...
Penggabungan antara adat, kreativitas, dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat ketika hendak mengolah kain tenun sebagai warisan budaya menjadi landasan dasar dalam proses melestarikan dan mempertahankan kain ini sebagai lambang dari kehidupan masyarakat di wilayah Manggarai.
Salah satu kegiatan menjahit selain menjadit juga pembuatan baju adalah jahit menggunakan aplikasi yang mempunyai fungsi sebagai fungsi dekoratif untuk menghiaskan permukaan benda atau untuk menghasilkan kerajinan atau membuat kerajinan.
Meskipun ada beberapa cara lain dalam membuat ragam hias pada kayu seperti teknik menempel objek tertentu pada permukaan kayu dengan tujuan sama yaitu sebagai hiasan, namun teknik ini kurang populer di masyarakat.
Menurut Ernatip, peneliti Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional BPSNT Padang, penyebutan bordir di Minangkabau identik dengan sebuah kain yang memiliki hiasan yang dibuat oleh teknologi mesin, sedangkan apabila hiasan dikerjakan dengan keterampilan tangan rnaka lebih dikenal dengan sebutan sulaman.
Pengertian dan Definisi menyulam juga dikenal dengan sebutan bordir namun orang-orang lebih mengenal teknik bordir menggunakan mesin sedangkan menyulam memakai alat utama yaitu jarum dan benang dengan cara manual yaitu menggunakan tangan.
Bagaimanapun, kain tenun, sebagaimana kain batik, juga merupakan salah satu kekuatan devisa bangsa serta sumber daya potensial untuk dikembangkan ke mancanegara sebagai sebuah identitas bangsa akan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.
Dalam menjaga keberlanjutan tradisi ini, kita tidak hanya menyaksikan ritual dan upacara yang kaya akan simbolisme, tetapi juga memahami bahwa konservasi budaya adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan warisan Toraja yang unik.
Ada tusuk garis yang bergerak sepanjang garis lurus atau melengkung , tusuk permukaan untuk menutup permukaan dengan warna, dan bahkan jahitan-jahitan yang mengharuskan jarum untuk masuk dan keluar kain beberapa kali sebelum jahitan lengkap tusuk silang, jahitan laid-and-couched, dsb.
Sementara motif maringing yang artinya beriringan, bisa diberikan kepada orang yang baru melahirkan dengan maknanya teriring doa baik untuk si anak atau bisa juga diberikan kepada orang yang baru pindah rumah dengan maknanya teriring doa baik untuk tempat yang baru.
- Sebagai busana sehari-hari untuk melindungi dan menutup tubuh - Sebagai busana yang dipakai dalam tari-tarian atau upacara adat - Sebagai pakaian adat perkawinan - Sebagai alat penghargaan kepada tamu yang datang dikalungkan pada leher - Dalam perkembangannya merupakan sumber pendapatan masyarakat NTT.