... Manufaktur Kerajinan: Skala Produksi dan Pengulangan dalam Seni Menjahit dan DIY

"Produksi Massal dan Rekreasional - Perbanyaknya Produk Kerajinan dalam Skala"

b. Penyiapan tanah liat.

Penyiapan tanah liat agar memenuhi syarat untuk digunakan dapat dilakukan sebelum memulai praktik pembentukan benda keramik. Penyiapan tanah liat tersebut dilakukan dengan cara pengulian dan pengisiran.

Proses pengulian tanah liat dimaksudkan agar tingkat keplastisilan dan homogen merata serta bebas dari gelembung udara. Proses pengulian tanah liat dapat dilakukan dengan gerakan spiral seperti bertikut ini.

  • tekan kebahah lalu kemudian didorong ke depan,
  • lakukan beberapa kali hingga tanah liat becampur secara homogen,
  • diangkat dan ditekan kebawah secara terus menerus (gerakan pengulian spiral),
  • pengulian silang lapisan tanah liat yang bercampur dua atau lebih bahan yang berbeda.
  • Tanah dipotong tengah menggunakan kawat pemotong,
  • satu bagian tanah diangkat dan dibanting di atas potongan tanah lainnya,
  • lakukan proses mengiris dan membanting secara berulang ulang, dan
  • irislah tanah liat dan jika pada proses ini nampak bagus maka irisan tanah akan tampak merata dan bebas dari gelembung udara.

Demikian penjelasan singkat tentang Produksi kerajinan tanah liat tersebut diatas, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Motif Ragam Hias pada Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Indonesia sangat kaya dengan keragaman produk kerajinan dengan berbagai macam ragam hias yang tersebar diseluruh tanah air. Ragam hias Nusantara pada umumnya memiliki muatan nilai tradisi dengan kekhasan dan keragamannya masing-masing. Di samping perbedaan-perbedaan terdapat pula persamaan- persamaannya, misalnya jenis, bentuk, motif hias, pola susunan, pewarnaan, bahkan nilai simbolisnya.

Berbagai motif ragam hias yang dapat digunakan untuk menghias karya kerajinan antara lain seperti berikut.

Motif Realis

Motif realis ialah motif yang dibuat berdasarkan bentuk- bentuk nyata yang ada di alam sekitar seperti bentuk tumbuh- tumbuhan, bentuk hewan atau binatang, bentuk batu-batuan, bentuk awan, matahari, bintang, bentuk pemandangan alam.


Contoh motif realis

Motif Geometris

Motif geometris ialah motif yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur. Contoh: bentuk segi empat, segitiga, lingkaran, kerucut, dan silinder.


Contoh motif geometris

Motif geometris merupakan motif tertua dalam ragam hias karena sudah dikenal sejak zaman prasejarah. Motif geometris berkembang dari bentuk titik, garis, atau bidang yang berulang dari yang sederhana sampai dengan pola yang rumit. Hampir di seluruh wilayah Nusantara ditemukan motif ini. Motif hias geometris yaitu meander, pilin, lereng, banji, kawung, jlamprang, dan tumpal.

Motif Dekoratif

Pengertian dekoratif adalah menggambar dengan tujuan mengolah suatu permukaan benda menjadi lebih indah. Gambar dekoratif berupa gambar hiasan yang perwujudannya tampak rata, kesan ruang jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terlalu ditonjolkan.


Tags: kerajinan produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia