Keindahan Baju Tenun Buton dalam Seni Kerajinan dan DIY
Baju Adat Sulawesi Tenggara:
Macam macam pakaian adat Sulawesi Tenggara beserta gambar dan penjelasannya dapat Anda lihat pada penjelasan berikut ini.
Suku Tolaki merupakan suku mayoritas yang mendiami kepulauan Sulawesi Tenggara. Baju adat Sulawesi Tenggara awalnya hanya digunakan oleh para bangsawan ataupun orang yang memiliki kedudukan. Namun di zaman sekarang, baju tradisional bisa digunakan oleh siapapun tak terkecuali rakyat biasa.
Mereka memakai pakaian khusus ini pada saat upacara pengantin ataupun acara adat lainnya. Untuk baju Adat Tolaki Sulawesi Tenggara terdiri dari dua jenis yaitu Babu Nggawi dan Babu Nggawi Langgai. Pakaian tersebut merupakan pakaian yang didaulat sebagai baju nasional untuk provinsi Sulawesi Tenggara.
Untuk baju wanita, suku Tolaki menyebutnya dengan Babu Nggawi. Baju ini terdiri dari atasan yang disebut Lipa Hinoru dengan bawahan roo mendaa dan tak lupa perhiasan dari emas. Atasan yang dipakai ialah semacam blus di mana bagian bahunya terbuka.
Dipadu padankan dengan roo mendaa yang merupakan rok berwarna senada dengan atasannya. Rok ini memiliki panjang hingga mata kaki dan dihiasi dengan manic-manik emas di bagian depan. Motif yang digunakan untuk rok ini ialah motif khas dari suku Tolaki yakni motif pinetobo, motif pineburi mblaku, dan motif pinesewu.
Pengantin wanita yang menggunakan baju ini biasanya juga memakai berbagai perhiasan atau aksesoris. Misalnya kalung panjang, gelang kecil, kalung panjang dan pendek, gelang permata, gelang besar dan juga ikat pinggang. Selain hiasan aksesoris dan perhiasanyang digunakan, rambut dari wanita suku Tolaki juga dihias.
Rambut yang disanggul dengan hiasan bunga yang beraroma sangat wangi. Masyarakat suku Tolaki juga tidak sembarangan dalam berdandan. Hal tersebut karena terdapat kepercayaan yang mengharuskan mereka berdandan secara berurutan.
Pakaian Adat Suku Buton
Suku lainnya yang punya jumlah cukup banyak di Sulawesi Tenggara adalah suku Buton. Setidaknya 26% dari masyarakat Sulawesi Tenggara merupakan masyarakat asli suku Buton. Di Sulawesi Tenggara, masyarakat suku Buton bisa ditemukan di wilayah Kepulauan Buton. Selain di Sulawesi Tenggara, suku ini ternyata bisa kamu temukan di wilayah lain yaitu Kalimantan Timur, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua.
Pakaian adat yang dimiliki oleh suku Buton sendiri ternyata bukan hanya satu jenis, melainkan ada 7 macam pakaian adat dari suku Buton dan akan dijelaskan di bawah ini.
Baju Kambowa
Baju kambowa merupakan nama pakaian adat Sulawesi Tenggara dari suku Buton yang dipakai untuk wanita. Pakaian ini punya bentuk ponco tanpa kerah. Pada masa dulu, baju kambowa dikenakan baik untuk kegiatan sehari-hari atau untuk upacara adat.
Jika kaum bangsawan yang menggunakan baju kambowa ini, maka mereka akan memadukannya dengan sarung tiga lapis seperti pada gambar yang tertera diatas. Sedangkan, bagi kalangan biasa, sarung yang dipakai hanya terdiri dari satu lapis saja.
Baju Kombo
Baju kombo juga menjadi pakaian adat suku Buton yang diperuntukkan bagi wanita. Pakaian ini termasuk pakaian kebesaran wanita Buton berbahan satin dengan hiasan manik-manik emas, perak, ataupun kuningan. Warna putih pada baju kombo melambangkan kesucian wanita Buton. Lalu, untuk bawahannya berupa sarung besar yang dinamai bia ogena.
Baju Kaboroko
Baju satu ini juga masih diperuntukkan untuk wanita yang mana berupa pakaian berkerah dengan 4 buah kancing logam di leher, serta 7 kancing di bagian lengan baju. Baju kabaroko dipadukan dengan bawahan bia-bia itanu atau sarung 2 lapis dengan lapisan dalam berwarna putih dan lapisan luar berwarna hitam.
5. Tunik Tenun
Tunik tenun cocok untuk wanita yang lebih menyukai pakaian longgar dan nyaman. Dengan panjang yang pas dan potongan yang tepat, tunik tenun bisa menjadi pakaian yang trendy dan profesional.
ZALORAns bisa memadukan pakaian tenun ini dengan aneka aksesoris sederhana seperti anting-anting atau kalung untuk melengkapi penampilan ZALORAns. Tetapi, jangan lupakan kebutuhan kamu untuk kenyamanan dan efisiensi saat memilih pakaian tenun terbaik kamu.
Model baju tenun kantor wanita dapat menjadi pilihan yang tepat untuk ZALORAns yang ingin tampil anggun dan profesional. Dengan memilih model baju tenun yang tepat, kamu dapat menciptakan gaya busana kantor yang unik dan menarik. Jadi, yang mana favoritmu, ZALORAns?
Dapatkan berbagai produk fashion dari brand-brand ternama hanya di ZALORA. Jangan lewatkan potongan harga yang sudah menantimu!
Penulis: Audrylea Reika
Jenis Sarung Buton
Ada tiga jenis utama sarung Buton, yakni, sarung Bhia wolio, katambha gawu, dan bhetano katambha mpuu.
- Bhia wolio merupakan sarung yang bisa dipakai pria dan wanita dalam acara keagamaan dan acara sosial.
- Bhetano katamba mpuu merupakan Kain sarung tenun buton yang hanya dipakai untuk kaum perempuan. motif sarung untuk perempuan, pada bagian atasnya yang dipakai hingga menutupi dada, tidak ada motif atau polos
- Katambha gawu merupakan kain sarung tenun buton yang hanya bisa dipakai oleh kaum laki-laki . Pada sarung laki-laki ada motif yang membedakan di bagian atas. Ada jahitan berbentuk motif kotak-kotak yang pengrajin tenun menyebutnya dengan istilah kepala.
Menurut penuturan pengrajin lokal, menenun sarung untuk dipakai kaum laki-laki, lebih sulit dibanding wanita. Hal ini karena pada sarung laki-laki, memiliki motif kotak-kotak pada bagian kepala.
Tags: tenun baju