... Panduan Lengkap: Cara Membuat Baju Tenun NTT Wanita Sendiri di Rumah

"Pesona Keindahan Baju Tenun NTT untuk Wanita yang Memukau"

Baju Adat NTT Ti’i Langga

Seperti Pulau Ndana, Pulau Ndao, Pulau Doo, Pulau Panama, Pulau Manuk, Pulau Helina, Pulau Usu, dan pulau kecil lainnya yang mengelilingi Pulau Rote. Banyaknya penduduk Suku Rote mungkin menjadi salah satu alasan kenapa ti’i langga dikenal luas. Karena pada berbagai kesempatan pakaian adat tersebut sering dipakai oleh orang orang suku ini.

Nama baju adat NTT ti’i langga terdiri atas kemeja putih berlengan panjang dengan sarung tenun ikat berwarna gelap dan bermotif khas. Namun yang menjadi ciri khasnya adalah topi yang dipakai. Topi ini mirip seperti topi sombrero Meksiko, yang dibuat dengan bahan daun lontar kering. Yang mana topi tersebut dipercaya sebagai simbol percaya diri dan kewibawaan bagi seorang laki laki.

Itu dia nama nama pakaian adat dari Nusa Tenggara Timur. Lebih dari itu, sebenarnya baju adat dari NTT ada banyak macamnya. Sebab di sana terdapat banyak sekali suku, dan setiap suku ini bisa memiliki ciri khas tersendiri pada pakaian adatnya. Jadi beberapa bahkan ada yang nyaris serupa, namun ketika diperhatikan kembali masih memiliki perbedaan kecil.

Baca juga postingan terkait:

Kain tenun ikat dan selendang tenun

Pakaian adat NTT tentu tidak akan lepas dari penggunaan kain tenun. Kain tenun aksesoris khas NTT ini memang istimewa dengan motif yang lain daripada yang lain. Kain tenun yang digunakan dengan motif khas NTT ini kemudian akan dililitkan di bagian pinggang sebanyak dua kali dan diikat menggunakan ikat pinggang khas NTT yang berwarna emas.

Tidak hanya menggunakan kain tenun, namun pakaian adat NTT untuk Wanita juga biasanya akan menggunakan selendang dengan motif kain tenun yang serupa. Selendang yang disampirkan di bahu ini akan menambah elegan penampilan. Bahkan kain tenun khas NTT ini juga pernah digunakan oleh Presiden RI Joko Widodo pada acara kenegaraan.

8 Baju Adat Nusa Tenggara Timur (NTT) Beserta Gambar dan Penjelasannya

8 Baju Adat Nusa Tenggara Timur (NTB) | Adatnusantara - Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah salah satu provinsi yang memiliki sekitar 500 pulau. Adapun pulau utama dari Provinsi NTT ini adalah Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Timor Barat. Namun demikian, masih ada beberapa pulau yang cukup dikenal seperti Pulau Alor, Pulau Lembata, Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Komodo dan Pulau Palue. NTT beribukota di Kupang, yaitu berada di bagian barat Pulau Timor.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki beberapa suku adat yang tentu memiliki keunikan dan keragaman budaya, tidak terkecuali dengan ragam pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTB). Masing-masing suku yang ada di Nusa Tenggara Timur memiliki pakaian adat yang khas yang dikenakan oleh laki-laki ataupun perempuan.


Sehari-hari masyarakat Kupang dari berbagai suku mengenakan pakaian hampir seperti busana upacara adat namun tidak menggunakan aksesori dan perhiasan. Pria mengenakan selimut dan kemeja putih dilengkapi dengan ikat pinggang besar dan dipergagah dengan pengikat bernama destar. Sedangkan wanita memakai sarung dengan teknik dua kali lipatan dan dililit pada pinggang agar sarung tidak melorot jatuh ke bawah. Untuk bagian atas dikenakan kebaya saja yang disulam menyerupai kutang atau bra.

6. Pakaian Adat Suku Lio

Suku Lio merupakan suku terbesar dan juga tertua yang terdapat di Pulau Flores NTT. Orang Lio memiliki ragam kain tenun yang diberi nama tenun ikat patola. Kain tenun ini dibuat untuk kalangan kerajaan dan juga kepala suku. Motif dari kain tenunnya berupa motif dedaunan, biawak, dan manusia.

Pakaian pria yang biasa dikenakan oleh Suku Lio berupa ragi atau kain sarung yang berwarna hitam dengan beragam motif. Luka merupakan selendang yang biasa di digunakan di sebelah kanan. Satu lagi adalah lesu berupa ikat kepala yang hanya digunakan oleh para pelaksana ritual adat.

Wanita dari suku Lio biasanya mengenakan pakaian tradisional yang bernama lambu yang mirip dengan baju bodo. Bawahannya biasanya berupa kain sarung yang disebut dengan lawo yang memiliki beragam motif. Aksesoris yang dikenakan biasanya berupa tusuk konde, anting , dan juga kalung.


Tags: tenun baju wanita

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia