Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY
Penutup
Membuat contoh kerajinan tangan dari barang bekas bisa menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi, bahkan bisa dijadikan sebagai usaha yang cukup menjanjikan. Selain memiliki nilai ekonomis, membuat kerajinan dari barang bekas bisa mengurangi sampah, sehingga lingkungan pun jadi sehat dan bersih. Jadi, tertarik untuk membuatnya sekarang juga?
Nah, Grameds bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar Contoh Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.
Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah
Karakteristik Bahan, Alat, Teknik, dan Proses Pembuatan Produk Kerajinan yang Memili Fungsi Hias
Kerajinan anyaman bambu banyak dijadikan untuk digunakan tikar, dinding rumah tradisional, dan lain sebagainya. Produk seni kerajinan anyaman bambu dapat diolah dengan peralatan yang masih sederhana menggunakan gergaji dan catut bersungut bunda. Bambu yang di pilih, yaitu bambu yang sudah matang dengan ruas yang panjang. Perhatikan gambar di bawah ini.
Tahapan pengolahan rotan dimulai dengan penggorengan, penggosokan atau pencucian, pengeringan, pengupasan atau pemolesan atau pemutihan, pengasapan, pelurusan atau pembengkokkan, dan pengawetan. Dalam membuat struktur kerajinan rotan, teknik yang digunakan adalah melengkungkan rotan dengan bantuan panas. Perhatikan gambar di bawah ini.
4. Tempurung Kelapa
Pengolahan kerajinan dari tempurung kelapa dimulai dengan buah kelapa yang dikupas terlebih dahulu dengan cara memisahkan antara sabut kelapa dan tempurungnya. Pengolahan tersebut dapat dilakukan dengan cara manual menggunakan parang. Untuk lebih memudahkan dalam pengerjaannya, gunakan kaca untuk membersihkannya. Perhatikan gambar di bawah ini.
1. Jam dinding unik
Apa Sedulur ingin membuat kerajinan dari koran unik? Coba saja buat jam dinding. Ya, sebagian besar kerajinan tangan dibuat dengan membuat lintingan-lintingan koran lebih dulu. Lintingan tersebut bisa dibuat dengan bantuan tusuk sate atau lidi.
Sedulur bisa menggulung koran di sepanjang lidi, lalu rekatkan ujungnya dengan menggunakan lem. Untuk jam dinding yang berbentuk belah ketupat dengan lintingan koran yang panjangnya berbeda-beda. Sedulur juga bisa menggunakan karton tebal atau tripleks untuk alasnya.
Jam dinding yang satu ini akan membuat setiap orang yang melihatnya menjadi merasa kagum sekaligus heran. Hal ini karena bentuk dan desainnya yang unik dan material pembuatnya adalah barang bekas.
Produk Kerajinan dari Bahan Kayu, Bambu, Rotan, dan Tempurung Kelapa
Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa produk kerajinan yang terbuat dari bahan kayu, bambu, rotan, dan tempurung kelapa dalam pembelajaran seni budaya. Adapun penjelasan adalah sebagai berikut.
Kerajinan kayu atau woodcarft merupakan produk yang sudah lama ditekuni masyarakat Indonesia. Setiap daerah memiliki motif kayu atau corak ukir kayu yang mempunyai nilai keindahan dan keunikan tersendiri. Macam-macam kayu yaitu, kayu jati, mahoni, pinus, saeo, nangka, dan kelapa. Di bawah ini adalah contoh hasil kerajinan dari produk kayu.
Ranting kayu merupakan bagian pohon kayu yang bercabang, dari ukuran kecil hingga besar. Teknik yang digunakan kerajinan dari ranting kayu adalah konstruksi (constructing). Ranting pohon dapat dijadikan kerajinan, seperti tempat pensil dan bingkai foto. Berikut ini adalah contoh hasil kerajinan dari produk ranting kayu.
Ketersediaan bambu tidak akan habis selama kita selalu menjaga dan melestarikannya. Bambu yang memenuhi syarat untuk dijadikan sebuah kerajinan adalah bambu yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda. Bambu merupakan tanaman yang dapat tumbuh subur di wilayah tropis. Di bawah ini adalah contoh hasil karajinan dari bahan bambu.
2. Batang Pohon
Menurut Dumanauw (1990), batang merupakan bagian pohon yang dimulai dari pangkal akar sampai ke bagian bebas cabang. Batang pada pohon berfungsi sebagai tempat tumbuhnya cabang, ranting, tunas, serta daun.
Selain itu, batang juga memiliki fungsi lain yakni sebagai alat lalu lintas bahan makanan yang berasal dari akar menuju ke daun melalui kulit dalam. Tempat penyimpanan makanan cadangan juga salah satu fungsi dari batang pohon.
Secara singkat, bagian batang pohon dapat diuraikan sebagai berikut ini beserta fungsinya.- Bagian pangkal, yakni dapat digunakan sebagai bahan dasar pertukangan karena secara umum tidak memiliki mata kayu.
- Bagian tengah dan ujung yakni bagian yang biasanya digunakan untuk industri kayu (pabrik kertas, papan buatan, dan lain-lain) dan umumnya juga pada bagian ini terdapat mata kayu.
- Bagian percabangan yang dikhususkan untuk industri kayu.
- Bagian cabang dan ranting dapat digunakan menjadi kayu bakar.
- Batang berbentuk silinder yakni panjang dan bulat dengan sifat aktinomorf (sejumlah bidang dapat dibagi menjadi dua bagian).
- Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku.
- Pertumbuhan batang biasanya mengarah ke atas menuju cahaya matahari (bersifat fototrop atau heliotrop
- Pada bagian ujungnya selalu bertambah panjang sehingga disebut mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas
- Terbentuknya percabangan selama hidupnya
- Secara umum tidak berwarna hijau kecuali masih pendek atau anakan.
- Sebagai pendukung bagian-bagian tumbuhan yang terletak di atas tanah (daun, bunda, dan buah)
- Bidang asimilasi diperluas dengan percabangan sehingga bagian-bagian tumbuhan di dalam ruang terletak sedemikian rupa dan pada posisi yang menguntungkan.
- Sebagai saluran pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan pengangkutan hasil asimilasi dari atas ke bawah.
- Sebagai tempat untuk menimbun makanan cadangan.
Tags: kerajinan produk pohon