... 8 Inspiratif Ide Kerajinan Tangan dari Ranting Pohon untuk DIY: Panduan dan Tutorial

Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY

1. Akar Pohon.

Akar pada pohon merupakan organ yang berperan sebagai penyerap air dan mineral (Hasnunidah, 2019). Akar pohon dikenal dengan sebutan radix dan terletak di bagian bawah batang serta secara umum berhubungan langsung dengan tanah.

Menurut Hasnunidah (2019), struktur akar dapat dibedakan menjadi tujuh bagian yakni leher akar (collum), ujung akar (apex radicis), batang akar (corpus radicis), cabang akar (radix lateralis), serabut akar (fibrilla radicalis), rambut akar (pilus radicalis), dan tudung akar (calyptra). Akar secara umum memiliki dua sistem perakaran yakni akar serabut dan akar tunggang. Pada pohon biasanya lebih banyak memiliki akar tunggang dari pada akar serabut.

Akar pada pohon berfungsi untuk menegakkan pohon pada tempat tumbuhnya, menyalurkan atau menghisap air, zat hara, dan garam serta mineral yang terdapat di dalam tanah yakni fosfor, kalsium, kalium, asam kersik, dan lain sebagainya untuk disalurkan ke daun dan diproses lebih lanjut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan pada pohon serta tempat penyimpanan makanan cadangan (Dumanauw, 1990).

1. Jam dinding unik

Apa Sedulur ingin membuat kerajinan dari koran unik? Coba saja buat jam dinding. Ya, sebagian besar kerajinan tangan dibuat dengan membuat lintingan-lintingan koran lebih dulu. Lintingan tersebut bisa dibuat dengan bantuan tusuk sate atau lidi.

Sedulur bisa menggulung koran di sepanjang lidi, lalu rekatkan ujungnya dengan menggunakan lem. Untuk jam dinding yang berbentuk belah ketupat dengan lintingan koran yang panjangnya berbeda-beda. Sedulur juga bisa menggunakan karton tebal atau tripleks untuk alasnya.

Jam dinding yang satu ini akan membuat setiap orang yang melihatnya menjadi merasa kagum sekaligus heran. Hal ini karena bentuk dan desainnya yang unik dan material pembuatnya adalah barang bekas.


Tags: kerajinan produk pohon

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia