Benang Spindel - Keajaiban Benang dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Pengertian Mitosis
Pembelahan sel mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak dengan jumlah kromosom yang sama seperti sel induknya .
Pembelahan mitosis hanya terjadi pada sel eukariotik , sedangkan sel prokariotik tidak dapat melakukannya. Kenapa? Alasannya karena sel prokariotik tidak memiliki nukleus (inti sel), membran inti sel, dan mitokondria , sedangkan mitosis memerlukan organel-organel tersebut.
Proses pembelahan mitosis terjadi di semua sel-sel tubuh (somatis), kecuali sel-sel kelamin (gamet). Pada tumbuhan, pembelahan mitosis terjadi di jaringan meristem, seperti ujung akar dan ujung tunas batang.
Pembelahan mitosis berfungsi untuk pertumbuhan sel tubuh, mengganti sel-sel tubuh yang rusak (regenerasi), dan mempertahankan jumlah kromosom.
Sudah tahu belum, di Aplikasi belajar Ruangguru, ada fitur Drill Soal yang berisi kumpulan contoh soal latihan beserta pembahasannya, loh. Pas banget kan buat mempersiapkan diri kamu dalam menghadapi ujian nanti. Yuk, klik banner di bawah ini untuk coba fitur Drill Soal!
2. Prometafase
Apa sih, prometafase itu? Prometafase adalah fase sebelum metafase yang ditandai dengan beberapa hal berikut:
- Tadi kan, sudah terbentuk kromosom X tuh, kromosom itu pun terpapar sitoplasma karena nukleus dan membran selnya sudah tidak ada.
- Di sini, karena benang spindel tadi makin memanjang, kedua sentrosom pun sudah dekat dengan masing-masing kutub sel dan saling bertemu.
- Benang spindel pun melekatkan diri mereka ke bagian kinetokor yang ada di sisi samping bagian tengah atau sentromer kromosom.
Pembelahan Sel Secara Meiosis
Macam pembelahan sel yang kedua adalah pembelahan sel secara meiosis.
Kalau elo menjawab pembelahan sel untuk fungsi reproduksi, jawaban elo benar, Sobat Zenius. Pembelahan sel secara meiosis memang hanya terjadi pada sel kelamin membentuk sel reproduksi gamet , yaitu ovum dan sperma.
Menurut laporan Your Genome (2021), pembelahan sel secara meiosis juga dapat didefinisikan sebagai proses pembelahan satu sel sebanyak dua kali untuk menghasilkan 4 sel yang masing-masing mengandung setengah jumlah kromosom/DNA dari sel induknya.
Sehingga, yang menjadi perbedaan pembelahan sel mitosis dan meiosis adalah tahapan prosesnya, jumlah sel anak yang dihasilkan, seperti yang gue sampaikan tadi di awal. Selain jumlah sel anaknya berbeda, jumlah DNA atau kromosom yang dibawah masing-masing anak sel pun berbeda.
Kalau hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 2 anak sel yang mengandung 4 DNA (2n atau diploid), hasil pembelahan sel mitosis menghasilkan 4 anak sel hasil dari dua kali pembelahan sel, yang membawa 2 DNA (n atau haploid) saja.
Hal tersebut merupakan alasan mengapa pembentukan sel kelamin terjadi melalui proses pembelahan meiosis. Yaitu, supaya masing-masing sel kelamin hanya membawa 1 gen induk saja (n). Jadi ketika bertemu dengan sel kelamin jantan materi genetik sel akan menjadi utuh, yaitu 2n.
Sel anak yang dihasilkan dalam proses ini juga memiliki sifat gen yang berbeda dengan induknya. Itu lah mengapa pembelahan meiosis hanya terjadi pada sel kelamin. Kalau yang dihasilkan sama semua nanti manusia di bumi semuanya sama baik dari segi tampilan maupun ketahanan tubuh terhadap penyakit. Alhasil, kalau ada satu yang terkena virus maka semuanya akan terkena dan bisa menyebabkan kepunahan.
4. Anafase
Bisa dibilang, tahap anafase merupakan tahap pemisahan. Kenapa? Karena pada tahap ini, kromosom yang berjajar tadi memisahkan masing-masing kromatidnya (salah satu sisi lengan kromosom) dan menuju ke sentrosom melalui jalur benang spindel .
Jadi, kalau dilihat seakan-akan benang spindelnya itu sedang menarik si kromatid-kromatid itu tuh.
Nah, masing-masing kutub pun akhirnya mendapatkan jumlah kromosom atau kromatid yang sama, yaitu 4 .
Sekarang kita memasuki fase inti dalam pembelahan mitosis nih, yaitu fase pembelahan sel. Elo bisa coba cek gambar pembelahan sel di atas nih, supaya bisa membayangkan prosesnya.
Dalam fase ini, pembelahan sel menjadi dua sudah mulai terjadi, bahkan sudah hampir selesai. Fase ini ditandai dengan beberapa hal berikut:
- Masing-masing sel anakan mendapatkan 4 DNA atau kromosom. Itu kenapa disebut 2n atau diploid.
- Membran inti yang tadi hilang pada fase profase pun terbentuk lagi di masing-masing anak sel.
- Nukleolus juga muncul lagi.
- Kromosom pun kembali menipis lagi jadi kromatin. Jadi, keadaannya seakan kembali ke keadaan sel awal sebelum profase, tetapi kali ini jumlah selnya menjadi 2.
Tags: benang adalah