... Apa Pentingnya Tahap Perencanaan dalam Pembuatan Kerajinan? | Panduan DIY dan Sulaman Jarum

Manfaat Tahap Perencanaan dalam Pembuatan Kerajinan

Pemahaman Akhir

Menggabungkan beberapa bahan dalam pembuatan kerajinan merupakan bentuk ekspresi kreativitas yang menghasilkan nilai keunikan yang lebih tinggi. Kerajinan bahan campuran mengambil keuntungan dari berbagai bahan baku, baik alami maupun buatan, untuk menciptakan hasil akhir yang menarik dan estetis.

Konsep kerajinan bahan campuran melibatkan penggabungan beberapa bahan utama dengan bahan tambahan untuk menghasilkan karya yang menarik dan bernilai. Hal ini sering kali dipilih oleh pengrajin untuk menjaga ketersediaan bahan, menciptakan produk unik, dan memperluas spektrum kreativitas.

Pentingnya pemahaman tentang karakteristik bahan baku sangat penting dalam pembuatan kerajinan bahan campuran. Prinsip-prinsip dasar seperti keluwesan dalam memilih bahan, menghindari reaksi kimia yang tidak diinginkan, dan penciptaan harmoni antara bahan-bahan yang berbeda harus diperhatikan. Hasil akhir dari kerajinan campuran sangat dipengaruhi oleh pemahaman ini.

Contoh-contoh kerajinan bahan campuran, seperti aksesoris, souvenir, vas bunga, wayang, dan patung, membuktikan potensi kreativitas tak terbatas. Proses pembuatannya melibatkan teknik-teknik khusus dan penggunaan alat-alat tertentu untuk memadukan bahan-bahan yang beragam, menghasilkan karya yang indah dan bernilai seni.

Secara keseluruhan, kerajinan bahan campuran memberikan sarana bagi para pengrajin untuk mengeksplorasi kreativitas mereka, menghasilkan karya-karya yang unik dan bernilai seni tinggi, serta memberikan variasi menarik dalam dunia kerajinan.

Jadi, sekian seluruh contoh-contoh kerajinan bahan campuran yang menggabungkan beberapa bahan. Menggabungkan bahan-bahan tersebut dinilai bisa menambah nilai kecantikan dan bisa meningkatkan nilai jual dari kerajinan itu sendiri. Beberapa contoh di atas juga tergolong yang mudah dibuat terutama bagi pemula yang baru mencoba membuat kerajinan.

Proses Perencanaan

Perencanaan dimulai dari perumusan tujuan, penggumpulan data, kemudian data-data tersebut dianalisis, membuat alternatif dan konsep kemudian diimplementasikan dan akan menghasilkan tujuan baru. Perumusan tujuan dapat dicapai bila ada kecukupan data / representasi dan kejelasan yang terukur (spesifik) meliputi : Aspek (Substansi), Ruang (Lokasi /tempat),

Sumber Daya (sumber daya manusia mengenai keahlian atau pengetahuan khusus dari tiap orang, sumber daya modal merupakan kebutuhan dalam proses perencanaan dan sumber daya waktu, durasi waktu, berapa lama hasil yang akan dicapai). Bila semakin terbatas sumber daya maka semakin banyak perencanaan yang harus dibuat untuk mensejahterakan penduduk.

Proses perencanaan merupakan rangkaian kegiatan yang berkaitan satu dengan yang lain / saling menunjang dalam mencapai tujuan di masa yang akan datang. Proses perencanaan yang berkelanjutan membutuhkan sebuah perencanaan yang matang, penempatan, dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan, sasaran perencanaan dapat ditentukan oleh seorang planner / pemerintah. Perencanaan dibuat berdasarkan data yang:

  1. Relevan dengan tujuan (aspek, ruang, waktu, sumber dana)
  2. Akurasi (tepat) merupakan analisis sendiri (data primer), maupun data berdasarkan sumbernya (data sekunder)

Perencanaan Dalam Memproduksi Produk Kerajinan

Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Mang Ocoy akan membagikan materi pelajaran tentang “Perencanaan Dalam Memproduksi Produk Kerajinan” pada Mapel Prakarya. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini!

Perencanaan produksi kerajinan umumnya lebih menitik beratkan pada nilai- nilai keunikan dan estetika. Sementara dalam pemenuhan fungsinya lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik (fisiologis), misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, sandang, dan sebagainya.

Pada materi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, kalian sudah mempelajari tentang perencanaan produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar. Diharapkan kalian dapat mengeksplorasi lebih jauh berbagai macam perencanaan proses produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang ada di daerahmu serta di wilayah nusantara.

Dalam perkembanganya produk kerajinan tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya. Sentuhan-sentuhan estetik sangat penting untuk mewujudkan karya kerajinan yang bermutu dan bernilai ekonomis.

Pada produk kerajinan, aspek fungsi menempati porsi utama, maka karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis yang meliputi kenyamanan, keamanan dan keindahan (estetika). Penerapan unsur ergonomis pada produk kerajinan yang memiliki fungsi pakai sangat penting, karena produk kerajinan tersebut lebih mengutamakan fungsi dan kegunaannya.

Pada materi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar pada semester 1, kalian sudah mempelajari tentang unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan. Diharapkan kalian dapat mengenali, mengeksplorasi tentang unsur estetika dan ergonomis serta mengembangkan produk-produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang ada di daerahmu dan di wilayah nusantara.

Conton kerajinan campuran

Beberapa contoh kerajinan campuran, sebagai berikut:

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Tiga Topeng Kelana, untuk tarian topeng khas Cirebon, yang mulai langka.

Topeng tidak hanya bisa dibuat dari bahan kayu. Dengan kreativitas seniman, bahan topeng bisa dipadukan dengan logam dan menjadi karya seni menarik.

KOMPAS.COM/JUNAEDI Kehilangan Pekerjaan Sejak Pandemi Covid, 2 Pemuda Sulap Cangkang Kerang Jadi Aneka Kerajinan Cantik dan Laris

Aksesoris yang termasuk dari jepit rambut, bando, bros, manik-manik merupakan terbuat dari bahan campuran plastik dan perpaduan logam.

dok.pribadi Kresek Project, Kombinasi Bahan ALam dan Limbah Plastik Daur Ulang

Tas yang terbuat dari bahan yang bervariasi seperti kain, kayu, dan logam untuk menjadi permanen, dan masih terdapat bahan lainnya seperti plastik, kertas, dan pita untuk yang semi permanen (tote bag, kantong belanja, dan sebagainya).

Referensi:

  • Eriska, Ahmad. Mengenal Kerajinan Anyaman Rotan. 2019. Jakarta: Pengsilo Media.
  • Rachman, Indrayani dan teman-teman. Implementasi SDGs Pada Pembelajaran Pendidikan Lingkungan. 2019. Jawa Timur: Uwais Ispirasi Indonesia.

Tujuan Perencanaan

Tujuan perencanaan,di dalamnya menggambarkan lingkungan di mana perencanaan berlangsung, kita melanjutkan untuk membahas mengapa perencanaan tindakan dilakukan. Ultimate tujuan tidak dapat dinilai dari dalam sistem: ada kebutuhan untuk mengandalkan kriteria luar untuk mengevaluasi tujuan tersebut. Kami akan membatasi diskusi kita untuk presentasi tujuan tersirat dalam perencanaan usaha. Dapat di lihat tujuan utama dari perencanaan (tujuan eksternal), tidak untuk hal-hal substantif (keperluan internal) seperti pembaruan perkotaan, hubungan harmonis penggunaan lahan, atau paling output menguntungkan.

Perencanaan sudah bekerja selama beberapa alasan, salah satu saja yang dapat melayani secara mandiri atau dalam kombinasi dengan yang lain sebagai tujuan perencanaan. Kritik terhadap khasiat, arah, dan nilai perencanaan kontemporer harus mengakui kemungkinan seperti berbagai perspektif, mereka kemudian mungkin akan melihat bahwa berarti dalam pertanyaan yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

Ada kelas tujuan tampaknya. Yang pertama adalah efisiensi dan tindakan rasional, yang kedua adalah ditandai bantuan atau penggantian, dan ketiga dapat diberi label mengubah atau pilihan pelebaran.

  1. Efisiensi dan tindakan rasional. Dalam dunia kelangkaan ada kebutuhan untuk melestarikan sumber daya dan juga untuk mengalokasikan mereka secara efisien.
  2. Pasar bantuan atau penggantian. Perencanaan akan menjadi sedikit, jika ada, gunakan untuk sebuah lingkungan di mana pasar, terbuka benar-benar kompetitif (baik politik atau ekonomi) dioperasikan dengan sempurna. Pasar seperti itu akan berarti bahwa kedua pembeli dan penjual tahu sepenuhnya nilai relatif dari waktu ke waktu dari item dan layanan yang mereka dicari dan dimiliki, dibeli dan dijual, dan semua alternatif yang mereka miliki.
  3. Perubahan atau pelebaran pilihan. Mengingat kelangkaan, sosial dan pilihan individu harus dibuat tentang cara di mana sumber daya harus dialokasikan: bagaimana, kapan, kepada siapa, untuk tujuan apa, dan dalam kombinasi tersebut. Perencanaan dapat berfungsi sebagai wahana untuk penggambaran solusi utopis.

Tags: kerajinan perencanaan tahap

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia