... 8 Inspiratif Ide Kerajinan Tangan dari Ranting Pohon untuk DIY: Panduan dan Tutorial

Keajaiban Kreativitas - Mengubah Ranting Pohon Menjadi Karya Seni Jarum dan DIY

2. Batang Pohon

Menurut Dumanauw (1990), batang merupakan bagian pohon yang dimulai dari pangkal akar sampai ke bagian bebas cabang. Batang pada pohon berfungsi sebagai tempat tumbuhnya cabang, ranting, tunas, serta daun.

Selain itu, batang juga memiliki fungsi lain yakni sebagai alat lalu lintas bahan makanan yang berasal dari akar menuju ke daun melalui kulit dalam. Tempat penyimpanan makanan cadangan juga salah satu fungsi dari batang pohon.

Secara singkat, bagian batang pohon dapat diuraikan sebagai berikut ini beserta fungsinya.
  • Bagian pangkal, yakni dapat digunakan sebagai bahan dasar pertukangan karena secara umum tidak memiliki mata kayu.
  • Bagian tengah dan ujung yakni bagian yang biasanya digunakan untuk industri kayu (pabrik kertas, papan buatan, dan lain-lain) dan umumnya juga pada bagian ini terdapat mata kayu.
  • Bagian percabangan yang dikhususkan untuk industri kayu.
  • Bagian cabang dan ranting dapat digunakan menjadi kayu bakar.
Menurut Mulyani (2006), secara umum batang memiliki beberapa ciri yaitu sebagai berikut:
  • Batang berbentuk silinder yakni panjang dan bulat dengan sifat aktinomorf (sejumlah bidang dapat dibagi menjadi dua bagian).
  • Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku.
  • Pertumbuhan batang biasanya mengarah ke atas menuju cahaya matahari (bersifat fototrop atau heliotrop
  • Pada bagian ujungnya selalu bertambah panjang sehingga disebut mempunyai pertumbuhan yang tidak terbatas
  • Terbentuknya percabangan selama hidupnya
  • Secara umum tidak berwarna hijau kecuali masih pendek atau anakan.
Selain hal tersebut, batang juga memiliki fungsi sebagai berikut:
  • Sebagai pendukung bagian-bagian tumbuhan yang terletak di atas tanah (daun, bunda, dan buah)
  • Bidang asimilasi diperluas dengan percabangan sehingga bagian-bagian tumbuhan di dalam ruang terletak sedemikian rupa dan pada posisi yang menguntungkan.
  • Sebagai saluran pengangkutan air dan zat-zat makanan dari bawah ke atas dan pengangkutan hasil asimilasi dari atas ke bawah.
  • Sebagai tempat untuk menimbun makanan cadangan.

7. Vas bunga

Dengan menambahkan hiasan dari gulungan kertas koran, maka stoples bekas dapat Sedulur menjadi vas bunga yang cantik. Jadi bagi Sedulur yang sedang butuh vas bunga, jangan terburu-buru membelinya. Coba buat sendiri sebuah vas bunga dengan bahan-bahan bekas.

Tidak hanya itu, koran bekas juga dapat dimanfaatkan untuk menghias vas bunga yang catnya sudah mengelupas, retak, maupun cacat kecil yang lain. Sedulur hanya perlu menempelkan gulungan koran bekas untuk menutupi cacat tersebut, dan akan membuat tampil vas menjadi seperti baru lagi.

Agar tampilannya lebih menarik, Sedulur bisa halaman koran yang berwarna. Dengan ini, maka akan menghasilkan nuansa yang beraneka warna.

4. Tatakan gelas

Ada berbagai bentuk tatakan gelas yang juga bisa dibuat dari koran bekas, seperti persegi, lingkaran, hingga segitiga. Walaupun hasil bentuknya berbeda-beda, namun teknik yang digunakan untuk membuat semua tatakan gelas tersebut sama, kok.

Semuanya dibuat dari koran yang dibuat menjadi lintingan atau gulungan terlebih dahulu. Jika gulungan kertas koran sudah siap, Sedulur dapat langsung memutar gulungan tersebut membentuk segitiga, lingkaran, maupun persegi sesuai ukuran yang diinginkan.

Ya, kerajinan dari koran dengan teknik gulung ini memang sangat bermanfaat, terutama untuk membantu mempertahankan kerapian rumah. Selain itu, Sedulur juga bisa lebih menghemat biaya untuk membeli tatakan gelas, kan?

6. Tas jinjing

Selain tempat tisu, kerajinan dari koran mudah yang bisa Sedulur coba adalah tas jinjing. Bayangkan jika Sedulur menggunakan tas semacam ini, tentu saja akan membuat banyak orang yang melihatnya merasa heran dan terpukau.

Nah, jadi kerajinan ini juga dibuat dari gulungan-gulungan koran. Cara untuk membuatnya, Sedulur hanya perlu menghubungkan setiap gulungan koran dengan benang sampai membentuk sebuah rangakaian panjang.

Ulangi langkah tersebut beberapa kali, kemudian susun dengan benang sampai membentuk sisi tas. Buatlah bentuk yang serupa pada bagian depan, belakang, kiri, dan juga kanan. Jika sudah jadi, rangkai keempat sisi dengan benang, dan buat pegangan dengan kawat sebagai ragangannya.

7 Contoh Limbah Keras Organik yang Dapat Kamu Olah Kembali

Sampah organik merupakan sampah yang mudah terurai dengan sendirinya tanpa bantuan dari tangan manusia. Mayoritas berasal dari limbah pasar maupun pemukiman masyarakat, sampah organik dapat diolah kembali menjadi sampah yang berguna. Sampah organik pun terbagi atas dua jenis, yaitu sampah organik basah/ lunak dan kering/ keras. Apa Pins tahu apa saja contoh limbah keras organik dan mana limbah organik basah?

Untuk sampah organik basah tentu Pins sudah banyak mengetahui dari ciri khas tekstur yang ada. Seperti sayur mayur, sisa buah, hingga sisa makanan yang berasal dari rumah tangga. Semua sampah yang cenderung basah dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi dikategorikan sebagai sampah organik basah. Kotoran manusia dan hewan pun termasuk di dalamnya. Namun, untuk sampah kering, apa saja contoh limbah keras organik?

Dalam artikel di bawah ini, Pinhome akan menjabarkan lebih detail mengenai sampah yang merupakan limbah keras organik adalah sampah yang tingkat terurainya lebih lama dibandingkan limbah organik basah. Apa saja jenisnya? Simak yuk dalam ulasan di bawah ini!


Tags: kerajinan produk pohon

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia