... Panduan Praktis: Cara Membuat Kain Tenun Sendiri di Rumah - Pandaijahit

Cara Membuat Kain Tenun - Seni Menenun dalam Kerajinan dan DIY

Sejarah Kain Tenun Siak

Tenun siak pada awalnya diperkenalkan oleh seorang pengrajin bernama Wan Siti binti Wan Karim, yang didatangkan Kerajaan Terengganu, Malaysia pada masa kerajaan Siak. Pengrajin tersebut merupakan seorang ahli yang terampil dalam bidang menenun dan ia mengajarkan bagaimana cara bertenun di area kerajaan.

Awalnya tenun yang diajarkan adalah tenun tumpu dan kemudian berganti menggunakan alat yang disebut “kik” sehingga menghasilkan kain tenun siak. Kain tenun siak ini pada mulanya dibuat diperuntukkan hanya untuk kalangan bangsawan saja.

Namun, seiring dengan perkembangan jaman yang sudah maju kain tenun siak ini bisa digunakan oleh masyarakat Riau maupun luar Riau. Menurut masyarakat Riau, seseorang yang menggunakan kain ini simbol dari kebesaran dan kebanggan.

Sedangkan bagi para pembuat kain tenun siak ini dianggap sebagai pengabdian kepada kerajaan. Kik merupakan alat tenun yang sederhana terbuat dari bahan kayu dengan ukuran sekiar 1 x 2 meter.

Sesuai dengan alat tenunnya, maka lebar dari kain yang dihasilkan juga tidak lebar. Apabila ingin digunakan sebagai kain sarung harus disambung terlebih dahulu, karena tidak cukup jika hanya menggunakan satu kain saja,

Di dalam menenun pastinya dibutuhkan benang, jaman dahulu menggunakan benang sutera. Namun pada saat ini benang sutera sulit untuk didapatkan dan penenun menggunakan benang katun.

Jaman dahulu, para pengrajin harus memahami makna dan falsafah yang terkandung di dalam setiap motif dari kain tenun siak. Menurut orang tua melayu Riau, makna dan falsafah tersebut selain dapat meningkatkan minat orang orang untuk menggunakan motif tersebut, juga dapat digunakan untuk menyebarkan nilai nilai ajaran agama.

4 Tahapan Rumit Cara Membuat Kain Tenun Khas Bali

Kain tenun khas Bali memang sangat diminati saat ini oleh banyak kalangan masyarakat Indonesia, khususnya sebagai kain bawahan dan bahan seragam instansi.

Kain tenun ini selalu dipilih karena memiliki tampilan corak motif yang menarik dengan pilihan-pilihan warna yang cerah.

Untuk proses pembuatannya, itu menggunakan bahan dasar benang putih yang ditenun dengan alat-alat tradisional.

Tidak mengherankan, para pengerajin memerlukan waktu hingga sebulan lebih untuk menyelesaikan sehelai kain tenun saja.

Ada 4 tahapan proses yang harus dilakukan untuk membuat kain tenun Bali ini, sebagaimana diantaranya:

Proses menenun

Sambungan benang harus selalu dipastikan berjarak maju dari tepi tenunan sekitar 2-3 cm. Cara memadatkan tenunan juga harus sama sehingga akan menghasilkan jenis kerapatan yang sama. Bila mulut benang lungsi mulai sempit, hasil tenunan bisa di gulung. Proses tenun kemudian akan dilanjutkan hingga mencapai ukuran yang diinginkan.

Proses pembuatan kain tenun NTT dilanjutkan dengan mengendorkan hasil tenunan. Benang lungsi yang digunakan akan dipotong dan kemudian melepaskan hasil tenunan perlahan dengan membuka ikatan benang. Hasil tenunan sudah selesai dan bisa langsung dirapukan dan bagain rumbai akan bisa diikat simpul.

Itu dia beberapa proses menenun kain khas Nusa Tenggara Timur yang bisa kamu ketahui. Proses menenun kain adat memang tidak mudah dan akan membutuhakn proses yang panjang. Namun hal inilah yang akan membuat kain tenun ni sangat berharga dan banyak digunakan di berbagai acara adat hingga pernikahan.

Postingan terkait kain tenun NTT:

  • Intip Deretan Motif Kain Tenun NTT, Warisan Budaya yang Kaya Akan Filosofi
  • Mengenal Karakteristik Motif Kain Tenun NTT Khas Sumba Terbaik
  • Fakta Menarik Sumba Terkait Motif Kain Tenun NTT dan Penjelasannya

Cara membuat kain tenun

Sebagian masyarakat pedesaan di beberapa wilayah Indonesia masih mempertahankan kerajinan membuat kain tenun secara tradisional. Hal ini menjadi pelestarian budaya lewat kemahiran oleh masing-masing penduduk. Cara membuatnya pun harus menguasai teknik-teknik tertentu. Untuk mengetahuinya, berikut pembahasan tentang cara membuat kain tenun.

Kain tenun merupakan kain yang dibuat dengan cara dianyam menggunakan alat tenunan. Alat tenunan yang digunakan pada umumnya berupa tradisional manual maupun bukan mesin (ATBM). Namun seiring berkembangnya teknologi, sudah banyak alat tenun mesin yang digunakan untuk memproduksi kain tenun skala besar. Biasanya ditemukan dipabrik-pabrik tekstil besar khusus tenun.

Cara membuat kain tenun pun tidak semudah yang dilihat. Para pengrajin harus focus memperhatikan jalannya anyaman tenunan. Mereka yang sudah mahir akan dengan mudah menampilkan kelihaiannya dalam menenun kain. Biasanya keahlian menenun oleh masyarakat pelosok

Proses cara membuat kain tenun

Seperti pembahasan sebelumnya, bahwasannya untuk menghasilkan karya kain tenun diperlukan suatu proses menenun. Proses menenun ini membutuhkan peralatan dan juga bahan-bahan baku. Waktu yang dibutuhkan untuk menenun pun tidak singkat. Berikut ini adalah proses cara membuat kain tenun.

Kain tenun yang sudah jadi kebanyakan dimanfaatkan sebagai bahan pembuat segala jenis pakaian. Beberapa diantaranya juga berperan sebagai kain untuk pakaian adat, yang mana di dalamnya terdapat motif yang khas. Hasil pembuatan kain tenun bisa berupa untuk baju, kain bawahan, dan asesoris pelengkap berpakaian seperti ikat kepala selempang maupun selendang.

Namun juga di beberapa daerah, kain tenun juga bisa digunakan untuk membuat seragam profesi misalnya seragam guru . Contohnya bisa ditemukan di daerah Jepara yang memakai model baju batik kerja guru dengan kain tenun batik Troso khas Pecangaan Jepara. Kemungkinan di daerah lain juga terdapat pembuatan seragam batik yang dibuat dari teknik kain tenun khas daerah setempat.

Kreatifitas yang tiada batas pada pemanfaatan kain tenun oleh masyarakat juga dikembangkan menjadi produk-produk rumah tangga dan fashion. Misalnya untuk membuat tas, dompet, selimut, gelang, masker, bandana dan sebagainya. Hal tersebut membuat kain tenun semakin populer bagi kebutuhan sandang dalam negeri dan luar negeri.


Tags: cara membuat tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia