Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
2. Prometafase
Apa sih, prometafase itu? Prometafase adalah fase sebelum metafase yang ditandai dengan beberapa hal berikut:
- Tadi kan, sudah terbentuk kromosom X tuh, kromosom itu pun terpapar sitoplasma karena nukleus dan membran selnya sudah tidak ada.
- Di sini, karena benang spindel tadi makin memanjang, kedua sentrosom pun sudah dekat dengan masing-masing kutub sel dan saling bertemu.
- Benang spindel pun melekatkan diri mereka ke bagian kinetokor yang ada di sisi samping bagian tengah atau sentromer kromosom.
Pengertian & Tahap-Tahap Pembelahan Sel Mitosis | Biologi Kelas 12
Artikel Biologi kelas 12 ni membahas mengenai salah satu jenis pembelahan sel, yaitu pembelahan mitosis. Yuk simak selengkapnya mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, hingga macam-macam tahapannya!
Pernahkah kamu mengamati persamaan ciri atau sifat antara kamu dengan orang tuamu? Entah itu bentuk mata, hidung, rambut, atau warna kulit. Kalau kamu perhatikan, setidaknya ada satu ciri atau sifat yang sama, loh. Kenapa bisa begitu?
Setiap anak atau individu pasti memiliki ciri atau sifat yang mirip, bahkan sama dengan orang tuanya. Hal ini karena adanya ciri-ciri atau sifat-sifat yang diwariskan dari orang tua kepada anak-anaknya. Nah, pewarisan sifat dari orang tua kepada keturunannya ini disebut dengan istilah hereditas.
Proses pewarisan sifat tidak terlepas dari peran dua macam peristiwa pembelahan sel, yaitu mitosis dan meiosis. Sel-sel anak hasil pembelahan mitosis dan meiosis akan mempunyai DNA yang di dalamnya terdapat materi genetik dari sel induk, bisa sama persis atau gabungan dari kedua sifat sel induknya.
Nah, kali ini, kita akan bahas mengenai pembelahan sel mitosis beserta tahapannya, ya. Kamu bisa baca materi tentang meiosis di artikel ‘Belajar Proses Pembelahan Meiosis, Yuk!‘, ya. So, stay tune aja di blog Ruangguru untuk update-an selanjutnya!
Owkey? (sumber: giphy.com)
Tahap pembelahan sel meiosis
Pembelahan meiosis terjadi dalam dua proses, yaitu fase satu dan dua. Pada fase satu akan terjadi proses reduksi kromosom. Sementara itu, pada fase dua akan terjadi pembelahan seperti pada tahapan mitosis lengkap.
1. Meiosis fase satu
Sama seperti pembelahan mitosis pada tahap awal, kromosom akan bergerak ke titik tengah. Sementara itu, sentrosom bergerak ke kutub berlawan untuk membentuk spindel.
Mengutip dari laman Your Genome, perbedaan tahap awal pembelahan sel meiosis adalah adanya kromosom yang melakukan pindah silang atau crossing over.
Proses tersebut akan menghasilkan kromosom campuran dari kromosom asli yang berbeda.
Pada tahap akhir meiosis fase satu, sel akan terbelah dan terjadi proses sitokinesis. Sel inti juga akan kembali terbentuk untuk persiapan proses selanjutnya.
2. Meiosis fase dua
Tahap pembelahan meiosis dua sama dengan proses mitosis dan sudah tidak lagi terjadi crossing over. Bedanya, sel yang dihasilkan berjumlah empat dan bersifat haploid (jumlah kromosom setengah dari sel asli).
Susunan genetik yang dibawa oleh hasil pembelahan meiosis juga berbeda. Inilah alasan mengapa anak yang dilahirkan tidak selalu memiliki sifat yang sama persis dengan orang tua mereka.
Kesimpulan
- Proses pembelahan sel bertujuan untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi.
- Amitosis terjadi pada makhluk hidup bersel tunggal. Prosesnya lebih sederhana tanpa melibatkan pembagian kromosom.
- Mitosis terjadi pada sel somatik, terdiri dari empat fase, dan menghasilkan dua sel diploid.
- Meiosis terjadi pada sel gamet, terdiri atas dua fase, dan menghasilkan empat sel haploid.
Ciri-Ciri Pembelahan Mitosis
Pembelahan sel mitosis memiliki ciri-ciri khusus. Nah, karakteristik yang menunjukkan terjadinya pembelahan sel secara mitosis adalah:
Interfase ini juga sering disebut dengan persiapan pembelahan sel. Nah, supaya kamu semakin paham, langsung aja yuk kita simak pembahasannya berikut ini!
1. Interfase
Pada interfase, terjadi proses p ersiapan dan penimbunan energi oleh sel untuk melakukan pembelahan. Kamu tahu nggak nih, proses ini memerlukan waktu yang sangat lama dibanding fase lainnya, loh.
Selama interfase, inti sel (nukleus) dan anak inti sel (nukleolus) tampak terlihat jelas. Namun, kromosom pada sel tidak terlihat karena masih dalam bentuk kromatin , yaitu benang-benang halus yang tersusun atas molekul DNA, RNA, dan protein.
Di bagian luar inti sel terdapat sentrosom, yaitu organel sel yang berfungsi untuk mempertahankan jumlah kromosom antara sel induk dan sel anak agar tetap sama selama pembelahan sel. Nah, kalau pada sel hewan, setiap sentrosom akan mengandung sepasang sentriol yang berbentuk seperti badan silindris kecil.
Tahap interfase terbagi menjadi tiga, yaitu fase G1 (gap pertama), fase S (sintesis), dan fase G2 (gap kedua).
2. Profase
Selanjutnya, kita masuk ke tahap awal pembelahan sel, yaitu tahap profase. Pada awal profase, sentrosom mengalami replikasi, sehingga menghasilkan dua sentrosom. Kemudian, setiap sentrosom akan bergerak ke kutub-kutub inti sel yang letaknya berlawanan.
Di saat yang bersamaan, mikrotubulus mulai terlihat di antara dua sentrosom. Mikrotubulus ini merupakan serat protein panjang yang memanjang dari sentriol ke segala arah. Lama-kelamaan, mikrotubulus akan membentuk seperti gulungan benang yang bisa kita sebut dengan benang-benang spindel.
Gametogenesis
Pembelahan mitosis memang terlibat dengan pembentukan sel-sel induk yang sifatnya diploid. Sedangkan pembelahan meiosis terlibat dalam proses perubahan sel-sel induk sel gamet menjadi sel-sel gamet yang bersifat haploid. Proses pembentukan gamet tersebut dinamakan gametogenesis.
Gametogenesis pada Manusia dan Hewan
Gametogenesis pada manusia dan hewan berbeda dengan gametogenesis pada tumbuhan. Gametogenesis pada manusia dan hewan dibedakan menjadi dua, yaitu spermatogenesis dan oogenesis. Bagaimanakah proses-prosesnya? Yuk, simak gambar dan penjelasan berikut ini.
a. Spermatogenesis
Adalah proses pembentukan sperma atau sel kelamin jantan yang terjadi di dalam testis, tepatnya pada tubulus seminiferus.
Berdasarkan gambar tersebut, proses spermatogenesis adalah sebagai berikut.
- Spermatogonium (2n) akan membelah menjadi spermatosit primer atau spermatosit I secara mitosis.
- Melalui proses pembelahan secara meiosis, spermatosit I akan menghasilkan dua sel spermatosit sekunder atau spermatosit II (n).
- Setiap spermatosit II membelah menghasilkan spermatid (n).
- Spermatid akan mengalami pematangan menjadi spermatozoa (sperma).
b. Oogenesis
Berdasarkan gambar tersebut, proses oogenesis adalah sebagai berikut.
- Oogonium membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer.
- Oosit primer membelah secara meiosis menghasilkan satu oosit sekunder dan satu badan kutub primer.
- Oosit sekunder membelah menghasilkan sebuah ootid dan badan kutup sekunder Sedangkan badan kutup primer membelah menjadi dua badan kutup sekunder.
- Ootid berkembang menjadi ovum matang, sedangkan badan kutup sekunder bergabung dengan kedua badan kutup sekunder yang lain yang berasal dari pembelahan badan kutup primer sehingga diperoleh tiga badan kutup sekunder.
- Ketiga badan kutup sekunder mengalami degenerasi, sehingga pada proses oogenesis dihasilkan satu buah ovum.
Tags: benang adalah