Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY
Contoh Kerajinan Tangan dari Barang Bekas
Grameds berikut beberapa contoh kerajinan tangan dari barang bekas yang bisa jadi inspirasi untuk kamu.
1. Membuat Lampu Sendok
Merasa bingung melihat banyak sendok plastik bekas yang sudah tidak layak pakai? Ingat, jangan dibuang dulu. Anda bisa mengumpulkan sendok plastik bekas tersebut untuk dimanfaatkan dalam pembuatan lampu yang bagus. Daripada mubazir, Anda bisa membuat sendok plastik menjadi kerajinan dari barang bekas yang bernilai seni. Anda bisa melihat cara membuatnya di Blendspace.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
2. Boneka dari Sarung Tangan
Sarung tangan rajut Anda ternyata bisa dibuat boneka mini. Caranya sangat mudah untuk diterapkan. Cukup sederhana untuk membuatnya karena Anda hanya membutuhkan bahan tambahan seperti kapuk untuk menjadi isi boneka. Bentuk bonekanya juga bisa sesuai kreasimu.
Bisa kamu buat seperti boneka teddy bear milik Mr. Bean atau karakter lain yang Anda suka. Kalau tidak ada sarung tangan, Anda juga bisa memanfaatkan kaos kaki bekas untuk membuat boneka-boneka yang lucu.
3. Kreasi dari Roll Tisu Toilet
Roll tisu toilet ternyata bisa dipakai untuk menjadi bahan kerajinan dari barang bekas. Anda bisa membuat banyak kreasi dengan bahan ini. Contohnya, roll tisu bisa berubah wujud menjadi wall art yang mempercantik dinding ruangan, bungkus kado berukuran mini, tempat pensil, tempat menyimpan gelang/jam tangan, bahkan menjadi phone stand.
2. Batang Pohon
Menurut Dumanauw (1990), batang merupakan bagian pohon yang dimulai dari pangkal akar sampai ke bagian bebas cabang. Batang pada pohon berfungsi sebagai tempat tumbuhnya cabang, ranting, tunas, serta daun.
Selain itu, batang juga memiliki fungsi lain yakni sebagai alat lalu lintas bahan makanan yang berasal dari akar menuju ke daun melalui kulit dalam. Tempat penyimpanan makanan cadangan juga salah satu fungsi dari batang pohon.
Secara singkat, bagian batang pohon dapat diuraikan sebagai berikut ini beserta fungsinya.- Bagian pangkal, yakni dapat digunakan sebagai bahan dasar pertukangan karena secara umum tidak memiliki mata kayu.
- Bagian tengah dan ujung yakni bagian yang biasanya digunakan untuk industri kayu (pabrik kertas, papan buatan, dan lain-lain) dan umumnya juga pada bagian ini terdapat mata kayu.
- Bagian percabangan yang dikhususkan untuk industri kayu.
- Bagian cabang dan ranting dapat digunakan menjadi kayu bakar.
- Batang berbentuk silinder yakni panjang dan bulat dengan sifat aktinomorf (sejumlah bidang dapat dibagi menjadi dua bagian).
- Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku.
- Pertumbuhan batang biasanya mengarah ke atas menuju cahaya matahari (bersifat fototrop atau heliotrop
- Pada bagian ujungnya selalu bertambah panjang sehingga disebut mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas
- Terbentuknya percabangan selama hidupnya
- Secara umum tidak berwarna hijau kecuali masih pendek atau anakan.
- Sebagai pendukung bagian-bagian tumbuhan yang terletak di atas tanah (daun, bunda, dan buah)
- Bidang asimilasi diperluas dengan percabangan sehingga bagian-bagian tumbuhan di dalam ruang terletak sedemikian rupa dan pada posisi yang menguntungkan.
- Sebagai saluran pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan pengangkutan hasil asimilasi dari atas ke bawah.
- Sebagai tempat untuk menimbun makanan cadangan.
Daun-Daun Kering
Pertama hadir dari varian dedaunan. Bagian yang merupakan limbah keras organik adalah daun kering yang biasanya jatuh dari pepohonan. Daun kering tersebut sebenarnya tidak hanya dibuang begitu saja ke sampah, Pins bisa memilih yang terbaik untuk dapat dijadikan barang berguna di kemudian hari. Penasaran bisa menjadi apa?
Daun kering yang gugur dari pepohonan sekitar rumah, dapat kamu manfaatkan sebagai hiasan dekorasi di rumah dengan teknik kolase. Kolase yang merupakan seni dua dimensi penggabungan bahan-bahan menjadi satu karya ini, dapat menambah estetika dalam hunian. Apalagi bila dikerjakan bersama dengan buah hati, pasti akan semakin menyenangkan.
Pengemasan Produk Kerajinan dari Bahan Kayu, Bambu, Rotan, dan Tempurung Kelapa
Kerajinan yang berukuran relatif besar sebagian besar tidak dikemas. Kerajinan yang berukuran kecil, agar penampilannya menarik, produknya dikemas. Tujuannya agar terlihat anggun, estetik, dan tahan lama.
Berikut ini adalah beberapa contoh soal uji kompetensi materi produk, karakteristik, dan kemasan karajinan dari bahan kayu, bambu, rotan, dan tempurung kelapa dalam pembelajaran prakarya. Adapun contoh soalnya adalah sebagai berikut.
1. Teknik pembuatan kerajinan yang dilakukan melalui proses mengambil bagian-bagian dari bahan yang tidak diperlukan pada material yang dipahat disebut teknik .
A. cetak
B. putar
C. carving
D. construction
2. Jenis kayu yanh mudah dibentuk dan sifatnya kuat serta tahan lama adalah kayu .
A. mahoni
B. kembang
C. sengon
D. jati
3. Memiliki karakter tekstur yang alami, berwarna kecokelatan, kuat, dan ringan merupakan ciri-ciri .
A. rotan
B. bambu
C. ranting kayu
D. tempurung kelapa
4. Hutan tropis di Indonesia menyimpan kekayaan alam berupa .
A. rotan
B. tempurung kelapa
C. bambu
D. kayu
5. Penghasil rotan di Indonesia terletak di Pulau .
A. Halmahera, Madura, Biak, dan Flores
B. Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan Papua
C. Jawa, Sumatera, Bali, dan Papua
D. Jawa, Lombok, Flores, dan Sumbawa
6. Teknik konstruksi merupakan teknik yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan dari bahan .
A. bambu
B. rotan
C. tempurung kelapa
D. ranting kayu
7. Cirebon, Jawa Barat, merupakan daerah sentra industri . terbesar di Indonesia.
A. kerajinan ranting kayu dan rotan
B. kerajinan tempurung kelapa dan mebel kayu
C. kerajinan dan mebel rotan
D. kerajinan anyaman dan bambu
8. Berikut yang bukan bahan dan peralatan utama yang dibutuhkan dalam membuat kerajinan dengan menggunakan bahan kayu adalah .
A. kuas
B. bor
C. gunting
D. gergaji mesin
Tags: kerajinan produk pohon