Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY
Bagian-Bagian Pohon dan Fungsinya
Pohon sebagai suatu kesatuan memiliki bagian-bagian yang penting. Bagian-bagian penting yang terdapat pada pohon tersebut menurut Dumanauw (1990) terdiri dari akar, batang, cabang, ranting, dan daun. Kelima bagian pohon tersebut merupakan bagian yang harus ada dan terdapat di dalam satu pohon. Bagian-bagian dari pohon tersebut di atas memiliki fungsi yang berbeda-beda dan saling berkaitan antara satu sama lain. Penghubung utama fungsi dari bagian-bagian pohon dapat dilihat dari proses menghasilkan makanan. Hal ini dikarenakan untuk mencapai proses fotosintesis atau menyuplai karbohidrat untuk pertumbuhannya maka harus dimulai dari akar hingga sampai ke daun.
Karakteristik Bahan, Alat, Teknik, dan Proses Pembuatan Produk Kerajinan yang Memili Fungsi Hias
Kerajinan anyaman bambu banyak dijadikan untuk digunakan tikar, dinding rumah tradisional, dan lain sebagainya. Produk seni kerajinan anyaman bambu dapat diolah dengan peralatan yang masih sederhana menggunakan gergaji dan catut bersungut bunda. Bambu yang di pilih, yaitu bambu yang sudah matang dengan ruas yang panjang. Perhatikan gambar di bawah ini.
Tahapan pengolahan rotan dimulai dengan penggorengan, penggosokan atau pencucian, pengeringan, pengupasan atau pemolesan atau pemutihan, pengasapan, pelurusan atau pembengkokkan, dan pengawetan. Dalam membuat struktur kerajinan rotan, teknik yang digunakan adalah melengkungkan rotan dengan bantuan panas. Perhatikan gambar di bawah ini.
4. Tempurung Kelapa
Pengolahan kerajinan dari tempurung kelapa dimulai dengan buah kelapa yang dikupas terlebih dahulu dengan cara memisahkan antara sabut kelapa dan tempurungnya. Pengolahan tersebut dapat dilakukan dengan cara manual menggunakan parang. Untuk lebih memudahkan dalam pengerjaannya, gunakan kaca untuk membersihkannya. Perhatikan gambar di bawah ini.
6. Tas jinjing
Selain tempat tisu, kerajinan dari koran mudah yang bisa Sedulur coba adalah tas jinjing. Bayangkan jika Sedulur menggunakan tas semacam ini, tentu saja akan membuat banyak orang yang melihatnya merasa heran dan terpukau.
Nah, jadi kerajinan ini juga dibuat dari gulungan-gulungan koran. Cara untuk membuatnya, Sedulur hanya perlu menghubungkan setiap gulungan koran dengan benang sampai membentuk sebuah rangakaian panjang.
Ulangi langkah tersebut beberapa kali, kemudian susun dengan benang sampai membentuk sisi tas. Buatlah bentuk yang serupa pada bagian depan, belakang, kiri, dan juga kanan. Jika sudah jadi, rangkai keempat sisi dengan benang, dan buat pegangan dengan kawat sebagai ragangannya.
1. Jam dinding unik
Apa Sedulur ingin membuat kerajinan dari koran unik? Coba saja buat jam dinding. Ya, sebagian besar kerajinan tangan dibuat dengan membuat lintingan-lintingan koran lebih dulu. Lintingan tersebut bisa dibuat dengan bantuan tusuk sate atau lidi.
Sedulur bisa menggulung koran di sepanjang lidi, lalu rekatkan ujungnya dengan menggunakan lem. Untuk jam dinding yang berbentuk belah ketupat dengan lintingan koran yang panjangnya berbeda-beda. Sedulur juga bisa menggunakan karton tebal atau tripleks untuk alasnya.
Jam dinding yang satu ini akan membuat setiap orang yang melihatnya menjadi merasa kagum sekaligus heran. Hal ini karena bentuk dan desainnya yang unik dan material pembuatnya adalah barang bekas.
1. Akar Pohon.
Akar pada pohon merupakan organ yang berperan sebagai penyerap air dan mineral (Hasnunidah, 2019). Akar pohon dikenal dengan sebutan radix dan terletak di bagian bawah batang serta secara umum berhubungan langsung dengan tanah.
Menurut Hasnunidah (2019), struktur akar dapat dibedakan menjadi tujuh bagian yakni leher akar (collum), ujung akar (apex radicis), batang akar (corpus radicis), cabang akar (radix lateralis), serabut akar (fibrilla radicalis), rambut akar (pilus radicalis), dan tudung akar (calyptra). Akar secara umum memiliki dua sistem perakaran yakni akar serabut dan akar tunggang. Pada pohon biasanya lebih banyak memiliki akar tunggang dari pada akar serabut.
Akar pada pohon berfungsi untuk menegakkan pohon pada tempat tumbuhnya, menyalurkan atau menghisap air, zat hara, dan garam serta mineral yang terdapat di dalam tanah yakni fosfor, kalsium, kalium, asam kersik, dan lain sebagainya untuk disalurkan ke daun dan diproses lebih lanjut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan pada pohon serta tempat penyimpanan makanan cadangan (Dumanauw, 1990).
Tags: kerajinan produk pohon