Menjahit Aplikasi Potong Motif
Teknik-Teknik dalam Membuat Batik
Ada tiga teknik yang dikenal dalam membuat batik, yaitu teknik cap, teknik tulis, dan teknik kombinasi cap dan tulis. Teknik cap digunakan untuk membuat batik dengan motif yang berulang-ulang.
Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat batik.
1. Nganji
2. Ngemplong
Menghaluskan permukaan kain dengan cara dipukul-pukul dengan alat pemukul dari kayu agar kain tidak kaku dan mudah menyerap malam dan warna.
3. Nyungging
Membuat pola di atas kertas.
4. Njaplak
Menjiplak pola dari kertas ke kain.
5. Nglowong
Memberi malam atau lilin pada kain sesuai pola.
6. Ngiseni
Memberi isian motif di dalam pola besar.
7. Nembok
Menutup bagian-bagian tertentu dengan malam agar tetap putih saat dilorot.
8. Nyolet
Memberi warna dengan kuas atau kayu dengan ujung spon.
9. Nyelup
Memberi warna pada kain dengan cara mencelupkan ke dalam zat pewarna.
10. Mopok
Memberi isian pada bagian latar belakang pola.
11. Nglorod
Menghilangkan malam atau lilin yang sudah tidak diperlukan lagi agar motif batik terlihat.
12. Nanahi
Memberi isian dengan malam pada bagian latar belakang pola.
Sulam
Sulam adalah seni menghias permukaan kain atau bahan lain dengan menggunakan jarum dan benang. Sulam juga dikenal dengan sebutan bordir. Sulam merupakan salah satu bentuk kerajinan tekstil yang membutuhkan keterampilan dan kreativitas untuk menciptakan pola dan gambar yang indah di atas kain. Menurut buku Seni Menyulam: Pengertian dan Sejarahnya (2021) karya Ari Welianto, sulam pertama kali ditemukan di Mesir ribuan tahun yang lalu. Sekarang ini, sulam tidak hanya menggunakan benang, tetapi juga pita dan benang nylon yang tebal dan kaku. Jenis kain dan benang yang digunakan untuk menyulam juga bervariasi sesuai dengan tempat dan negara.
Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 2 Kerajinan Tekstil
Berikut ini kita bagikan ringkasan materi mata pelajaran Prakarya kelas 7 pembahasan tentang Kerajinan Tekstil Kurikulum 2013 versi terbaru. Kita juga akan update rangkuman mata pelajaran kurikulum merdeka. Kamu juga dapat mengakses rangkuman materi lain mulai dari Kelas 6, Kelas 7, Kelas 8, Kelas 9, Kelas 10, Kelas 11, hingga Kelas 12. Beberapa mata pelajaran masih dalam tahap update tim kami, jadi mohon bersabar ya.
Kerajinan tekstil adalah salah satu bidang seni yang memanfaatkan bahan-bahan tekstil yang berasal dari serat alam atau buatan. Bahan tekstil dapat diolah menjadi benang dan kain dengan berbagai cara, seperti menenun, merajut, menyatukan serat, dan lain-lain. Dari bahan tekstil, kita dapat membuat berbagai macam produk kerajinan, seperti pakaian, aksesoris, hiasan, dan sebagainya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang kerajinan tekstil secara ringkas. Artikel ini bersumber dari buku Kemendikbud RI yang merupakan publikasi resmi dari pemerintah. Artikel ini juga mengandung informasi tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia yang terkait dengan kerajinan tekstil.
Salah satu contoh kerajinan tekstil yang terkenal dari Indonesia adalah batik. Batik adalah seni menghias kain dengan menggunakan malam atau lilin yang dibentuk sesuai dengan motif yang diinginkan. Kemudian kain tersebut dicelupkan ke dalam pewarna alami atau sintetis. Proses ini diulangi beberapa kali untuk mendapatkan warna dan motif yang bervariasi.
Kerajinan tekstil merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus kita lestarikan dan kembangkan. Kerajinan tekstil juga memiliki nilai ekonomi dan estetika yang tinggi. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kita dalam bidang kerajinan tekstil, baik secara spontan maupun ilmiah. Kita juga perlu menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kerajinan tekstil Indonesia sejak usia dini.
Tahapan Pembuatan Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai hiasan memiliki beberapa tujuan dalam pembuatannya, yaitu:
1. Untuk memenuhi kebutuhan.
Perajin memperhatikan tujuan dari produk kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai hiasan yaitu untuk menghias. Sedangkan produk kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai pakaian digunakan sesuai kebutuhan. Contoh hiasan dinding, fesyen, aksesoris, dan elemen estetis interior.
2. Kerajinan tekstil hasil pengembangan
a. Tapestri
Tapestri adalah seni tekstil yang dibuat dengan menenun benang-benang berwarna dengan alat tenun vertikal. Tapestri mirip dengan rajutan. Bahan-bahan yang digunakan antara lain benang, serat, kain, kertas yang digulung, dan lain-lain. Tapestri bisa berupa permadani, hiasan dinding, atau penutup lantai yang terbuat dari serat. Bentuknya bervariasi, bisa ditenun, diikat, dirajut, atau dengan cara lain.
Asal Usul Tapestri
Menurut para ahli antropologi, menenun sudah ada sejak 500 SM di wilayah Mesopotamia dan Mesir. Kemudian menyebar ke Eropa dan Asia, seperti India, Turki, dan Cina. Wilayah-wilayah ini terkenal sebagai penghasil permadani yang berkualitas, baik yang dibuat dengan tangan maupun dengan mesin.
Bahan dan Alat Membuat Tapestri
- Benang halus untuk lungsi
- Benang tebal untuk pakan
- Kayu spanram yang dipaku untuk lungsi
- Batang kayu
Cara Membuat Tapestri
b. Batik
Batik adalah seni tekstil yang menggunakan teknik rintang warna (resist dyeing) untuk membuat motif-motif pada kain. Teknik ini dipercaya memiliki makna magis untuk memanggil roh pelindung dan menolak roh jahat. Para ahli melihat bukti-bukti teknik rintang warna pada lukisan-lukisan di goa-goa di Indonesia. Teknik ini sudah dilakukan oleh manusia purba.
Kursus Menjahit
Jahit aplikasi adalah teknik menghias permukaan kain dengan cara
menempelkan guntingan kain pada kain yang berbeda warna dengan
dasar kain, selanjutnya diselesaikan dengan jahit tangan teknik sulam
yang biasanya mempergunakan tusuk hias feston atau dengan
menggunakan mesin bordir
Jenis-jenis jahit aplikasi
Jahit aplikasi standar
Jahit aplikasi standard (onlay) adalah teknik membuat benda kerajinan
tekstil yang dikerjakan dengan cara membuat gambar pada kain,
kemudian digunting dan ditempel pada lembaran kain kemudian
diselesaikan dengan teknik sulam. Fungsi jahit aplikasi adalah untuk
menghias permukaan kain.
Jahit aplikasi potong sisip (inlay)
Jahit aplikasi potong motif
Jahit aplikasi potong motif adalah teknik menghias permukaan kain
dengan cara memotong motif yang ada pada kain, kemudian ditempel
pada permukaan kain. Teknik penyelesaiannya sama dengan jahit
aplikasi yang lain
Jahit aplikasi lipat potong
Jahit aplikasi lipat potong adalah teknik menghias permukaan kain yang
dikerjakan dengan tangan atau mesin. Caranya melipat lembaran kain
kemudian dipotong sesuai dengan rencana sehingga hasilnya simetris
kemudian ditempel pada dasar kain dan diselesaikan dengan tusuk
feston. Teknik aplikasi biasanya di kombinasikan dengan sulam datar.
Jahit aplikasi dengan pengisian
Jahit aplikasi dengan pengisian adalah teknik menghias permukaan kain
yang dikerjakan secara manual atau mesin. Caranya sama seperti pada
jahit tindas, bedanya pada penambahan potongan kain yang berbeda
warna. Pengisi susulan dapat juga ditambahkan dengan penambahan
renda dan pita penyelesaian sama dengan teknik aplikasi yang lain.
Ingin kursus menjahit di Yogya, di Lembaga kursus menjahit : “NAVITA” saja : lama pendidikan antara 1-2 bulan atau tergantung kemampuan siswa sampai selesai. Kilat selama 1 bulan.
Fungsi dan Prinsip Kerajinan Tekstil
Kerajinan sejatinya adalah bagian dari seni, tepatnya seni terapan. Artinya, kerajinan adalah proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kegunaan) serta memiliki nilai keindahan.
Fungsi Kerajinan Tekstil
Oleh karena itu, Produk kerajinan tentunya memiliki fungsi dan tujuan. Selain untuk menghias dan kegunaan praktis, produk kerajinan tekstil juga dibuat untuk berbagai fungsi lainnya. Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 38) fungsi dari produk kerajinan tekstil adalah sebagai berikut.
- Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias. Contohnya hiasan dinding.
- Fungsi benda pakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Contohnya busana, tas, dan asesoris.
- Fungsi kelengkapan ritual, kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. Contohnya ulos. Kain tenun tersebut yang dikenakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya.
- Fungsi simbolik, kerajinan tekstil tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual. Contohnya tapestri, tenun, dan batik yang dibuat dengan motif simbolik.
Selain itu, kerajinan tekstil yang bertujuan sebagai fungsi hias dan fungsi pakai sama-sama memiliki nilai ekonomis. Kerajinan juga dapat menambah nilai jual suatu produk. Kemudian, kerajinan tekstil sebagai fungsi hias dibuat dengan tujuan sebagai berikut.
Prinsip Kerajinan Tekstil
Lantas bagaimana caranya agar kerajinan yang kita buat memiliki berbagai fungsi dan tujuan dari kerajinan tekstil. Apa saja yang menjadi tumpuan atau patokan agar kerajinan tekstil yang kita buat memiliki kualitas yang baik? Prinsip kerajinan tekstil adalah jawabannya.
Tags: jahit motif