Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Gametogenesis
Pembelahan mitosis memang terlibat dengan pembentukan sel-sel induk yang sifatnya diploid. Sedangkan pembelahan meiosis terlibat dalam proses perubahan sel-sel induk sel gamet menjadi sel-sel gamet yang bersifat haploid. Proses pembentukan gamet tersebut dinamakan gametogenesis.
Gametogenesis pada Manusia dan Hewan
Gametogenesis pada manusia dan hewan berbeda dengan gametogenesis pada tumbuhan. Gametogenesis pada manusia dan hewan dibedakan menjadi dua, yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Bagaimanakah proses-prosesnya? Yuk, simak gambar dan penjelasan berikut ini.
a. Spermatogenesis
Adalah proses pembentukan sperma atau sel kelamin jantan yang terjadi di dalam testis, tepatnya pada tubulus seminiferus.
Berdasarkan gambar tersebut, proses spermatogenesis adalah sebagai berikut.
- Spermatogonium (2n) akan membelah menjadi spermatosit primer atau spermatosit I secara mitosis.
- Melalui proses pembelahan secara meiosis, spermatosit I akan menghasilkan dua sel spermatosit sekunder atau spermatosit II (n).
- Setiap spermatosit II membelah menghasilkan spermatid (n).
- Spermatid akan mengalami pematangan menjadi spermatozoa (sperma).
b. Oogenesis
Berdasarkan gambar tersebut, proses oogenesis adalah sebagai berikut.
- Oogonium membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer.
- Oosit primer membelah secara meiosis menghasilkan satu oosit sekunder dan satu badan kutub primer.
- Oosit sekunder membelah menghasilkan sebuah ootid dan badan kutup sekunder Sedangkan badan kutup primer membelah menjadi dua badan kutup sekunder.
- Ootid berkembang menjadi ovum matang, sedangkan badan kutup sekunder bergabung dengan kedua badan kutup sekunder yang lain yang berasal dari pembelahan badan kutup primer sehingga diperoleh tiga badan kutup sekunder.
- Ketiga badan kutup sekunder mengalami degenerasi, sehingga pada proses oogenesis dihasilkan satu buah ovum.
Pengertian & Tahap-Tahap Pembelahan Sel Mitosis | Biologi Kelas 12
Artikel Biologi kelas 12 ni membahas mengenai salah satu jenis pembelahan sel, yaitu pembelahan mitosis. Yuk simak selengkapnya mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, hingga macam-macam tahapannya!
Pernahkah kamu mengamati persamaan ciri atau sifat antara kamu dengan orang tuamu? Entah itu bentuk mata, hidung, rambut, atau warna kulit. Kalau kamu perhatikan, setidaknya ada satu ciri atau sifat yang sama, loh. Kenapa bisa begitu?
Setiap anak atau individu pasti memiliki ciri atau sifat yang mirip, bahkan sama dengan orang tuanya. Hal ini karena adanya ciri-ciri atau sifat-sifat yang diwariskan dari orang tua kepada anak-anaknya. Nah, pewarisan sifat dari orang tua kepada keturunannya ini disebut dengan istilah hereditas.
Proses pewarisan sifat tidak terlepas dari peran dua macam peristiwa pembelahan sel, yaitu mitosis dan meiosis. Sel-sel anak hasil pembelahan mitosis dan meiosis akan mempunyai DNA yang di dalamnya terdapat materi genetik dari sel induk, bisa sama persis atau gabungan dari kedua sifat sel induknya.
Nah, kali ini, kita akan bahas mengenai pembelahan sel mitosis beserta tahapannya, ya. Kamu bisa baca materi tentang meiosis di artikel ‘Belajar Proses Pembelahan Meiosis, Yuk!‘, ya. So, stay tune aja di blog Ruangguru untuk update-an selanjutnya!
Owkey? (sumber: giphy.com)
Siklus Sel
Sebelum dijelaskan mengenai siklus sel, yuk perhatikan terlebih dahulu gambar berikut ini.
Siklus sel mencakup dua fase, yaitu interfase dan fase mitosis atau fase pembelahan.
Interfase
Tahap interfase adalah tahap yang sangat aktif bagi sel, karena pada tahap ini digunakan sel untuk mempersiapkan pembelahan. Interfase terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap G1, S, dan G2.
a. Tahap G1
Pada tahap G1 terjadi aktivitas biosintesis yang tinggi. Sel sedang aktif mensintesis RNA (transkripsi) dan protein (translasi) serta membentuk sitoplasma baru, yang nantinya merupakan bahan untuk membina sel anak. Peristiwa ini mendorong inti dan sitoplasma membesar. Lama tahap G1 adalah 30-40 % dari waktu siklus sel
b. Tahap S
Adalah tahap replikasi dan transkripsi DNA. Dengan demikian, sel anak mengandung bahan genetik yang sama dengan sel induk. Lama tahap S sama dengan tahap G1 yaitu 30-40 % dari waktu siklus sel
c. Tahap G2
Adalah tahap persiapan diri sel untuk membelah. Lama tahap G2 yaitu 10-20 % dari waktu siklus sel
Tahap Pembelahan/Mitosis atau Fase M
Tags: benang adalah