... 5 Bahan Kemasan Kerajinan Populer untuk Proyek DIY Anda

Bahan Kemasan Utama untuk Kerajinan Tangan dan DIY

6 Rekomendasi Bahan Kemasan yang Cocok untuk Pengemasan Produk Kerajinan

SekolahDesain – Beberapa bahan kemasan yang cocok untuk pengemasan produk kerajinan, ada enam bahan yang bisa dipilih.

Kemasan adalah salah satu elemen penting dalam branding dan pemasaran produk kerajinan Anda.

Selain melindungi produk dari kerusakan, bahan kemasan yang dipilih juga dapat memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas dan nilai produk Anda.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan rekomendasi tentang berbagai bahan kemasan yang cocok untuk produk kerajinan Anda.

READ Apa Saja yang Termasuk Karya Seni Rupa Murni? Ini 7 Jenis Karyanya

Jenis Bahan Kemasan Produk

Mengingat masalah material bungkus produk perlu diperhatikan dengan seksama. Maka kenali dulu jenis material yang umum dan baik digunakan untuk mengemas produk. Beberapa jenis material yang direkomendasikan adalah:

Kemasan kertas

Jenis bahan kemasan pertama yang digunakan untuk mengemas produk adalah kertas food grade. Umumnya material kertas ini digunakan untuk mengemas produk bubuk. Warna kemasan kertas Kraft adalah coklat. Logo dan informasi produk tertera pada label kemasan yang dicetak dan ditempel di atas kertas tersebut.

Meski tidak bisa melindungi kualitas produk secara maksimal, namun kemasan ini bersifat ramah lingkungan. Pasalnya, material kertas mudah terurai secara alami. Tidak seperti plastik, styrofoam maupun material kemasan lain yang sulit untuk diurai oleh mikroorganisme.

Jenis material yang juga cukup sering digunakan untuk mengemas produk makanan ringan (snack) adalah kertas. Untuk mengemas makanan sebaiknya gunakan material kemasan kertas yang food grade.

Dilansir dari laman cyymc.com, Ada 4 jenis kertas yang sering digunakan untuk mengemas snack, yaitu:

  • kraft paper
  • coated paper
  • white cardboard
  • offset paper

Setiap jenis kertas memiliki kekakuan, kelenturan dan estetika yang berbeda. Sesuaikanlah produk anda dengan jenis kertas dan branding yang ingin anda angkat.

Kemasan plastik

Jenis material kemasan kedua yang kerap digunakan untuk mengemas produk adalah plastik transparan. Alasan menggunakan plastik adalah:

  • mudah didapatkan
  • harganya murah
  • proses pengemasan mudah
  • daya tahannya kuat, bahkan bisa bertahan sampai tahunan. Resiko kerusakannya kecil karena tidak mudah sobek.
  • bobotnya ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana.

Fungsi Kemasan Produk

Kemasan produk bukanlah hanya sekedar pembungkus produk, akan tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari itu. Menurut Kotler (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 179) terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, fungsi-fungsi kemasan produk tersebut di antarnya adalah sebagai berikut.

  1. Self service.
    Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, di mana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
  2. Consumer offluence.
    Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik.
  3. Company and brand image.
    Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk.
  4. Inovational opportunity.
    Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.

Sementara itu, menurut Simamora (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 179) pengemasan produk mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut.

  1. Fungsi Protektif.
    Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.
  2. Fungsi Promosional.
    Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.

Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

Related Posts

3 Faktor Penting dalam Desain Produk Pendahuluan yang Harus Dicantumkan Dalam artikel ini, Sekolah Desain akan menjelaskan tiga faktor penting dalam desain produk pendahuluan, yang…

6 Fungsi Kemasan yang Jarang Diketahui Orang, Bukan Hanya Buat Estetika Semata Inilah beberapa fungsi kemasan yang jarang diketahui oleh orang-orang. Apakah kamu termasuk?

12 Warna Jilbab yang Cocok untuk Biru Denim Dalam artikel ini, kami akan menguraikan beberapa pilihan warna jilbab yang cocok untuk biru denim

15 Warna Baju yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang dan Gemuk Berikut adalah 15 warna baju yang cocok untuk kulit sawo matang dan gemuk, beserta nuansa…

9 Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Karya Seni Kolase Buat kamu yang tengah mencari apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat karya…

b. Kemasan Plastik

Kemasan yang paling banyak kita temui adalah kemasan plastik. Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal adalah polietilen, polipropilen, poliester, nilon, dan vinil film. Enam puluh persen penjualan plastik yang ada di dunia menggunakan kemasan plastik polistiren, polipropilen, polivinil klorida, dan akrilik.

Produk kerajinan banyak menggunakan kemasan plastik jenis akrilik. Jenis ini adalah nama kristal termoplastik yang jernih dengan nama dagang Lucie, Barex dan Plexiglas. Beberapa sifat akrilik adalah kaku dan transparan, penahan yang baik terhadap oksigen dan cahaya, titik leburnya rendah.

Akrilik banyak digunakan sebagai bahan pelapis untuk bahan keras, dan dahulu digunakan untuk gigi palsu dan kacamata. Berikut contoh kemasan dari bahan plastik. Produk karya kerajinan yang siap dipasarkan sebaiknya dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan terlindung dari kerusakan.


Tags: kerajinan bahan yang adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia