... Cara Membuat Tas Rajut Motif Daun: Panduan DIY & Tips Menarik!

Cara Membuat Tas Rajut dengan Motif Daun - Panduan DIY untuk Pekerjaan Rajut yang Memukau

Siapkan alat dan bahan

Tahap pertama yang wajib dilakukan sebelum membuat tas rajut, tentu saja adalah dengan menyiapkan alat serta bahan terlebih dahulu. Dan dalam proses pembuatan tas rajut, sebetulnya tidak memerlukan banyak perlengkapan, selain itu beragam kebutuhan rajut pun bisa dibilang mudah untuk didapatkan karena saat ini sudah terdapat banyak toko yang khusus menjual beragam perlengkapan rajut.

Adapun alat serta bahan untuk membuat sebuah tas rajut diantaranya, sebagai berikut:

Alat:

  1. Hakpen: Merupakan jarum khusus untuk rajut yang memiliki nama lain crochet hook, berbentuk batangan panjang dengan ujung meruncing namun tidak setajam jarum jahit dan ada pengaitnya. Ukurannya pun lebih besar bila dibandingkan dengan jarum jahit dan memiliki beberapa pilihan ukuran.
  2. Gunting: Dalam proses merajut, gunting yang digunakan bias gunting biasa, namun lebih disarankan untuk menggunakan gunting benang atau cekris agar lebih mudah dan hasil potongan lebih rapi.
  3. Korek api: Selain menggunakan gunting, perlengkapan lain yang bisa dijadikan sebagai pemotong benang selanjutnya adalah dengan menggunakan korek api, dalam hal ini korek api juga dimaksudkan sebagai pengunci ujung benang agar tidak terpisah.

Bahan:

  1. Benang rajut: Untuk warna serta jenis benang yang akan digunakan dalam pembuatan tas rajut sendiri dapat disesuaikan dengan model tas serta kebutuhan. Adapun jenis benang yang dapat digunakan untuk membuat tas rajut diantaranya seperti benang poliester, wol, katun, nilon, dsb.

Cara Membuat Tas Rajut Dari Awal Sampai Akhir

Salah satu tas dengan daya tarik dan keunikan yang begitu memikat tentu saja adalah tas rajut. Memiliki beragam model dan pola rumit yang menghasilkan tampilan unik namun tetap cantik adalah salah satu kelebihan dari tas rajut ini, selain itu kekuatan dari tas ini pun juga agaknya tidak perlu diragukan lagi, karena di hasilkan dari simpul simpul khusus sehingga menjadikan tas rajut memiliki ketahanan terhadap sobekkan baik, tidak kalah dengan jenis bahan tas lainnya.

Namun dikarenakan beragam keunggulan yang ada, maka tidaklah heran bila menjadikan tas rajut memiliki harga yang cukup mahal bila dibandingkan dengan tas lainnya, terlebih tas rajut juga sudah pasti dibuat secara handmade. Lalu bagaimana cara membuat tas rajut dari awal sampai akhir? Apakah sangat sulit dan membutuhkan keahlian khusus? Untuk mengetahui atau bahkan mempraktikkan secara langsung, maka simak langkah langkah berikut ini:

Teknik-teknik Dasar Merajut Tas

Jika ingin menguasai cara membuat tas rajut dari benang dengan baik, maka perlu untuk mengetahui apa saja teknik dasar yang bisa untuk digunakan. Ada beberapa teknik misalnya yaitu yang pertama menggunakan teknik tusuk rantai dengan cara membuat simpul dahulu. Lalu, kaitkan benang dengan jarum dan ulangi.

Jika mengetahui cara membuat tas rajut, tentu saja hal yang tidak bisa dilewatkan yaitu berkaitan dengan jenis benang apa yang bisa untuk digunakan. Ada beberapa benang yang cocok untuk membuat tas ini, beberapa benang tersebut diantaranya:

  1. Benang polyester yang memiliki tekstur yang mirip dengan plastik dan untuk bisa memotongnya perlu untuk menggunakan korek api. Maka dari itu, penggunaan benang ini sendiri perlu untuk kehati-hatian yang lebih karena jika tidak, maka kulit tangan atau kaki akan mudah terkena api yang digunakan. Jenis benang satu ini biasanya banyak digunakan untuk pembuatan sandal, bungkus HP, dompet, dan tentu saja tas.
  2. Benang katun bali yang merupakan salah satu jenis benang yang mudah untuk ditemukan di Indonesia dan di mana saja. Bisa dibilang bahwa benang satu ini terbilang cukup tipis dan fungsinya yaitu untuk pembuatan aksesoris rambut, aksesoris badan, taplak, dompet, dan tidak ketinggalan yaitu tas.
  3. Benang katun lembut yang memiliki lembaran terbilang cukup banyak dan mampu untuk melatih kemampuan motorik bagi yang ingin cara membuat tas rajut. Benang satu ini bisa dengan mudah untuk digunakan dalam pembuatan topi, keranjang, boneka rajut, dompet, aksesoris, dan tentu saja tas.
  4. Benang wool yang merupakan salah satu benang dan biasanya banyak untuk digunakan pada negara yang memiliki musim dingin karena sifatnya yang bisa untuk menghangatkan. Biasanya benang ini banyak digunakan untuk membuat sweater, topi kupluk, dompet, hingga juga tas dengan kualitas yang bagus karena bahannya lebih kokoh.
  5. Benang lainnya seperti nylon, jute, dan akrilik yang bisa digunakan untuk tas.

8. SUZETTE CROCHET BAG

By make and do crew

Banyak tas crochet bagus yang dihasilkan dari pola yang sederhana. Salah satunya Suzette crochet bag ini. Tote bag dengan gaya modern dan warna netral, tapi tetap cantik dengan tekstur yang dihasilkan dari tusuk crochet suzette stitch.

Pola rajut tas Suzette bag ini dilengkapi dengan video tutorial suzette stitch. Meski kelihatan rumit, sebenarnya hanya berbekal kemampuan membuat dua tusuk dasar sc dan dc saja, kamu bisa membuat tas ini.

Dengan bahan pendukung yang tepat (tali tas dari kulit, mata sapi/eyelet, rivet, gantungan hias/ charm, dll), tas sederhana saja bisa jadi terlihat stylish dan berkelas.

[GRATIS] Pola Rajut Tas Cantik – Crochet Terbaru

Tren tas rajut selalu berganti. Dari tas selempang mini, ransel, hingga tas tangan, selalu ada perubahan gaya. Sejak tahun 2018 saya amati tas rajut crochet yang populer adalah tas dari bahan rafia. Sebelumnya tas bergaya bohemian/ boho chic, dan tapestry. Meski begitu tas dengan tusuk rajut sederhana dengan warna solid, gradasi, atau pun aneka warna, juga masih mendapat tempat di hati crocheter.

Saat mencari pola rajut tas (crochet) baik untuk dipakai sendiri maupun untuk diberikan/ dijual ke orang lain, saya bisa memilih hingga berjam-jam. Saya terbiasa membaca setiap detail langkah-langkah pembuatannya secara utuh. Apalagi jika ada foto tutorialnya.


Tags: cara membuat motif daun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia