... 6 Aspek Rancangan Penting Dalam Produk Kerajinan DIY untuk Pekerjaan Jahitan

"Kreativitas dalam Desain Produk Kerajinan - Mendalam ke Elemen Rancangan!"

Perencanaan Administrasi Usaha

Apakah kalian pernah melakukan bisnis atau usaha? Apabila pernah, bagaimana
cara menyiapkan administrasi untuk usaha tersebut? Apabila kalian ingin membuka
usaha, kalian harus menyiapkan semua aspek administrasi yang berkaitan dengan
usaha tersebut. Materi berikut ini akan membahas tentang perencanaan administrasi usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar.
Menurut pendapat Prof. Dr. S. Prajudi Atmosudirjo, S.H., administrasi adalah
proses dan tata cara kerja yang terdapat pada setiap usaha, baik usaha kenegaraan
maupun swasta, usaha sipil maupun militer, atau usaha besar maupun kecil.
Pencatatan semua kegiatan usaha yang diperlukan bagi kelancaran dan pengelolaan perusahaan merupakan tugas administrasi. Tugas tersebut meliputi pencatatan data-data transaksi bisnis, keuangan, produksi, persediaan produksi, dan lain-lain. Adapun maksud dan tujuan dari adanya administrasi adalah agar wirausahawan dapat:

- Memonitor kegiatan administrasi perusahaannya,

- Mengevaluasi kegiatan-kegiatan pengorganisasian perusahaannya,

- Menyusun program pengembangan usaha dan kegiatan pengorganisasian
perusahaannya, dan

- Mengamankan kegiatan-kegiatan usaha dan organisasi perusahaannya.

Perencanaan administrasi usaha kerajinan pada dasarnya terdiri dari perizinan usaha, surat-menyurat, pencatatan transaksi barang/jasa, pencatatan transaksi keuangan, dan pajak pribadi serta pajak usaha.

Perizinan Usaha

Di Indonesia, pendirian usaha diatur oleh Undang-Undang, yaitu melalui Peraturan Daerah dan Peraturan dari Departemen Perdagangan serta Departemen atau Instansi yang terkait dengan bidang usaha yang dijalankan.

Surat-surat harus yang disiapkan ketika akan membuka usaha sebagai berikut.

1) Surat Izin Gangguan (HO) dan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras

Ada dua macam jenis bahan keras yang perlu kamu ketahui. Kedua jenis ini adalah bahan keras alam dan bahan keras buatan. Berikut inilah penjelasan lebih lengkapnya.

1. Kerajinan Bahan Keras Alam

Kerajinan bahan keras alam adalah jenis kerajinan yang terbuat dari bahan alam sekitar. Contohnya, kayu, batu, bambu, rotan, dan sebagainya. Bahan keras alam ini sering digunakan sebagai produk yang fungsional karena memiliki masa penggunaan yang panjang. Ini juga berkat bahan benda keras yang cenderung tahan lama dan kuat.

Selain itu, kerajinan bahan keras alam juga memiliki keunikan tersendiri berkat sifat keaslian yang berasal dari alam. Sifat keaslian tersebut membuat bahan ini jadi lebih istimewa dan memiliki nilai jual yang bisa jadi lebih tinggi dibandingkan kerajinan buatan.

2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Berikutnya, ada yang dibuat dari bahan buatan. Bahan tersebut diolah dan dicampur dengan bahan tertentu sehingga menghasilkan bahan yang keras. Tentunya bahan keras buatan juga memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Contoh kerajinan bahan keras buatan adalah kaca, logam, kaleng, dan masih banyak lagi.

C. Produksi Kerajinan Bahan Keras

Beragam benda kerajinan dari bahan keras alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan.

Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, diantaranya bisa berupa ukir, pahat, cukil, anyam, potong sambung, lukis, tiup, tatah, dan sebagainya disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan, kemanfaatan, dan rancangan produk kerajinan.

1. Kerajinan Bahan Keras Alam

a. Kerajinan Kayu

Bahan utama yang digunakan dalam membuat kerajinan ini adalah kayu.

Peralatan kerajinan bahan kayu diataranya, gergaji, pahat, cukil, palu, kuas, amplas, dan beberapa mesin seperti, mesin bubut, mesin pemotong kayu, dan sebagainya.

Teknik yang dapat dilakukan dalam pembuatan kerajinan dari kayu diantaranya adalah teknik ukir, teknik bubut, teknik potong sambung, teknik bor, dan beberapa teknik lainnya.

Produk-produk yang dibuat dari bahan kayu:

Produk kerajinan kayu diatas dilakukan dengan berbagai teknik ukir dan bubut

  • a. bingkai foto ukir,
  • b. vas bubut dan ukir,
  • c. aneka rumah adat dan kendaraan,
  • d. miniatur kendaraan.

Perencanaan Dalam Memproduksi Produk Kerajinan

Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Mang Ocoy akan membagikan materi pelajaran tentang “Perencanaan Dalam Memproduksi Produk Kerajinan” pada Mapel Prakarya. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini!

Perencanaan produksi kerajinan umumnya lebih menitik beratkan pada nilai- nilai keunikan dan estetika. Sementara dalam pemenuhan fungsinya lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik (fisiologis), misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, sandang, dan sebagainya.

Pada materi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, kalian sudah mempelajari tentang perencanaan produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar. Diharapkan kalian dapat mengeksplorasi lebih jauh berbagai macam perencanaan proses produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang ada di daerahmu serta di wilayah nusantara.

Dalam perkembanganya produk kerajinan tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur seni pada umumnya. Sentuhan-sentuhan estetik sangat penting untuk mewujudkan karya kerajinan yang bermutu dan bernilai ekonomis.

Pada produk kerajinan, aspek fungsi menempati porsi utama, maka karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis yang meliputi kenyamanan, keamanan dan keindahan (estetika). Penerapan unsur ergonomis pada produk kerajinan yang memiliki fungsi pakai sangat penting, karena produk kerajinan tersebut lebih mengutamakan fungsi dan kegunaannya.

Pada materi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar pada semester 1, kalian sudah mempelajari tentang unsur estetika dan ergonomis karya kerajinan. Diharapkan kalian dapat mengenali, mengeksplorasi tentang unsur estetika dan ergonomis serta mengembangkan produk-produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang ada di daerahmu dan di wilayah nusantara.

Aspek Rancangan dalam Prinsip Kerajinan Bahan Keras

Dalam prinsip kerajinan bahan keras terdapat istilah aspek rancangan. Aspek ini termasuk bagian penting yang terdiri dari berbagai faktor untuk menjadi acuan dalam pembuatan kerajinan. Faktor-faktor ini penting untuk diketahui oleh para pengrajin supaya proses perancangan juga menghasilkan karya yang apik. Berikut macam-macam faktor dalam aspek perancangan:

Faktor Teknis

Faktor teknis dalam prinsip kerajinan bahan keras meliputi penerapan daya mesin atau manual, tingkat kepiawaian SDM atau pengrajin, dan metode produksi.

Faktor Ekonomis

Berikutnya, faktor ekonomis ini meliputi sistem distribusi, pemasaran di tengah banyaknya persaingan, nilai jual dan keberadaa sumber daya bahan, selera masyarakat, dan hak cipta.

Faktor Ergonomis

Berbeda dengan faktor ekonomi, faktor ergonomis dalam hal ini terdiri dari keamanan, kenyamanan, kesesuaian, dan kepraktisan dari produk kerajinan.

Faktor Estetika

Seperti namanya, faktor estetika ini berkaitan dengan keindahan, daya tarik, proses penggarapan yang detail, keserasian, hingga pewarnaan. Seluruh faktor estetika tersebut nantinya akan membawa pada kesan atau gugahan indah yang ditampilkan.

Faktor Sains dan Teknologi

Yang dimaksud dalam faktor sains dan teknologi adalah adnya unsur temuan baru atau inovasi dalam menghasilkan kerajinan. Karena faktor ini, suatu produk secara tidak langsung dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

Faktor Kondisi Lingkungan

Lingkungan turut menjadi bagian penting dalam aspek perancangan. Selain kondisi alamnya, nilai budaya dan kondisi masyarakat setempat juga harus menjadi pertimbangan dalam pembuatan karya bahan keras.


Tags: kerajinan produk aspek

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia