... 6 Aspek Rancangan Penting Dalam Produk Kerajinan DIY untuk Pekerjaan Jahitan

"Kreativitas dalam Desain Produk Kerajinan - Mendalam ke Elemen Rancangan!"

Komentar

Posting Komentar

Hai Hai Hai, gw kembali lagiiiiiiiiiiiii!! Kali ini gw masuk ke bab Kerajinan, di postingan sebelumnya juga ada bab kerajinan, tapi itu untuk materi kelas 8 ya chingu. Kali ini gw akan bahas materi kerajinan untuk kelas 9, capcusssss!! Keragaman Muatan Nilai dalam Produk Kerajinan Banyaknya bentuk produk kerajinan tidak lepas dari gagasan ataupun ide manusia yang dapat berawal dari suatu pikiran dan kehendak melalui tindak cipta rasa. A) Produk dengan nilai fungsional sumber: http://www.kerajinanfurniturerotan.com/keranjang-kubu-grey-kerajinan-rotan/ B) Produk dengan Nilai Informatif sumber: http://hikmahcellmultimedia.blogspot.com/2015/02/bahan-baku-pin-bross-dan-pin-gantungan.html C) Produk dengan NIlai Simbolik sumber: https://sportourism.id/history/seni-lukis-kaca-cirebon-berawal-dari-masa-panembahan-ratu D) Produk dengan Nilai Prestise (wibawa) sumber: https://www.blibli.com/jual/tas-kulit-asli-pria--hunter-design/

B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

1. Bahan Keras Alam

Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.

Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.

Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.

Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.

Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
  • Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
  • Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
  • Memiliki lingkaran tahun.
  • Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
  • Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
  • Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
  • Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
  • Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
  • Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
  • Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
  • Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.

Prinsip Kerajinan Bahan Keras

Setiap bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan memiliki keunikannya masing-masing. Oleh karenanya, seorang pengrajin juga harus memiliki kepiawaian dan pengetahuan dalam mengolah bahan yang berbeda. Pengetahuan yang mendasar terkait dengan proses pengolahan dan penciptaan kerajinan inilah yang disebut sebagai prinsip kerajinan bahan keras.

Dalam prinsipnya terbagi menjadi dua prinsip yaitu keunikan bahan kerajinan dan keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan. Agar lebih jelas mengenai maksud dari kedua prinsip tersebut, berikut ini kamu bisa menyimak penjelasan lengkapnya.

1. Keunikan Bahan Kerajinan

Keunikan bahan kerajinan menjadi prinsip kerajinan bahan keras yang utama. Prinsip satu ini harus diperhatikan dengan baik mengingat ini akan memengaruhi proses dari pembuatan kerajinan. Seperti yang kamu ketahui, bahan yang bisa digunakan untuk membuatnya bisa berupa bahan alam, bahan buatan, hingga bahan limbah.

Setiap bahan tersebut memiliki karakteristiknya sendiri. Bahkan, bahan limbah yang terkesan tidak berguna pun jika diolah dengan baik akan menghasilkan kerajinan yang menarik dan bernilai jual. Begitu juga dengan bahan alam dan bahan buatan bisa mendorong nilai jual yang tinggi jika dibuat dengan teknik yang tepat.

Oleh karena prinsip kerajinan bahan keras ini, seorang pengrajin secara tidak langsung dituntut untuk mengetahui dan mengenal karakterisitik bahan kerajinan dengan baik. Dengan begitu, pengrajin bisa menyesuaikan teknik apa yang sesuai untuk pembuatan kerajinan. Begitu juga dengan konsep ide apa yang bisa dieksekusi dalam pembuatan kerajinan tersebut.

2. Keragaman Muatan Nilai

Prinsip yang kedua adalah keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan. Berbagai produk kerajinan yang ada sekarang ini berasal dari buah pemikiran seorang pengrajin. Para pengrajin dalam pembuatan karya juga turut menyelipkan seperangkat nilai-nilai atau pesan yang ingin disampaikan lewat karyanya tersebut.

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras

Ada dua macam jenis bahan keras yang perlu kamu ketahui. Kedua jenis ini adalah bahan keras alam dan bahan keras buatan. Berikut inilah penjelasan lebih lengkapnya.

1. Kerajinan Bahan Keras Alam

Kerajinan bahan keras alam adalah jenis kerajinan yang terbuat dari bahan alam sekitar. Contohnya, kayu, batu, bambu, rotan, dan sebagainya. Bahan keras alam ini sering digunakan sebagai produk yang fungsional karena memiliki masa penggunaan yang panjang. Ini juga berkat bahan benda keras yang cenderung tahan lama dan kuat.

Selain itu, kerajinan bahan keras alam juga memiliki keunikan tersendiri berkat sifat keaslian yang berasal dari alam. Sifat keaslian tersebut membuat bahan ini jadi lebih istimewa dan memiliki nilai jual yang bisa jadi lebih tinggi dibandingkan kerajinan buatan.

2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Berikutnya, ada yang dibuat dari bahan buatan. Bahan tersebut diolah dan dicampur dengan bahan tertentu sehingga menghasilkan bahan yang keras. Tentunya bahan keras buatan juga memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Contoh kerajinan bahan keras buatan adalah kaca, logam, kaleng, dan masih banyak lagi.

Prinsip Kerajinan Bahan Keras dan Aspek Rancangannya

Membuat kerajinan memang bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan di sekitar. Bahan tersebut ada yang sifatnya keras dan lunak. Bahan yang keras kemudian akan menghasilkan kerajinan bahan keras, begitu juga sebaliknya. Ketika proses pembuatannya, terdapat prinsip kerajinan bahan keras yang harus diperhatikan.

Disamping itu, ada pula aspek rancangan yang berkaitan dengan prinsip kerajinan tersebut. Lalu, apa sajakah prinsip dan aspek rancangan dalam prinsip tersebut? Di bawah ini penjelasan selengkapnya.

  • 1 Pengertian Kerajinan Bahan Keras
  • 2 Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras
    • 2.1 1. Kerajinan Bahan Keras Alam
    • 2.2 2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
    • 3.1 1. Keunikan Bahan Kerajinan
    • 3.2 2. Keragaman Muatan Nilai
    • 4.1 1. Reduce (Mengurangi)
    • 4.2 2. Reuse (Menggunakan Kembali)
    • 4.3 3. Recycle (Mendaur Ulang)
    • 5.1 Faktor Teknis
    • 5.2 Faktor Ekonomis
    • 5.3 Faktor Ergonomis
    • 5.4 Faktor Estetika
    • 5.5 Faktor Sains dan Teknologi
    • 5.6 Faktor Kondisi Lingkungan

    Tags: kerajinan produk aspek

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia