Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Tahap pembelahan sel mitosis
Mengutip dari Modul Pembelajaran Biologi SMA dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pembelahan mitosis terbagi menjadi empat tahap seperti berikut.
1. Profase
Pada tahap ini, selaput inti sel dan nukleolus (anak inti sel) mulai menghilang. Sel induk mulai membelah dan membentuk sentriol, yaitu semacam serat (spindel) yang terbentang di antara dua kutub.
Membran sel akan terpecah dan terbentuklah benang-benang kromatin. Kromatin akan memendek dan menebal menjadi kromosom yang kemudian bergerak ke titik tengah sel.
2. Metafase
Benang spindel semakin jelas sehingga dapat menarik sentromer (bagian tengah kromosom) ke tengah-tengah antara dua kutub sel (bidang ekuatorial).
Pada tahap ini, kromosom masih berbentuk utuh. Ia terdiri dari dua kromatid (lengan kromosom) yang dihubungkan oleh sentromer.
3. Anafase
Kromosom tunggal akan dibagi dua sama banyak, kemudian menuju kutub yang berlawanan. Pada bagian ujung masing-masing kutub, sudah ada sentriol yang menunggu.
Sel akan terbelah menjadi dua bagian melalui proses sitokinesis (pembelahan sitoplasma) dengan jumlah kromosom sama banyaknya.
Sel akan terus membelah selama masih dibutuhkan. Pada waktu tunggu pembelahan (interfase), tubuh Anda akan melakukan penimbunan energi.
Profil Sandy, Peserta Clash of Champions dengan IPK 5.00
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Pembelahan Sel Secara Meiosis
Macam pembelahan sel yang kedua adalah pembelahan sel secara meiosis.
Kalau elo menjawab pembelahan sel untuk fungsi reproduksi, jawaban elo benar, Sobat Zenius. Pembelahan sel secara meiosis memang hanya terjadi pada sel kelamin membentuk sel reproduksi gamet , yaitu ovum dan sperma.
Menurut laporan Your Genome (2021), pembelahan sel secara meiosis juga dapat didefinisikan sebagai proses pembelahan satu sel sebanyak dua kali untuk menghasilkan 4 sel yang masing-masing mengandung setengah jumlah kromosom/DNA dari sel induknya.
Sehingga, yang menjadi perbedaan pembelahan sel mitosis dan meiosis adalah tahapan prosesnya, jumlah sel anak yang dihasilkan, seperti yang gue sampaikan tadi di awal. Selain jumlah sel anaknya berbeda, jumlah DNA atau kromosom yang dibawah masing-masing anak sel pun berbeda.
Kalau hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 2 anak sel yang mengandung 4 DNA (2n atau diploid), hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 4 anak sel hasil dari dua kali pembelahan sel, yang membawa 2 DNA (n atau haploid) saja.
Hal tersebut merupakan alasan mengapa pembentukan sel kelamin terjadi melalui proses pembelahan meiosis. Yaitu, supaya masing-masing sel kelamin hanya membawa 1 gen induk saja (n). Jadi ketika bertemu dengan sel kelamin jantan materi genetik sel akan menjadi utuh, yaitu 2n.
Sel anak yang dihasilkan dalam proses ini juga memiliki sifat gen yang berbeda dengan induknya. Itu lah mengapa pembelahan meiosis hanya terjadi pada sel kelamin. Kalau yang dihasilkan sama semua nanti manusia di bumi semuanya sama baik dari segi tampilan maupun ketahanan tubuh terhadap penyakit. Alhasil, kalau ada satu yang terkena virus maka semuanya akan terkena dan bisa menyebabkan kepunahan.
Tujuan pembelahan sel
Pada proses pembelahan sel, sel induk akan membelah diri untuk menghasilkan sel anakan. Sel-sel anakan tersebut berperan penting dalam proses berikut.
- Regenerasi (pembaruan) sel-sel yang rusak atau mati.
- Pertumbuhan dan perkembangan.
- Reproduksi atau perkembangbiakan.
- Pembentukan variasi individu yang baru.
Supaya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, jumlah sel dalam tubuh harus terjaga. Lantaran itulah ada proses pembelahan.
Meski begitu, lamanya proses pembelahan ini mungkin berbeda-beda tergantung dengan jenis dan lokasinya di dalam tubuh Anda.
Tags: benang adalah