"Beragam Bahan Kerajinan Buatan Tanpa Bahan Alam!"
Apa Itu Kerajinan Bahan Lunak?
Bahan lunak terdiri dari dua jenis, bahan lunak alami dan buatan.
Keduanya dapat dibentuk menjadi berbagai bentuk kerajinan bahan lunak alam dan buatan.
Adapun sifat dari jenis bahan lunak pada pembuatan kerajinan adalah terasa lentur, empuk, lembut, sehingga ketika membuat kerajinan sangat mudah.
1. Bahan Lunak Alam
Sesuai dengan namanya, bahan lunak alami berasal dari alam seperti tanah liat, pasir dan serat alam seperti daun, bunga, kulit pohon serta kulit hewan.
Selain itu, untuk bahan lunak alami juga tidak memerlukan campuran bahan lain saat akan diolah menjadi sebuah produk.
2. Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak bautan biasa berasal dari sesuatu yang dibuat oleh manusia.
Misalnya, sabun, clay, lilin, bubur kertas, gips, fiberglas, spons dan bahan lainnya.
Lalu, apa saja sih kerajinan bahan alam dan buatan yang bisa produk menguntungkan? Simak artikel berikut ini yuk Moms.
Teknik Pembuatan Karya Seni Dari Bahan Alam
Dalam membuat berbagai kerajinan tangan ada teknik-teknik yang dapat digunakan. Teknik yang digunakan juga harus sesuai dengan media yang digunakan untuk membuat kerajinan tersebut.
Nah pembahasan mengenai Pengertian Bahan Alam, selanjutnya ada beberapa jenis teknik yang dapat digunakan:
1. Teknik Ukir
Teknik ukir merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan dalam pembuatan kerajinan. Dalam menggunakan teknik ini, seniman atau pengrajin akan mencungkil, menggores, dan mengukir langsung pada bagian-bagian tertentu dari bahan baku, seperti kayu atau batu, untuk membentuk pola yang diinginkan.
Dalam penerapannya, teknik ukir dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan yang indah dan unik. Beberapa contohnya termasuk ukiran kayu pada meja, patung ukir, hiasan dinding berukir, atau bahkan ukiran batu yang rumit.
Setiap pengukiran akan memberikan sentuhan artistik yang khas dan memberikan nilai estetika tinggi pada kerajinan tersebut.
2. Teknik Anyam
Teknik anyam adalah salah satu metode yang digunakan dalam pembuatan karya seni dan kerajinan. Teknik ini melibatkan penggabungan atau penyilangan bahan anyaman untuk membentuk pola tertentu.
Biasanya, teknik anyam ini banyak digunakan dalam pembuatan kerajinan yang menggunakan bahan dasar seperti rotan, daun pandan, atau bambu.
Kerajinan yang dibuat dengan teknik anyam memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Beberapa contoh kerajinan anyaman meliputi tas anyaman, keranjang, tikar, topi, dan hiasan dinding. Teknik anyam memberikan kesan alami dan memberikan tampilan tekstur yang menarik pada kerajinan tersebut.
3. Teknik Pahat
Selain teknik ukir, terdapat pula teknik pahat yang dapat digunakan dalam pembuatan kerajinan. Teknik pahat dilakukan dengan cara mengurangi atau menghilangkan sedikit demi sedikit bagian dari bahan yang digunakan.
Teknik ini biasanya digunakan untuk menciptakan patung atau karya seni lainnya dengan menggunakan media seperti kayu, batu, atau tanah liat.
Fungsi Kerajinan Bahan Lunak
Foto: Pria Memegang Hasil Kerajinan (Freepik.com/pressfoto)Terdapat dua fungsi kerajinan bahan lunak, yaitu sebagai benda pakai dan sebagai benda hias untuk dekorasi rumah yang cantik.
1. Sebagai Benda Hias
Segala jenis kerajinan yang digunakan sebagai pajangan atau hiasan adalah dengan tujuan untuk meningkatkan unsur estetika.
Oleh karena itu, jenis kerajinan ini mengutamakan unsur keindahannya dari pada unsur kegunaannya.
Contoh karya kerajinan yang berfungsi sebagai benda hias adalah vas bunga, bunga hias, hiasan dinding, dan lain-lain.
2. Sebagai Benda Pakai
Segala jenis bentuk kerajinan yang digunakan sebagai pelengkap busana, alat, atau wadah yang digunakan adalah bentuk kerajinan sebagai benda pakai.
Oleh karena itu, kerajinan ini cenderung mengutamakan fungsinya, dan terkadang juga diikuti dengan adanya unsur keindahan.
Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai adalah sandal, tikar, topi, dompet, dan sebagainya
Pengertian Bahan Alam
Bahan alam adalah komponen penting dalam dunia seni yang berasal langsung dari lingkungan alam dan tidak dapat dihasilkan oleh tangan manusia. Keberadaan bahan-bahan ini memberikan beragam inspirasi bagi seniman untuk menciptakan karya seni yang indah dan unik. Bahan alam dapat dibedakan berdasarkan tekstur dan sifatnya, yang pada umumnya terbagi menjadi dua kategori utama: bahan alam keras dan bahan alam lunak.
Bahan alam keras adalah jenis bahan yang memiliki tekstur yang kuat dan tahan lama. Beberapa contoh bahan alam keras meliputi kayu, batu, rotan, dan daun pkaliann. Kayu, misalnya, sering digunakan untuk membuat ukiran yang rumit dan perabotan yang tahan lama. Batu digunakan dalam berbagai bentuk seni, mulai dari patung hingga struktur bangunan. Rotan dan daun pkaliann sering digunakan untuk teknik anyaman yang menghasilkan kerajinan tangan yang indah dan fungsional.
Sementara itu, bahan alam lunak adalah jenis bahan yang memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah dibentuk oleh seniman. Salah satu contoh paling umum dari bahan alam lunak adalah tanah liat. Tanah liat adalah bahan yang sangat populer dalam seni keramik, karena dapat dicetak dan diukir dengan mudah sebelum dipanggang menjadi bentuk permanen. Seniman sering menggunakan tanah liat untuk menciptakan vas, patung, dan berbagai karya seni lainnya.
Pemanfaatan bahan alam dalam seni tidak hanya menciptakan karya-karya yang indah, tetapi juga menghormati keindahan alam itu sendiri. Dengan menggabungkan kreativitas manusia dengan kekayaan alam, seniman dapat menghasilkan karya seni yang menginspirasi dan mengagumkan, sambil tetap menjaga keseimbangan ekosistem alam yang berharga.
Baca Juga : √ Apa Itu Kayu Olahan ? Serta Fungsi dan Jenisnya Lengkap
Contoh Bahan Alam
1. Tanah Liat
Tanah liat adalah salah satu bahan alam yang sangat umum digunakan dalam pembuatan kerajinan tangan. Kekhasan tanah liat terletak pada kemampuannya untuk diubah bentuk dengan mudah. Ini membuatnya menjadi pilihan ideal untuk menciptakan berbagai macam kerajinan, mulai dari peralatan dapur seperti piring dan cobek hingga hiasan rumah seperti vas.
2. Kayu
Kayu adalah salah satu bahan alam yang memiliki fleksibilitas besar dalam dunia kerajinan tangan. Terdapat berbagai jenis kayu, seperti kayu jati, mahoni, kayu sengon, dan banyak lainnya. Setiap jenis kayu memiliki karakteristik unik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengrajin.
Kayu dapat diolah menjadi berbagai jenis kerajinan, baik yang bersifat seni murni maupun aplikatif. Karya seni dari kayu seringkali ditemukan di berbagai tempat, termasuk meja, kursi, kusen pintu dan jendela, patung, dan berbagai bentuk kesenian lainnya. Kemampuan untuk mengukir, memahat, dan merangkai kayu memungkinkan pengrajin untuk menciptakan karya seni yang indah dan berguna dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Dengan memanfaatkan bahan alam seperti tanah liat dan kayu, seniman dan pengrajin dapat menghasilkan kerajinan yang menggabungkan keindahan alam dengan kreativitas manusia, menciptakan karya yang memukau dan bermanfaat bagi masyarakat.
3. Rotan
Rotan adalah salah satu bahan alam yang sangat populer dalam pembuatan berbagai kerajinan. Keberagaman kerajinan yang dihasilkan dari rotan mencakup meja, kursi, tempat lampu, tas, hingga topi. Selain itu, masih ada banyak kerajinan menarik lainnya yang dapat dibuat dari rotan.
Rotan memiliki sifat yang unik, yaitu kuat namun lentur, sehingga membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk berbagai macam kerajinan. Kemampuan rotan untuk dengan mudah dibentuk dan dianyam menjadikannya alternatif yang populer selain kayu. Rotan tumbuh subur di berbagai daerah di Indonesia, sehingga mudah ditemukan. Harga rotan juga cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan beberapa bahan lainnya, namun kerajinan yang terbuat dari rotan ini tetap menawarkan nilai estetika yang tinggi.
Tags: kerajinan dari bahan yang adalah berikut tidak