... 3 Model Produk Kerajinan Bambu yang Mudah Dibuat Sendiri: Panduan dan Ide Kreatif

Tiga Model Kerajinan Bambu yang Indah untuk Dicoba dalam Seni Rajut dan Kerajinan DIY

10 Contoh Kerajinan Bambu

Ada beberapa contoh kerajinan dari bambu yang ada di pasaran saat ini. Harganya terjangkau dan memiliki visual yang estetik sehingga mampu mempercantik interior ruangan. Yuk cek dulu contoh kerajinan bambunya di bawah ini!

1. Keranjang Belanja

Source : Pxhere

2. Kalo

Source : Wikimedia Commons

3. Tempat Baju Kotor

Source : Pxhere

4. Gelas

Source : Pxhere

5. Tas

Source : Pxfuel

6. Lampu Gantung

Source : Pxfuel

7. Topi

Source : Pexels

8. Angklung

Source : Wallpaper Flare

9. Kursi Bambu

Source : Gazebo Bambu Malang

10. Lemari Baju

Source : bambu.kontraktorkonstruksi

Tempat tisu dari bambu

Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.

Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.

Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.

Jenis-Jenis Kerajinan Bambu dan Contohnya

Kerajinan bambu sendiri ada berbagai macam jenis contohnya. Berikut ini adalah beragam jenis kerajinan yang dapat dibuat dari bambu.

Anyaman bambu merupakan anyaman yang sering dibuat masyarakat sebab bambu merupakan tumbuhan yang mudah diperoleh di sekitar rumah. Untuk mendapatkan bahan baku anyam, biasanya bambu yang sudah dibelah menurut ruas-ruasnya akan dikeringkan dan dibelah menjadi dua, kemudian bambu diraut menjadi potongan tipis-tipis sebanyak mungkin.

Untuk kebutuhan produksi yang banyak, biasanya menggunakan mesin irat bambu agar lebih cepat dan efektif. Produk yang dihasilkan dari anyaman biasanya adalah produk untuk kebutuhan sehari-hari seperti pengukus nasi, tempat nasi, kemasan hantaran (besek), kipas, tikar, keranjang dan lain-lain. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, terdapat pula anyaman yang digunakan sebagai bahan arsitektur atau yang dikenal dengan anyaman kasar, biasanya untuk membuat rumah, kandang, ataupun perangkap ikan.

Topi

Topi yang terbuat dari buluh memiliki cerita sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Umumnya, petani sering menggunakan topi ini ketika sedang berada di sawah, atau biasa disebut dengan caping. Sekarang, topi bisa dikembangakan menjadi produk yang diminati oleh konsumen serta terlihat modis. Salah satunya adalah topi pantai.

Jenis topi yang satu ini banyak ditemukan di daerah objek wisata di sekitar pantai. Topi yang merupakan salah satu kerajinan dari bambu ini cocok dijadikan sebagai souvenir yang diminati oleh para wisatawan. Tak hanya sebagai souvenir saja, topi yang berbentuk bulat ini juga cocok untuk dijadikan properti foto. Bukan itu saja, konsumen yang menggunakannya juga terhindar dari panas yang menyengat ketika berada di bawah terik matahari karena bentuknya yang lebar dan memiliki bahan yang alami.

7. Lonceng Angin

Salah satu kerajinan dari bambu yang paling terkenal adalah lonceng angin dari bambu. Lonceng angin dari bambu memiliki fungsi dapat menjadi sarana menghibur diri atau menjadi sarana relaksasi dengan suara yang dihasilkan oleh lonceng angin ini. Berikut ini adalah cara membuat lonceng angin dari bambu:

  1. Bambu berukuran sedang
  2. Batok kelapa
  3. Tali
  4. Alat potong seperti gergaji potong
  5. Amplas
  6. Pisau
  7. Gunting
  8. Bor listrik
  1. Pilih bambu berukuran sedang yang kondisinya baik, tanpa retakan, dan masih kokoh.
  2. Potong 5 bambu dengan panjang masing-masing sekitar 15-17 cm.
  3. Siapkan 5 potongan bambu tambahan dengan panjang 7 cm yang akan berfungsi sebagai dukungan atau 'jangkar' untuk setiap bambu utama.
  4. Lakukan pemotongan atau penggergajian bambu sesuai ukuran yang ditentukan.
  5. Bersihkan bagian dalam bambu, termasuk menghilangkan serat-seratnya, yang bisa dilakukan dengan pisau kecil.
  6. Buat bentuk melengkung pada bagian bawah bambu, dengan jarak 8 cm dari ujung atas, sebagai rujukan lihat ilustrasi yang relevan.
  7. Haluskan bambu dengan amplas hingga permukaannya lembut.
  8. Buat lubang pada ujung atas bambu untuk pemasangan tali menggunakan bor listrik.
  9. Bagi batok kelapa menjadi dua bagian berbentuk setengah lingkaran.
  10. Haluskan permukaan batok kelapa dengan amplas.
  11. Buat lubang pada tepi batok kelapa sesuai dengan jumlah bambu, untuk tempat melewati tali.
  12. Ikatkan setiap bambu dengan tali dan hubungkan dengan batok kelapa.
  13. Masukkan tali melalui lubang batok kelapa dan tarik ke atas untuk menggantung.
  14. Ikat simpul pada tali untuk mengamankan konstruksi lonceng angin atau angklung.
  15. Sebagai sentuhan akhir, aplikasikan plitur pada bambu untuk memberikan warna alami dan meningkatkan keindahan visual.

Tags: kerajinan produk model

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia