Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Pengertian Mitosis
Pembelahan sel mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dengan jumlah kromosom yang sama seperti sel induknya .
Pembelahan mitosis hanya terjadi pada sel eukariotik , sedangkan sel prokariotik tidak dapat melakukannya. Kenapa? Alasannya karena sel prokariotik tidak memiliki nukleus (inti sel), membran inti sel, dan mitokondria , sedangkan mitosis memerlukan organel-organel tersebut.
Proses pembelahan mitosis terjadi di semua sel-sel tubuh (somatis), kecuali sel-sel kelamin (gamet). Pada tumbuhan, pembelahan mitosis terjadi di jaringan meristem, seperti ujung akar dan ujung tunas batang.
Pembelahan mitosis berfungsi untuk pertumbuhan sel tubuh, mengganti sel-sel tubuh yang rusak (regenerasi), dan mempertahankan jumlah kromosom.
Sudah tahu belum, di Aplikasi belajar Ruangguru, ada fitur Drill Soal yang berisi kumpulan contoh soal latihan beserta pembahasannya, loh. Pas banget kan buat mempersiapkan diri kamu dalam menghadapi ujian nanti. Yuk, klik banner di bawah ini untuk coba fitur Drill Soal!
Pembelahan Sel
Pembelahan sel dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis.
Amitosis
Amitosis adalah reproduksi sel dimana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahapan pembelahan sel. Pembelahan secara amitosis ini biasanya terjadi pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri.
Mitosis
Pembelahan mitosis memiliki ciri-ciri seperti berikut.
- Pembelahan berlangsung sebanyak satu kali.
- Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah dua buah.
- Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom sel induknya, yaitu 2n (diploid).
- Sifat sel anak sama dengan sifat pada induknya.
- Pembelahan mitosis terjadi pada jaringan embrional.
- Tujuan pembelahan mitosis yaitu untuk memperbanyak sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel yang rusak.
Agar kamu lebih memahami mengenai pembelahan mitosis, yuk simak gambar berikut ini.
Berikut terdapat tahapan pembelahan sel pada mitosis.
a. Profase
- Benang kromatin membentuk kromosom.
- Membran inti larut dan anak inti menghilang.
- Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid.
- Sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub.
b. Metafase
- Benang spindel mengikat sentromer-sentromer kromosom.
- Kromosom berjajar pada bidang ekuator.
c. Anafase
- Benang-benang spindel memendek.
- Kromatid menuju kutub yang berlawanan.
- Mulai terbentuk membran inti.
- Kromatid menipis dan mulai terbentuk anak inti.
- Sitoplasma menebal dan terjadi sitokinesis.
Meiosis
Pembelahan meiosis disebut juga dengan pembelahan reduksi, karena sel anakan yang terbentuk memiliki setengah jumlah kromosom sel induk. Pembelahan meiosis memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Gametogenesis
Pembelahan mitosis memang terlibat dengan pembentukan sel-sel induk yang sifatnya diploid. Sedangkan pembelahan meiosis terlibat dalam proses perubahan sel-sel induk sel gamet menjadi sel-sel gamet yang bersifat haploid. Proses pembentukan gamet tersebut dinamakan gametogenesis.
Gametogenesis pada Manusia dan Hewan
Gametogenesis pada manusia dan hewan berbeda dengan gametogenesis pada tumbuhan. Gametogenesis pada manusia dan hewan dibedakan menjadi dua, yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Bagaimanakah proses-prosesnya? Yuk, simak gambar dan penjelasan berikut ini.
a. Spermatogenesis
Adalah proses pembentukan sperma atau sel kelamin jantan yang terjadi di dalam testis, tepatnya pada tubulus seminiferus.
Berdasarkan gambar tersebut, proses spermatogenesis adalah sebagai berikut.
- Spermatogonium (2n) akan membelah menjadi spermatosit primer atau spermatosit I secara mitosis.
- Melalui proses pembelahan secara meiosis, spermatosit I akan menghasilkan dua sel spermatosit sekunder atau spermatosit II (n).
- Setiap spermatosit II membelah menghasilkan spermatid (n).
- Spermatid akan mengalami pematangan menjadi spermatozoa (sperma).
b. Oogenesis
Berdasarkan gambar tersebut, proses oogenesis adalah sebagai berikut.
- Oogonium membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer.
- Oosit primer membelah secara meiosis menghasilkan satu oosit sekunder dan satu badan kutub primer.
- Oosit sekunder membelah menghasilkan sebuah ootid dan badan kutup sekunder Sedangkan badan kutup primer membelah menjadi dua badan kutup sekunder.
- Ootid berkembang menjadi ovum matang, sedangkan badan kutup sekunder bergabung dengan kedua badan kutup sekunder yang lain yang berasal dari pembelahan badan kutup primer sehingga diperoleh tiga badan kutup sekunder.
- Ketiga badan kutup sekunder mengalami degenerasi, sehingga pada proses oogenesis dihasilkan satu buah ovum.
Tahap pembelahan sel meiosis
Pembelahan meiosis terjadi dalam dua proses, yaitu fase satu dan dua. Pada fase satu akan terjadi proses reduksi kromosom. Sementara itu, pada fase dua akan terjadi pembelahan seperti pada tahapan mitosis lengkap.
1. Meiosis fase satu
Sama seperti pembelahan mitosis pada tahap awal, kromosom akan bergerak ke titik tengah. Sementara itu, sentrosom bergerak ke kutub berlawan untuk membentuk spindel.
Mengutip dari laman Your Genome, perbedaan tahap awal pembelahan sel meiosis adalah adanya kromosom yang melakukan pindah silang atau crossing over.
Proses tersebut akan menghasilkan kromosom campuran dari kromosom asli yang berbeda.
Pada tahap akhir meiosis fase satu, sel akan terbelah dan terjadi proses sitokinesis. Sel inti juga akan kembali terbentuk untuk persiapan proses selanjutnya.
2. Meiosis fase dua
Tahap pembelahan meiosis dua sama dengan proses mitosis dan sudah tidak lagi terjadi crossing over. Bedanya, sel yang dihasilkan berjumlah empat dan bersifat haploid (jumlah kromosom setengah dari sel asli).
Susunan genetik yang dibawa oleh hasil pembelahan meiosis juga berbeda. Inilah alasan mengapa anak yang dilahirkan tidak selalu memiliki sifat yang sama persis dengan orang tua mereka.
Kesimpulan
- Proses pembelahan sel bertujuan untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi.
- Amitosis terjadi pada makhluk hidup bersel tunggal. Prosesnya lebih sederhana tanpa melibatkan pembagian kromosom.
- Mitosis terjadi pada sel somatik, terdiri dari empat fase, dan menghasilkan dua sel diploid.
- Meiosis terjadi pada sel gamet, terdiri atas dua fase, dan menghasilkan empat sel haploid.
1. Profase
Tahapan pertama dari mitosis ini dimulai dari keadaan sel yang sudah dipersiapkan untuk membelah di fase-fase sebelumnya, yang disebut juga interfase. Elo bisa melihat gambar keadaan sel awal sebelum memulai fase ini dimulai di bawah ini.
Lalu, terjadinya tahap profase ini ditandai dengan beberapa hal, yaitu:
- DNA yang disebut kromatin terkondensasi atau dipadatkan menjadi kromosom yang berbentuk seperti huruf X.
- Nukleus di dalam inti sel pun lenyap , terfragmentasi.
- Di bagian sentrosom, kemudian terbentuk gelendong mitotik atau sering juga disebut benang spindel. Yang ini gampang deh mengingatnya, inget aja yang bentuknya seperti benang-benang gitu.
- Karena terbentuknya benang spindel itu tadi, maka sentrosom pun mulai bergerak berjauhan.
Tags: benang adalah