Benang PGA - Mengenal Bahan Utama dalam Seni Kerajinan Jarum dan DIY
Rambut, urat, benang wol, dan serat tumbuhan dijadikan alat untuk mengikat luka
ilustrasi pengobatan klasik (medicalacademic.co.za)
Sebuah laporan berjudul "The History and Evolution of Sutures in Pelvic Surgery” dalam Journal of the Royal Society of Medicine tahun 2011, disebutkan bahwa sekitar 3000 tahun Sebelum Masehi, penduduk Mesir memanfaatkan serat tumbuhan, rambut, urat, dan benang wol untuk menjahit luka. Bekas bentuk jahitan dari serat tumbuhan, rambut, urat, dan benang wol ini juga ditemukan pada sisa-sisa mumi di Mesir.
Hal tersebut juga sejalan dengan, dilansir Katsan Medical Device, bahwa suku Indian di Amerika Utara menjahit pembuluh darah dengan tendon dan menjahit luka mereka dengan serat tanaman lokal. Selain dari serat, di Yunani teknik jahit pada masa itu masih memanfaatkan rambut ekor kuda sebagai benangnya. Menarik, ya?
Mungkinkah benang operasi menyebabkan infeksi?
Meski begitu, benang multifilamen lebih berisiko memicu infeksi daripada benang monofilamen. Ini disebabkan benang yang lebih tebal sehingga lebih sulit melewati jaringan saat penjahitan.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Risiko ini tentu akan sangat kecil bila prosedur dilakukan oleh dokter ahli atau profesional terlatih di bidangnya.
Hal yang umumnya menyebabkan infeksi ialah ketika pasien tidak merawat luka operasi dengan benar.
Selain itu, lakukan perawatan lain yang dokter Anda rekomendasikan untuk menjaga luka jahitan tetap steril dan lekas sembuh.
Tags: benang adalah