Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Pembelahan Sel Secara Meiosis
Macam pembelahan sel yang kedua adalah pembelahan sel secara meiosis.
Kalau elo menjawab pembelahan sel untuk fungsi reproduksi, jawaban elo benar, Sobat Zenius. Pembelahan sel secara meiosis memang hanya terjadi pada sel kelamin membentuk sel reproduksi gamet , yaitu ovum dan sperma.
Menurut laporan Your Genome (2021), pembelahan sel secara meiosis juga dapat didefinisikan sebagai proses pembelahan satu sel sebanyak dua kali untuk menghasilkan 4 sel yang masing-masing mengandung setengah jumlah kromosom/DNA dari sel induknya.
Sehingga, yang menjadi perbedaan pembelahan sel mitosis dan meiosis adalah tahapan prosesnya, jumlah sel anak yang dihasilkan, seperti yang gue sampaikan tadi di awal. Selain jumlah sel anaknya berbeda, jumlah DNA atau kromosom yang dibawah masing-masing anak sel pun berbeda.
Kalau hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 2 anak sel yang mengandung 4 DNA (2n atau diploid), hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 4 anak sel hasil dari dua kali pembelahan sel, yang membawa 2 DNA (n atau haploid) saja.
Hal tersebut merupakan alasan mengapa pembentukan sel kelamin terjadi melalui proses pembelahan meiosis. Yaitu, supaya masing-masing sel kelamin hanya membawa 1 gen induk saja (n). Jadi ketika bertemu dengan sel kelamin jantan materi genetik sel akan menjadi utuh, yaitu 2n.
Sel anak yang dihasilkan dalam proses ini juga memiliki sifat gen yang berbeda dengan induknya. Itu lah mengapa pembelahan meiosis hanya terjadi pada sel kelamin. Kalau yang dihasilkan sama semua nanti manusia di bumi semuanya sama baik dari segi tampilan maupun ketahanan tubuh terhadap penyakit. Alhasil, kalau ada satu yang terkena virus maka semuanya akan terkena dan bisa menyebabkan kepunahan.
Pembelahan Sel
Pembelahan sel dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis.
Amitosis
Amitosis adalah reproduksi sel dimana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahapan pembelahan sel. Pembelahan secara amitosis ini biasanya terjadi pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri.
Mitosis
Pembelahan mitosis memiliki ciri-ciri seperti berikut.
- Pembelahan berlangsung sebanyak satu kali.
- Jumlah sel anak yang dihasilkan adalah dua buah.
- Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom sel induknya, yaitu 2n (diploid).
- Sifat sel anak sama dengan sifat pada induknya.
- Pembelahan mitosis terjadi pada jaringan embrional.
- Tujuan pembelahan mitosis yaitu untuk memperbanyak sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel yang rusak.
Agar kamu lebih memahami mengenai pembelahan mitosis, yuk simak gambar berikut ini.
Berikut terdapat tahapan pembelahan sel pada mitosis.
a. Profase
- Benang kromatin membentuk kromosom.
- Membran inti larut dan anak inti menghilang.
- Kromosom menduplikasi diri menjadi sepasang kromatid.
- Sentriol membelah dan bergerak ke arah kutub.
b. Metafase
- Benang spindel mengikat sentromer-sentromer kromosom.
- Kromosom berjajar pada bidang ekuator.
c. Anafase
- Benang-benang spindel memendek.
- Kromatid menuju kutub yang berlawanan.
- Mulai terbentuk membran inti.
- Kromatid menipis dan mulai terbentuk anak inti.
- Sitoplasma menebal dan terjadi sitokinesis.
Meiosis
Pembelahan meiosis disebut juga dengan pembelahan reduksi, karena sel anakan yang terbentuk memiliki setengah jumlah kromosom sel induk. Pembelahan meiosis memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Tags: benang adalah