Motif Bunga Cantik untuk Menyulam - Inspirasi DIY untuk Keterampilan Sulam Anda
Pengerjaan [ sunting | sunting sumber ]
Pekerjaan membuat sulaman melalui beberapa tahap yakni membuat pola, memindahkan pola, memasang kain pada pamedangan, membuat sulaman, membuat renda, dan memasang renda. Setiap tahap dikerjakan oleh masing-masing orang karena orang yang ahli membuat sulaman kadang kurang mahir membuat renda. Oleh karena itu, pengerjaan sulam jarang sekali yang dilakukan oleh satu orang saja. Untuk selendang, pengerjaannya bisa melibatkan dua atau tiga orang. [24]
Pola dibuat di atas karton manila atau kertas minyak menggunakan pensil atau pena. Biasanya, karton manila lebih sering digunakan karena karena dapat digunakan berulang-ulang dibandingkan kertas minyak. Ukuran kertas yang digunakan untuk pola yakni mengikuti ukuran kain untuk memudahkan proses pemindahan pola ke dasar kain. Namun, secara umum, pola yang dibuat hanya untuk setengah kain. Jika kain yang akan disulam berukuran 200 x 60 cm, berarti ukuran pola dibuat yakni sepanjang 100 x 60 cm dan yang setengahnya lagi dijiplak dari pola yang sudah jadi. Lamanya proses pembuatan pola bergantung pada kepiawaian perancang pola. [25] [26]
Belajar Sulaman Tangan dengan Buku-Buku untuk Pemula Ini
Beberapa buku yang bagus untuk memulai adalah:
Jika Anda tertarik belajar lebih lanjut tentang teknik-teknik sulaman tertentu seperti jahitan herringbone, Royal School of Needlework punya beberapa Panduan Jahitan Penting (untuk jahitan emas, stumpwork, sulaman kanvas, blackwork, silk shading, whitework, dan sulaman crewel) serta judul-judul “A-Z of. ”
Temukan bagaimana Anda bisa meningkatkan keterampilan menjahit Anda dengan mengikuti pola-pola sulaman.
- Cargill, Katrin, Traditional Needle Arts: Cross-Stitch. More than 30 Classic Projects, Mitchell Beazly, 1994, ISBN 1857323327. Bagi orang-orang yang menyukai sulaman yang lebih tradisional.
- Pearson, Anna, Traditional Needle Arts: Needlepoint. More than 30 Classic Projects, Mitchell Beazly, 1997, ISBN 185732790X. Dari serial yang sama – proyek sulaman gaya tradisional seperti bantal.
- Ray, Aimée, Doodle Stitching: Fresh and Fun Embroidery for Beginners, Sterling, 2007, ISBN 1600590616. Menjahit doodle adalah gaya menjahit yang menyenangkan dan naif yang menggabungkan berbagai teknik untuk proyek-proyek imut yang sering kali cukup cepat.
- Ray, Aimée, Doodle Stitching: Embroidery and Beyond, Lark 2013, ISBN 1454703636
- Vogelsinger, Nichole, Boho Embroidery: Modern Projects from Traditional Stitches, Lucky Spool Media, 2017, ISBN 194065520X Proyek-proyek sulaman bergaya modern yang segar.
- Smitke, Adrienne, Lunch-Hour Embroidery, 130 Playful Motifs from A-Z, Martingal and Company, 2017, ISBN 160468898X Proyek-proyek sulaman cepat untuk orang-orang yang tidak punya banyak waktu untuk kerajinan.
Sulaman Koto Gadang
Sulaman Koto Gadang adalah teknik kerajinan tangan menghias kain dengan benang yang dikerjakan secara tradisional oleh masyarakat Koto Gadang, salah satu nagari di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sulaman ini dihasilkan dari pengetahuan masyarakat Koto Gadang dalam membentuk jalinan benang di atas kain yang diwariskan secara turun-temurun. Pengerjaannya sama sekali tidak menggunakan teknologi mesin, melainkan menggunakan peralatan sederhana dan bergantung pada keterampilan tangan. [1]
Di antara teknik sulaman Koto Gadang yang masih digunakan saat ini yakni teknik sulaman "suji caia" dan "kapalo samek". Sulam suji caia menampilkan permainan gradasi warna benang yang saling menyatu (bahasa Minang: caia, artinya cair) sehingga menghasilkan bentuk bunga yang tampak hidup. [4] Adapun sulam kapalo samek (dari bahasa Minang, artinya kepala peniti) karena dalam pembuatannya benang dikait dan ditarik sampai ujung peniti sehingga menghasilkan bentuk bulat di atas kain. [5]
Pengetahuan dan keterampilan membuat sulaman Koto Gadang diwariskan secara turun-temurun, umumnya dari ibu ke anak perempuan. Saat ini, masih banyak ditemukan perempuan Koto Gadang yang menekuni sulaman dan bahkan menjadikannya sebagai mata pencaharian tambahan. Kekhasan sulaman Koto Gadang terletak dari proses pembuatan, motif, dan detail pengerjaan. Oleh karena itu, sulaman ini memiliki nilai jual yang relatif tinggi, hingga mencapai jutaan rupiah per helainya. [6] [7] Namun, rumitnya pengerjaan membuat sulaman Koto Gadang bisa membutuhkan waktu penyelesaian hingga dua bulan. [8]
Atau Mengapa Tidak Mengambil Kelas Menjahit dan Belajar Menyulam?
Kursus Menjahit di Indonesia
Menyulam sering kali dilakukan di malam hari, di kenyamanan rumah Anda sendiri. Namun tidak ada alasan menyulam tidak bisa menjadi hobi sosial, dan cara apa yang lebih baik untuk pergi keluar dan bertemu para penggemar sulaman yang sepemikiran daripada berpartisipasi dalam kursus menyulam pemula. Anda juga mendapat manfaat lebih dari menggunakan lebih banyak jenis perlengkapan seperti mesin sulam dan jenis perlengkapan lainnya yang mungkin tidak Anda miliki dalam perlengkapan menyulam Anda.
- Elmodista Kelas Jahit terletak di Ruko Pengampon Square, Jl. Semut Baru No.8, Bongkaran, Pabean Cantian, Surabaya dengan tempat yang nyaman dan peralatan jahit lengkap. Kelas-kelasnya mencakup kelas workshop, kelas dasar dan lanjutan, hingga kelas custom.
- Kursus Jahit Malang berlokasi di Jl. Sudimoro Jl. Manunggal No.1, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang yang menawarkan kursus menjahit dengan sistem cepat 3x pertemuan langsung bisa menjahit.
- Kursus Menjahit 28Jam adalah toko pakaian yang juga menawarkan kelas menjahit singkat seperti kelas menjahit pakaian, jilbab, atau mukena. Berlokasi di Jl. Cendrawasih Bunderan No.146, Ngeni, Kepuhkiriman, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo.
- LKP Modisa Jogja terletak di Jalan Magelang No. 192 C, Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta dan menawarkan kursus menjahit, bordir, payet, dan smoke jepang bersama guru-guru berpengalaman.
- YPU Budidaya di Jl. Jamika No.37, Jamika, Kec. Bojongloa Kaler, Kota Bandung menawarkan kelas menjahit pakaian pria dan wanita, mesin juki, obras, serta sulam pita dan benang.
- Kursus Menjahit LPK Mentari yang berlokasi di Jl. Komp. Perumahan Duren Sawit Baru No.17, RT.7/RW.1, Duren Sawit, Jakarta Timur menawarkan kelas di tempat (tidak online) dengan guru-guru lulusan universitas dan mengajarkan keterampilan menjahit mulai dari membuat pola hingga praktik menjahit langsung dari nol.
Hobi yang ramah lingkungan
ilustrasi hasil menyulam (pexels.com/evgenia-kirpichnikova)
Tahukah kamu, jika embroidery atau teknik bordir ini adalah hobi yang eco-friendly alias ramah lingkungan? Produk dari menyulam berupa buatan tangan yang tergolong ramah lingkungan.
Namun, tidak semua produk handmade adalah ramah lingkungan. Perlu memperhatikan asal bahan dan proses pembuatannya. Misalnya, pilihlah kain katun organik dan benang bukan sintetis. Ini juga berlaku pada kerajinan handmade lainnya.
Punya hobi menyulam ternyata memiliki banyak manfaat. Mulai dari meredakan stres, meningkatkan kreativitas, hingga mampu menghasilkan uang. Selain itu, keterampilan menyulam akan membuat kamu semakin produktif!
Tags: untuk motif bunga