... Apa Pentingnya Tahap Perencanaan dalam Pembuatan Kerajinan? | Panduan DIY dan Sulaman Jarum

Manfaat Tahap Perencanaan dalam Pembuatan Kerajinan

Perencanaan

Perencanaan merupakan komponen penting dalam proses perancangan kerajinan diawali dengan. Perencanaan yang matang akan menghasilkan kerajinan yang berkualitas dan sesuai dengan tujuan pembuatan. Dalam perencanaan, pengrajin perlu menentukan konsep kerajinan, bahan yang digunakan, teknik pembuatan, dan aspek estetika. Perencanaan juga meliputi pembuatan sketsa atau gambar desain kerajinan untuk memperjelas konsep dan memudahkan proses pembuatan.

Perencanaan sangat penting karena menjadi dasar bagi langkah-langkah selanjutnya dalam proses perancangan kerajinan diawali dengan. Perencanaan yang baik akan menghemat waktu dan bahan, karena pengrajin sudah memiliki gambaran yang jelas tentang kerajinan yang akan dibuat. Selain itu, perencanaan juga meminimalisir kesalahan dalam proses pembuatan, sehingga menghasilkan kerajinan yang berkualitas tinggi.

Dalam praktiknya, perencanaan dalam proses perancangan kerajinan diawali dengan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa pengrajin membuat sketsa atau gambar desain kerajinan secara manual, sementara yang lain menggunakan perangkat lunak komputer untuk membuat desain digital. Pengrajin juga dapat membuat prototipe atau model skala kecil dari kerajinan untuk menguji konsep dan teknik pembuatan sebelum membuat kerajinan sebenarnya.

Dengan memahami hubungan antara perencanaan dan proses perancangan kerajinan diawali dengan, pengrajin dapat menghasilkan kerajinan yang berkualitas tinggi, sesuai dengan tujuan, dan efisien dalam penggunaan waktu dan bahan. Perencanaan yang matang juga menjadi dasar bagi inovasi dan kreativitas dalam pembuatan kerajinan.

Pengertian Perencanaan

Proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan adalah proses penentuan apa yang harus dilakukan oleh perusahaan dan bagaimana cara terbaik untuk melakukan hal tersebut dan Pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan oleh siapa.

Perencanaan adalah proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain, pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi.

Tahap Dasar Perencanaan

Semua kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui 4 tahapan berikut ini.

Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan Perencanaan dimulai dengan keputusan-keputusan tentang keinginan atau kebutuhan organisasi atau kelompok kerja. Tanpa rumusan tujuan yang jelas, organisasi akan menggunakan sumber daya – sumber dayanya secara tidak efektif.

Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan Segala kekuatan dan kelemahan serta kemudahan dan hambatan perlu diidentifikasikan untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor lingkungan intren dan ekstern yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya,atau yang mungkin menimbulkan masalah. Walau pun sulit dilakukan, antisipasi keadaan,masalah, dan kesempatan serta ancaman yang mungkin terjadi di waktu mendatang adalah bagian esensi dari proses perencanaan.

Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan Tahap terakhir dalam proses perncanaan meliputi pengembangaan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut dan pemilihan alternatif terbaik (paling memuaskan) diantara berbagai alternatif yang ada.

Tujuan Perencanaan

Tujuan perencanaan,di dalamnya menggambarkan lingkungan di mana perencanaan berlangsung, kita melanjutkan untuk membahas mengapa perencanaan tindakan dilakukan. Ultimate tujuan tidak dapat dinilai dari dalam sistem: ada kebutuhan untuk mengandalkan kriteria luar untuk mengevaluasi tujuan tersebut. Kami akan membatasi diskusi kita untuk presentasi tujuan tersirat dalam perencanaan usaha. Dapat di lihat tujuan utama dari perencanaan (tujuan eksternal), tidak untuk hal-hal substantif (keperluan internal) seperti pembaruan perkotaan, hubungan harmonis penggunaan lahan, atau paling output menguntungkan.

Perencanaan sudah bekerja selama beberapa alasan, salah satu saja yang dapat melayani secara mandiri atau dalam kombinasi dengan yang lain sebagai tujuan perencanaan. Kritik terhadap khasiat, arah, dan nilai perencanaan kontemporer harus mengakui kemungkinan seperti berbagai perspektif, mereka kemudian mungkin akan melihat bahwa berarti dalam pertanyaan yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

Ada kelas tujuan tampaknya. Yang pertama adalah efisiensi dan tindakan rasional, yang kedua adalah ditandai bantuan atau penggantian, dan ketiga dapat diberi label mengubah atau pilihan pelebaran.

  1. Efisiensi dan tindakan rasional. Dalam dunia kelangkaan ada kebutuhan untuk melestarikan sumber daya dan juga untuk mengalokasikan mereka secara efisien.
  2. Pasar bantuan atau penggantian. Perencanaan akan menjadi sedikit, jika ada, gunakan untuk sebuah lingkungan di mana pasar, terbuka benar-benar kompetitif (baik politik atau ekonomi) dioperasikan dengan sempurna. Pasar seperti itu akan berarti bahwa kedua pembeli dan penjual tahu sepenuhnya nilai relatif dari waktu ke waktu dari item dan layanan yang mereka dicari dan dimiliki, dibeli dan dijual, dan semua alternatif yang mereka miliki.
  3. Perubahan atau pelebaran pilihan. Mengingat kelangkaan, sosial dan pilihan individu harus dibuat tentang cara di mana sumber daya harus dialokasikan: bagaimana, kapan, kepada siapa, untuk tujuan apa, dan dalam kombinasi tersebut. Perencanaan dapat berfungsi sebagai wahana untuk penggambaran solusi utopis.

Tags: kerajinan perencanaan tahap

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia