tumbuh- tumbuhan pada wilayah tertentu untuk dimodifikasi menjadi ragam hias yang mencerminkan ciri khas wilayah tersebut.
- Ragam hias makhluk hidup adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari makhluk hidup di darat, laut, dan udara pada wilayah tertentu dan dimodifikasi menjadi ragam hias khas wilayah tersebut. Ragam hias ini biasanya dimasukkan dalam kelompok ragam hias untuk menggambarkan dunia tengah.
- Ragam hias Dekoratif adalah ragam hias yang bersifat artifisual dan biasanya merupakan penggabungan dari beberapa inspirasi ragam hias pada kelompok yang ada sebelumnya yang dimodifikasi sehingga menjadi sebuah bentuk ragam hias yang baru dan memiliki nilai estetika tersendiri.
Tags: kerajinan produk pada perencanaan menit lebih