... 7 Jenis Benang Halus untuk Jahit DIY: Panduan Komprehensif

Menjelajahi Kesenangan dalam Seni Sulaman - Misteri Benang Halus pada Jamur

Biologi Kelas 10: Klasifikasi Kingdom Fungi (Jamur), Struktur Dan Peranannya Pada Kehidupan

Pahamifren, siapa di antara kamu suka makan jamur? Kamu tentunya sudah tidak asing dengan jenis-jenis jamur yang bisa dimakan. Misalnya, jamur enoki, jamur shitake, atau bahkan jamur truffle yang harganya sangat mahal itu. Ternyata, jamur-jamur tersebut bukan termasuk jenis tumbuhan, lho. Semua jenis jamur yang ada di dunia ini masuk dalam klasifikasi kingdom fungi.

Jamur tidak memiliki klorofil seperti tumbuhan. Itulah sebabnya jamur menjadi klasifikasi makhluk hidup baru bernama fungi. Nah, Pada materi Biologi kelas 10 ini, Mipi mau mengajak kamu membahas tentang Klasifikasi Kingdom Fungi dan Struktur Tubuh Jamur. Baca artikel ini sampai selesai, ya.

Klasifikasi Fungi

Berdasarkan struktur tubuhnya, klasifikasi fungi atau jamur dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok jamur bersekat dan kelompok tidak bersekatnya hifa. Contoh kelompok fungi tidak bersekat adalah kelompok Zygomycota. Sementara kelompok bersekat, yaitu Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Mari kita bahas satu per satu tiap klasifikasinya.

Zygomycota

Zygomycota merupakan kelompok jamur yang membentuk spora istirahat berdinding tebal dikenal dengan zigospora. Anggota zygomycota umumnya adalah jamur yang hidup saprofit, yaitu mendapatkan makanan dari organisme yang sudah busuk atau mati. Kelompok fungi ini memiliki banyak inti sel dan terdiri atas hifa tidak bersekat. Contohnya, Rhizopus Oryzae dan Mucor Javanicus.

Ascomycota

Ascomycota memiliki ciri khusus yaitu memiliki talus yang terdiri dari miselium bersekat. Dinding selnya terdiri dari zat kitin. Kelompok ini memiliki sifat uniseluler atau multiseluler. Anggota ascomycota ada yang hidup saprofit, parasit, maupun simbiosis.

Secara umum, anggotanya meliputi 3 kelas, yaitu Hemiascomycetes, Plectomycetes, dan Pyrenomycetes. Contohnya, Aspergillus fumigatus dan Penicillium (Plectomycetes), serta Neurospora untuk pembuatan oncom (Pyrenomycetes).

Basidiomycota

Klasifikasi fungi basidiomycota mencakup sebagian besar spesies makroskopis dan amat mencolok. Jamur ini sering dijumpai di tanah lapang dan pada hutan-hutan. Ciri khususnya memiliki hifa bersepta dengan sambungan apit. Spora seksualnya dihasilkan di atas struktur dengan bentuk gada, yang dikenal dengan istilah basidium. Anggota basidiomycota hidup sebagai saprofit dan parasit terhadap organisme lain. Contohnya, Volvariella volvacea (jamur padi).

Manfaat Fungi (Jamur) dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun beberapa jamur adalah parasit dan merugikan manusia maupun makhluk hidup lain, pada dasarnya kehidupan tidak bisa lepas dari pekerjaan para jamur ini.

Secara garis besar jamur memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan, yaitu sebagai bahan makanan, obat, dan dekomposer.

Sebagai Bahan Makanan

Pasti elo udah familiar lah ya dengan hal ini, ada banyak banget olahan makanan yang memasukkan jamur sebagai salah satu bahannya, seperti jamur enoki, jamur kancing, jamur tiram dan sebagainya.

Yap, fungsi fungi yang pertama adalah sebagai bahan makanan. Jamur dijadikan sebagai pilihan asupan gizi bagi orang-orang yang memilih pola hidup vegetarian atau vegan.

Meskipun fungi bukanlah tumbuhan, tapi fungi sudah pasti bukan hewan. Makanya jamur menjadi salah satu pilihan bahan makanan selain daging-dagingan.

Selain itu, jamur juga dimanfaatkan untuk mengubah makanan menjadi jenis lain contohnya tape, yang merupakan hasil fermentasi singkong dengan bantuan jamur Mucor javanicus.

Sebagai Obat

Fungsi fungi yang kedua adalah sebagai obat-obatan bagi manusia. Contohnya adalah obat antibiotik penisilin, yang dihasilkan dari jamur Penicillium chrysogenum.

Fungsi dari penisilin di tubuh manusia adalah untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang membahayakan tubuh.

Obat lain yang berasal dari jamur antara lain siklosporin dari jamur Tolypocladium inflatum yang berfungsi membantu tahap transplantasi organ dan lovastatin dari jamur Aspergillus terreus yang berguna untuk menurunkan kolesterol.

Sebagai Dekomposer

Fungsi fungi yang ketiga adalah sebagai dekomposer. Jamur adalah organisme yang berperan menjadi pengurai bahan organik pada sisa-sisa organisme yang sudah mati seperti daun kering, bangkai hewan, dan kotoran hewan.

3. Divisi Glomeromycota

Glomeromycota adalah sekelompok jamur yang sebagian besar bersimbiosis dengan tanaman lain yaitu sepeti tanbaman yang membentuk mikoriza arbuskuler. Mikoriza ialah bentuk jamur yang hidup dan dapat bersimbiosis pada sebuah akar tanaman yang mempunyai tingkat tinggi. Mikoriza sebuah membentuk hifa khusus yang tumbuh dan membentuk miselium yang akan melingkupi ujung akar. Ada beberapa jenis tanaman pertanian yang langsung bergantung pada mikoriza untuk dapat tumbuh secara optimal.

  • Merupakan kelompok jamur yang dapat bersimbiosis dengan tanaman yang membentuk Mikoriza Arbuskular. Arbuskular yaitu sebuah tempat untuk pertukaran makanan antara jamur dengan tanaman inangnya.
  • Obligat biotrop yaitu parasit pada tumbuhan hidup.
  • Asexual yaitu membentuk spora yang berada diluar inang dan sexual/Gigaspora
  • Tidak bersepta.
  • Dalam dinding hifa mengandung sebuah kitin, chitosan dan juga polyglucuronic asam.
  • Menghasilkan sebuah spora multinukleat berukuran besar dan berdinding tebal (Klamidospora).

Klasifikasi Jamur (Fungi)

Pada kesempatan kali ini saya kan menjelaskan klasifikasi dari jamur (fungi), dalam kingdom ada 4 bagian (divisi) yang nantinya akan saya jelaskan, apa sajakah itu? Simak penjelasan berikut ini dengan baik.

Ascomycota

Ascomycota merupakan salah satu jenis jamur (fungi) yang bentuknya berupa spora, ascomycota terbentuk karena perkembangbiakan secara seksual (generative). Perlu diingat juga bahwa spora ini terbentuk didalam sel gelembung yang memiliki bentuk seperti kantung atau sering disebut dengan askus. Lalu spora dalam sel gelembung inilah yang nantinya akan menghasilkan askospora.

♦ Ciri-ciri Ascomycota

Adapaun ciri-ciri dari ascomycota adalah sebagai berikut:

CIRI-CIRI ASCOMYCOTA

♦ Contoh Ascomycota

Berikut adalah contoh dan manfaat ascomycota dalam kehidupan sehari-hari:

  • JamurSacharomyces cerevisae (ragi) untuk membuat bir, roti maupun alkohol.
  • JamurPenicillium notatumn dan Penicellium chrysogenum, penghasil antibiotik penisilin.
  • Jamur Aspergillus wentii untuk membuat kecap

Basidomycota

Salah satu jenis jamur selanjutnya yaitu Basidiomycota, jamur ini memiliki bentuk tubuh yang besar (Makroskopis), memiliki spora yang berbentuk basidium serta setiap basidiumnya mempunyai 4 macam basidiospora. Perlu diketahu juga bahwa basidiomycota ini berkembang biak dengan cara vegetative (membentuk fragmentasi hifa).

♦ Ciri-ciri Basidiomycota

CIRI-CIRI BASIDIOMYCOTA


Tags: benang pada nama

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia