Benang PGA - Mengenal Bahan Utama dalam Seni Kerajinan Jarum dan DIY
Bahan Jarum
Untuk membuat jarum bedah ini menggunakan bahan khusus yang tidak sembarangan, yaitu bahan stainless steel berkualitas tinggi. Dibuat dengan ukuran yang sekecil mungkin namun tetap kuat. Jarum ini juga memiliki desain yang mudah dipasang dan tidak mudah bergerak saat menggunakan alat pemegang jarum. Memiliki ketajaman yang mampu menembus kuli dengan resistensi minimal, steril, dan tidak korosif.
Benang Operasi
Tak hanya jarum saja, benang operasi juga memiliki berbagai macam jenisnya. Benang bedah atau dalam dunia medis terkenan dengan sebutan stitches merupakan benang steril untuk memperbaiki luka pada tubuh dan menutup luka saat tindakan operasi. Idealnya benang bedah ini memiliki sifat yang kuat, tidak beracum, hipoalergenik, dan fleksibel.
Pengenalan metode pengendalian hemostatis dan benang usus
Editor’s picks
ilustrasi pengobatan zaman dulu (tmc.edu)
Sebagaimana dilansir Delhi Journal of Ophthalmology tahun 2015, Aurelius Cornelius Celsus (25 SM–50 M) berhasil menemukan dan menuliskan metode jahit kepang serta metode pengendalian hemostatis pada pembuluh darah. Aurelius menuliskan temuannya dengan begitu rinci, bahkan ia menerangkan cara mengikat di beberapa tempat guna mengendalikan hemostatis.
Tidak terlalu jauh dari temuan Aurelius, Galenus berhasil menemukan benang operasi yang dibuat dari bahan usus. Benang operasi yang terbuat dari usus hasil penelitian Galenus ini ditujukan untuk menjahit dan memperbaiki tendon para gladiator pada masa itu.
Rambut, urat, benang wol, dan serat tumbuhan dijadikan alat untuk mengikat luka
ilustrasi pengobatan klasik (medicalacademic.co.za)
Sebuah laporan berjudul "The History and Evolution of Sutures in Pelvic Surgery” dalam Journal of the Royal Society of Medicine tahun 2011, disebutkan bahwa sekitar 3000 tahun Sebelum Masehi, penduduk Mesir memanfaatkan serat tumbuhan, rambut, urat, dan benang wol untuk menjahit luka. Bekas bentuk jahitan dari serat tumbuhan, rambut, urat, dan benang wol ini juga ditemukan pada sisa-sisa mumi di Mesir.
Hal tersebut juga sejalan dengan, dilansir Katsan Medical Device, bahwa suku Indian di Amerika Utara menjahit pembuluh darah dengan tendon dan menjahit luka mereka dengan serat tanaman lokal. Selain dari serat, di Yunani teknik jahit pada masa itu masih memanfaatkan rambut ekor kuda sebagai benangnya. Menarik, ya?
Cara Memilih Benang Operasi dan Jarum yang Tepat
Pemilihan jarum dan benang harus sesuai dengan kondisi pasien, pasalnya setiap tindakan operasi memerlukan benang dan jarum yang berbeda-beda. Dengan pemilihan jarum yang tepat dapat meminimalisir terjadinya trauma pada pasien. Selain itu penggunaan benang operasi yang tepat juga akam membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Pemilihan jarum dan benang ini tidak sembarangan, karena harus memperhatikan karakteristik, prosedur operasi, serta bagian tubuh yang akan di operasi. Untuk mengetahui cara memilih benang operasi dan jarum operasi yang tepat, berikut kami sajikan informasinya.
Tags: benang adalah