Penggunaan Benang Wol dalam Kerajinan Needlework dan DIY
7 Jenis Benang Rajut yang Bisa Disesuaikan dengan Proyekmu
Merajut tidak selalu identik dengan aktivitas nenek-nenek untuk mengisi waktu luang. Generasi muda dan milenial juga banyak menggandrungi hobi ini. Merajut punya banyak manfaat seperti melatih skill dan meredakan stres. Bukan hanya itu, merajut juga bisa dijadikan ladang uang dengan menjual hasil rajutan kamu.
Untuk membuat rajutan, kamu membutuhkan benang. Ada banyak jenis benang di luar sana yang harus kamu sesuaikan dengan ukuran hook dan proyek rajutanmu. Setiap jenis benang punya karakteristik masing-masing. Untuk membuat barang wearable seperti sweater, kamu butuh benang yang halus dan tidak terlalu tipis. Jika tebal dan kasar, sweater tidak akan nyaman digunakan.
Kamu harus bisa memilih dengan tepat benang rajut sesuai dengan proyekmu. Berikut beberapa benang yang bisa kamu jadikan referensi.
Kekurangan Bahan Wol
Walau memiliki segudang kelebihan, bukan berarti bahan wol disebut sebagai pakaian yang sempurna. Bahan ini juga memiliki kekurangan, diantaranya:
1. Jika terkena noda akan sulit dibersihkan
Wol memiliki karakteristik berbulu sehingga ketika terkena noda akan sulit dibersihkan. Karena inilah kalian mesti berhati-hati ketika mengenakan pakaian berbahan wol. Jangan sampai pakaian kalian terkena noda, terutama tumpahan air berwarna seperti kopi, kuah makanan dan sebagainya.
Jika pakaian sudah terkena noda, jangan sampai kalian memaksa menghilangkan noda dengan cara menyikatnya. Karena hal ini malah bisa merusak pakaian dan bulunya.
2. Kainnya Berat
Wol disusun dengan bahan serat yang menumpuk dan berlapis. Alhasil jenis kain ini pun menjadi berat, terutama ketika dicuci dan terkena air.
3. Kurang Cocok untuk Iklim Indonesia
Pakaian berbahan wol memang kurang populer di negara beriklim tropis, termasuk di Indonesia. Hal ini karena negara yang memiliki iklim tropis lebih sedikit mengalami musim penghujan dari pada musim kemarau.
Hanya saja walau demikian, ada jenis wol yang masih diminati oleh orang Indonesia. Kain tersebut merupakan campuran antara wool dengan katun ataupun sutra agar teksturnya menjadi lebih dingin.
15 Rekomendasi Benang Rajut yang Bisa Digunakan untuk Berbagai Kreasi (2023)
Anda yang mencintai seni dan kreasi, mari menjelajahi dunia yang indah dengan benang rajut. Benang bukan sekadar material, tetapi merupakan pengantar untuk menciptakan karya yang penuh makna dan keunikan.
- Pilihan 10+ Tas Rajut yang Bisa Jadikan Tampilan Anda Semakin Stunning
- Menyambut Datangnya Musim Hujan, 9 Rekomendasi Sweater Wanita Terbaru Ini akan Membuatmu Tetap Hangat (2023)
- Kejutan Terbaru! Ini 15 Rekomendasi Vest Rajut Trendi yang Cocok untuk Pakaian Santai Sehari-hari! (2023)
- 15 Merk Cardigan Rajut yang Bagus untuk Wanita, Stylish dan Kekinian! (2023)
- Tampil Unik dan Gaya dengan 15 Rekomendasi Dompet Tali Kur Terbaru 2023
Cara Merawat Pakaian Berbahan Wol
Kedua selanjutnya adalah salah satu bahan yang sering kita gunakan juga, cara merawat pakaian berbahan wol memiliki perbedaan dengan cara merawat pakaian berbahan katun. Apa saja perbedaannya?
Proses mencuci pakaian
- Cuci pakaian dengan cara dikucek menggunakan tangan atau manual.
- Gunakan deterjen yang mengandung pelembut untuk menjaga seratnya agar tetap halus.
- Jika terpaksa menggunakan mesin cuci, pastikan untuk mengatur putarannya selembut mungkin.
Cara menjemur pakaian
- Agar pakaian tetap awet dan tahan lama sebaiknya jemur pakaian dengan cara membaringkannya di atas rak handuk maupun mengangin-anginkannya saja.
- Jika kalian jemur dengan digantung secara vertikal malah bisa membuatnya kehilangan bentuk aslinya. Ini karena bahannya yang tebal sehingga membuatnya rawan untuk digantung.
Proses menyimpan pakaian
- Simpan pakaian dengan cara melipatnya, terutama pakaian yang wolnya cenderung tebal.
- Sebaiknya jangan simpan pakaian dengan cara digantung karena nanti bentuknya malah akan rusak.
Nah itu tadi penjelasan tentang bahan kain wol. Kain ini memang sangat menarik digunakan. Hanya saja bahan yang asli memiliki harga yang lumayan.
Kain yang murni pun kurang cocok digunakan di Indonesia. Sebagai solusi, kalian bisa membeli dan menggunakan kain semi wol dengan cara klik toko di bawah ini:
Sekian pembahasan dari kami. Jangan lupa untuk terus mengikuti bosmeal.com agar kalian tidak ketinggalan informasi-informasi menarik lainnya.
Karakteristik dan Ciri Ciri kain wol
Ciri ciri dan karakteristik bahan wol adalah sebagai berikut:
- Bahannya sangat tebal sehingga dapat menghalau angin dari luar tubuh.
- Memiliki serat yang tebal, lentur dan memiliki tingkat elastisitas yang tinggi. .
- Tidak berkilau.
- Agak kuat.
- Keriting.
- Memiliki tingkat kekenyalan yang tinggi.
- Kain yang bagus untuk menahan panas, tahan terhadap jamur dan bakteri.
- Jika dibakar akan membentuk gumpalan hitam serta berbau seperti rambut terbakar
Tags: benang untuk digunakan