Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY
Limbah Pesisir Laut
Contoh limbah keras organik adalah kulit hewan laut keras, termasuk diantaranya sisik ikan, tulang ikan, kerang, hingga cangkang kepiting laut. Limbah bagian pesisir pantai ini memang menarik dan bisa dibuat kerajinan tangan juga lho! Namun, untuk dijadikan kerajinan tangan Pins harus mengerti bagaimana cara mengolahnya.
Pengolahan bisa dilakukan dengan cara membersihkan secara alami maupun menggunakan cairan kimia. Membersihkannya bertujuan untuk menghilangkan bau, kotoran hingga lapisan kulit yang mengganggu estetika dari kulit kerang itu sendiri.
Bagaimana Pins, cukup menarik bukan? Contoh dari limbah keras organik adalah sampah yang dibuang oleh masyarakat tanpa berpikir terlebih dahulu kegunaan selanjutnya. Bila Pins sudah mengetahuinya, tidak ada salahnya untuk lebih memperhatikan dan memilahnya. Namun, jika Pins tidak ingin menggunakannya, salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan atau lembaga yang bisa menangani.
Temukan beragam pilihan rumah, apartemen seperti Apartemen Padina Soho and Residence atau tanah seperti tanah di jual di Jember di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.
Kontributor: Salsa
Editor: Febrina
Karakteristik Bahan, Alat, Teknik, dan Proses Pembuatan Produk Kerajinan yang Memili Fungsi Hias
Kerajinan anyaman bambu banyak dijadikan untuk digunakan tikar, dinding rumah tradisional, dan lain sebagainya. Produk seni kerajinan anyaman bambu dapat diolah dengan peralatan yang masih sederhana menggunakan gergaji dan catut bersungut bunda. Bambu yang di pilih, yaitu bambu yang sudah matang dengan ruas yang panjang. Perhatikan gambar di bawah ini.
Tahapan pengolahan rotan dimulai dengan penggorengan, penggosokan atau pencucian, pengeringan, pengupasan atau pemolesan atau pemutihan, pengasapan, pelurusan atau pembengkokkan, dan pengawetan. Dalam membuat struktur kerajinan rotan, teknik yang digunakan adalah melengkungkan rotan dengan bantuan panas. Perhatikan gambar di bawah ini.
4. Tempurung Kelapa
Pengolahan kerajinan dari tempurung kelapa dimulai dengan buah kelapa yang dikupas terlebih dahulu dengan cara memisahkan antara sabut kelapa dan tempurungnya. Pengolahan tersebut dapat dilakukan dengan cara manual menggunakan parang. Untuk lebih memudahkan dalam pengerjaannya, gunakan kaca untuk membersihkannya. Perhatikan gambar di bawah ini.
1. Akar Pohon.
Akar pada pohon merupakan organ yang berperan sebagai penyerap air dan mineral (Hasnunidah, 2019). Akar pohon dikenal dengan sebutan radix dan terletak di bagian bawah batang serta secara umum berhubungan langsung dengan tanah.
Menurut Hasnunidah (2019), struktur akar dapat dibedakan menjadi tujuh bagian yakni leher akar (collum), ujung akar (apex radicis), batang akar (corpus radicis), cabang akar (radix lateralis), serabut akar (fibrilla radicalis), rambut akar (pilus radicalis), dan tudung akar (calyptra). Akar secara umum memiliki dua sistem perakaran yakni akar serabut dan akar tunggang. Pada pohon biasanya lebih banyak memiliki akar tunggang dari pada akar serabut.
Akar pada pohon berfungsi untuk menegakkan pohon pada tempat tumbuhnya, menyalurkan atau menghisap air, zat hara, dan garam serta mineral yang terdapat di dalam tanah yakni fosfor, kalsium, kalium, asam kersik, dan lain sebagainya untuk disalurkan ke daun dan diproses lebih lanjut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan pada pohon serta tempat penyimpanan makanan cadangan (Dumanauw, 1990).
Bagian-Bagian Pohon dan Fungsinya
Pohon sebagai suatu kesatuan memiliki bagian-bagian yang penting. Bagian-bagian penting yang terdapat pada pohon tersebut menurut Dumanauw (1990) terdiri dari akar, batang, cabang, ranting, dan daun. Kelima bagian pohon tersebut merupakan bagian yang harus ada dan terdapat di dalam satu pohon. Bagian-bagian dari pohon tersebut di atas memiliki fungsi yang berbeda-beda dan saling berkaitan antara satu sama lain. Penghubung utama fungsi dari bagian-bagian pohon dapat dilihat dari proses menghasilkan makanan. Hal ini dikarenakan untuk mencapai proses fotosintesis atau menyuplai karbohidrat untuk pertumbuhannya maka harus dimulai dari akar hingga sampai ke daun.
7. Vas bunga
Dengan menambahkan hiasan dari gulungan kertas koran, maka stoples bekas dapat Sedulur menjadi vas bunga yang cantik. Jadi bagi Sedulur yang sedang butuh vas bunga, jangan terburu-buru membelinya. Coba buat sendiri sebuah vas bunga dengan bahan-bahan bekas.
Tidak hanya itu, koran bekas juga dapat dimanfaatkan untuk menghias vas bunga yang catnya sudah mengelupas, retak, maupun cacat kecil yang lain. Sedulur hanya perlu menempelkan gulungan koran bekas untuk menutupi cacat tersebut, dan akan membuat tampil vas menjadi seperti baru lagi.
Agar tampilannya lebih menarik, Sedulur bisa halaman koran yang berwarna. Dengan ini, maka akan menghasilkan nuansa yang beraneka warna.
Tags: kerajinan produk pohon