Manfaat Tahap Perencanaan dalam Pembuatan Kerajinan
Pemilihan Bahan
Pemilihan bahan merupakan salah satu aspek penting dalam proses perancangan kerajinan diawali dengan. Pemilihan bahan yang tepat akan menentukan kualitas, estetika, dan fungsi kerajinan yang dihasilkan. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bahan:
- Jenis Bahan
Jenis bahan yang digunakan akan sangat memengaruhi karakteristik kerajinan yang dihasilkan. Misalnya, kerajinan yang terbuat dari bahan alami seperti kayu atau tanah liat akan memiliki tampilan dan tekstur yang berbeda dengan kerajinan yang terbuat dari bahan sintetis seperti plastik atau logam. - Ketersediaan Bahan
Ketersediaan bahan juga perlu menjadi pertimbangan. Bahan yang mudah didapat dan memiliki harga terjangkau akan lebih dipilih dibandingkan bahan yang langka dan mahal. - Sifat Bahan
Sifat bahan, seperti kekerasan, kelenturan, dan ketahanan terhadap cuaca, harus sesuai dengan fungsi dan estetika kerajinan yang diinginkan. Misalnya, kerajinan yang akan digunakan di luar ruangan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap cuaca. - Pengolahan Bahan
Proses pengolahan bahan juga perlu dipertimbangkan. Bahan yang mudah diolah akan lebih disukai dibandingkan bahan yang membutuhkan teknik pengolahan yang rumit dan mahal.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut secara cermat, pengrajin dapat memilih bahan yang tepat untuk kerajinan yang akan dibuat. Pemilihan bahan yang tepat akan menghasilkan kerajinan yang berkualitas tinggi, estetis, dan fungsional sesuai dengan tujuan pembuatannya.
Fungsi Perencanaan
Fungsi perencanaan pada dasarnya ialah suatu proses pengambilan keputusan sehubungan dengan hasil yang diinginkan, dengan penggunaan sumber daya dan pembentukan suatu sistem komunikasi yang memungkinkan pelaporan dan pengendalian hasil akhir serta perbandingan hasil-hasil tersebut dengan rencana yang dibuat.
Banyak kegunaan dari pembuatan perencanaan yakni terciptanya efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan perusahaan dapat melakukan koreksi atas penyimpangan sendini mungkin, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang timbul menghindari kegiatan, pertumbuhan dan perubahan yang tidak terarah dan terkontrol.
Karakteristik Perencanaan
Komponen-komponen yang diperlukan dalam sebuah perencanaan adalah sebagai berikut:
Dalam melakukan perencanaan komponen utama yang diiginkan adalan untuk mencapai tujuan yang diiginkan.
Perencanaan adalah proses untuk menentukan masa depan melalui serangkaian pilihan-pilihan (pilihan alternatif)
Waktu merupakan sumber daya untuk menentukan berapa lama hasil yang akan dicapai, karena itu berorientasi masa depan. Masing-masing tujuan utama perencanaan menyiratkan suatu kebutuhan di masa kini untuk informasi tentang masa depan.
Perkiraan tatapan masa depan juga penting. Selain itu, perencanaan mencakup biaya untuk menetapkan tujuan ditangguhkan kepuasan dan kerugian yang timbul dari tindakan ditunda. Tugas menghitung tingkat bunga dengan demikian secara implisit mencakup perencanaan.
Perencanaan digunakan untuk mendatangkan hasil. Ini adalah langkah dalam rantai berakhir berarti mengarah pada apa yang diinginkan.
Perencanaan berfungsi untuk menghubungkan komponen-komponen dari suatu sistem. Untuk memungkinkan para pengambil keputusan untuk memilih secara rasional di antara program-program alternatif, para perencana harus menggelincirkan sepenuhnya konsekuensi proposal. Dalam dunia pengetahuan yang tidak sempurna persyaratan ini harus diimbangi dengan tindakan.
Bahan Baku dan Prinsip Pembuatan Kerajinan Bahan Campuran
Bahan baku yang digunakan untuk pembuatannya cukup bervariasi. Umumnya, contoh kerajinan campuran akan menggunakan bahan alami seperti kayu, keramik, batu, kulit, dan logam. Selain itu, digunakan pula bahan-bahan buatan seperti plastik, fiberglass , dan gips.
Dalam proses pembuatannya, mengenal dan memahami bahan baku sangatlah penting dilakukan. Apalagi tiap bahan yang dipakai memiliki karakteristik yang berbeda dan akan memengaruhi hasil kerajinan itu sendiri.
Ambil saja contoh kerajinan bahan campuran yang berasal dari kayu. Kamu harus mengetahui apakah jenis kayu yang akan dipakai sudah tepat dan apakah kayu tersebut mudah keropos atau tidak.
Terkait dengan proses pembuatannya ini, kamu juga perlu mengetahui apa saja prinsip-prinsip dalam pembuatannya. Beberapa prinsip tersebut diantaranya:
- Kerajinan bahan campuran biasanya membutuhkan lebih dari dua jenis bahan, tetapi bisa saja jumlahnya bertambah bergantung pada produk yang akan dibuat.
- Kerajinan bahan campuran diketahui merupakan gabungan dari beberapa bahan. Namun, bahan yang digunakan tersebut lebih baik tidak memiliki reaksi kimia tertentu seperti berkarat.
- Kombinasi bahan yang digunakan bisa berupa bahan alam dan bahan alam, bahan buatan dan bahan buatan, maupun bahan alam dan bahan buatan.
- Bahan yang digabungkan tidak mengalami perubahan fisik pada salah satu bahannya. Misalnya, bahan mengalami lelehan saat akan direkatkan dengan bahan yang lain.
- Bahan-bahan yang digabungkan harus menyatu untuk menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai harmonisasi dan keunikan.
Seperti itulah prinsip yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam pembuatannya. Prinsip tersebut perlu untuk diterapkan supaya bisa menghasilkan kerajinan yang menarik dan memiliki nilai estetika yang juga bernilai jual.
Contoh Kerajinan Bahan Campuran
Saat pembuatan bisa dilakukan dengan menggabungkan bahan alami dan bahan buatan. Penggabungan bahan-bahan tersebut dapat menghasilkan kerajinan yang cantik dan indah seperti halnya contoh-contoh kerajinan bahan campuran berikut ini.
Aksesoris
Aksesoris adalah salah satu jenis barang yang digemari oleh para wanita. Pembuatan aksesoris ternyata bisa menggunakan bahan campuran seperti halnya logam dan plastik maupun kain dan kayu. Hasil penggabungan bahan tersebut bisa berupa gelang, bando, jepit rambut, hingga kalung.
Bisa dikatakan jika aksesoris ini masuk dalam contoh yang mudah dibuat. Pasalnya, pembuatan aksesoris dari bahan-bahan tersebut tidak membutuhkan bahan yang mudah ditemukan. Namun, jika kamu menggunakan bahan logam sebagai salah satu bahannya, dibutuhkan proses pengecatan dan plating logam untuk mencegah terjadinya korosi dan karat pada logam.
Souvenir
Selain aksesoris, souvenir juga bisa menjadi contoh kerajinan campuran yang menarik. Bahan-bahan yang dibutuhkan bisa bervariasi bergantung pada produk souvenir apa yang ingin kamu buat. Misalnya saja, souvenir berupa gantungan kunci. Bahan yang digunakan bisa berupa kaca dan kayu.
Selain itu, ada pula contoh kerajinan campuran berupa souvenir kipas yang dibuat dari kayu dan kain. Untuk jenis souvenir ini, dibutuhkan alat-alat seperti gunting, gergaji, amplas, dan lem. Souvenir ini juga masuk dalam contoh yang mudah dibuat dan bisa bernilai jual pula.
Vas Bunga
Vas bunga selama ini dibuat dari bahan plastik atau keramik, tetapi ada pula vas bunga yang dibuat dengan campuran bahan-bahan tertentu. Contoh kerajinan campuran vas bunga bisa dengan menggabungkan kayu dan plastik atau kayu dengan kain.
Pengertian Perencanaan
Proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan adalah proses penentuan apa yang harus dilakukan oleh perusahaan dan bagaimana cara terbaik untuk melakukan hal tersebut dan Pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan oleh siapa.
Perencanaan adalah proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain, pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi.
Tahap Dasar Perencanaan
Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini.
Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja. Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya – sumber dayanya secara tidak efektif.
Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan Segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalah bagian esensi dari proses perencanaan.
Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut dan pemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.
Tags: kerajinan perencanaan tahap