Seni Kerajinan Jarum - Mengungkap Beragam Teknik Pembuatan Produk Kreatif dari Bahan Keras
2. Kayu
Prinsip pembuatan kerajinan bahan keras meliputi pembubutan, anyam, pengukiran atau pemahatan, cor (pelelehan, tuang, dan cetak), dan etsa (proses melarutkan logam dengan asam untuk membuat desain). Dalam kasus kayu, teknik yang dipakai adalah pembubutan dan pengukiran. Pembubutan dilakukan untuk memperhalus dan membentuk kayu gelondongan agar mudah disusun dan dipotong sesuai kebutuhan.
Kayu juga tidak hanya memiliki fungsi hiasan, Bahan ini justru lebih banyak ditemukan sebagai benda dengan fungsi terapan yang nyata seperti rangka dan dinding rumah, perabot, bahkan pembuatan alat masak dan makan. Kayu memiliki corak dan warna yang secara alami sudah indah. Ia tinggal diberi varnish untuk melindungi dari hantaman cuaca dan air. Seiring berjalannya waktu, kayu pun banyak merambah kerajinan lain bahkan bisa disulap untuk strap jam tangan, sandal, sepatu, perhiasan, dan gantungan kunci misalnya.
Ada banyak model kayu yang beredar di pasaran, yaitu kayu solid dan olahan. Kayu solid diambil dari batang pohon asli yang dihaluskan dan dipoles. Sementara, kayu olahan adalah sisa potongan kayu solid yang kemudian dihaluskan dan disatukan dengan bahan dan lem khusus. Biasanya mereka dikenal dengan istilah-istilah MDF dan plywood .
4.Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Keras
Dalam perkembangannya produk kerajinan dari bahan keras tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya.Sentuhan-sentuhan estetik sangat penting untuk mewujudkan karya kerajinan atraktif dan bernilai ekonomis.Pada produk kerajinan, aspek fungsi menempati porsi utama.Maka, karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis yang meliputi: kenyamanan, keamanan, dan keindahan (estetika).
Produk kerajinan dari beberapa daerah di Indonesia sudah dikenal di mancanegara sejak zaman dahulu kala.Keanekaragaman produk kerajinan tersebut memiliki motif dan ragam hias yang khas di setiap daerah.Setiap motif dan ragam hias mempunyai nilai keindahan dan keunikan serta makna simbolis yang penuh perlambangan dan juga nasihat.Beberapa daerah yang terkenal ukiran atau pahatannya adalah Jepara, Yogyakarta, Cirebon, Bali, Toraja, Palembang, Kalimantan, dan masih ada daerah lainnya.
Kerajinan Bahan Keras: Contoh, Jenis & Teknik Pembuatannya
Tak hanya untuk hiasan alias fungsi estetika, kerajinan banyak disulap jadi benda-benda dengan fungsi praktikal yang luar biasa. Terutama yang terbuat dari bahan-bahan keras seperti batuan alam, kayu, hingga gelas yang sering disebut sebagai kerajinan bahan keras.
Beda dengan bahan lunak, bahan keras membutuhkan perlakuan khusus yang berbeda dan agak lebih rumit. Namun, ketahanannya akan cuaca tentu jauh lebih baik. Berikut beberapa contoh dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras yang bisa memperluas wawasan kita.
Batuan alam adalah material keras yang paling umum dipakai dalam proses pembuatan kerajinan. Bahan ini bisa ditemukan di alam. Ada yang harus dicari di tempat tertentu seperti batu kali yang harus ditambang di dekat sungai. Misalnya saja batu granit yang hanya ada di pegunungan tertentu dan limestone yang harus ditambang dari kedalaman laut.
Tak heran karena cara mendapatkan bahan bakunya yang susah, harga kerajinan dari batuan alam pun tidak tergolong murah. Batuan alam sendiri tidak hanya dipahat untuk patung, tetapi sudah merambah fungsi praktikal sebagai bahan bangunan untuk eksterior dinding, lantai, hingga penampang meja dapur. Bahan ini kuat dan bisa dipoles membentuk corak yang indah dan tampak menyatu dengan alam. Seiring berkembangnya dekorasi minimalis dan industrialis, bahan-bahan bangunan berbahan batuan alam pun kini dilirik.
10 Contoh Kerajinan Bahan Buatan dan Cara Membuatnya
Membuat kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan. Misalnya saja bahan alami atau bahan buatan. Apabila bahan alami berasal dari alam, bahan buatan justru dibuat oleh manusia, baik dengan cara yang manual atau memakai mesin. Kerajinan bahan buatan memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah dari bahan alami.
Ada banyak contoh bahan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan dengan menggunakan teknik tertentu. Supaya lebih paham mengenai jenis teknik pembuatan produk, berikut sudah ada penjelasannya sekaligus dengan 10 contoh kerajinan bahan buatan. Yuk simak selengkapnya!
- 1 Jenis Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Buatan
- 1.1 Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Lunak
- 2.1 1. Kerajinan Sabun Batangan
- 2.2 2. Kerajinan Gips atau Gypsum
- 2.3 3. Kerajinan Lilin
- 2.4 4. Kerajinan Plastik
- 2.5 5. Kerajinan Clay
- 2.6 6. Kerajinan Kain
- 2.7 7. Kerajinan Kaca
- 2.8 8. Kerajinan Fiberglass
- 2.9 9. Kerajinan Kulit Sintetis
- 2.10 10. Kerajinan Bubur Kertas
7. Silika
Materi kerajinan bahan keras berikutnya adalah silika. Ia adalah mineral alam yang aslinya berbentuk biji pasir yang sekilas mirip plastik, tetapi lebih keras dan tidak elastis.
Silika bisa dilelehkan dalam suhu tinggi dan dipakai untuk berbagai fungsi seperti pembuatan keramik untuk lantai dan bahan baku untuk komponen komputer, penghantar energi di solar panel, dan lain sebagainya. Bahan keras ini memiliki karakter spesifik yaitu semi-konduktor makanya ia banyak dipakai juga di berbagai industri energi dan elektronik. Silika ini pula yang jadi bahan baku fiber glass, Sedulur.
Tags: kerajinan dari bahan produk keras teknik