... 6 Aspek Rancangan Penting Dalam Produk Kerajinan DIY untuk Pekerjaan Jahitan

"Kreativitas dalam Desain Produk Kerajinan - Mendalam ke Elemen Rancangan!"

Prinsip Kerajinan Bahan Keras dan Aspek Rancangannya

Membuat kerajinan memang bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan di sekitar. Bahan tersebut ada yang sifatnya keras dan lunak. Bahan yang keras kemudian akan menghasilkan kerajinan bahan keras, begitu juga sebaliknya. Ketika proses pembuatannya, terdapat prinsip kerajinan bahan keras yang harus diperhatikan.

Disamping itu, ada pula aspek rancangan yang berkaitan dengan prinsip kerajinan tersebut. Lalu, apa sajakah prinsip dan aspek rancangan dalam prinsip tersebut? Di bawah ini penjelasan selengkapnya.

  • 1 Pengertian Kerajinan Bahan Keras
  • 2 Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras
    • 2.1 1. Kerajinan Bahan Keras Alam
    • 2.2 2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
    • 3.1 1. Keunikan Bahan Kerajinan
    • 3.2 2. Keragaman Muatan Nilai
    • 4.1 1. Reduce (Mengurangi)
    • 4.2 2. Reuse (Menggunakan Kembali)
    • 4.3 3. Recycle (Mendaur Ulang)
    • 5.1 Faktor Teknis
    • 5.2 Faktor Ekonomis
    • 5.3 Faktor Ergonomis
    • 5.4 Faktor Estetika
    • 5.5 Faktor Sains dan Teknologi
    • 5.6 Faktor Kondisi Lingkungan

    Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras

    Ada dua macam jenis bahan keras yang perlu kamu ketahui. Kedua jenis ini adalah bahan keras alam dan bahan keras buatan. Berikut inilah penjelasan lebih lengkapnya.

    1. Kerajinan Bahan Keras Alam

    Kerajinan bahan keras alam adalah jenis kerajinan yang terbuat dari bahan alam sekitar. Contohnya, kayu, batu, bambu, rotan, dan sebagainya. Bahan keras alam ini sering digunakan sebagai produk yang fungsional karena memiliki masa penggunaan yang panjang. Ini juga berkat bahan benda keras yang cenderung tahan lama dan kuat.

    Selain itu, kerajinan bahan keras alam juga memiliki keunikan tersendiri berkat sifat keaslian yang berasal dari alam. Sifat keaslian tersebut membuat bahan ini jadi lebih istimewa dan memiliki nilai jual yang bisa jadi lebih tinggi dibandingkan kerajinan buatan.

    2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

    Berikutnya, ada yang dibuat dari bahan buatan. Bahan tersebut diolah dan dicampur dengan bahan tertentu sehingga menghasilkan bahan yang keras. Tentunya bahan keras buatan juga memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Contoh kerajinan bahan keras buatan adalah kaca, logam, kaleng, dan masih banyak lagi.

    C. Produksi Kerajinan Bahan Keras

    Beragam benda kerajinan dari bahan keras alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan.

    Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, diantaranya bisa berupa ukir, pahat, cukil, anyam, potong sambung, lukis, tiup, tatah, dan sebagainya disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan, kemanfaatan, dan rancangan produk kerajinan.

    1. Kerajinan Bahan Keras Alam

    a. Kerajinan Kayu

    Bahan utama yang digunakan dalam membuat kerajinan ini adalah kayu.

    Peralatan kerajinan bahan kayu diataranya, gergaji, pahat, cukil, palu, kuas, amplas, dan beberapa mesin seperti, mesin bubut, mesin pemotong kayu, dan sebagainya.

    Teknik yang dapat dilakukan dalam pembuatan kerajinan dari kayu diantaranya adalah teknik ukir, teknik bubut, teknik potong sambung, teknik bor, dan beberapa teknik lainnya.

    Produk-produk yang dibuat dari bahan kayu:

    Produk kerajinan kayu diatas dilakukan dengan berbagai teknik ukir dan bubut

    • a. bingkai foto ukir,
    • b. vas bubut dan ukir,
    • c. aneka rumah adat dan kendaraan,
    • d. miniatur kendaraan.

    Tags: kerajinan produk aspek

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia