Benang NCP - Benang Sulam Berkualitas Tinggi untuk Karya Rajut dan DIY
Berapa Jumlah Benang Terbaik Untuk Seprai? Ini Dia Rekomendasinya!
Berikut ini beberapa kisaran dasar jumlah benang berkualitas tinggi dari berbagai bahan:
- Kapas (cotton): katun berkualitas baik biasanya memiliki jumlah benang antara 200 – 400 thread count
- Satin: Kain ini lebih padat dengan kerapatan benang yang tinggi. Bahan satin yang bagus umumnya memiliki thread count antara 300 – 600.
- Linen: Seprai dengan bahan linen terbaik biasanya memakai jumlah benang yang lebih rendah antara 80 – 140.
- Bambu: serat bambu juga cukup populer untuk pembuatan seprai. Bahan bambu berkualitas baik biasanya memiliki jumlah benang anatara 300 – 500.
- Percale: Disebut juga sebagai seprai dengan tenunan polos. Seprai berkualitas tinggi ini biasanya memiliki jumlah benang antara 200 – 400.
Sebagai informasi ada beberapa bahan yang tidak dihitung dengan jumlah benang, berikut adalah beberapa contohnya:
- Sutra: Diukur dalam satuan momme. Momme adalah ukuran berat yang mencari jumlah pon dalam sehelai sutra berukuran 45 inci kali 100 yard. Carilah lembaran sutra dengan kisaran 17-22 momme.
- Microfiber: Diukur dalam gram per meter persegi (GSM). Carilah lembaran bahan microfiber dalam kisaran 90-120 GSM.
- Flanel: kain flanel diukur dalam satuan GSM. Bahan flanel yang tahan lama dan berbobot berat, berada dalam kisaran 170+ GSM. Flanel yang lebih ringan biasanya kurang tahan lama, tetapi lebih ringan dan lebih bernapas.
- Jersey: jersey merupakan salah satu jenis kain rajut menggunakan katun. Kain jersey diukur dalam satuan GSM dan yang terbaik biasanya berada pada kisaran 150 GSM.

Metode benang tunggal:
Metode pengujian ini digunakan untuk menguji jumlah benang yang Berdasarkan Spesimen Panjang Pendek.
Prinsip:
Spesimen dipotong dari sampel yang dikondisikan, atau dikeluarkan dari potongan kain persegi panjang di bawah tekanan yang ditentukan, dan ditimbang. Jumlah benang dihitung dari massa dan panjang total benda uji yang diukur.
Untuk analisis kain, metode pengujian ini cukup untuk memperkirakan perkiraan jumlah benang dari benang yang digunakan untuk menenun atau merajut kain, namun hasil yang diperoleh dengan metode pengujian ini mungkin tidak sesuai dengan jumlah benang nominal dari benang yang sebenarnya digunakan untuk menenun. pembuatan kain karena perubahan nomor benang yang dihasilkan oleh proses penenunan atau perajutan, proses finishing, dan operasi pembedahan. Metode pengujian ini cocok untuk mengevaluasi benang yang muncul pada kain jadi, ketika informasi tersebut diperlukan.
Peralatan dibutuhkan
Alat Pelurus dan Pengukur Panjang Benang: FY111 PENGUJI CRIMP DIGITAL
FY111 digunakan untuk menentukan panjang lurus dan persentase kerutan benang yang dilepas dari kain pada kondisi tegangan tertentu.
Tampilan dan pengoperasian layar sentuh berwarna-warni, mudah dioperasikan,
Peregangan otomatis penjepit benang kanan, kecepatan peregangan dapat disesuaikan,
Penempatan otomatis panjang awal, pengukuran panjang otomatis yang diperpanjang,
Sensor tegangan presisi tinggi, kecepatan respons cepat, akurasi pengukuran tinggi,
Penggerak motor stepper presisi, sabuk sinkron yang diimpor, penggerak penggeser linier presisi.
Saldo: SALDO ELEKTRONIK SERI HZT-A+

Tags: benang adalah