Cara Membuat Tas Rajut dengan Motif Daun - Panduan DIY untuk Pekerjaan Rajut yang Memukau
6. FLORENCE BACKPACK
By Olivia
Beberapa tahun lalu susah sekali mencari pola tas rajut gratis untuk membuat ransel/ backpack. Mungkin karena lagi demam Korean style, di mana pemakaian tas backpack ini (setahu saya tas ransel model ini pernah populer di tahun 1995-1998, saya juga punya waktu itu) kembali hit banget.
Simpel dan klasik, kini kamu pun bisa membuat tas Florence backpack ini dengan pola gratis yang dibuat Olivia.
Pilihan benangnya sih, sesuai selera aja. Lebih baik kalau benangnya yang kuat. Bisa dengan cara memakai dua benang yang dirajut bersamaan atau pakai 1 benang yang dirajut dengan hakpen yang agak kecil biar hasil rajutannya rapat.
Aneka Ragam Motif Rajutan yang Cocok untuk Tas Rajut
Dalam memahami cara membuat tas rajut, tentu saja juga perlu untuk mengetahui apa saja pola yang biasa untuk digunakan. Ada begitu banyak yang bisa untuk dijadikan membuat tas dengan lebih mudah dan sederhana. Berikut ini beberapa pola tersebut diantaranya:
- Checkerboard stitch yang merupakan salah satu dari pola dengan rajutan yang cukup identik dan pembuatannya menghasilkan pola kotak mirip seperti papan catur. Biasanya untuk bisa membuat pola ini akan menggunakan dua jenis benang rajut dengan warna yang berbeda untuk bisa membentuk papan catur tersebut. Namun jika tidak tersedia, maka masih bisa untuk menggunakan satu warna saja.
- Stockinette stitch yang merupakan pola dengan bentuk seperti garis-garis yang memanjang dan biasanya bentuknya dalam persegi atau persegi panjang. Biasanya pola ini mudah untuk ditemukan pada taplak meja, selimut, scarf, dan juga celemek untuk bayi.
- Garter stitch yang sangat cocok untuk digunakan bagi pemula yang ingin untuk mencoba cara membuat tas rajut. Hal ini juga dikarenakan motif yang digunakan untuk rajutan satu ini hanya cukup untuk menggunakan satu jenis tusuk dasar saja dalam membuat rajutannya.
- Seed stitch yang seperti nama yang dimilikinya, motif yang digunakan dalam rajutan itu sendiri nantinya dapat menunjukkan tonjolan dalam ukuran yang kecil dan juga berjejer. Bentuk dari tonjolan ini sendiri yaitu mirip dengan yang namanya biji-biji kecil dan sangat cocok jika ingin digunakan untuk membuat scarf karena pola yang digunakan akan membuat rajutan pada bagian depan dan belakang yang cukup sama.
- American moss stitch yang memiliki pola mirip dengan seed stitch.
3. MATILDA TOTE BAG
By Megan Saimes
Suka yang simpel tapi juga berkelas? Pola rajut tas Matilda tote bag bisa menjadi pilihan. Saya suka tekstur cable meski cable crochet itu agak boros benang dan terlihat kurang halus (nggak sehalus cable knit, imho).
Senangnya pola crochet Matilda Tote ini gratis dan tutorialnya sangat lengkap hingga sekedar melihat foto-fotonya pun bisa dengan mudah diikuti.
Struktur untuk membuat tas ini, setidaknya ada tiga bagian. Satu bagian depan, satu untuk belakang, dan bagian samping kanan-alas-samping kiri yang menjadi satu bagian. Dan tips agar tas bisa berdiri tegak, kamu bisa tambahkan lining dari bahan yang kokoh, kanvas misalnya (saya pribadi biasanya pakai alas tas yang dijahit tindas dengan busa).
Teknik-teknik Dasar dalam Merajut
Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:
1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)
Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.
Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.
2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)
Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.
Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.
3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)
Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.
Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.
Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.
Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.
Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.
Tags: cara membuat motif daun