"Beragam Bahan Kerajinan Buatan Tanpa Bahan Alam!"
Pengertian Bahan Alam: Contoh, Fungsi dan Tekniknya Lengkap
Finoo.id – Pengertian Bahan Alam: Contoh, Fungsi dan Tekniknya Lengkap. Dalam dunia seni, bahan-bahan yang bersumber dari alam seringkali menjadi bahan dasar yang digunakan. Beberapa contoh bahan alam yang umum digunakan meliputi batu, tanah liat, kayu, rotan, dan sejenisnya. Bahan-bahan alam ini merupakan hasil dari kekayaan alam yang dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Dengan menggunakan bahan-bahan alami ini, kita dapat menciptakan berbagai jenis kerajinan yang menarik.
Terdapat berbagai teknik yang dapat digunakan untuk mengolah bahan-bahan alam ini, seperti teknik anyaman, teknik ukiran, teknik pengecoran, teknik pemilinan, dan lain sebagainya. Sebagai contoh, kita dapat menciptakan beragam karya seni seperti gerabah, kursi, meja, atau bahkan aksesori dengan memanfaatkan bahan-bahan alam tersebut. Selain keberadaannya yang mudah dijumpai di alam, kerajinan yang menggunakan bahan alam seringkali memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Fungsi Kerajinan Bahan Lunak
Foto: Pria Memegang Hasil Kerajinan (Freepik.com/pressfoto)Terdapat dua fungsi kerajinan bahan lunak, yaitu sebagai benda pakai dan sebagai benda hias untuk dekorasi rumah yang cantik.
1. Sebagai Benda Hias
Segala jenis kerajinan yang digunakan sebagai pajangan atau hiasan adalah dengan tujuan untuk meningkatkan unsur estetika.
Oleh karena itu, jenis kerajinan ini mengutamakan unsur keindahannya dari pada unsur kegunaannya.
Contoh karya kerajinan yang berfungsi sebagai benda hias adalah vas bunga, bunga hias, hiasan dinding, dan lain-lain.
2. Sebagai Benda Pakai
Segala jenis bentuk kerajinan yang digunakan sebagai pelengkap busana, alat, atau wadah yang digunakan adalah bentuk kerajinan sebagai benda pakai.
Oleh karena itu, kerajinan ini cenderung mengutamakan fungsinya, dan terkadang juga diikuti dengan adanya unsur keindahan.
Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai adalah sandal, tikar, topi, dompet, dan sebagainya
Teknik Pembuatan Karya Seni Dari Bahan Alam
Dalam membuat berbagai kerajinan tangan ada teknik-teknik yang dapat digunakan. Teknik yang digunakan juga harus sesuai dengan media yang digunakan untuk membuat kerajinan tersebut.
Nah pembahasan mengenai Pengertian Bahan Alam, selanjutnya ada beberapa jenis teknik yang dapat digunakan:
1. Teknik Ukir
Teknik ukir merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan dalam pembuatan kerajinan. Dalam menggunakan teknik ini, seniman atau pengrajin akan mencungkil, menggores, dan mengukir langsung pada bagian-bagian tertentu dari bahan baku, seperti kayu atau batu, untuk membentuk pola yang diinginkan.
Dalam penerapannya, teknik ukir dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan yang indah dan unik. Beberapa contohnya termasuk ukiran kayu pada meja, patung ukir, hiasan dinding berukir, atau bahkan ukiran batu yang rumit.
Setiap pengukiran akan memberikan sentuhan artistik yang khas dan memberikan nilai estetika tinggi pada kerajinan tersebut.
2. Teknik Anyam
Teknik anyam adalah salah satu metode yang digunakan dalam pembuatan karya seni dan kerajinan. Teknik ini melibatkan penggabungan atau penyilangan bahan anyaman untuk membentuk pola tertentu.
Biasanya, teknik anyam ini banyak digunakan dalam pembuatan kerajinan yang menggunakan bahan dasar seperti rotan, daun pandan, atau bambu.
Kerajinan yang dibuat dengan teknik anyam memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Beberapa contoh kerajinan anyaman meliputi tas anyaman, keranjang, tikar, topi, dan hiasan dinding. Teknik anyam memberikan kesan alami dan memberikan tampilan tekstur yang menarik pada kerajinan tersebut.
3. Teknik Pahat
Selain teknik ukir, terdapat pula teknik pahat yang dapat digunakan dalam pembuatan kerajinan. Teknik pahat dilakukan dengan cara mengurangi atau menghilangkan sedikit demi sedikit bagian dari bahan yang digunakan.
Teknik ini biasanya digunakan untuk menciptakan patung atau karya seni lainnya dengan menggunakan media seperti kayu, batu, atau tanah liat.
Pengertian Bahan Alam
Bahan alam adalah komponen penting dalam dunia seni yang berasal langsung dari lingkungan alam dan tidak dapat dihasilkan oleh tangan manusia. Keberadaan bahan-bahan ini memberikan beragam inspirasi bagi seniman untuk menciptakan karya seni yang indah dan unik. Bahan alam dapat dibedakan berdasarkan tekstur dan sifatnya, yang pada umumnya terbagi menjadi dua kategori utama: bahan alam keras dan bahan alam lunak.
Bahan alam keras adalah jenis bahan yang memiliki tekstur yang kuat dan tahan lama. Beberapa contoh bahan alam keras meliputi kayu, batu, rotan, dan daun pkaliann. Kayu, misalnya, sering digunakan untuk membuat ukiran yang rumit dan perabotan yang tahan lama. Batu digunakan dalam berbagai bentuk seni, mulai dari patung hingga struktur bangunan. Rotan dan daun pkaliann sering digunakan untuk teknik anyaman yang menghasilkan kerajinan tangan yang indah dan fungsional.
Sementara itu, bahan alam lunak adalah jenis bahan yang memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah dibentuk oleh seniman. Salah satu contoh paling umum dari bahan alam lunak adalah tanah liat. Tanah liat adalah bahan yang sangat populer dalam seni keramik, karena dapat dicetak dan diukir dengan mudah sebelum dipanggang menjadi bentuk permanen. Seniman sering menggunakan tanah liat untuk menciptakan vas, patung, dan berbagai karya seni lainnya.
Pemanfaatan bahan alam dalam seni tidak hanya menciptakan karya-karya yang indah, tetapi juga menghormati keindahan alam itu sendiri. Dengan menggabungkan kreativitas manusia dengan kekayaan alam, seniman dapat menghasilkan karya seni yang menginspirasi dan mengagumkan, sambil tetap menjaga keseimbangan ekosistem alam yang berharga.
Baca Juga : √ Apa Itu Kayu Olahan ? Serta Fungsi dan Jenisnya Lengkap
10 Contoh Kerajinan Bahan Buatan
Jika kamu tertarik untuk membuat kerajinan bahan buatan, tentu saja kamu harus mempersiapkan bahan-bahannya terlebih dulu. Seperti yang dijelaskan di atas, kerajinan bisa dibuat dari bahan keras dan bahan lunak. Lalu, bagaimana cara membuatnya? Kamu bisa menyimaknya lewat 10 contoh kerajinan bahan buatan berikut ini.
1. Kerajinan Sabun Batangan
Sabun mandi batangan ternyata bisa dimanfaatkan dan dimodifikasi. Jadi, selain memiliki fungsi untuk dipakai mandi, sabun batangan bisa disulap menjadi hasil kerajinan yang bernilai maupun sekadar untuk hiasan.
Kerajinan bahan buatan terbuat dari sabun bisa digunakan dengan menggunakan 2 teknik yaitu teknik ukiran dan teknik cetak. Dengan teknik ukir, kamu bisa mengukir sabun tersebut untuk membentuk pola yang diinginkan.
Sementara itu, dengan teknik cetak, kamu perlu memarut sabun, lalu mencampurkannya dengan sagu dan air. Nantinya, kamu bisa mencetak sabun tersebut menjadi bentuk bintang, bunga, maupun bentuk lain yang diinginkan.
2. Kerajinan Gips atau Gypsum
Gips atau gypsum adalah bahan mineral yang sifatnya tidak mudah larut dalam air. Gypsum mengandung beberapa zat diantaranya hidrat kalsium sulfat, karbonat, nitrat, dan sulfat. Kerajinan dari gypsum ini sudah cukup banyak diminati dan dibuat oleh masyarakat di Indonesia.
3. Kerajinan Lilin
Lilin termasuk dalam benda yang memiliki nilai manfaat yang tinggi. Sebelum adanya listrik, lilin menjadi alat penerangan utama di berbagai wilayah. Disamping fungsinya sebagai penerangan, lilin juga menjadi barang yang bermanfaat untuk dijadikan kerajinan. Kerajinan bahan buatan terbuat dari lilin termasuk dalam kerajinan yang mudah untuk dibuat.
Tags: kerajinan dari bahan yang adalah berikut tidak