... 5 Fakta Menarik tentang Batik Tenun dan Songket: Seni Kerajinan DIY

Keindahan dan Keunikan Batik Tenun serta Songket dalam Seni Kerajinan

7 Contoh Seni Kriya Khas Indonesia

Salah satu contoh seni kriya khas Indonesia adalah batik - WonderVerse

Indonesia memiliki warisan seni kriya yang sangat kaya dan beragam yang mencerminkan kekayaan budaya dan keragaman etnis di negara ini. Beberapa seni kriya tradisional yang terkenal di Indonesia antara lain:

1. Batik

2. Tenun

Setiap daerah di Indonesia memiliki gaya dan teknik tenun yang khas, seperti tenun ikat dari Nusa Tenggara, songket dari Sumatera, dan ulos dari Sumatera Utara. Tenun ini merupakan proses menganyam benang untuk membuat kain dengan pola dan desain yang rumit.

3. Anyaman

Anyaman adalah seni kriya yang melibatkan proses merajut atau menganyam bahan alami seperti bambu, rotan, dan daun-daunan menjadi keranjang, tas, dan barang-barang dekoratif lainnya.

Anyaman di Indonesia terkenal dengan berbagai macam jenis, seperti anyaman bambu dari Jawa Barat, anyaman rotan dari Kalimantan, dan anyaman pandan dari Bali.

4. Kerajinan perak

Kerajinan perak di Indonesia memiliki tradisi yang kaya. Pusat kerajinan perak terkenal di Indonesia antara lain di Kota Yogyakarta, Kota Gede di Jawa Tengah, dan Desa Celuk di Bali. Kerajinan perak ini meliputi pembuatan perhiasan, patung, dan barang-barang seni lainnya.

5. Gerabah

Gerabah adalah seni kriya yang melibatkan pembentukan dan pemodelan tanah liat menjadi berbagai produk, seperti vas, tempat penyimpanan, dan patung. Daerah yang terkenal dengan gerabahnya antara lain Kasongan di Yogyakarta, Banyumulek di Lombok, dan Pejaten di Jakarta.

6. Ukiran

Seni ukiran melibatkan pemahatan atau pengukiran pada kayu, batu, atau bahan lainnya untuk menciptakan karya seni dengan pola atau gambar tertentu. Ukiran Jepara dari Jawa Tengah, ukiran Bali, dan ukiran Dayak dari Kalimantan adalah beberapa contoh seni ukiran di Indonesia.

Mengenal Kain Songket – Sejarah, Persebaran serta Cara Pembuatan Kain Songket Yang Memiliki Efek Kemilau Cemerlang

Mengenal Kain Songket – Kata songket berasal dari istilah sungkit dalam bahasa Melayu dan bahasa Indonesia, yang berarti “mengait” atau “mencungkil.“ Hal ini berkaitan dengan metode pembuatannya, mengaitkan dan mengambil sejumput kain tenun, dan kemudian menyelipkan benang emas.

Kain Songket adalah kain tenun mewah yang biasanya dikenakan saat kenduri, perayaan atau pesta. Songket dapat dikenakan melilit tubuh seperti sarung, disampirkan di bahu, atau sebagai destar atau tanjak. Hiasan ikat kepala tanjak adalah semacam topi hiasan kepala yang terbuat dari kain songket yang lazim dipakai oleh sultan dan pangeran serta bangsawan Melayu.

Songket merupakan kain istimewa karena tidak dikenakan sehari-hari. Songket dinilai terlalu mewah jika digunakan sejari-hari. Oleh karena itu songket juga lebih sering digunakan untuk upacara-upacara adat.

Songket tidak bisa digunakan secara sembarangan, karena dalam setiap warna serta ragam hias dimiliki masing-masing memiliki makna yang melambangkan si pemakainya. Misalnya songket yang dikenakan untuk acara perkawinan berbeda dengan songket yang dikenakan untuk acara adat lainnya.

Kain Songket Nusantara


Tags: kerajinan tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia