Mengapa Beberapa Jenis Kayu Dipilih sebagai Bahan Utama dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Keunggulan Kayu
Sebelum membahas seputar contoh kerajinan dari kayu, kita akan mengulas sedikit tentang keunggulan kayu. Agar bisa menjadi bahan pertimbangan Anda Ketika akan mengeksekusinya. Salah satu keunggulan kayu adalah daya tahannya yang luar biasa. Di mana, ia bisa digunakan dalam waktu yang tergolong cukup lama.
Banyaknya kayu di Indonesia menjadikan sebagian masyarakat berprofesi sebagai pengrajin kayu. Nggak heran deh, kalau ada turis yang ke Indonesia, pasti membawa buah tangan hasil buatan para pengrajin yang luar biasa.
Kerajinan dari kayu yang ditawarkan juga sangat beragam. Ada yang bisa dijadikan sebagai hiasan di rumah, ada yang bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, hingga yang sekedar dijadikan sebagai souvenir unik.
Hal yang paling menarik adalah, seorang pengrajin yang sudah terbiasa membuat kerajinan dari kayu mampu menghasilkan banyak benda dengan bentuk yang berbeda-beda loh. Selain tahan lama, kerajinan dari kayu berkualitas tinggi.
Sehingga nilai estetikanya tetap terjaga. Dan masih ada sedang keunggulan lainnya. Yakin nggak tertarik untuk membuat kerajinan dari kayu?
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah, kerajinan dari kayu ini sangat memungkinkan untuk dijadikan sebagai bisnis loh. Jadi bagi Anda yang selama ini berniat ingin bisnis, tapi bingung bisnis apa, maka membuat dan menjual kerajinan kayu bisa menjadi alternatif terbaik.
Dalam menciptakan kerajinan dari kayu, Anda meski benar-benar mengenal jenis-jenis kayu terlebih dahulu.
Karena tidak semua jenis kayu bisa disulap menjadi kerajinan dari kayu. Adapun kayu yang meski digunakan oalah kayu yang tahan lama, kuat, tidak gampang lapuk jika terkena kelembaban cukup tinggi.
Adapun jenis-jenis kayu yang dapat Anda pilih adalah teakwood, atau yang kita kenal dengan kayu jati, kayu mahoni atau mahogany, kayu sonokeling, kayu akasia, dan kayu trembesi.
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran
Kerajinan berbasis media campuran sangat beragam jenisnya, tergantung dari sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.
Jenis bahan baku alam yang bisa digunakan antara lain adalah batu, kayu, logam, kulit, serat, keramik, dll. Sementara bahan buatan meliputi plastik, fiberglass, gips, dll.
Setiap bahan memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga sebelum dibuat menjadi kerajinan harus benar-benar memahami karakter bahan tersebut. Sebagai contoh keramik yang terbuat dari tanah liat, sifatnya mudah pecah sehingga harus dipadukan secara hati-hati dengan bahan lain.
Berikut ini adalah beberapa contoh bahan baku dan bahan tambahan yang bisa dipadukan untuk menghasilkan kerajinan berbasis media campuran:
1. Batu
Batu bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti batu permata, batu akik, batu giok, kristal dll. Masing-masing batu memiliki nilai estetikanya sendiri dan bisa dibuat menjadi berbagai macam kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Berbagai macam bentuk, tekstur dan warna pada batu bisa dipadukan dengan bahan lainnya untuk menghasilkan produk kerajinan yang lebih menarik.
Salah satunya dipadukan dengan logam sehingga menghasilkan produk berupa cincin, lampu hias kristal, dll.
Contoh kerajinan berbasis media campuran dari batu adalah:
- Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang dan anting yang memadukan batu permata dengan logam emas atau perak.
- Ornamen berupa ukiran batu dengan kombinasi pigura kayu untuk hiasan dinding.
2. Logam
Logam memiliki banyak jenis dengan karakteristiknya masing-masing, seperti emas, perak, tembaga, besi, titanium, dll. Logam bisa dipadukan dengan bahan lainnya seperti batu permata, kayu, plastik, dll.
Tags: kerajinan bahan kayu jenis sebagai