... 3 Model Produk Kerajinan Bambu yang Mudah Dibuat Sendiri: Panduan dan Ide Kreatif

Tiga Model Kerajinan Bambu yang Indah untuk Dicoba dalam Seni Rajut dan Kerajinan DIY

Bagaimana cara merawat kerajinan bambu agar tahan lama?

Untuk merawat kerajinan bambu agar tahan lama, pastikan Yupiers membersihkannya secara teratur dengan kain lembab untuk menghilangkan debu dan kotoran. Hindari paparan langsung terhadap sinar matahari yang berlebihan, karena dapat menyebabkan warna bambu memudar atau permukaannya retak.

Yupiers juga dapat melapisi kerajinan bambu dengan pelindung kayu atau minyak bambu secara berkala untuk menjaga keindahannya.

Itulah informasi tentang beberapa kerajinan dari bambu kali ini dari Yupi. Selain dari bambu, Yupi juga memiliki informasi tentang berbagai kerajinan lainnya seperti kerajinan dari kerajinan dari stik es krim dan yang lainnya.

Membuat berbagai kerajinan dari bambu bisa dikatakan cukup mudah dilakukan oleh pemula, karena bahan-bahan yang digunakan relatif sama. Semoga informasi tentang kerajinan dari bambu kali ini bermanfaat untuk Yupiers.

Apa Itu Kerajinan Bambu?

Source : Pxfuel

Kerajinan dari bambu merupakan barang atau sesuatu yang memakai bambu sebagai bahan dasarnya. Bambu tumbuh subur di negara tropis termasuk di Indonesia. Tinggi pohon bambu bisa setinggi pohon kelapa dengan batang yang ramping dan menjulang ke atas.Tidak hanya batang bambu saja yang bermanfaat melainkan juga bagian akarnya.

Akar bambu muda dapat dimasak dan sering disebut dengan rebung. Sementara bambu yang sudah tua akan dijadikan kerajinan tangan maupun bahan untuk membuat rumah. Bambu bisa pula difungsikan sebagai alat musik seperti angklung, suling, dan calung.

Jenis bambu yang sering digunakan sebagai bahan dasar kerajinan antara lain bambu betung, bambu apus, bambu gombong dan lainnya. Laju pertumbuhan bambu bisa mencapai beberapa cm dalam waktu 24 jam saja.

7. Lonceng Angin

Salah satu kerajinan dari bambu yang paling terkenal adalah lonceng angin dari bambu. Lonceng angin dari bambu memiliki fungsi dapat menjadi sarana menghibur diri atau menjadi sarana relaksasi dengan suara yang dihasilkan oleh lonceng angin ini. Berikut ini adalah cara membuat lonceng angin dari bambu:

  1. Bambu berukuran sedang
  2. Batok kelapa
  3. Tali
  4. Alat potong seperti gergaji potong
  5. Amplas
  6. Pisau
  7. Gunting
  8. Bor listrik
  1. Pilih bambu berukuran sedang yang kondisinya baik, tanpa retakan, dan masih kokoh.
  2. Potong 5 bambu dengan panjang masing-masing sekitar 15-17 cm.
  3. Siapkan 5 potongan bambu tambahan dengan panjang 7 cm yang akan berfungsi sebagai dukungan atau 'jangkar' untuk setiap bambu utama.
  4. Lakukan pemotongan atau penggergajian bambu sesuai ukuran yang ditentukan.
  5. Bersihkan bagian dalam bambu, termasuk menghilangkan serat-seratnya, yang bisa dilakukan dengan pisau kecil.
  6. Buat bentuk melengkung pada bagian bawah bambu, dengan jarak 8 cm dari ujung atas, sebagai rujukan lihat ilustrasi yang relevan.
  7. Haluskan bambu dengan amplas hingga permukaannya lembut.
  8. Buat lubang pada ujung atas bambu untuk pemasangan tali menggunakan bor listrik.
  9. Bagi batok kelapa menjadi dua bagian berbentuk setengah lingkaran.
  10. Haluskan permukaan batok kelapa dengan amplas.
  11. Buat lubang pada tepi batok kelapa sesuai dengan jumlah bambu, untuk tempat melewati tali.
  12. Ikatkan setiap bambu dengan tali dan hubungkan dengan batok kelapa.
  13. Masukkan tali melalui lubang batok kelapa dan tarik ke atas untuk menggantung.
  14. Ikat simpul pada tali untuk mengamankan konstruksi lonceng angin atau angklung.
  15. Sebagai sentuhan akhir, aplikasikan plitur pada bambu untuk memberikan warna alami dan meningkatkan keindahan visual.

Tempat tisu dari bambu

Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.

Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.

Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.


Tags: kerajinan produk model

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia