... Panduan Lengkap Membuat Baju Tenun Kalimantan: Inspirasi DIY dan Seni Menenun

Keindahan dan Kerajinan Baju Tenun Kalimantan

Jenis Tenun Ikat Sintang

Berdasarkan teknik pewarnaan jenis kain tenun ikat Dayak dapat terbagi menjadi dua macam yaitu, tenun ikat menggunakan pewarnaan kimia (bahan kimia) dan tenun ikat menggunakan pewarnaan alami (tumbuh-tumbuhan). Dalam proses pewarnaan kain tenun biasanya seorang penenun suku Dayak harus mengenakan kain adat berbentuk tating untuk menghormasti leluhur atau nenek moyang mereka.

Banyak motif tenun ikat yang merupakan buatan masyarakat Dayak. Motif paling banyak beredar adalah motif geometris. Beberapa motif adalah motif sakral dan suci. Karena itu, tidak sembarang orang boleh membuatnya. Hanya orang tua yang sudah banyak berpengalaman yang boleh membuat motif tersebut.

Konon jika terjadi kesalahan dalam membuat motif tersebut dapat mengakibatkan kematian. Motif yang sakral biasanya yang menggambarkan mahluk hidup seperti manusia, naga, dan buaya. Mereka percaya motif tersebut juga harus mendapat “makanan”, yakni melakukan ritual khusus dalam proses pembuatannya.

Berdasarkan hasil pengerjaan, kain tenun ikat sintang terbagi menjadi dua jenis yakni kebat dan kumbu. Tenun kebat merupakan jenis kain tenun yang berukuran agak kecil dan hanya cukup untuk menjadi busana wanita dan anak-anak. Sedangkan tenun ikat kumbu merupakan kain tenu ikat yang berukuran lebih besar sehingga cukup untuk menjadi bahan pakaian dewasa baik pria, wanita, maupun anak-anak.

Kain Ulap Doyo di Masa Kini

Foto: kain ulap doyo untuk fesyen (detik.net)

Di tangan desainer ini, kain Ulap Doyo tampak lebih modern, kekinian dan bisa dipakai untuk sehari-hari.

Misalnya Billy Tjong yang merilis koleksi busana berbahan tenun doyo pada beberapa tahun silam.

Bahkan pada 2015, ada perancang senior Itang Yunasz yang mengangkat keindahan kain tersebut untuk salah satu koleksinya.

Beberapa unsur tenun ikat serat ulap doyo dihadirkan dengan print dengan material yang lebih terjangkau masyarakat.

Namun, saat ini ia mencampurnya dengan benang poliester sehingga tidak terlalu mahal.

Sementara itu, harga kain khas Kalimantan Timur ini dijual dengan harga yang beragam.

Mereka bisa dijual seharga Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu.

Moms pun bisa membelinya jika suatu hari punya kesempatan untuk mengunjungi Kalimantan Timur.

Sumber

  • https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-4681481/ibu-kota-pindah-ke-kaltim-ini-kain-tenun-khasnya-yang-jadi-warisan-budaya
  • https://lokadata.id/artikel/tenun-ulap-doyo-khas-dayak-benuaq

Kain Tenun Corak Insang

Kain tenun ini merupakan kain yang biasa digunakan oleh orang-orang Melayu khususnya di kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pada tahun 1777 yaitu pada masa Kesultanan Kadriyah kain ini digunakan oleh para bagsawan dan hanya dipakai di wilayah istana saja. Kain tenun corak insang digunakan pada saat acara pertemuan antar kerajaan atau sebagai oleh khas kerajaan.

Diberi nama corak insang sebab motif kain ini terinspirasi dari anggota tubuh seekor ikan yaitu bagian insang. Insang dianggap memiliki filosofi yaitu alat kehidupan dan hasil akal budi yang akan digunakan dalam hidup. Motif ini juga menggambarkan kehidupan masyarakat Pontianak yang bermukim di sepanjang sungai Kapuas.

7 Kain Tradisional Kalimantan Beserta Gambarnya

Mungkin kamu sudah mengetahui bahwa kain tradisional Indonesia adala kain batik. Namun ternyata masih banyak lho jenis kain tradisional yang dimiliki oleh negeri kita. Salah satu daerah yang memiliki kain tradisionalnya sendiri adalah Kalimantan. Berikut ini adalah pembahasan tentang kain-kain tradisional yang berasal dari Kalimantan.

Kain tradisional yang pertama adalah kain songket sambas yang berasal dari Kalimantan Barat. Kain ini merupakan warisan budaya yang sudah ada sejak 1668 atau pada saat Borneo berada di bawah kekuasaan Raden Bima. Kain yang umumnya digunakan dalam upacara adat dan sakral ini memiliki ciri khas yaitu menggunakan benang emas. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan kain songket sambas adalah benang longsen dan benang pakan dengan beragam warna yang cantik.

Biasanya kain songket sambas ini ditenun oleh remaja dewasa yang belum menikah. Terdapat beberapa tahap dalam proses pembuatan kain ini antara lain tahap mennarau dan tahap mengani. Kain songket tidak hanya indah dan cantik melainkan mengandung nilai-nilai sejarah, falsafah hidup. dan menggambarkan tentang kehidupan masyarakatnya. Nilai-nilai tersebut tertuang dalam corak kain songket yang beragam. Corak atau motif kain songket antara lain pucuk rebung, tabur melati, tabur bintang, bunga tanjung, bunga malek, serong pita berbunga, serong parang manang.


Tags: tenun baju kalimantan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia