"Langkah Mudah Memasang Corong di Mesin Jahit"
Cara Kerja Mesin Jahit, Komponen dan Jenis
Cara Kerja Mesin Jahit, Komponen dan Jenis – Memahami cara kerja mesin jahit adalah langkah pertama yang sangat penting. Mesin jahit adalah alat yang sangat bermanfaat dan sering digunakan dalam berbagai proyek menjahit, mulai dari pakaian hingga kerajinan tangan.
Dengan pemahaman yang mendalam tentang cara kerja mesin jahit, Anda akan dapat mengoptimalkan penggunaan mesin ini, menciptakan jahitan yang kuat dan rapi, serta menghemat waktu dalam proses menjahit.
Dalam artikel ini, kita akan membahas prinsip dasar cara kerja mesin jahit, komponen utama yang memungkinkan mesin ini beroperasi, serta berbagai jenis mesin jahit yang ada. Selain itu, kita akan membahas cara penggunaan mesin jahit dengan baik, termasuk pengaturan kecepatan dan berbagai jenis jahitan yang dapat Anda buat.
Dengan memahami cara kerja mesin jahit, Anda akan menjadi seorang pengrajin yang lebih terampil dan efisien. Artikel ini akan membekali Anda dengan pengetahuan yang diperlukan untuk mengambil langkah pertama dalam perjalanan menjahit yang mengasyikkan. Mari kita mulai dengan komponen-komponen utama yang ada di mesin jahit.
Bagian 1: Mempelajari Bagian-Bagian Mesin Jahit
Temukan “power switch” (saklar). Ini memang terlihat mudah, namun menemukan saklar adalah langkah yang paling penting! Benda terletak di tempat yang berbeda-beda tergantung pada jenis mesin jahit yang Anda miliki, tetapi biasanya terletak di sebelah kanan mesin.
Temukan “spool pin”. Ini berbentuk pin plastik atau besi kecil yang menancap di bagian atas mesin, dan menahan gulungan benang.
Cari “thread guide”. Thread guide mengarahkan benang dari gulungan di atas mesin ke “bobbin winder”. Bagian ini berbentuk potongan logam geometris kecil yang menancap di atas mesin sebelah kiri.
Cari “bobbin winder” Di sebelah kanan spool pin di atas mesin terdapat pin plastik atau logam yang lebih kecil, di sebelah roda horizontal kecil. Ini adalah bobbin winder dan bobbin winder stopper. Kedua bagian ini bekerja sama (dengan gulungan benang) untuk meliltkan benang pada bobbin sebelum menjahit.
Bagian 3: Menjahit Menggunakan Mesin
- Jahitan lurus biasanya digunakan untuk sebagian besar keliman. Jahitan yang sering digunakan juga adalan jahitan liku-liku untuk mencegah ujung kain berjumbai.
Berlatih menggunakan kain sisa. Pilih bahan tenunan yang sederhana, bukan bahan rajutan, untuk pengalaman pertama Anda menjahit. Jangan gunakan bahan yang berat saat pertama kali menjahit. Denim dan flanel sulit dijahit karena bahannya tebal jika ditumpuk beberapa lapis bersamaan.
Letakkan kain di bawah jarum. Jahit bahan kain di sebelah kiri, menjahit dari sebelah kanan bisa mengakibatkan jahitan yang berantakan.
- Jika Anda menarik kain dengan perlahan sambil menekan presser foot ke bawah, Anda akan merasakan mesin menggenggam kain dengan sangat kuat. Saat menjahit, mesin menggunakan feed dog di bawah presser foot untuk menggerakkan kain dengan kecepatan yang sesuai. Anda tidak perlu menarik kain melalui mesin, menarik kain bisa menekuk jarum dan merusak jahitan. Anda bisa menyesuaikan kecepatan dan panjang jahitan di mesin.
- Mesin Anda mungkin memiliki knee bar sebagai pengganti pedal kaki. Jika memang begitu, gunakan lutut Anda untuk mendorongnya ke kanan.
- Anda bisa menggunakan balance wheel di sebelah kanan atas mesin untuk memutar mesin, atau menggerakkan jarum dengan tangan.
- Sebelumnya, mesin akan secara otomatis menarik kain menjauhi Anda. Anda bisa menggerakkan kain mengikuti garis lurus atau membelok melalui mesin menggunakan tangan. Berlatihlah menjahit lurus atau melengkung. Perbedaannya hanyalah bagaimana Anda menarik kain.
- Jangan tarik kain secara paksa saat tertusuk jarum. Ini bisa mengakibatkan kain meregang atau jarum patah, atau menyumbat bobbin. Jika Anda merasa kain tidak bergerak cukup cepat, tekan pedal kaki lebih kuat, atau (jika harus) beli mesin yang lebih cepat.
Tags: jahit cara mesin pada