... 8 Inspiratif Ide Kerajinan Tangan dari Ranting Pohon untuk DIY: Panduan dan Tutorial

Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY

Ranting Pohon / Kayu

Selain daun-daun kering, ada ranting pohon pula yang dapat Pins daur ulang menjadi barang yang berguna. Contoh dari limbah keras organik adalah sampah organik yang bertekstur kering dan minim kandungan air di dalamnya. Ranting pohon bisa menjadi barang yang berguna di rumah seperti gantungan baju maupun jaket. Lihat penggunaannya di atas, sangat menarik bukan? Apa Pins tertarik membuatnya?

Selain gantungan, kayu pun dapat dibuat kembali menjadi furniture yang menarik yang terkesan artistik. Cocok sekali menghiasi hunian industrial mu dengan dinding semen yang tidak di finishing menggunakan cat tembok. Walau terkesan sederhana, dan untuk sebagian orang tidak terlihat seperti layaknya furniture pada umumnya, namun banyak pula yang mencintainya. Contoh dari limbah keras organik adalah limbah dari batang kayu, ranting dan segala jenis kayu yang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia kedepannya.

6. Tas jinjing

Selain tempat tisu, kerajinan dari koran mudah yang bisa Sedulur coba adalah tas jinjing. Bayangkan jika Sedulur menggunakan tas semacam ini, tentu saja akan membuat banyak orang yang melihatnya merasa heran dan terpukau.

Nah, jadi kerajinan ini juga dibuat dari gulungan-gulungan koran. Cara untuk membuatnya, Sedulur hanya perlu menghubungkan setiap gulungan koran dengan benang sampai membentuk sebuah rangakaian panjang.

Ulangi langkah tersebut beberapa kali, kemudian susun dengan benang sampai membentuk sisi tas. Buatlah bentuk yang serupa pada bagian depan, belakang, kiri, dan juga kanan. Jika sudah jadi, rangkai keempat sisi dengan benang, dan buat pegangan dengan kawat sebagai ragangannya.

1. Akar Pohon.

Akar pada pohon merupakan organ yang berperan sebagai penyerap air dan mineral (Hasnunidah, 2019). Akar pohon dikenal dengan sebutan radix dan terletak di bagian bawah batang serta secara umum berhubungan langsung dengan tanah.

Menurut Hasnunidah (2019), struktur akar dapat dibedakan menjadi tujuh bagian yakni leher akar (collum), ujung akar (apex radicis), batang akar (corpus radicis), cabang akar (radix lateralis), serabut akar (fibrilla radicalis), rambut akar (pilus radicalis), dan tudung akar (calyptra). Akar secara umum memiliki dua sistem perakaran yakni akar serabut dan akar tunggang. Pada pohon biasanya lebih banyak memiliki akar tunggang dari pada akar serabut.

Akar pada pohon berfungsi untuk menegakkan pohon pada tempat tumbuhnya, menyalurkan atau menghisap air, zat hara, dan garam serta mineral yang terdapat di dalam tanah yakni fosfor, kalsium, kalium, asam kersik, dan lain sebagainya untuk disalurkan ke daun dan diproses lebih lanjut. Selain itu, akar juga berfungsi sebagai media pernapasan pada pohon serta tempat penyimpanan makanan cadangan (Dumanauw, 1990).

Bagian-Bagian Pohon dan Fungsinya

Pohon sebagai suatu kesatuan memiliki bagian-bagian yang penting. Bagian-bagian penting yang terdapat pada pohon tersebut menurut Dumanauw (1990) terdiri dari akar, batang, cabang, ranting, dan daun. Kelima bagian pohon tersebut merupakan bagian yang harus ada dan terdapat di dalam satu pohon. Bagian-bagian dari pohon tersebut di atas memiliki fungsi yang berbeda-beda dan saling berkaitan antara satu sama lain. Penghubung utama fungsi dari bagian-bagian pohon dapat dilihat dari proses menghasilkan makanan. Hal ini dikarenakan untuk mencapai proses fotosintesis atau menyuplai karbohidrat untuk pertumbuhannya maka harus dimulai dari akar hingga sampai ke daun.


Tags: kerajinan produk pohon

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia