Cara Memasang Jarum pada Mesin Obras Benang 4 - Panduan Langkah Demi Langkah
Jenis Jenis Mesin Obras
1. Mesin Obras Standar (Overlock)
Adalah jenis mesin yang paling umum digunakan untuk megobras. Mesin ini terdiri dari beberapa jenis yaitu:
Mesin Obras Benang Dua
Jahitan pada mesin obras benang 2 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 1 benang looper. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup tepi kain.
Mesin Obras Benang Tiga
Jahitan mesin obras benang 3 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 2 benang looper yaitu Benang looper atas dan looper bawah. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup (cover) tepi kain. Benang looper atas berfungsi untuk menutup tepi kain bagian atas sedangakan benang looper bawah berfungsi untuk menutup tepi kain bagian bawah.
Mesin Obras Benang Empat
Jahitan mesin obras benang 4 terbentuk dari 2 benang jarum dan 2 benang looper. Tujuan penggunaan 2 benang jarum yaitu 1 benang jahitan berfungsi sebagai jahitan penguat dan 1 benang jahitan lainnya berfungsi untuk mengunci jahitan looper.
Sementara benang looper merupakan jahitan rantai yang menutup tepi kain abagian atas dan bawah.
Mesin Obras Benang Lima
Jahitan mesin obras benang 5 adalah kombinasi antara single-needle chainstitch 2 benang jarum dan dan overedge stitch 3 benang looper. Jenis jahitan ini cocok digunakan untuk menjahit kain yang terbuat dari bahan Woven, Rajutan & kain berat seperti Denim, karena jenis jahitan ini cukup kuat dan tahan lama.
Tips Perawatan dan Pemanfaatan Optimal dari Mesing Obras Anda
Nah, buat kamu yang punya mesin obras, pastinya ingin dong mesinnya awet dan tetap berfungsi dengan baik? Ada beberapa tips perawatan yang bisa kamu lakukan agar mesin obrasmu tetap prima.
Pertama-tama, penting banget untuk membersihkan mesin obras secara teratur. Usahakan untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada mesin. Kamu bisa menggunakan kuas kecil atau alat pembersih lainnya yang sesuai.
Selain itu, jangan lupa juga untuk merawat jarum khusus pada jenis-jenis bahan tertentu. Misalnya, jika kamu akan menjahit bahan tipis seperti satin atau sutra, gunakanlah jarum dengan ukuran yang lebih halus agar tidak merusak kainnya.
Sedangkan jika kamu akan menjahit bahan tebal seperti denim atau kulit sintetis, pakailah jarum dengan ukuran yang lebih besar dan kuat supaya bisa menembus bahan tersebut tanpa masalah.
Terakhir nih, selalu gunakan oli khusus untuk melumasi bagian-bagian dalam mesin obrasmu. Ini sangat penting agar gerakan mesin tetap lancar dan tidak terjadi gesekan berlebihan.
Jadi ingat ya, dengan melakukan perawatan rutin dan menggunakan jarum serta teknik jahit yang sesuai dengan jenis bahan, mesin obrasmu akan awet dan selalu siap digunakan.
Jenis-Jenis Mesin Obras
Ada beberapa jenis mesin untuk obras yang tersedia di pasaran. Sebagai bahan pertimbangan Knittopreneurs, terutama bagi yang sedang mencari untuk usahanya, Minto akan coba menjelaskan dengan informasi berupa kelebihan dan kekurangannya:
- Mesin Obras 3 Benang, adalah jenis mesin untuk obras yang paling dasar. Mesin ini menggunakan 3 benang untuk membuat jahitan obras standar. Hasil jahitan mesin obras 3 benang cukup kuat dan elastis untuk kain tipis dan sedang, seperti katun, linen, dan rayon.
- Harga terjangkau: Umumnya lebih murah dibandingkan dengan jenis mesin untuk obras lainnya.
- Mudah digunakan: Hampir semuanya memiliki fitur yang lebih sederhana dan mudah dioperasikan.
- Jahitan tidak sekuat dan seelastis mesin obras 4 dan 5 benang. Sehingga, mesin ini tidak cocok untuk kain yang tebal dan elastis.
- Jenis jahitan terbatas, mesinnya hanya dapat membuat jahitan obras standar.
Mesin ini cocok untuk:
- Pemula yang ingin belajar menggunakan mesin untuk obras
- Penjahit yang mengerjakan kain tipis dan sedang
- Penjahit yang memiliki anggaran terbatas
- Mesin Obras 4 Benang, adalah jenis mesin obras yang lebih serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai jenis kain. Mesin ini menggunakan 4 benang untuk membuat jahitan obras yang lebih kuat dan elastis. Hasil jahitannya ideal untuk kain tebal dan elastis, seperti denim, fleece, dan jersey.
- Jahitan lebih kuat dan elastis. Hasil jahitan lebih kuat dan elastis dibandingkan dengan jahitan obras 3 benang.
- Lebih serbaguna. Mesin obras 4 benang dapat digunakan untuk berbagai jenis kain.